TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

18/05/18

TOMAT PERMATA F1, TOMAT DATARAN RENDAH, EKONOMIS HASIL MELIMPAH

WWW.LMGAAGRO.WEB.ID -- Tomat Permata F1, Tomat Dataran Rendah, Ekonomis Hasil Melimpah. Tersedia benih Tomat Permata F1 harga murah, hubungi P.Budi Telp.082141747141 atau SMS/WA: 08125222117. Toko pertanian Online LMGA AGRO, jual benih, pestisida, pupuk dan alat pertanian. Layanan pengiriman baran pesanan kami menjangkau seluruh wilayah Indonesia.


Tomat Permata F1 merupakan salah satu dari sekian macam jenis tomat yang ada dan dipasarkan secara luas di masyarakat. Tanaman tomat Permata F1 merupakan jenis tanaman sayur yang diambil buahnya untuk dikonsumsi. Baik secara langsung maupun diolah terlebih dahulu.

Kandungan vitamin mineral dan nutrisi penting dari buah tomat Permata F1 sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Selain dikonsumsi langsung, buah tomat juga bisa diolah menjadi sayur tomat. Buah tomat juga diperlukan di industri makanan dan minuman lainnya.

Antara lainnya sebagai bahan pembuatan saos dan sebagai bahan penyedap  berbagai olahan masakan. Untuk menjaga kebugaran, banyak juga yang membuat dalam bentuk minuman berupa jus tomat. Mengkonsumsi tomat juga bisa digunakan untuk terapi penyembuhan beberapa penyakit.

Benih Tomat Permata F1, Tomat Dataran Rendah

Tomat Permata F1 merupakan tomat hibrida yang diproduksi oleh PT. East West Seed Indonesia dengan merek dagang Cap Panah Merah. Jenis tomat ini merupakan tomat yang difokuskan untuk budidaya tomat dataran rendah.

Meskipun tidak sekelas dengan tomat servo F1 yang juga produk Panah Merah, namun tomat Permata F1 membuktikan masih eksis sebagai tomat dataran rendah. Dari hasil penjualan toko pertanian kami, untuk permintaan akan benih tomat Permata F1 menunjukkan ada beberapa konsumen wilayah tertentu yang masih budidaya tomat Permata F1.

Beberapa wilayah tersebut antara lainnya kabupaten Tapanuli Selatan propinsi Sumatera Utara. Kabupaten Lhokseumawe Propinsi Aceh. Kabupaten Keerom Propinsi Papua. Kabupaten Seram Bagian Barat Propinsi Maluku. Sebagian wilayah Jawa Timur seperti Bojonegoro, Surabaya dan wilayah Jawa Barat daerah Pangandaran.

Kemungkinan di beberapa kawasan di wilayah tersebut masih ada lokasi yang masih digunakan untuk budidaya tomat Permata F1. Atau dengan kata lain memenuhi  syarat tumbuh tanaman tomat Permata F1. Paling tidak kawasan untuk budidaya tomat Permata masih belum mengalami serangan virus penyakit yang berlebihan.

Tomat Permata F1-Gambar buah tomat
Gambar Buah Tomat
Keunggulan yang ditawarkan disini harga benih tomat Permata F1 sangat terjangkau oleh petani, potensi hasil panennya juga lumayan tinggi.

Petani tomat untuk kawasan yang belum terinfeksi serangan virus yang kuat, seperti Gemini virus, diuntungkan dengan budidaya tomat Permata F1.

Cara menanam tomat Permata F1 harus di cukupi kebutuhan nutrisinya sehingga bisa mendaptkan hasil tinggi.

