SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT BERBELANJA DAN NIKMATI KONSULTASI GRATISNYA

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Rabu, 16 Mei 2018

JUAL BIBIT MELON MONALISA MURAH CAP KAPAL TERBANG

MELON MONALISA, JUAL MELON MONALISA, MELON MONALISA HARGA MURAH, MELON MONALISA CAP KAPAL TERBANG
MELON MONALISA
WWW.LMGAAGRO.WEB.ID - Jual bibit melon Monalisa Kapal Terbang, harga murah. Toko Online LMGA AGRO hubungi P. Budi Tlp. 082141747141; SMS/WA: 08125222117. Kami mengirim benih melon Monalisa ke seluruh wilayah Indonesia cepat dan tepat waktu. Toko LMGA AGRO jual benih sayuran, buah, bibit, pestisida, pupuk, sarana prasarana lengkap juga Konsultasi Gratis.


BENIH MELON MONALISA 

Melon Monalisa merupakan benih melon hibrida F1 cap Kapal Terbang. Benih melon Monalisa cocok ditanam di dataran rendah sampai menengah dan ideal ditanam dimusim kemarau.

Tanaman melon Monalisa tumbuh kuat dan kokoh, tahan terhadap Gemini virus dan penyakit kresek ( Downy mildew ). Buah melon Monalisa berbentuk bulat, net mudah terbentuk, Kulit buah berwarna hijau dan daging buahnya berwarna hijau keputihan.

Berat buah dapat mencapai 2 kg, rasanya manis, kadar air tinggi, sedangkan kadar gula mencapai sekitar 13% ( brix ). Umur panen buah melon Monalisa sekitar umur 64 hari setelah pindah tanam. Potensi hasil buah melonnya kurang lebih 42 ton/Ha.

Kebutuhan benih melon Monalisa per hektar sebanyak 500 - 550 gram. Kemasan Benih Melon Monalisa cap Kapal Terbang buatan PT. Bisi International Tbk. Berat bersih 12.5 gram.

CARA PEMUPUKAN MELON MONALISA


Teknik pemupukan melon Monalisa dianjurkan untuk mengurangi pemupukan unsur Nitrogen. Pemberian Nitrogen pada tanaman akan memacu pertumbuhan dan terlihat jelas pada warna hijau daun. Petani menganggap bahwa semakin hijau tanaman menunjukkan tingkat kesuburan atau tanaman "dianggap" semakin subur.

Tak heran bila Petani semakin menambah pemupukan Unsur Nitrogen ( Urea atau ZA ) dan berlebih dari dosis yang dianjurkan demi mendapatkan penampilan tanaman yang tampak "hijau".

Padahal pemberian unsur Nitrogen yang berlebihan pada tanaman justru akan menghasilkan sel tanaman yang membesar dan dinding sel menjadi tipis. Meskipun tanaman tampak "hijau" namun tanaman rapuh dan rentan terhadap serangan penyakit.

Dari hasil penelitian, peningkatan dosis unsur Nitrogen dapat menyebabkan tanaman menjadi rentan penyakit busuk batang, hawar pelepah dan penyakit lainnya.

Oleh sebab itu, dalam aplikasi pupuk sangat penting memperhatikan ketepatan dosis, waktu, jenis dan cara pemberian pupuk. Hal ini bertujuan agar pupuk dapat terserap tanaman dengan optimal sekaligus menekan patogen merugikan.

BUDIDAYA MELON MONALISA CAP KAPAL TERBANG


Budidaya melon akan berhasil jika lokasi lahan tempat menanam melon sesuai dan didukung dengan aplikasi pemeliharaan yang tepat. Beberapa persyaratan dalam budidaya melon monalisa Cap Kapal Terbang antara lain :
  • Memilih lahan yang matahari bersinar sepanjang hari 8 - 10 jam. 
  • Memilih lokasi lahan yang tepat dan menghindari lokasi lahan dimana angin yang bertiup terlalu kencang yang dapat mematahkan batang dan merobohkan tanaman.
  • Tanaman melon Monalisa menyukai suhu udara yang sejuk dan kering, yaitu antara 24 - 30 °C.
  • Penanaman Melon Monalisa sebaiknya dilakukan saat musim kemarau, hujan yang terlalu sering dan deras tidak baik bagi tanaman melon karena dapat merontokkan calon buah yang masih lemah.
  • Tanaman melon Monalisa  dapat tumbuh maksimal pada dataran rendah, yaitu antara 350 - 900 m dpl.
  • Tanaman melon dapat tumbuh baik pada tanah liat yang mengandung pasir dan kaya akan unsur hara.
  • Melon Monalisa membutuhkan pH netral antara 5 - 7. Sebelum lahan  ditanami atau saat akan membajak, tanah diukur derajat keasamannya menggunakan alat pH meter. Bila pH tanah di bawah 5 maka tanah diberi kapur Dolomit sebanyak 3 - 4 ton/Ha.


