TOKO ONLINE PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

28/05/19

BERKEBUN BUAH DAN SAYUR DI PEKARANGAN

berkebun buah dan sayur, benih buah, benih sayur, jual benih, lmga agro
Berkebun Buah dan Sayur
Benih Cabe Rawit F1
Berkebun Buah dan Sayur di Pekarangan. HP 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ). Toko Pertanian Online LMGA Agro menyediakan kebutuhan berkebun buah dan sayur. Tersedia berbagai varietas benih hibrida dan unggul buah dan sayur. Jenis-jenis pupuk dan pestisida ( obat pertanian ) serta alat pertanian.


Toko Pertanian Online LMGA Agro melayani konsultasi pertanian gratis tentang seluk beluk berkebun dan permasalahannya. Kami siap mengantar pesanan Anda aman dan terpercaya, dijamin cepat sampai di tujuan alamat Anda.

Berkebun buah dan sayur di pekarangan dapat dijadikan sebuah hobi dan bisa bertahan hingga tua nanti. Kegiatan berkebun dapat menghilangkan stress terutama bagi masyarakat tinggal di perkotaan. Berkebun juga sebagai langkah pemanfaatan lahan pekarangan rumah kita.

Bila berhasil kita berkebun buah dan sayur toh hasilnya dapat kita nikmati sendiri. Bila berlebih, dapat dibagikan ke saudara atau tetangga kiri kanan kita. Dengan berkebun, rumah akan tampak segar, hijau dan dapat menyegarkan mata kita.

BERKEBUN BUAH DAN SAYUR DI PEKARANGAN BAGI PEMULA


Kegiatan berkebun dapat dijadikan sebagai hobi. Berkebun dapat membantu mengobati suasana hati yang sedang tidak menentu. Berkebun baik bagi yang butuh penyegaran tapi malas keluar jalan-jalan karena beberapa hal.

Segeralah menuju ke pekarangan karena berkebun dapat menjadi solusi memperbaiki suasana hati. Berkebun buah dan sayur ditanam oleh tangan kita sendiri lalu kita rawat kemudian tumbuh subur. Semua itu menjadi kepuasan tersendiri. Apalagi bila hasil buah dan sayur dapat kita nikmati sesuai kebutuhan.

Sebelum berkebun buah dan sayur dimulai, perlunya memperhatikan pencahayaan di pekarangan kita. Apakah cahaya matahari langsung mengenaia pekarangan ataukah terhalang tembok atau pohon.

Sinar matahari penting bagi tumbuh kembang tanaman terutama buah dan sayur. Sinar matahari diperlukan untuk proses fotosintesis bagi tanaman. Pastikan bahwa pekarangan kita mendapatkan cukup banyak sinar matahari pagi dan siang hari. Tempat berkebun ini juga harus aman dari lalu lintas kendaraan dan serangan binatang.


Gunakan pupuk kompos untuk berkebun buah dan sayur di pekarangan rumah kita. Pupuk kompos sudah siap pakai dapat dibeli di toko pertanian. Namun pupuk kompos ini juga dapat dibuat sendiri dari sampah rumah tangga atau daun-daun berguguran. Perlu waktu cukup lama untuk membuat pupuk kompos sendiri. Pupuk kompos siap dipakai adalah pupuk telah matang.

Pemilihan tanaman buah dan sayur dalam berkebun harus disesuaikan dengan iklim dan cuaca setempat. Bila tinggal di iklim panas dan kering sebaiknya pilih bibit tanaman yang dapat hidup di cuaca tersebut. Gunakan juga media tanam sesuai dengan tanaman. Tanah yang baik adalah gembur, memiliki unsur hara cukup dan bersifat porous.


Bagi pemula, jangan lupa untuk melakukan perawatan saat berkebun buah dan sayur di pekarangan. Memangkas adalah salah satu kegiatan dalam berkebun yang penting dilakukan. Memangkas termasuk didalamnya mencabut rumput-rumput ( gulma ) disekitar tanaman.  Juga tidak lupa untuk rutin menyiram air sesuai kebutuhan tanaman.

BERKEBUN BUAH DI PEKARANGAN RUMAH


berkebun buah dan sayur, pupuk untuk tanaman, jual pupuk murah, lmga agro
Pupuk Untuk Berkebun
Buah dan Sayur
Berkebun di pekarangan rumah atau halaman merupakan kegiatan bermanfaat. Terutama berkebun buah, kita dapat menikmati hasil panen buah-buahan lezat hasil kerja keras sendiri. Berkebun dapat menjadi hobi dan media refreshing melepas kepenatan.

Berkebun tanaman buah tidak harus membutuhkan halaman luas. Memiliki kebun buah di lahan sempit dapat disiasati dengan menanam buah dalam pot. Pot-pot buah ini dapat menempati pekarangan halaman juga ruang-ruang lain rumah kita yang terkena sinar matahari cukup.