Berikut ini beberapa jenis benih tomat dataran rendah yang sudah tahan serangan Gemini Virus dan laku dipasaran.
  • Produk Cap Panah Merah : Benih Tomat Lumina F1 ( Tahan Virus dan Harga Benih Terjangkau ), Benih Tomat F1 Servo ( Tanaman tahan Gemini Virus ), Benih Tomat F1 Tymoti ( Tahan Gemini Virus ), Benih Tomat F1 Tantyna (Tahan Gemini Virus), Benih Tomat F1 Permata ( Tahan Layu Bakteri dan Jamur )
  • Produk Cap Kapal Terbang : Benih Tomat F1 Fortuna 23 ( Tahan Gemini Virus )
  • Produk Cap Kunjang : Benih Tomat F1 Diamona ( Tahan Gemini Virus dan Layu )

Deskripsi Benih Tomat Permata F1

Untuk lebih mengenal klasifikasi tomat Permata F1 atau ciri-ciri tomat Permata F1 , berikut ini deskripsi mengenai tanaman tomat Permata F1.
  • Merupakan golongan tomat hibrida (F1), dengan tipe pertumbuhannya determinate dan beradaptasi baik didataran rendah. Tanaman tomat Permata F1 tahan terhadap penyakit Fusarium oxysporum race 0, Fusarium oxysporum race 1, Tmv dan Pseudomonas solanacearum. Dan toleran Alternaria soloni (Tahan terhadap penyakit Bw, ToMV, V, F2)/ Tahan layu bakteri dan jamur.
  • Tinggi tanaman tomat Permata F1 pada saat awal panen 125–150cm, dengan diameter batang 2–3cm. Bentuk daun immun atau melebar agak menjari berlekuk tidak teratur, kedudukan daun datar, dengan panjang tangkai daun 7,0–9,0cm. Untuk ukuran daun tomat (P x D) 40 x 25 cm, warna daun hijau sedang. Mahkota bunga tomat berwarna kuning, jumlah bunga per tandan 6–10, Jumlah bunga/tanaman tomat 10–16bunga. Umur mulai berbunga pada 25hari setelah tanam.
  • Bentuk buah tomat Permata F1 adalah obovoid atau telur terbalik (menggembung yang bagian atas). Untuk berat per buah 50gram, berat buah per tanaman tomat mencapai 3–4kg. Ukuran buah tomat (P x D) 4,5 x 5,6cm, dengan tebal daging buah 0,7–0,9cm, kekerasan buah keras (skor 7,5 uji manual). Jumlah rongga buah sebanyak 2 rongga, warna buah muda hijau keputihan, warna pundak buah hijau keputihan (seragam), warna buah masak merah. Rasa buah  manis (4,5% brix), dengan tekstur daging buah renyah. Jumlah biji per buah 100biji, untuk jumlah buah per tandan 6–10buah.
  • Usia awal panen tanaman Tomat Permata F1 70–80hari setelah tanam, dan untuk panen berakhir selama 100hari. Frekuensi panen 2–3hari sekali, dengan potensi hasil mencapai 50–70 ton/ha. Buah merah, terisi penuh dan keras, sehingga tahan untuk pengangkutan jarak jauh.

Baca Juga : Benih Tomat Lumina F1 Pesaing Benih Servo 

Budidaya Tanaman Tomat Permata F1


Tomat Permata F1-Semai Bibit
Tomat Permata F1-
Semai Bibit Tomat
Perlu juga disertakan mengenai bagaimana cara menanam tomat untuk budidaya tomat dengan hasil buah tomat yang melimpah.

Cara menanam tomat yang baik biasanya sudah di kuasai oleh juragan tomat. Syarat cara menanam tomat perlu mengetahui syarat tumbuh dari tomat Permata F1 terlebih dahulu.

Adaptasi untuk lahan tanamnya, kondisi struktur unsur hara tanah, dan terpenting apakah kawasan sudah terserang virus Gemini apa belum. Hal ini perlu dicermati terlebih dahulu sebelum mulai menanam benih tomat Permata F1. Untuk menhindari kegagalan dalan budidaya tomat nantinya.

