TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

07/11/18

BUDIDAYA TOMAT BUAH DAN SAYUR DENGAN CARA MUDAH

BUDIDAYA TOMAT, TANAMAN TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, JUAL BENIH TOMAT, LMGA AGRO
BUDIDAYA TOMAT |
BUAH TOMAT
Budidaya tomat buah. Toko pertanian Online LMGA Agro jual benih jenis-jenis tomat hibrida F1, hubungi Pak Budi 082141747141 (telepon) 08125222117 (SMS/WA). Menyediakan benih tomat dan benih sayur dan buah lainnya, benih hibrida dan unggul terpercaya, jenis-jenis pupuk dan pestisida, alat-alat pertanian dan masih banyak lagi.


Toko pertanian Online LMGA Agro juga melayani konsultasi tentang cara bercocok tanam dan budidaya tomat khususnya secara gratis. Kami siap mengirim pesanan kebutuhan benih, pupuk, pestisida dan alat-alat pertanian ke alamat Anda dan dijamin barang dapat sampai dengan cepat dan tepat waktu.

Budidaya tomat dapat dilakukan di lahan luas maupun di lahan yang sempit seperti di pekarangan rumah maupun dalam pot atau polybag. Keberhasilan dalam budidaya tomat diawali dengan pemilihan benih yang tepat, sesuai dengan lokasi penanaman dan tahan penyakit.

Tomat adalah buah yang sekaligus sayur, sehingga budidaya tomat dirasa sangat menguntungkan apalagi semakin banyak ditemukan jenis-jenis tomat yang memiliki kandungan gizi yang sama banyaknya dan menyegarkan rasanya.

BIBIT TANAMAN BUAH BUDIDAYA TOMAT HIBRIDA DAN UNGGUL


Bibit tanaman tomat sudah banyak yang diproduksi oleh pabrik-pabrik benih Indonesia. Tomat merupakan produk pertanian yang dianggap buah sekaligus juga sayuran. Merupakan komoditi pertanian yang penting karena banyak dibutuhkan oleh masyarakat karena manfaatnya yang besar baik bagi kesehatan maupun sebagai pelengkap bumbu masakan.

Tomat juga menjadi kebutuhan dasar industri makanan seperti pabrik pembuatan saos dimana saos yang enak dan sehat dengan cita rasa khas buah tomat menjadi favorit masyarakat. Meskipun banyak diproduksi juga saos yang tidak menggunakan tomat sebagai bahan dasarnya, namun masyarakat semakin cerdas dan pandai memilih saos yang baik dan sehat tentunya yang asli menggunakan bahan dasar tomat.

Toko pertanian Online LMGA Agro menyediakan benih tanaman tomat yang bebas virus dan memiliki potensi hasil yang tinggi. Tomat ( Lycopersicon esculentum ) adalah tanaman asli Amerika Tengah dan Selatan. Suhu ideal yang dibutuhkan tanaman tomat adalah pada kisaran suhu 20 - 27 °C, curah hujan sekitar 750 - 1250 mg/tahun.

Budidaya tomat pada dasarnya dapat dilakukan di ketinggian 0 - 1500 m dpl. Tanaman tomat dapat tumbuh di musim kemarau bila mendapatkan cukup pengairan. Kekeringan menyebabkan banyak bunga gugur apalagi bila disertai angin kering. Sebaliknya musim hujan dengan kelembaban yang tinggi dapat mendatangkan cendawan penyebab penyakit tanaman tomat.

Sinar matahari penting pada Budidaya tomat. Intensitas sinar matahari sangat penting untuk pembentukan vitamin C dan pigmen karoten pada buah tomat. Sinar matahari yang dapat memenuhi kebutuhan tanaman dapat menghasilkan buah dengan kandungan vitamin yang maksimal.

Budidaya tomat di dataran tinggi hasil buahnya lebih baik dibandingkan menanam di datran rendah. Karena tanaman memperoleh sinar matahari yang cukup dengan suhu yang rendah.

Budidaya tomat dapat dilakukan disegala jenis tanah, baik lempung maupun berpasir. Namun yang paling ideal adalah jenis tanah lempung berpasir yang subur, gembur, banyak mengandung unsur organik dan unsur hara serta air mudah merembes.

BUDIDAYA TOMAT BENIH HIBRIDA F1 DAN UNGGUL TAHAN VIRUS


  • Benih F1 SAKURA produk Panah Merah. Umur panen 85 hst dan berat 110 g/buah. Potensi hasil 80 ton/ha. Cocok dataran menengah - tinggi. Tahan virus, layu dan mosaic. 
  • Benih F1 LUMINA produk Panah Merah. Umur panen 70 hst dan berat 80 g/buah. Potensi hasil 60 ton/ha. Cocok di dataran rendah - menengah. Tahan virus, layu dan cracking.
  • Benih F1 TYMOTI produk Panah Merah. Umur panen 70 hst dan berat 75 g/buah. Potensi hasil 60 ton/ha. Tahan virus dan cracking. 
  • Benih F1 TANTYNA produk Panah Merah. Potensi hasil 65 ton/ha, berat rata-rata 75 g/buah. Tahan virus dan dapat tumbuh di daerah endemik virus. 
  • Benih F1 FORTUNA 23 cap Kapal Terbang. Potensi hasil 70 hst dan berat 85 g/buah. Tahan virus dan pengangkutan jarak jauh. 
  • Benih F1 NEW IDAMAN dari Diamond Seed. Potensi hasil 65 ton/ha dan berat 80 g/buah. Tahan virus dan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 DIAMONA dari Diamond Seed. Potensi hasil 65 ton/ha dan berat 90 g/buah. Tahan virus dan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih Tomat Tahan Virus Andalan Petani Dalam Budidaya Tomat

  • Benih F1 AYUNI dari Mutiara Bumi. Cocok di dataran menengah. Potensi hasil 65 ton/ha dan berat 80 g/buah. Tahan virus dan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 PERMATA cap Panah Merah. Potensi hasil 60 ton/ha dan berat 70 g/ha. Tahan virus dan layu. Tahan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 LENTANA cap Panah Merah. Potensi hasil 75 ton/ha dan berat 80 g/buah. Cocok di dataran rendah - menengah. Tahan jarak jauh.
  • Benih F1 JOSTEN dari Diamond Seed. Potensi hasil 67 ton/ha dan berat 70 g/buah. Tahan virus dan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 BETAVILA cap Panah Merah. Cocok di dataran menengah. Potensi hasil 70 ton/ha dan berat 85 g/buah. Tahan virus dan pengangkutan jarak jauh.