Berkebun buah lebih praktis memang dalam pot dan media merupakan aspek penting untuk kesuburan tanaman buah kita. Ketepatan meracik media tanam memungkinkan pohon buah akan tumbuh subur dan berbuah banyak. Tidak hanya sebagai penyedia nutrisi hara, media tanam juga akan menopang tubuh pohon buah.

Komposisi media tanah berkebun buah ini adalah campuran kompos, tanah humus dan arang sekam. Perbandingannya sama 1 : 1 : 1. Kompos dapat juga diganti dengan menggunakan pupuk kandang.

Tanah di daerah tropis seperti Indonesia biasanya memiliki kandungan asam tinggi. Tanah kandungan asam tinggi berbahaya bagi tanaman, maka harus dinetralkan dulu menggunakan kapur dolomit secukupnya sampai tanah bersifat netral pH antara 6 - 7.



MEMANFAATKAN PEKARANGAN UNTUK BERKEBUN


Pengertian pekarangan adalah sebidang atau sepetak tanah di sekitar rumah. Pekarangan bisa terletak di depan, samping atau belakang rumah sesuai keinginan pemilik rumah. Pekarangan difungsikan sebagai tempat bermain, istirahat sehabis bekerja dan sambil dihiasi berbagai tanaman.

Kini, banyak masyarakat memnafaatkan pekarangan rumahnya dengan menanam tanaman sayur dan buah. Ada juga menanam tanaman obat-obatan atau tanaman hias dan semuanya disesuaikan dengan kebutuhan pemilik rumah.

Bila halaman cukup luas, di bagian belakang atau samping rumah rumah-rumah di desa dimanfaatkan untuk memelihara hewan ternak. Dan kotoran hewan ternak tersebut kemudian diolah menjadi pupuk kandang.

Bila pekarangan ini ditata dengan baik maka akan banyak sekali manfaatnya. Pekarangan dapat menghasilkan bahan pangan sehat bergizi tinggi seperti buah dan sayur. Pekarangan dapat dijadikan tambahan penghasilan keluarga atau menciptakan lingkungan hidup sehat, nyaman dan indah.

Pemeliharaan dan perawatan yang baik dan benar, berkebun buah dan sayur dapat berjalan secara terus menerus. Bahkan dengan varian buah dan sayur berbeda-beda.

Bila ada hewan ternak dan kotorannya diolah dengan benar dengan memperhatikan kebersihan dan kesehatannya, maka akan diperoleh pupuk organik.  Dengan berkebun buah dan sayur di pekarangan maka akan menambah keindahan rumah. Juga dapat memperbaiki lingkungan hidup menjadi lebih sehat.

PENATAAN PEKARANGAN BERKEBUN BUAH DAN SAYUR


berkebun buah dan sayur, benih tomat f1, jual murah benih, lmga agro
Berkebun Buah dan Sayur
Benih Tomat | LMGA Agro
Penataan pekarangan dapat ditanami aneka jenis buah dan sayur kebutuhan sehari-hari seperti cabe dan tomat. Dapat juga ditanami tanaman bunga, obat-obatan, rempah-rempah dan lain-lain.
Penataan pekarangan dengan berkebun buah dan sayur, berarti telah :
  • Menciptakan lingkungan hidup nyaman, sehat dan berestetika.
  • Memanfaatkan potensi untuk menambah penghasilan.
  • Memberikan kenyamanan lewat pengaturan pekarangan secara tepat.
  • Memberikan pendidikan alam kepada anggota keluarga terutama anak2. Mengetahui tentang cinta dan kasih terhadap tanaman dengan berkebun.

BERKEBUN BUAH DAN SAYUR DI RUMAH


Buah dan sayur yang dapat ditanam di pekarangan rumah sebaiknya dapat kita manfaatkan setiap hari. Lebih baik lagi bila dapat menghasilkan dan menambah penghasilan keluarga.




TANAMAN BUAH UNTUK BERKEBUN DI PEKARANGAN


1. Semangka
Tanaman buah merambat ini bila ditanam dalam pekarangan, perlu ditambahkan kayu lanjaran. Semangka ditanam dalam pot dan dipasang lanjaran sebagai media rambatnya agar semangka tidak merambat kemana-mana.

2. Melon
Berkebun buah melon dalam pot persiapannya sama dengan semangka. Kedua tanaman ini membutuhkan asupan air cukup banyak. Saat cuaca sangat panas, melon ini perlu diteduhkan. Jaring dapat digunakan sebagai atap mengurangi panas matahari saat siang terik. Agar tanaman melon dan semangka tidak kekeringan.

3. Mangga
Mangga paling banyak ditanam di kebun pekarangan rumah. Kemudahan dalam perawatan tanaman buah mangga merupakan alasan banyak orang berkebun buah mangga di kebunnya. Rajin memangkas dahan penghalang matahari, mengiris batang pohon dan rutin memberi pupuk. Adalah kunci kesuburan berkebun buah mangga.