Persemaian benih tomat Permata F1

  • Siapkan benih tomat Permata F1, wadah semay (tray), campuran tanah, arang sekam dan pupuk kandang dengan komposisi 1:1:1. Rendam benih tomat Permata F1 pada larutan vitaflora 5 tetes/200ml air selama 24jam untuk mempercepat pertumbuhan kecambah. 
  • Tanam benih pada media semai dan pelihara sampai 25-30 hari setelah semai. Apabila persemaian di luar ruangan, perlu disiapkan bedengan khusus dengan atap peneduh untuk menjaga terkena hujan sehingga tidak merusak benih. Diupayakan tempat semai aman dari gangguan binatang.
  • Pastikan untuk memberi bibit banyak ruang untuk tanaman bisa tumbuh bercabang. Kondisi yang terlalu padat, atur jarak  tanam tomat, karena bisa  menghambat pertumbuhan mereka dan menyebabkan penyakit di kemudian hari. Penyiraman dilakukan dengan menggunakan sprayer secara rutin. Setelah bibit tanaman muncul dan dirasa kuat pindahkan dulu pada polybag untuk menunggu saat yang tepat untuk ditanam.
  • Untuk mempercepat pertumbuhan bibit tomat Permata F1 perlu adanya pencahayaan yang cukup baik secara alami maupun buatan. Agar suhu tumbuh tetap terjaga. Untuk daerah yang dingin dengan minim sinar matahari bisa menggunakan bantuan pencahayaan buatan seperti halnya budidaya di dalam rumah kaca. Pencahayaan buatan tersebut dilakukan selama 14-18jam setiap hari dengan diatur jarak sumber cahaya dengan bibit tomat Permata F1. Hal ini untuk mendapatkan pertumbuhan bibit tanaman seragam.
  • Budidaya tomat Permata F1 di alam terbuka akan terbantu dengan sirkulasi udara yang alami, hembusan angin dapat membantu untuk mengembangkan batang menjadi kuat. Apabila budidaya dilakukan dalam ruangan tertutup maka diperlukan bantuan alat untuk menciptakan hembusan udara yang bisa diatur semisal kipas angin. Kipas angis diatur bergerak dinamis / memutar dan lakukan selama 5-10 menit, 2xsehari, dengan jarak jangan terlalu dekat dengan bibit tanaman tomat Permata F1.

Pengolahan lahan untuk menanam tomat Permata F1

  • Persiapkan lahan tanam, usahakan pH tanah lahan tanam pada 6-7 apabila kurang campurkan dolomit agar bisa terpenuhi unsur pH tanahnya. Olah lahan tanam dengan cangkul atau bajak, buat bedengan, pasang mulsa dan diamkan beberapa hari. 
  • Bedengan bisa ukuran lebar 120cm untuk tanaman doble dan zig-zag, 60cm untuk sistem single/ tanam tunggal. Berikan pupuk dasar pada lahan tanam berupa pupuk kandang 6 ton/ha, Za 150kg/ha, TSP 350kg/ha, KCL 400kg/ha. Kemudian ratakan pupuk dasar pada lahan dan usahakan berada 20cm dibawah permukaan tanah bedengan. Ukuran komposisi pupuk dasar bisa menyesuaikan luasan lahan.
  • Pasang mulsa plastik untuk menjaga suhu lahan agar tetap hangat karena pertumbuhan tanaman tomat sangat dipengaruhi oleh panas. Area tanam ditutup oleh mulsa plastik hitam atau merah untuk beberapa minggu, untuk mendapatkan tingkat kehangatan yang ekstra. 
  • Lahan didiamkan terlebih dahulu selama beberapa minggu sebelum tanam bertujuan untuk memutus siklus jamur, bakteri dan nematoda yang mungkin ada. Bisa juga menggunakan tumpukan jerami kering untuk membantu menjaga suhu tanah denga cara ditebarkan diatas lahan dengan merata.