BUDIDAYA TOMAT BENIH HIBRIDA DAN UNGGUL TAHAN PENYAKIT


  • Benih F1 TOMBATU cap Panah Merah. Cocok di dataran rendah - menengah. Potensi hasil 70 ton/ha dan berat 80 g/buah. Mudah perawatan dan tahan jarak jauh. 
  • Benih F1 ADELLA produk Known You Seed. Tahan virus dan kresek. Cocok di dataran rendah - menengah. potensi hasil 80 ton/ha dan berat 100 g/buah.
  • Benih F1 SYNTA produk SG Seed. Tahan virus dan keriting. Cocok di dataran menengah - tinggi. Potensi hasil 70 ton/ha dan berat 90 g/buah.
  • Benih F1 ROYAL 58 cap Kapal Terbang. Cocok di dataran menengah - tinggi. Potensi hasil 70 ton/ha dan berat 85 g/buah. tahan virus dan jarak jauh.
  • Benih F1 TOPAN dari Bintang Asia. Untuk dataran tinggi. Berat 110 -130 g/ha. Umur panen 80 - 85 hst. Potensi hasil 60 - 80 ton/ha.
  • Benih F1 SAVIRO dari SG Seed. Cocok dataran menengah - tinggi. Potensi hasil 65 ton/ha dan berat 85 g/ha. Tahan virus dan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 SERVO cap Panah Merah. Cocok di dataran rendah. Potensi hasil 70 ton/ha dan berat 80 g/buah. Tahan virus dan keriting serta pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 BONA dari Diamond Seed. Potensi hasil 65 ton/ha dan berat 70 g/buah. Tahan virus dan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 ROMEO 922 dari Sakata Seed. Tahan virus, keriting dan layu bakteri. Cocok di dataran rendah - tinggi. Berat 100 -120 g/buah dan potensi hasil 70 ton/ha.
  • Benih Tomat  Tahan Penyakit Untuk Budidaya Tomat

  • Benih F1 SIMPATI dari Sakata Seed. tahan virus kuning dan layu bakteri. Potensi hasil 60 ton/ha dan berat 70 g/buah. Cocok di dataran rendah - menengah.
  • Benih F1 VITALIA dari Bintang Citra Asia. Cocok di dataran rendah dan tahan virus dan keriting. Potensi hasil 70 ton/ha dan berat 70 g/buah.
  • Benih F1 ROMANO 477 dari Agrosid. Cocok di dataran rendah - menengah. Potensi hasil 60 ton/ha dan berat 70 g/buah. Buah lebat dan tahan jarak jauh.
  • Benih F1 IDAMAN dari Diamond Seed. Potensi hasil 65 ton/ha dan berat 80 g/buah. Buah keras dan tahan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 NIKI dari Bintang Citra Asia. Cocok di dataran rendah - tinggi. Hasil panen 5 kg/tanaman dan berat 110 g/buah. Tipe semi-determinate, tahan layu dan bentuk buah lonjong.

BUDIDAYA TOMAT BENIH F1 HIBRIDA, UNGGUL DAN TAHAN VIRUS


  • Benih F1 FIESTA dari Bintang Citra Asia. Cocok di dataran rendah, potensi hasil 80 ton/ha dan berat 80 g/buah. Buah keras dan tahan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 WARANI cap Panah Merah. Tipe indeterminate dan cocok dataran tinggi. Potensi 90 ton/ha dan berat 115 g/buah. Buah keras dan tahan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 MARTA 9 cap Panah Merah. Tipe indeterminate dan cocok dataran tinggi. Potensi 90 ton/ha dan berat 120 g/buah. Buah keras dan tahan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 TOTI dari Aura Seed. Tipe indeterminate dan cocok dataran tinggi. Potensi 90 ton/ha dan berat 120 g/buah. Buah keras dan tahan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih F1 NATAMA SUPER dari Bintang Citra Asia. Cocok dataran tinggi dan tipe indeterminate. Potensi hasil 90 ton/ha dan berat 150 g/buah.
  • Benih F1 AMALA dari Agrosid. Cocok dataran tinggi dan tipe indeterminate. Potensi hasil 90 ton/ha dan berat 150 g/buah.
  • Benih Tomat Cherry F1 GOLDEN GEM dari Known-You Seed. Tipe indeterminate, berat 16 g/buah dan cocok di dataran rendah. Tahan keriting dan pengangkutan jarak jauh.
  • Benih Tomat Tahan Virus Untuk Budidaya Tomat

  • Benih Tomat Cherry F1 ROJITA dari Known-You Seed. Tipe indeterminate, cocok di dataran rendah - tinggi dan berat 20 g/buah. Tahan keriting dan buah harum serta manis.
  • Benih F1 FALCON dari Known-You Seed. Cocok dataran menengah - tinggi. Produksi tinggi dengan berat 110 g/buah. Buah bulat, tebal dan tahan jarak jauh.
  • Benih F1 TM VISTA tipe indeterminate, cocok dataran menengah - tinggi. Berat buah 90 - 100 gram dan umur panen 80 hst. Buah tebal dan keras tahan jarak jauh.
  • Benih F1 TM MARVEL dari Tani Murni tipe indeterminate, cocok dataran menengah - tinggi. Berat buah 90 - 120 gram dan potensi 4 - 6 kg/batang.
  • Benih F1 LEVANA dari Takii Seed. Kokoh dan tahan virus. Potensi hasil 6 kg/tanaman dan berat buah 80 - 115 gram. Buah padat dan tahan jarak jauh.