BACA JUGA : JUAL BENIH MELON ALISHA PANAH MERAH

Pembibitan Benih Melon Monalisa


Benih melon Monalisa terjamin mutunya dan tahan terhadap Gemini virus dan penyakit kresek ( Downy mildew ). Namun demikian tetap harus memperhatikan media tanam dalam menyemai benih melon Monalisa.

Media tanam yang digunakan sebaiknya tanah yang diambil dari bawah rumpun bambu karena subur dan jarang ditumbuhi rumput liar. Media tanah diayak terlebih dahulu hingga halus dan benih dapat tumbuh dengan mudah, akar halus dapat menembus tanah.

Ukuran polybag semai yang dipakai adalah 6 x 8 cm ( Polybag tersedia di Toko Online LMGA AGRO ), lalu tanah dimasukkan pada wadah, dan polybag ditata rapi dan berjajar. Atau bisa sistem langsung menggunakan nampan seami. Tempat persemaian diberi sungkup plastik transparan, penyangga terbuat dari bambu setengah lingkaran.

Tempat persemaian dibuat dengan lebar 1 - 1.2 meter, tinggi 60 cm dan panjang 5 - 10 meter. Pada bagian atap dipasang plastik UV atau plastik transparan.

BACA JUGA : MELON MONALISA, ACTION 88 CAP KAPAL TERBANG

Benih melon Monalisa yang akan digunakan direndam dalam air hangat 4 - 6 jam, dicampurkan juga Vitaflora 5 tetes/200 cc air dan Saromyl 1 g/liter. Lalu benih ditiriskan sampai kering dan diletakkan pada kertas merang yang sudah dibasahi. Benih ditiris dan diletakkan rapi tidak saling bertindihan.

Kemudian benih dimasukkan dalam kardus bekas aqua, di dalamnya dipasang lampu 10 watt selama 1 - 2 malam. Setelah benih mengeluarkan kecambah maka benih dipindah ke polybag semai. Benih yang runcing pada bagian bawah dan ditunggu selama 8 - 10 hari setelah semai, benih dapat dipindah ke area tanam.

Persiapan Lahan Tanam Benih Melon Monalisa


Pengolahan dan persiapan lahan harus dilakukan secara detail dan baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lahan tanam dibersihkan dari gulma atau rumput liar, dibajak/dicangkul dengan kedalaman 10 - 20 cm. Hingga didapatkan lapisan olah tanah yang tinggi dan tanah menjadi gembur.

Membuat bedengan dengan lebar 120 cm, panjang sesuai luas lahan, maksimalnya yang ideal adalah 10 - 15 meter. Tinggi bedengan dibuat 40 cm dan jarak antar bedengan digunakan sebagai parit dengan lebar 40 cm.

Jarak tanam melon ideal 60 x 60 cm ( pada musim kemarau ) atau lebih baik lagi pakai jarak tanam 70 x 70 cm ( pada musim hujan ).

Setelah lahan tanam bersih, selesai dibajak dan membuat bedengan, maka selanjutnya dibiarkan atau dijemur terlebih dahulu sekitar 10 - 14 hari. Hal tersebut dengan tujuan agar bakteri, jamur dan organisme pengganggu tanaman lain mati atau siklus hidupnya terhenti.

Tips Budidaya Melon Monalisa


Setelah penjemuran bedengan selesai, selanjutnya bedengan diberi pupuk dasar terdiri dari 6 ton/ha pupuk kandang, 150 kg/Ha pupuk ZA, 350 kg/Ha pupuk TSP, 300 kg/Ha pupuk KCl, dolomit 2 ton/Ha bila pH awal pada angka 7 (netral).

Semua pupuk tersebut disebar rata sesuai luas lahan bedengan yang ada dan tanah dibolak balik hingga tercampur merata. Selanjutnya bedengan ditutup mulsa hitam perak dimana warna perak menghadap ke luar.

Pemasangan mulsa dilakukan pada siang hari saat panas terik agar mulsa terpasang dengan kencang dan kuat.

Setelah bedengan semua terpasang mulsa, membuat lubang tanam menggunakan alat pelubang tanam. Lubang tanam dibuat 2 baris untuk tiap bedengan. Setelah mulsa terpasang, bedengan dibiarkan dibiarkan kurang lebih 7 hari agar pupuk yang diberikan dapat menyatu dengan tanah dan tidak bersifat panas bagi tanaman.

Penanaman Bibit Melon Monalisa


Bibit melon Monalisa siap dipindah ke lahan tanam setelah berumur 8 - 12 hari atau setelah tumbuh 3 - 5 helai daun. Cara menanam yang dianjurkan adalah bibit bersama tanahnya ditanam pada lubang tanam yang sudah disiapkan.