Baca Juga : Cara Membuat Pupuk Organik Bokashi Anti Layu

Penanaman bibit tomat Permata F1

  • Cara menanam tomat langkah awal adalah lubangi lahan tanam yang sudah siap tadi dengan pelubang mulsa dan buat jarak 60 x 70 cm.  Pindahkan bibit tomat Permata F1 pada lubang tanam, lebih baik pada sore hari agar bisa adaptasi dan tidak layu. Pada saat pemindahan jangan sampe bibit menyentuh lahan tanam untuk menghindari tanaman tidak terkena patogen dari tanah dan tidak busuk nantinya.
  • Perlu diperhatikan dalam pemindahan bibit tomat Permata F1 yaitu mengenai waktu tanam tepat musim yang sesuai morfologi tanaman tomat itu sendiri. Dan jarak tanam jangan terlalu rapat, untuk memberikan keleluasaan pertumbuhan bibit dan mudah dalam pengelolaannya. Jangan lupa buat juga saluran irigasi diantara bedengan selebar 50cm dan dalam sekitar 30cm untuk menampung air pada musim kemarau. Dan dalam saluran irigasi diubah menjadi 50cm pada saat musim penghujan.

Pemeliharaan tanaman tomat Permata F1

  • Tanam bibit tomat Permata F1 lebih dalam lagi sampai ke beberapa daun teratas. Saat ditanam dengan cara ini, tomat mampu mengembangkan akar di sepanjang batangnya. Dan lebih banyak akar akan menghasilkan tanaman yang lebih kuat. Atau bisa membuat parit dangkal dan menanamnya menyamping dan pada akhirnya batang tumbuh tetep mengarah ke arah sinar matahari / ke atas. Untuk tanaman tomat Permata F1 yang sudah mulai tinggi dibuatkan perambatan (ajir) dan diikat oleh rafia tiap 20cm pertumbuhan ke atas agar bisa lurus.
  • Untuk tanaman yang tinggi sudah mencapai  100-110cm, potong daun yang bawah dengan jarak 30-50cm dari pangkal batang tanaman tomat Permata F1. Daun Itu adalah daun tertua atau daun pertama keluar. Penyebab mulai munculnya serangan jamur berasal dari daun tertua. Hal ini karena paling sedikit mendapat sinar matahari dan aliran udara setelah tanaman tinggi. Dan dekat dengan tanah sehingga mudah terkena patogen yang berasal dari tanah. Perlu juga dilakukan penyemprotan pestisida untuk menangkal serangan tersebut.


Baca Juga : Budidaya Tomat Hibrida Yang Baik Dan Benar

Pemupukan dan penyiraman tanaman tomat Permata F1

  • Untuk menghindari penumpukan residu akibat mengkonsumsi buah hasil penggunaan pupuk kimia secara terus menerus sebaiknya digunakan pupuk organik saja. Penggunaan pupuk kandang dirasa lebih tepat, karena bisa memperbaiki sifat biologis dan kimia tanah. Juga bisa memperbaiki fisik tanah. Kandungan nitrogennya juga bagus untuk membantu fase vegetasi tanaman yang banyak butuh nitrogen.
  • Pada pemupukan tanaman tomat Permata F1 penggunaan pupuk anorganik bisa dilakukan pada saat pengamatan pertumbuhan. Apabila pertumbuhan kurang bagus untuk fase generatif dan vegetatif karena tanah kekurangan phosfor atau kalium maka gunakan pupuk NPK yang komposisi PK lebih tinggi dari N. Atau sebaliknya tanah kekurangan unsur nitrogen, maka komposisi pupuk NPK yang digunakan  harus besar di zat nitrogennya.  Apabila sudah dirasa lahan unsur haranya seimbang gunakan komposisi NPK yang seimbang pula. Untuk pupuk susulan pada saat proses tumbuh bisa diberikan campuran Za, TSP, KCL dengan perbandingan 1:1:1 sebanyak 1-2gram/pertanaman.
  • Pemupukan ini diberikan pada saat usia tanaman tomat mencapai 1 minggu setelah tanam. Untuk dosis 5gram/tanaman campuran pupuk susulan tersebut diberikan pada saat usia tanaman 2-3minggu setelah tanam. Pemberian pupuk apabila lahan ditutupi mulsa menggunakan alat kocor.
  • Waktu penyiraman tanaman tomat Permata F1 yang baik pada saat sore hari dengan tujuan memberikan penguat tanaman tomat pada malam hari nantinya dan menggantikan yang sudah menguap sedari pagi ke siangnya. Penyiraman diusahakan tidak mengenai daun secara langsung karena mengakibatkan tanaman mudah terserang virus dan penyakit. Dengan menggunakan kocor,kocori pada pangkal batang.
  • Dengan adanya saluran irigasi pada samping bedengan juga bisa membantu menjaga kelembaban dan unsur air lahan tanaman tomat Permata F1. Selain juga berfungsi sebagai saluran pembuangan kelebihan air pada saat musim penghujan.