BUDIDAYA TOMAT KARENA KAYA KANDUNGAN GIZI


BUDIDAYA TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, MANFAAT TOMAT, MANFAAT BUAH TOMAT, JURAGAN TOMAT, LMGA AGRO
TOMAT BUAH | LMGA AGRO
Kandungan tomat yaitu lycopene cukup tinggi, dapat membantu mencegah kanker. Selain itu dalam buah tomat juga mengandung kolin, pottasium, serat dan vitamin C yang membantu meningkatkan fungsi jantung. Buah tomat juga mengandung Kalium yang tinggi yang penting untuk mengurangi resiko penyakit kardiovaskular.

Buah tomat mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan penglihatan, kesehatan perut dan mengurangi tekanan darah. Buah tomat mengandung vitamin A dan betakaroten yang baik untuk kesehatan mata.

Mengetahui manfaatnya yang tinggi dan penting demikian, menanam tomat menjadi favorit para petani sayuran karena tomat banyak dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat. Menanam tomat diawali dengan membuat bibit tomat yang baik dan perawatan yang kontinue.

BACA JUGA : BETAVILA TOMAT BESAR TAHAN VIRUS KUNING DAN KERITING

BIBIT TOMAT YANG TUMBUH KOKOH DAN SEHAT


Bibit tomat dalam budidaya tomat merupakan proses awal yang harus dilakukan dengan baik dan maksimal agar menghasilkan bibit tomat yang baik dan bertahan hidup hingga menghasilkan. Bibit tomat disiapkan di media tanam atau menanam di petakan semai. Media tanam bibit tomat bisa menggunakan polybag, tray semai, poy, kaleng bekas atau daun pisang.

Bibit tomat yang kokoh dan sehat berasal dari benih yang baik dan tahan virus atau penyakit. Sebelum ditanam secara luas, benih tomat disemaikan dulu menjadi bibit tomat sampai memiliki daun dan batang yang cukup kuat. Menyemaikan benih tomat dilakukan di media yang terpisah dari lahan yang sesungguhnya.

Polybag biasanya dipilih untuk media persemaian budidaya tomat. Media polybag dapat mengurangi resiko tanaman menjadi stress sesudah dipindahkan. Namun demikian, menggunakan polybag membutuhkan biaya yang relatif mahal.

Membuat bibit tomat di persemaian bedeng hendaknya perlu hati-hati saat mencabut dan memindahkan bibit. Waktu lamanya penyemaian sampai bibit tomat siap dipindahkan adalah sekitar 35 - 40 hari. Cara membuat bedengan semai adalah membuat larikan ( garis ) di atas media semai dengan jarak antar larikan adalah 5 cm dan kedalamannya adalah 1 cm.

Selanjutnya benih ditaburkan dalam larikan, usahakan tidak bertumpukan atau beri jarak antar benih 2 - 3 cm saat ditaburkan dalam larikan. Kemudian larikan ditutup tanah dan siram air secukupnya.

METODE PEMBIBITAN BUDIDAYA TOMAT YANG BAIK


Metode pemindahan bibit tomat persemaian di petakan semai dilakukan dengan 2 cara, yaitu pencabutan dan cara putar. Sebelum dipindahkan, bibit dan media disiram air hingga lembab untuk memudahkan proses pemindahan bibit tomat. Pencabutan bibit tomat akan mudah bila dilakukan penyiraman sehingga media menjadi lunak dan akar tidak putus saat ditarik.

Cara pemindahan yang kedua dengan cara diputar, yaitu mencabut bibit tomat hati-hati dengan  menyertakan tanah sekitarnya. Penyemaian bibit tomat di wadah polybag dengan membuat lubang tanam dipermukaan sedalam 1 cm.

Benamkan benih tomat disetiap lubang 1 benih untuk satu polybag lalu tutup dengan tanah. Cara pemindahan bibit dengan cara merobek atau melepas polybag. Kemudian tanaman dimasukkan beserta tanahnya dan usahakan agar tanah tidah rusak.

PENGOLAHAN TANAH UNTUK BUDIDAYA TOMAT YANG BAIK


Waktu untuk menyemaikan bibit tomat adalah 30 - 45 hari sedangkan lamanya pengolahan tanah yang intensif dan benar adalah selama 21 hari. Sehingga waktu yang tepat untuk memulai pembajakan tanah yaitu 1 - 2 minggu setelah benih disemaikan.

Tahap-tahap pengolahan tanah terdapat 3 proses yang dilakukan dan sifatnya penting. Tiga tahap ini dilakukan intensif dan bila dilakukan dengan baik dapat mencegah serangan penyakit.
  1. Tahap pertama, ini adalah proses pembalikan agregat tanah sehingga lapisan tanah bagian dalam terangkat ke permukaan. Proses tahap ini dilakukan dengan bajak yang ditarik oleh tenaga hewan atau menggunakan mesin traktor. Kedalaman pembajakan tanah adalah 25 - 30 cm. Setelah selesai dibajak, tanah dibiarkan selama 1 minggu agar terkena angin dan cahaya matahari. Juga agar terjadi proses oksidasi ( pemasaman ) zat-zat beracun dalam tanah seperti asam sulfida yang membahayakan bagi pertumbuhan tanaman.
  2. Tahap kedua, tanah digemburkan tipis-tipis dengan cara dicangkul sehingga  struktur tanah menjadi remah dan gembur. Selanjutnya dibiarkan 1 minggu lagi.
  3. Tahap ketiga, pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 15 - 20 ton/ha. Pupuk kandang yang belum matang menyebabkan tanaman mati karena sifat pupuk masih panas bagi akar tanaman,

Membuat bedengan dan parit irigasi. Bedengan dibuat lebar 1 - 1,2 m, tinggi bedengan 30 cm, panjang disesuaikan kondisi lahan. Jika menanam tomat di musim penghujan, bedengan dibuat dengan tinggi 40 - 45 cm.

