SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT BERBELANJA DAN NIKMATI KONSULTASI GRATISNYA

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Senin, 31 Juli 2017

SI BUAH LEBAT CABAI SIGANTUNG

benih cabai, sigantung f1, benih cabai sigantung, bintang asia, cabai sigantung
WWW.LMGAAGRO.WEB.ID - Cabai merupakan salah satu komuditi hortikultural yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Namun, sayangnya ia seringkali menjadi problema yang meresahkan terkait harganya yang sangat fluktuatif. Sebagaimana yang terjadi diawal tahun 2017 ini, harga cabai melonjak tajam hingga mencapai Rp 160.000/kg (cabai rawit). Para konsumen baik ibu-ibu rumah tangga maupun pemilik usaha kuliner resah dibuatnya. Bagaimana tidak, cabai menjadi bumbu favorit dan paling banyak digunakan dalam setiap masakan khas orang Indonesia misalnya masakan Padang. Jika tidak ditemani cabai atau masakan dengan cita rasa pedas cabai mungkin akan terasa hambar dan  nafsu makan berkurang terutama bagi para pecinta pedas. Berbeda halnya ketika harga cabai sedang anjlok, petanilah yang menjadi resah. Mereka tentu akan mengalami kerugian karena harga cabai yang murah dikhawatirkan tidak cukup untuk mengganti pengeluaran biaya produksi yang tidak sedikit. Mungkin dari sinilah perlu adanya evaluasi dari berbagai pihak termasuk petani, pedagang, maupun pemerintah untuk mencegah terjadinya fluktuasi harga yang tinggi.

Selain harganya yang fluktuatif di pasaran, budidaya cabai juga sangat rentan terhadap cuaca buruk dan serangan hama penyakit. Cuaca buruk dan serangan hama penyakit menjadi risiko terbesar yang harus dihadapi petani dalam membudidayakan cabai. Cuaca buruk menimbulkan serangan hama penyakit lebih ganas dari hari biasanya dan dapat pula menyebar ke tanaman sekitar yang masih sefamili. Serangan hama penyakit dapat menurunkan produktivitas tanaman cabai dan bahkan jika serangan sudah parah dapat mengakibatkan gagal panen. Untuk itu, perlulah setiap petani memahami jenis hama penyakit pada tanaman cabai dan cara pencegahannya agar budidaya cabai yang dilakukan tidak mengalami kerugian di kemudian hari. Berikut hama yang sering menyerang tanaman cabai yaitu ulat, tungau, kutu daun, lalat buah, dan thrips. Sedangkan jenis penyakit yang menyerang tanaman cabai kebanyakan disebabkan oleh virus, bakteri, cendawan dan jamur seperti bercak daun, patek/antraknosa, busuk, layu, bule/virus kuning, dan keriting daun/mosaik.

Banyaknya tantangan dalam budidaya cabai, tak pernah sekalipun menyurutkan minat petani untuk menanam cabai. Bahkan sekarang area budidaya cabai semakin meluas dan dilakukan secara intensif. Jenis-jenis cabai yang dibudidayakan di Indonesia pun sangat beragam. Secara umum yang banyak adalah cabai merah, cabai keriting dan cabai rawit. Cabai rawit menjadi salah satu yang paling banyak dibudidaya oleh petani. Cabai rawit dipilih petani karena nilai ekonomisnya. Salah satu kriteria yang menjadi acuan petani dalam memilih benih adalah potensi hasil tanaman. Hasil tanaman yang tinggi tentu saja berkorelasi dengan jumlah penghasilan yang didapat petani, apalagi jika harga cabai tinggi.

Benih cabai unggul kerapkali menjadi incaran petani untuk dibudidayakan, meskipun memiliki masa panen yang sedikit lebih lama dari benih cabai hibrida, akan tetapi benih cabai unggul memiliki potensi hasil yang cukup tinggi dengan umur tanaman produktif yang cukup panjang. Harga benih yang relatif murah, potensi hasil yang tinggi serta buah cabai yang pedas menjadikan benih cabai unggul tetap diburu petani. Berikut macam-macam benih cabai unggul yang tersedia di pasaran ada benih cabai unggul Bara dari Panah Merah, Tanjung dari CBA Seed, Mahameru dari Matahari Seed, Taruna dari Panah Merah, Brenggala dari Aura Seed, Madun dari Mutiara Bumi, dan Sigantung dari Bintang Asia. Sigantung merupakan salah satu benih cabai unggul yang berbuah lebat dan memiliki tipe merunduk/menggantung hasil produksi dari Bintang Asia. Adapun karakteristik dari cabai unggul Sigantung Bintang Asia antara lain:
  • Tanaman cabai Sigantung memiliki percabangan banyak dengan pembungaan yang kontinyu
  • Tanaman cocok ditanam di dataran rendah hingga tinggi
  • Tanaman cabai Sigantung toleran terhadap serangan layu, trips dan antraknosa 
  • Tanaman sangat produktif dengan buah yang sangat lebat
  • Cabai rawit Sigantung bertipe buah menggantung
  • Buah rawit Sigantung memiliki rasa sangat pedas dengan ukuran panjang buah 4-5 cm dan diameter 1-1,2 cm
  • Buah muda berwarna putih kehijauan dan buah tua berwarna merah mengkilap
  • Potensi hasil setiap tanaman sekitar 1,2-1,5 kg
  • Tanaman cabai Sigantung dapat dipanen pada umur 80-95 HST
Si buah lebat Cabai Sigantung dari Bintang Asia bisa didapatkan di Toko Pertanian Online LMGA Agro. Toko Online LMGA Agro menyediakan benih-benih tanaman hortikultura, pestisida, alat-alat dan sarana pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA Agro siap mengirimkan pesanan ke seluruh Indonesia dengan menggunakan jasa ekspedisi terpercaya seperti POS, JNE, TIKi, KI8, Indah Cargo, Rosalia dan beberapa ekspedisi kapal laut. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA Agro di CP Bpk. Budi Telp.082 141 147 141 atau SMS/WA 0812 5222 117.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...