Perawatan tanaman tomat Permata F1

  • Penyiangan dilakukan apabila disekitar tanaman tomat Permata F1 tumbuh gulma seperti rumput yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman. Penyiangan dapat dilakukan langsung dicabut dengan menggunakan tangan dan alat bantu seperti cangkul. Biasanya dilakukan 2-3 kali atau menyesuaikan kondisi lahan tanam. Pemangkasan pada tanaman tomat perlu dilakukan untuk peremajaan tanaman, mengurangi daun supaya mempercepat proses pemasakan. Selain itu untuk  mempercepat pembuahan, membentuk pohon agar berbunga dan berproduksi dengan baik.
  • Pemangkasan bisa dilakukan untuk bagian tanaman tomat yang dirasa kurang perlu seperti ranting, cabang, memotong tunas air yang tumbuh di sela-sela percabangan. Tunas-tunas tersebut bisa mengurangi konsentrasi nutrisi pada buah dan pertumbuhan ideal sehingga mengakibatkan tanaman kurang produksinya. Sebagai contoh dalam 1 pohon tomat bisa disisakan 2-3 cabang dan yang lainnya dipangkas. Sedang untuk yang sudah muncul buah tomat pada masing-masing cabang yang disisakan, kurangi buah yang kelihatan jelek dan sisakan 4-5 buah saja. Hal ini untuk mendapatkan buah tomat Permata F1 yang berkualitas baik dan cukup nutrisi.


Baca Juga : Tips Menangani Layu Pada Tanaman Tomat

Hama dan penyakit tanaman tomat Permata F1

  • Penyakit yang menyerang tanaman tomat Permata F1 berupa penyakit Layu, yang disebabkan oleh bakteri dan jamur. Untuk pengendaliannya bisa mengunakan Arashi 100gram yang dilarutkan pada air 200liter, kemudian dikocorkan pada pangkal batang tanaman tomat. Dosis yang dianjurkan 100 miligram/tanaman. Arashi 100gram untuk 1000 tanaman. Untuk aplikasi Arashi tidak boleh dicampur dengan pestisida atau pupuk lainnya (aplikasi tunggal).
  • Untuk Hama tanaman tomat Permata F1 adalah ulat. Serangan ulat ini dikendalikan dengan menggunakan pestisida misal Prevathon, Curacron. Untuk dosis pemakaian mengikuti aturan yang berlaku. Untuk hama kutu, tungau yang menjadi vektor virus penyakit tanaman tomat, pengendaliannya menggunakan Insektisida.
  • Beberapa insektisida untuk mengatasi masalah penyakit yang disebabkan oleh virus seperti Promectin 60EC, Winder 100EC, Winder 70WP dengan kombinasi Akarisida Samite.


Tomat Permata F1- Gambar pohon tomat
Tomat Permata F1-
Gambar pohon tomat
Demikian ulasan singkat mengenai tomat Permata F1, cara budidaya tomat, cara merawat tanaman tomat termasuk pupuk untuk tomat.

Dari informasi diatas kita bisa aplikasikan cara menanan tomat di rumah juga.

Untuk mendapatkan informasi lebih jelas, detil dan terperinci mengenai budidaya tomat Permata F1 bisa langsung menghubungi kami, LMGA AGRO. Kami juga melayani konsultasi seputar pertanian. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...