Untuk parit irigasi dibuat dengan lebar 20 - 30 cm dan kedalamannya 30 cm. Lebar parit adalah jarak antar bedengan. Sekeliling petak-petak dibuat saluran irigasi air yang lebarnya 50 cm dan kedalamannya juga 50 cm.

BACA JUGA : TANAMAN TOMAT DAN CARA MENANAM TOMAT DI MUSIM HUJAN

PEMUPUKAN DASAR PADA BUDIDAYA TOMAT


CARA MENANAM TOMAT, TANAMAN TOMAT, BUDIDAYA TOMAT, TOMAT BUAH, PUPUK TOMAT, LMGA AGRO
TOMAT KURANG CALSIUM |
LMGA AGRO
Pemupukan dasar pada budidaya tomat diawali dengan melakukan pengapuran menggunakan Dolomit. Sebelum pengapuran, tanah dicek nilai pH tanahnya menggunakan alat pH meter yang dapat dibeli di Toko pertanian Online LMGA Agro.

Pemberian pupuk dasar budidaya tomat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :
  1. Pemberian pupuk dasar menggunakan kompos dan pupuk kandang yang telah matang dan telah jadi tanah, kemudian ditaburkan bersama pupuk TSP secara merata ke seluruh bedengan. Setelah pupuk ditaburkan, tanah dicangkul sampai tercampur merata dengan tanah.
  2. Pupuk dasar dimasukkan pada lubang tanam yang telah dibuat, sedalam 15 cm dan diameter 20 cm sebanyak 0,5 kg pupuk kandang/kompos ( satu genggam tangan ) ditambah pupuk TSP 5 gram. Kemudian lubang ditutup dengan tanah dan diaduk-aduk sehingga pupuk organik dan TSP bercampur dengan tanah.

CARA MENANAM BIBIT BUDIDAYA TOMAT


Bibit tomat yang telah siap dapat ditanam dan dipindahkan ke lahan tetap. Pemindahan bibit dapat dilakukan dengan menggunakan 2 macam pola jarak tanam. Yaitu sistem dirempel dan sistem bebas.
  1. Sistem dirempel, yaitu jarak tanam sistem ini adalah 50 x 50 cm atau 60 x 60 cm, bujur sangkar atau segitiga sama sisi. Menanam tomat sistem dirempel kemudian tunas-tunas yang tumbuh diambil/dipotong sehingga bibit tomat hanya memiliki satu batang tanpa cabang. Hal ini dilakukan karena jarak tanamnya lebih rapat.
  2. Sistem bebas. Jarak tanamnya 80 x 100 cm; 80 x 80 cm; 100 x 100 cm. Bentuk yang digunakan berupa bujur sangkar, segi panjang atau segitiga sama sisi. Dapat juga menggunakan jarak tanam dimana antar barisan 100 cm dan jarak dalam barisan 50 - 60 cm. Dengan jarak tanam yang lebih lebar, tunas-tunas yang tumbuh menjadi cabang-cabang besar dan dapat berbuah.

Lubang tanam di bedengan disiapkan satu hari sebelum pemindahan bibit tomat. Sebelum penanaman bibit tomat, lubang tanam diairi dahulu agar basah. Bila bedengan ingin ditutup mulsa maka mulsa dapat dipasangkan sebelum pembuatan jarak tanam. Membuat lubang tanam pada mulsa menggunakan alat pelubang mulsa yang dapat dibeli di Toko pertanian Online LMGA Agro.

Lubang tanam diameter 7 - 8 cm dan sedalam 15 cm. Lubang-lubang tanam dibuat sesuai dengan jarak tanam yang sudah dipilih. Budidaya tomat di musim kemarau efektif bila bedengan ditutup mulsa plastik hitam perak. Pemasangan pada siang hari yang terik dan sebelum pemindahan bibit. Bila di musim hujan, memakai mulsa plastik yang transparan ( tembus cahaya ) pada bedengan yang akan ditanami.

PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN PADA BUDIDAYA TOMAT


Perawatan dan pemeliharaan pada budidaya tomat terdiri dari :
  1. Penyulaman bibit
  2. Penyiangan gulma dan pendangiran
  3. Penyiraman dan pengairan
  4. Pemasangan ajir
  5. Pemupukan lanjutan atau susulan
  6. Pemangkasan/perempelan/perompesan

BACA JUGA : TANAM BENIH TOMAT TYMOTI PANEN SUKSES DAN BEBAS VIRUS

1. Penyulaman Bibit Pada Budidaya Tomat


Lakukan terus pengamatan setelah kita menanam bibit tomat di lahan. Dalam 1 minggu kedepan bila ada bibit yang tampak layu, sakit, tidak segar dan tumbuh abnormal maka harus dicabut dan diganti dengan bibit tomat yang baru dan segar.

Penyulaman dilakukan paling lambat 1 minggu setelah tanam dan bila sebelum hari ke-7 sudah ada bibit yang layu dan sakit maka segera harus digantikan dengan bibit yang baru.

Cara penyulaman yang benar adalah begitu ada bibit yang mati segera dicabut. Dan sebelum bibit baru ditanamkan, lubang tanam bekas bibit dicabut tadi, dibersihkan dan bila perlu diberi Furadan 0,5 gram. Lalu bibit yang baru dan segar segera ditanam di lubang tanam yang telah dibersihkan tadi.

2. Penyiangan Gulma Pada Budidaya Tomat


Penyiangan gulma bertujuan membersihkan kebun agar areal tanaman bersih dari rumput-rumput liar dan sampah plastik yang mungkin ada. Tumbuhnya rumput di areal bedengan dapat menyebabkan persaingan dalam menyerap unsur hara antara gulma dan tanaman utama. Gulma yang ada juga dapat menjadi tanaman inang beberapa hama dan jamur/cendawan penyebab penyakit.

