SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT BERBELANJA DAN NIKMATI KONSULTASI GRATISNYA

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Rabu, 08 Februari 2017

MENGENAL PUPUK NITROGEN

LMGAAGRO.WEB.ID - Pertumbuhan tanaman yang subur adalah dambaan setiap petani. Bukan hanya petani, tapi juga bagi orang – orang yang hanya sekedar hoby dalam dunia pertanian. Pertumbuhan subur pada tanaman tidak luput dari peran hara. Hara tanaman ini harus tercukupi secara seimbang tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Hara yang dibutuhkan tanaman dibedakan menjadi dua macam, yaitu hara makro dan hara mikro. Hara makro adalah nutrisi yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang banyak, sedangkan hara mikro adalah nutrisi yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sedikit. Tanaman memiliki zat-zat penyusun yang sangat penting bagi kelangsungan hidupnya. Zat tersebut terdiri atas unsur – unsur esensial dan unsur – unsur non esensial. Unsur hara esensial yaitu unsur – unsuryang mutlak diperlukan oleh segala macam tanaman (16 unsur). Unsur- unsur ini disebut unsur hara makro dan mikro. Unsur-unsur makro (diperlukan dalam jumlah banyak) yaitu C, H O, N, P, K, Ca, Mg dan S. Sedangkan unsur-unsur mikro (zat hara tambahan) yaitu Fe, Mn, Cu, Mo, Co, Zn, dan B. Unsur - unsur  non esensial, yaitu unsur tambahan yang hanya diperlukan oleh jenis tumbuhan tertentu, baik dalam jumlah besar maupun kecil. Antara lain Na, Cl, Al, Si.

Ketersediaan unsur hara esensial makro sangat penting bagi tanaman dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang sempurna. Pemberian hara pada tanaman umumnya dilakukan pada saat pemupukan. Pupuk adalah semua bahan yang ditambahkan pada tanah dengan maksud untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologis. Sebagai tempat tumbuhnya tanaman, tanah harus subur, yaitu memiliki sifat fisis, kimia, dan biologi yang baik. Sifat fisis menyangkut kegemburan, porositas, dan daya serap. Sifat kimia menyangkut pH serta ketersedian unsur- unsur hara. Sedangkan sifat biologis menyangkut kehidupan mikroorganisme dalam tanah. Seperti makhluk hidup yang lain, tumbuhan memerlukan nutrisi baik zat organik maupun zat anorganik. Nutrisi organik diperoleh melalui proses fotosintesis, sedangkan nutrisi anorganik semuanya diperoleh melalui akar dari dalam tanah dalam bentuk zat-zat terlarut berupa kation dan anion yang mampu masuk ke dalam pembuluh xilem akar.

Diantara banyak hara / nutrisi yang diperlukan tanaman, adalah nitrogen. Nitrogen (N) diserap oleh akar dalam bentuk ion nitrat NO3- atau ion ammonium NH4+ yang berasal dari penguraian sisa-sisa organisme serta senyawa nitrogen hasil fiksasi nitrogen oleh bakteri dan petir. Nitrogen berfungsi untuk bahan síntesis asam amino, protein, asam nukleat, klorofil, merangsang pertumbuhan vegetatif, membuat bagian tanaman menjadi lebih hijau karena mengandung butir hijau (klorofil) yang penting dalam proses fotosíntesis dan mempercepat pertumbuhan tanaman, menambah tinggi tanaman, dan merangsang pertunasan, memperbaiki kualitas, terutama kandungan proteinnya, dan menyediakan bahan makanan bagi mikroba (jasad renik). Nitrogen diserap dalam tanah berbentuk ion nitrat atau ammonium. Kemudian, didalam tumbuhan bereaksi dengan karbon membentuk asam amino, selanjutnya berubah menjadi protein. Nitrogen termasuk unsur yang paling banyak dibutuhkan oleh tanaman karena 16-18% protein terdiri dari nitrogen.

DAMPAK KELEBIHAN DAN KEKURANGAN N BAGI TUMBUHAN

  • Kelebihan Nitrogen dapat menghambat pembungaan dan pembuahan serta penggunaan urea berlebihan dalam kurun waktu yang berdekatan akan mengurangi proses tumbuhnya kecambah dari suatu bibit dan mengurangi daya serap akar. 
  • kekurangan unsur hara Nitrogen (N) akan berdampak buruk pula bagi pertumbuhan tanaman budidaya. Ciri - ciri tanaman yang kekurangan hara nitrogen antara lain warna daun hijau agak kekuning-kuningan, jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan, pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil, perkembangan buah tidak sempurna atau tidak baik, seringkali masak sebelum waktunya, dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran kecil-kecil, dan dalam keadaan kekurangan yang parah, daun menjadi kering, dimulai dari bagian bawah terus ke bagian atas.
Aplikasi Pemupukan pada Tanaman < klik >
MACAM-MACAM PUPUK NITROGEN
  1. Pupuk urea (CO(NH2)2) yang mengandung 47% nitrogen (paling tinggi dibandingkan dengan pupuk nitrogen jeni lain). Urea sangat mudah larut dalam air dan juga mudah diubah menjadi ion nitrat (NO3-) yang mudah diserap oleh tumbuh-tumbuhan.
  2. Pupuk ZA (Zwavel Ammonium) atau ammonium sulfat ((NH4)2SO4) yang mengandung 21% nitrogen.
  3. Pupuk ammonium klorida (salmiak) atau NH4Cl, mengandung 20% nitrogen.
  4. Pupuk ASN (ammonium Sulfat Nitrat) atau [(NH4)3(SO4)(NO3)], mengandung 23-26% nitrogen.
  5. Pupuk natrium nitrat atau sodium nitrat (NaNO3), mengandung 15% nitrogen
 Manfaat dan Jenis Pupuk < klik >

Sekian pembahasan kali ini tentang Mengenal Pupuk Nitrogen. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca dan para petani semua. Apabila ada penjelasan yang kurang jelas, bisa segera berkonsultasi ke Toko Pertanian Online LMGA AGRO. Toko Online LMGA AGRO menyediakan layanan konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura. Kami juga menyediakan aneka jenis pupuk, pun juga benih, pestisida, dan sarana pertanian lengkap dengan harga murah dan terjangkau. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp. 082 414 747 414 atau SMS/WA 0812 5222 117.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...