Bibit dikeluarkan dari plastik polybag dengan menyobek plastiknya. Penanaman dilakukan hati-hati, jangan sampai akar bibit yang masih lembut rusak.


Melon Monalisa Cara Perawatan serta Pemeliharaan yang benar


Perawatan tanaman melon Monalisa meliputi antara lain penjarangan, penyulaman, penyiangan, pengairan/penyiraman, pemupukan susulan dan pengendalian hama dan penyakitnya.

Perawatan yang intensif dan tepat di tanaman melon Monalisa juga dapat mencegah serangan hama dan penyakit, seperti sanitasi lahan, penanaman bergilir atau pengairan yang tepat.

Perawatan dan pemeliharaan dalam menanam melon Monalisa meliputi :penyulaman, penjarangan dan penyiangan dapat dilakukan bersamaan dengan penyiraman. Penyiraman dapat juga dilakukan dengan sistem leb, jika sumber air tersedia cukup di lahan tanam kita. Air parit dipenuhi air hingga setengah tinggi bedengan dan dapat dilakukan 2 minggu sekali.

Pemupukan susulan budidaya melon dilakukan setelah  berumur 7 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan adalah 2 kg ZA dan 1 kg KNO3 Merah dilarutkan dalam 100 liter air. Larutan pupuk tersebut dicampurkan dan disiramkan sebanyak 250 ml per lubang pupuk ( menggunakan gelas aqua ).

Pupuk susulan selanjutnya diberikan setiap 10 hari hingga tanaman berumur 60 hari saat tanaman memasuki fase pembentukan dan pemasakan buah. Pada fase tersebut, pupuk yang diberikan dengan cara melarutkan 4 kg NPK 16 : 16 : 16 + 1 kg KNO3 Merah + 1 Kg KNO3 Putih + 1 kg Calcium Cantik ke dalam 130 Liter air. Larutan pupuk tersebut juga dengan cara disiramkan sebanyak 250 ml per lubang pupuk.

Pengendalian Hama dan Penyakit. Budidaya melon di Indonesia yang beriklim tropis cukup rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Hama yang biasa menyerang budidaya melon antara lain kutu daun, lalat buah, ulat daun, thrips dan tungau. Sedangkan penyakit yang menyerang yaitu antraknosa, busuk buah, busuk batang dan mozaik.

Untuk mencegah terjadinya serangan hama dan penyakit yaitu dengan melakukan kultur teknis budidaya. Seperti rotasi tanaman, pemupukan berimbang dan menjaga sanitasi kebun. Bila diperlukan, dapat dilakukan penyemprotan pestisida yang sesuai. Dosis yang diberikan sesuai petunjuk pada kemasan.

Panen Buah Melon Monalisa


BUAH MELON MONALISA

MELON MEONALISA, JUAL MELON MONALISA, JUAL BIBIT MONALISA, JUAL BENIIH MELON MONALISA, MELON CAP KAPAL TERBANG
BENIH MELON MONALISA
Buah melon Monalisa siap dipanen kurang lebih pada umur 64 hari setelah tanam. Cara panen buah melon adalah dengan memotong tangkai buahnya menggunakan pisau.

Cara panen buah melon Monalisa adalah tangkai buah disisakan sepanjang 2 cm agar masa simpannya dapat lama. Proses pemanenan dilakukan bertahap dan dipilih buah yang benar-benar siap dipanen

Buah melon Monalisa juga dapat dipanen pada tingkat kematangan 90% atau sekitar 3 - 7 hari sebelum buah melon matang penuh. Pemanenan dilakukan pada pagi hari sekitar jam 8 - 11 dan dilakukan secara bertahap dan hati-hati.

Buah melon Monalisa yang sudah dipetik dimasukkan ke dalam bakul atau keranjang buah. Dikumpulkan di tempat yang kering dan sejuk, pada bagian bawah wadah dilapisi alas jerami padi. Buah melon Monalisa harus disortir dan dipilih buah yang penampilan bagus dan berkualitas yang siap dipasarkan.

Jika saat panen buah melon Monalisa diangkut jarak jauh, wadah yang digunakan dialasi jerami dan memiliki celah/lubang agar sirkulasi udara lancar dan buah tidak cepat membusuk.

BACA JUGA : BUDIDAYA MELON ERNA MUTIARA BUMI

Demikian ulasan kami tentang budidaya Melon menggunakan bibit melon Monalisa dan cara merawat tanaman melon hingga pemanenan.

Untuk penjelasan yang lebih detail dapat menemui Kami di Toko On Line LMGA AGRO (Agen, Distributor, Dealer, Resmi) menyediakan benih, pestisida, pupuk, dan peralatan pertanian dengan harga murah dan terjangkau.

Kami juga melayani konsultasi GRATIS cara  budidaya melon Monalisa F1 dan budidaya pertanian tanaman hortikultura. Hubungi LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117. Selamat mencoba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...