Para petani biasanya melakukan penyiangan sekaligus juga melakukan pendangiran. Pendangiran adalah kegiatan menggemburkan tanah disekitar tanaman. Pendangiran dapat meningkatkan proses oksidasi dalam tanah sekaligus dapat menyuburkan tanah. Apalagi bila ditambahkan pupuk maka tanah akan semakin subur dan dapat meningkatkan produktivitas tanaman.

Pendangiran menggunakan cangkul kecil dan harus dilakukan dengan hati-hati dan perlahan agar tidak merusak akar tanaman. Pendangiran dan penyiangan tidak harus dilakukan bersamaan karena pendangiran yang terlalu dini juga dapat membahayakan pertumbuhan tanaman. Penyiangan gulma yang dilakukan sedini mungkin justru lebih baik. Namun pendangiran dapat dilakukan saat melakukan kegiatan penyiangan.

Bedengan yang tertutup mulsa juga dapat menekan pertumbuhan gulma. Gulma tumbuh di sisi bedengan yang tidak tertutup mulsa. Penyiangan biasanya dilakukan sebanyak 3 - 4 kali tergantung kondisi kebun.

3. Penyiraman dan Pengairan Pada Budidaya Tomat


BUDIDAYA TOMAT, ALAT SIRAM, ALAT SIRAM TANAMAN, ALAT KOCOR, ALAT SIRAM TOMAT, LMGA AGRO
ALAT SIRAM
TANAMAN |
LMGA AGRO
Budidaya tomat tidak banyak membutuhkan air hingga menggenang namun juga tanaman tomat tidak boleh kekurangan air. Penyiraman yang berlebihan menyebabkan tanaman tomat tumbuh memanjang, tidak mampu menyerap unsur hara dalam tanah dan mudah terserang penyakit.

Tanah yang terlalu lembab menyebabkan bunga mudah rontok, pertumbuhan vegetatif berlebihan sehingga pertumbuhan generatif berkurang atau tidak ada sama sekali.

Penyiraman pada Budidaya tomat buahToko pertanian Online LMGA Agro jual benih jenis-jenis tomat hibrida F1, hubungi Pak Budi 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ). dilakukan dua kali pagi dan sore hari. Disesuaikan dengan kondisi kelembaban tanah karena tanaman tomat tidak tahan dengan genangan dan kekurangan oksigen. Siramlah air secukupnya saja tidak harus basah kuyub hingga air menggenang disekitar tanaman.


Air yang disiramkan pada pagi hari lebih sedikit volumenya dibandingkan sore hari. Pemberian air pada budidaya tomat pada sore hari diperlukan untuk mengganti air yang hilang karena penguapan di siang harinya dan untuk mengembalikan kekuatan tanaman di malam harinya.

BACA JUGA : CARA MENGATASI LAYU PADA TOMAT DAN CABAI

4. Pemasangan Ajir/Lanjaran Budidaya Tomat


Pemasangan ajir dimaksudkan untuk menopang tegaknya tanaman agar tidak mudah roboh. Ajir terbuat dari bambu/kayu dan panjangnya 100 - 175 cm. Untuk budidaya tomat di green house atau rumah kaca, ajir terbuat dari tali salaran.

Ajir dipasangkan sedini mungkin, ketika tanaman masih kecil dan akar masih pendek. Hal ini untuk menghindari rusaknya akar karena ajir yang ditancapkan. Akar yang rusak/terluka mudah terserang penyakit yang masuk lewat daerah  yang terbuka pada tanaman. Pemasangan ajir dengan jarak 10 - 20 cm dari batang tomat.

Pemasangan ajir dilakukan berbagai cara, yaitu  ajir dibuat tegak lurus atau 2 ajir yang diikat membentuk segitiga. Agar ajir tidak dimakan rayap, olesi ajir dengan ter atau minyak tanah.

Jika tanaman tomat sudah mencapai ketinggian 10 - 15 cm, harus diikat pada ajir menggunakan tali salaran yang dapat dibeli di Toko Pertanian Online LMGA Agro.  Pengikatan jangan terlalu erat yang penting tanaman tomat dapat berdiri tegak dan tidak roboh.

Bentuk ikatan menggunakan model angka 8 sehingga tidak terjadi gesekan antara batang tomat dengan ajir yang meneybabkan luka. Setiap bertambah tinggi sebanyak 20 cm, batang tomat diikat pada ajir agar tanaman tomat tidak rebah dan dapat selalu tegak berdiri.

5. Pemupukan Lanjutan/Susulan Pada Budidaya Tomat


BUDIDAYA TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, TANAMAN TOMAT, PUPUK NPK, PUPUK MUTIARA, LMGA AGRO
PUPUK NPK |
BUDIDAYA TOMAT
Pemberian pupuk pada buah sayur-sayuran seperti budiaya tomat terdiri dari pupuk dasar dan pupuk susulan. Pupuk dasar biasanya menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos.

Sedangkan pupuk susulan menggunakan pupuk anorganik atau pupuk kimia dari berbagai jenis dan fungsinya masing-masing. Pemberian pupuk susulan diberikan setelah pemindahan bibit, diberikan melalui daun dan akar.

Pupuk daun dibuat dengan cara dilarutkan dalam air dan disemprotkan pada daun bagian permukaan bawah karena letak stomata ( mulut daun ) ada di bagian bawah. Pupuk akar diberikan dengan cara dibenamkan pada tanah melingkari batang tanaman, jaraknya dari batang tanaman sesuai umur tanaman. Bila masih muda ( 1 minggu setelah dipindahkan ) jarak pupuk 3 - 5 cm.

Pupuk susulan diberikan setelah tanaman tomat berumur 1 minggu setelah dipindahkan. Menggunakan pupuk kimia/anorganik yaitu Urea dan KCl dengan perbandingan 1 : 1 dan diberikan ke tanaman sebanyak 1 - 2 gram. Pemberian pupuk dengan cara lewat akar dan ditabur disekeliling tanaman.

Pupuk Susulan Sesuai Umur Tanaman Budidaya Tomat


Pada umur 1 minggu, pemupukan susulan budidaya tomat menggunakan pupuk NPK lewat daun atau pupuk langsung pakai yang dapat dibeli juga di Toko pertanian. Pembelian selanjutnya setelah 1 bulan dan interval 30 hari sekali.

Pupuk kandang atau kompos diberikan sebanyak 1 genggam tangan untuk setiap tanaman baik ditanam dalam pot, polybag atau dilahan luas.

Pemupukan kedua, pada umur 2 - 3 minggu sesudah dipindahkan. Pupuk yang digunakan adalah Urea dan KCl sebanyak 5 gram. Pemberian pupuk lewat akar dengan jarak 5 cm dari batang tanaman tomat dan dengan kedalaman 1 cm. Selanjutnya pupuk ditutup tanah lalu disiramkan air secukupnya.

Tanaman tomat umur 4 minggu bila belum tampak subur/segar dapat dipupuk lagi menggunakan Urea dan KCl sebanyak 7 gram per tanaman. Pupuk ditaburkan disekeliling tanaman dengan jarak yang semakin jauh yaitu ± 7 cm.

6. Pemangkasan Pada Budidaya Tomat


Pemangkasan juga bisa disebut perempelan atau perompesan berupa kegiatan menghilangkan tunas-tunas baru atau tunas cabang yang tidak penting atau tidak produktif.  Pemangkasan/perempelan dilakukan terhadap tunas-tunas yang tumbuh di ketiak daun agar nantinya tidak menjadi cabang.

Pemangkasan pada budidaya tomat dilakukan dengan interval 1 minggu sekali. Hati-hati bila melakukan pemangkasan pada tanaman tomat yang tidak terlalu tinggi. Jangan sampai tunas terakhir yang dipangkas mengakibatkan tanaman tidak bisa tinggi atau tanaman terlalu pendek.

Waktu pemangkasan budidaya tomat dilakukan pada pagi hari agar luka bekas pemangkasan cepat menutup dan kering. Pemangkasan dilakukan dengan tangan, yaitu dengan cara ujung tunas dipegang dengan tangan yang bersih, lalu digerakkan ke kanan kiri sampai tunas terlepas.

Bila pemangkasan terlambat dilakukan, maka tunas akan menjadi cabang yang besar dan kuat sehingga akan sukar putus. Bila tunas telah menjadi cabang yang kuat, maka dipangkas/dipotong menggunakan pisau atau gunting tajam yang bersih.

Untuk tinggi tanaman tomat dapat dibatasi dengan cara dipotong ujung tanaman tomat dan bila dompolan buahnya sudah mencapai 5 - 7 buah.

Pemangkasan budidaya tomat bertujuan menghilangkan tunas-tunas yang menempel pada bagian yang tidak penting atau disebut dengan tunas benalu. Tunas tersebut dihilangkan karena  dapat mengganggu produksi buah. Tunas benalu ini juga tidak dapat berproduksi, kalaupun ada hasilnya kurang baik.

BACA JUGA : JUAL BIBIT TOMAT DIAMONA F1 CAP KUJANG

Sebelum melakukan pemangkasan, kita perlu mengetahui terlebih dahulu jenis tomat yang kita tanam, apakah tipe determinate atau indeterminate.

  • Tomat determinate pertumbuhannya diakhiri dengan bunga dan bakal buah. Rata-rata tinggi batang tomat adalah 50 - 80 cm. Tanaman berumur pendek dan tergolong jenis tomat yang cepat panen.
  • Tomat indeterminate  pertumbuhan tomat yang tidak diakhiri dengan munculnya bunga dan buah. Bunga dan buah muncul di sela-sela ketiak daun. Umur tanaman lama dan tinggi pohon antara 160 - 200 cm.

Mengenal Macam-Macam Pemangkasan Pada Budidaya Tomat


Tomat indeterminate, buah muncul di sela-sela ketiak daun dan bila tidak dipangkas, hasil kurang maksimal. Pemangkasan Tomat determinate dapat mengurangi produksi buah. Namun tetap diseleksi mana tunas yang produktif mana yang tidak.

Tomat indeterminate, tunas benalu yang tidak produktif sebaiknya dipangkas. Karena bila terlalu banyak tunas maka nutrisi tidak beredar pada tanaman dengan baik dan dapat menghambat proses pembentukan buah.

Menanam tomat indeterminate tumbuh merambat sehingga perlu dilakukan pemangkasan agar berproduksi dengan baik dan dipasangkan ajir agar dapat tegak berdiri.

BACA JUGA : TOMAT FORTUNA 23 TAHAN GEMINI VIRUS

Cara Pemangkasan Budidaya Tomat Buah ( determinate ) 


Sedangkan tanaman tomat determinate tumbuh tegak, dapat menopang dirinya sendiri sebelum tumbuh menjadi semak. Secara alami, aliran energi tomat determinate difokuskan untuk pembentukan buah dan produksi tanpa banyak campur tangan manusia. Dibawah ini akan dijabarkan pemangkasan pada budidaya tomat indeterminate : 
  • Pemangkasan Tunas Muda. Tunas-tunas yang tumbuh dapat mengganggu kelangsungan hidup tanaman itu sendiri. sehingga tunas-tunas tersebut perlu dikurangi. Tunas yang muncul diantara batang tanaman dipotong hingga tinggal batang daun utamanya saja. Pemotongan tunas cukup menggunakan tangan saja karena batangnya lunak.
  • Pemangkasan batang. Dilakukan saat buah sudah banyak muncul, yaitu terdapat 2 helai daun di atas tandan buah ke-5 maka ujung batangnya harus dipangkas/dipotong. Tujuannya untuk mempercepat proses pemasakan buah. Namun jika tunas yang tumbuh pada batang disekitar tandan buah ke-5 tersebut sudah kuat, maka batang tersebut tidak perlu dipangkas.
  • Budidaya tomat yang subur biasanya mempunyai 2 - 3 tunas cabang di setiap batangnya. Tunas cabang ini akan tumbuh menjadi batang utama baru. Jadi cabang utama yang berlebihan harus dikurangi.
  • Pemangkasan Bunga dan Buah atau penjarangan  bunga dan bakal buah. Jumlah bakal buah yang ideal pada budidaya tomat adalah 6 - 8 buah. Pemangkasan jumlah buah dapat meningkatkan ukuran dan berat buah. Pemangkasan buah dan bunga pada budidaya tomat tidak perlu dilakukan jika menginginkan ukuran buah yang beragam/tidak sama.
  • Pemangkasan daun. Daun-daun tua yang mulai menguning harus dipangkas. Daun yang menguning akan menghisap gula, lebih banyak dari gula yang dikandung daun tersebut. Daun pada tanaman yang mulai dewasa secara alami akan mulai layu dan menguning. Petiklah daun-daun tersebut agar tanaman menjadi segar dan terhindar dari penyakit.

HAMA DAN PENYAKIT PADA BUDIDAYA TOMAT


BUDIDAYA TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, PENYAKIT TOMAT, HAMA TOMAT, VIRUS TOMAT, MOVENTO BAYER, LMGA AGRO
PESTISIDA TOMAT |
LMGA AGRO
Pengendalian hama dan penyakit juga merupakan unsur penting dalam budidaya tomat. Serangan hama dan penyakit tidak saja menyebabkan produktivitas panen yang menurun juga menyebabkan kematian tanaman tomat itu sendiri.

Pencegahan juga pengendalian terhadap hama dan penyakit pada budidaya tomat yang tepat waktu dan cara dapat meminimalisir besarnya serangan sehingga tanaman budidaya tomat kita dapat diselamatkan.

Beberapa hama yang banyak dijumpai di tanaman famili Solanaceae juga dapat ditemui di tanaman tomat. Seperti hama ulat, kutu dan lalat. Untuk penyakit pada budidaya tomat antara lain layu, busuk, serangan virus dan bakteri.

BACA JUGA : SARANA DAN ALAT PERTANIAN


1. Hama Ulat Buah


Ulat Buah ( Helicoverpa armigera atau Heliothis armigera ) dapat menyerang daun, bunga dan buah. Membuat lubang pada buah secara berpindah-pindah. Buah yang terkena akan membusuk.

Panjang ulat sekitar 4 - 5 cm dan tubuhnya berbulu. Warna ulat bervariasi ada yang hijau, hijau kekuningan, kecoklatan atau hitam. Ngengat hama ini panjangnya 2 cm dan bersayap warna cokalt di bagian luar dan putih di bagian dalam.

Pengendalian alami dengan memunguti ulat dan telurnya lalu kita bakar. Selalu menjaga kebersihan kebun budidaya tomat dari tumbuhnya gulma dan semak. Ngengat hama ini dapat diperangkap menggunakan perangkap ultraviolet. Bila serangan parah gunakan pestisida yang sesuai dan tepat.

2. Hama Ulat Tanah


Ulat tanah menginfeksi pangkal batang dan tangkai daun. Batang yang terinfeksi akan mudah patah lalu mati. Larva ulat buah ini juga menyerang daun tanaman tomat muda. Serangan ulat tinggi di awal musim kemarau.

Ukuran ulat tanah lebih pendek dari ulat buah, yaitu sekitar 2 cm. Warna coklat tua dan bergaris di bagian samping. Larvanya berkembang dan bersembunyi di dalam tanah di kedalaman 10 cm.

Larva ini keluar di malam hari dan mulai menyerang tanaman tomat. Sehingga waktu yang tepat pengendalian alaminya yaitu di sore atau malam hari. Saat larva berkumpul di permukaan tanah.

Pengolahan tanah yang baik dapat menekan perkembangan ulat tanah. Semprotkan insektisida yang tepat bila serangan hama sudah meninggi.

3. Hama Kutu Daun Hijau


Kutu daun hijau ( Aphis sp. ) merupakan hama vektor pembawa virus. Jadi tanaman tomat yang terinfeksi hama ini juga terkena virus pembawa penyakit.

Ukuran hama sekitar 2 mm, ada yang bersayap ada yang tidak bersayap. Kutu yang bersayap, warna kepala dan dadanya coklat hingga kehitaman. Bagian perut berwarna hijau kekuningan. Kutu yang tidak bersayap warnanya hijau kekuningan.

Daun yang terserang akan menjadi keriting, kerdil dan melengkung ke arah bawah. Atau bisa juga daun mengecil seperti pita. Warna daun berubah dan menjadi rapuh.

Pemakaian mulsa plastik hitam perak dapat menekan serangan hama ini karena hama kutu tidak menyukai pantulan sinar matahari dari mulsa. Penyemprotan insektisida bila serangan menghebat.

BACA JUGA : CARA MENANAM TOMAT BERBUAH LEBAH BEBAS VIRUS

4. Hama Lalat Putih


Lalat putih ( Bemisicia tabaci ) juga disebut kutu kebul. Ciri-cirinya berwarna putih, permukaan tubuhnya dilapisi tepung putih. Panjang lalat sekitar 1 mm dan rentangan sayapnya 2 mm.

Tanaman tomat yang diserang lalat putih akan terselubungi tepung putih. Bila disentuh, tepung putih akan berhamburan. tanaman yang terserang akan menjadi kerdil, daun mengecil dan menggulung keatas.

Pemakaian mulsa pada bedengan budidaya tomat dapat mengendalikan serangan dan perkembangan hama ini. Selalu bersihkan areal kebun dari gulma. Bila serangan parah, semprotkan insektisida.

5. Hama Lalat Buah


Lalat buah ( Bactrocera sp. ) panjang sekitar 8 mm dan sayap yang transparan. Warna tubuhnya hijau kehitaman. Bentuk belatungnya berwarna putih dan saat tua menjadi kekuningan. Panjangnya sekitar 1 cm. Belatung ini menetap dalam daging buah.

Buah tomat yang terserang lalat buah akan membusuk, bila dibelah akan tampak belatungnya. Pupa lalat buah menetap di permukaan tanah.

Pengolahan tanah yang baik dapat mencegah serangan lalat buah. Pembalikan tanah dan tanah dibiar terjemur sinar matahari selama beberapa hari dapat mematikan pupa lalat buah.

Cara pengendalian lain yaitu membuat perangkap lalat jantan, sehingga tidak terjadi perkawinan dengan lalat betina dan populasi lalat menurun. Untuk buah yang sudah terserang, segera dipetik dan dibakar. Bersihkan kebun dari gulma liar.

6. Penyakit Layu Fusarium


BUDIDAYA TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, ARASHI, OBAT LAYU, LMGA AGRO
OBAT LAYU ARASHI
Penyebabnya adalah jamur Fusarium oxysporum. Awalnya jamur menyerang akar berlanjut ke jaringan pembuluh. Tanaman tomat yang terkena akan berubah menjadi layu dan mati.

Jaringan pembuluh yang terserang jamur ini akan berwarna coklat dan menghambat aliran air dari akar ke daun. Daun dan batang atas menjadi layu.

Ditandai dengan penampilan tanaman yang di malam harinya tampak segar, begitu tampak sinar matahari dan terjadi penguapan, tanaman menjadi cepat layu. Di sore harinya, tanaman kembali segar dan kembali keesokan harinya kembali layu demikian terus sampai akhirnya tanaman mati.

Pencegahan yang paling efektif adalah menggunakan benih tahan penyakit layu. Pemakaian mulsa plastik dapat menekan perkembangan jamur dalam tanah.

Jangan menanam tomat dilahan bekas budidaya tomat yang pernah terserang jamur juga. Berikan jeda waktu cukup lama untuk menanam tomat kembali.

BACA JUGA : JUAL BENIH TOMAT SERVO MURAH DAN AMAN

7. Penyakit Busuk Daun


Penyebabnya adalah jamur Phytophtora infestans. Jamur ini biasa menyerang tanaman tomat di dataran tinggi. Daun yang terserang terdapat bercak coklat hingga hitam. Awal serangan adalah pada ujung dan sisi daun kemudian meluas ke permukaan daun hingga tangkai daun.

Tanaman yang sudah terserang segera dicabut dan dibakar, jangan dikubur. Gunakan benih dari varietas unggul dan bebas jamur. Semprotkan fungisida bila serangan meluas.

8. Penyakit Busuk Buah


Penyebabnya adalah cendawan Thanatephorus cucumeris. Yang diserang adalah buah tomat, terlihat bercak kecil coklat dan akan membesar, cekung serta retak bagian tengahnya.

Cendawan lain penyebab busuk buah adalah cendawan Colletotrichum coccodes. Gejalanya terdapat bercak kecil berair, bulat dan cekung. Bercak unggu pada pangkal buah dekat tangkai.

Pengendalian penykit ini adalah menggunakan benih hibrida tahan penyakit. Tanaman yang terserang segera dibakar jangan dikubur untuk memutus siklus cendawan.

Memanfaatkan ajir untuk menopang tanaman tomat agar tidak menyentuh tanah. Melakukan rotasi tanaman dan semprotkan fungisida berbahan aktif kaptafol bila serangan meluas.

9. Penyakit Bercak Bakteri


Penyebabnya adalah bakteri Xanthomonas vesicatoria. Menyerang buah, daun dan batang tanaman tomat. Buah yang terinfeksi akan tampak bercak berair berubah menjadi bercak bergabus.

Daun yang terinfeksi akan menjadi keriting dan mengering. Sedangkan batang yang terserang tampak terang memanjang yang berwarna keabu-abuan.

Dapat dicegah dengan menggunakan benih hibrida tahan penyakit, melakukan rotasi tanaman yang berbeda famili dan tanaman yang terserang segera dicabut dan dibakar. Semprotkan bakterisida yang mengandung antibiotik dengan dosis sesuai petunjuk pada kemasan.

PEMANENAN PADA BUDIDAYA TOMAT


BUDIDAYA TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, PANEN TOMAT, TOMAT BUAH, LMGA AGRO
BUAH TOMAT |
BUDIDAYA TOMAT
Pemanenan pada budidaya tomat dilakukan setelah memasuki umur 60 - 100 hst tergantung dari varietas tomatnya. Pada budidaya tomat biasanya petani tomat melakukan panen pada tomat yang sudah matang berwarna merah atau tomat yang masih berwarna hijau.

Buah tomat yang siap dipanen dilihat dari bentuk fisiknya, yaitu buah berwarna merah, keras dan tampak penuh. Waktu panen pada budidaya tomat dilakukan dengan interval 2 - 3 hari dalam satu musim tanam dan dapat dilakukan hingga 10 - 15 kali tergantung dari kondisi tanaman.

Pemetikan buah tomat sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari saat tanaman tidak melakukan proses fotosintesis. Siang hari, penguapan tanaman sedang sangat tinggi-tingginya sehingga apabila dipaksa dipetik maka buah tomat akan cepat layu.

Demikian artikel tentang Mudahnya Budidaya Tomat Buah yang juga Sayur ini. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

BACA JUGA : CARA MENANAM TOMAT SERVO PANAH MERAH HASIL 5 KG

Toko pertanian Online LMGA Agro menyediakan berbagai jenis benih sayur dan buah hibrida dan unggul, jenis pupuk dan pestisida dan alat-alat pertanian. Hubungi Pak Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).

Bila ada yang ingin diketahui lebih banyak lagi, Kami melayani konsultasi pertanian dan seputar menanam tanaman yang baik terutama bagaimana CARA cara menanam serta budidaya tomat yang baik. Toko pertanian Online LMGA Agro siap mengirim pesanan bersama jasa ekspedisi JNE, POS, TIKI, KI8 dan lain-lain dengan cepat dan sampai di alamat Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...