4. Jambu Biji
Banyak orang tertarik berkebun buah jambu biji karena rasanya nikmat dan manfaatnya banyak sekali. Buah jambu biji dapat tumbuh baik pada tanah subur, gembur dan tidak terlalu asam. Jambu air tidak memerlukan lahan cukup luas dan bisa ditanam dalam pot.

5. Rambutan
Buah ini terkenal kelezatannya dan dimanfaatkan sebagai pelindung panas matahari. Phon buah rambutan rindang dapat memberi suasan nyaman. Berkebun buah rambutan sangat mudah dan bisa ditanam di lahan terbatas. Pilihlah bibit rambutan yang bagus dan jangan lupa untuk rutin menyiramnya.

6. Belimbing
Merupakan salah satu jenis buah yang juga tidak terlalu rumit cara tanamnya. Berkebun buah belimbing membutuhkan pot besar ( tong ). Perlu kehati-hatian dalam memindahkan bibit ke pot besar. Berikan pupuk secara berkala dan penyiraman secukupnya.

7. Pepaya
Berkebun buah pepaya dapat dilakukan 2 cara, yaitu dalam pot atau langsung ditanam di lahan kosong. Bila menggunakan pot, pada saat tanaman mulai tumbuh besar, harus dipindahkan ke pot ukuran lebih besar pula. Letakkan pot tanaman pepaya ditempat teduh dan tidak sering kena hujan.

8. Jeruk
Buah ini terkenal sebagai sumber vitamin C bermanfaat mengatasi panas dan sariawan. Jeruk bisa ditanam di pot atau polybag. Selain menyiapkan pot dengan media tanah ideal, juga pilihlah bibit jeruk yang bagus. Jeruk juga bisa ditanam langsung pada tanah.


INSPIRASI BERKEBUN SAYUR DI POLYBAG


1. Terong
Berkebun sayur terong dalam polybag sangatlah mudah. Ukuran polibag 12 cm agar terong dapat tumbuh baik. Terong membutuhkan tiang ajir/lanjaran sebagai tempat merambatnya.

2. Bayam Hijau dan Merah
Berkebun sayur bayam mudah. Bayam bisa hidup di semua tingkat ketinggian dan kondisi cuaca. Cara menanamnya ringan cukup menaburkan benih secara merata pada tempat tanamnya. Usahakan benih tidak terlalu rapat. Berikan asupan unsur hara dari pupuk organik 1 kali seminggu. Siram air dua kali sehari pagi dan sore hari.

Semai dahulu benih bayam di tempat terpisah. Setelah muncul 3 - 5 daun sejati dan batang 5 - 7 cm, bibit bayam dipindahkan ke polybag besar.

3. Sawi Pakcoy
Berkebun sayur sawi pakcoy merupakan tanaman sayur dan hidup sepanjang tahun di segala tingkat ketinggian dataran. Namun, menanam sayur sawi pakcoy sedikit agak rumit dibandingkan tanaman sayur lain seperti bayam. Untuk hasil terbaik, benih sawi pakcoy disemai dalam wadah sendiri. Diletakkan di tempat teduh dan lembab. Rutin melakukan penyiraman pagi dan sore. Umur panen sayur ini adalah 35 - 45 HST.

4. Cabe Rawit
Setelah mahir berkebun sayur-sayuran daunan, cabe rawit paling pertama berkebun sayur direkomendasikan untuk dicobakan di kebun pekarangan kita. Cabe rawit dapat hidup sepanjang tahun dan paling cocok ditanam di dataran rendah. Pilih benih cabe rawit baik dan disemaikan dulu beberapa hari. Kemudian bibit dipindah ke polybag lebih besar.

Berkebun sayur cabe rawit harus memperhatikan asupan pupuknya. Rutin penyiraman air pagi dan sore hari. Bersihkan dan cabut gulma rumput-rumput di kebun. Berkebun sayur ini perlu kesabaran panjang.

5. Tomat
Berkebun tomat akan berhasil maksimal bila ditanam di musim kemarau. Menanam tomat di musim hujan, hasil buahnya lembek dan cepat membusuk. Benih harus disemai dulu di tempat lembab dan teduh. Setelah dipindahkan, pastikan tanaman mendapat sinar matahari cukup banyak. Penyiraman juga rutin dilakukan pagia dan sore hari agar tidak kekeringan.




SUKSES BERKEBUN BUAH DAN SAYUR, HASIL MEMUASKAN


berkebun buah dan sayur, alat-alat pertanian, jual murah, lmga garo
Alat Kocor Berkebun
Buah dan Sayur
Sukses berkebun buah dan sayur harus melakukan serangkaian perawatan dan pemeliharaan tanaman. Bila dilakukan secara rutin dan benar maka hasil tanaman nanti akan dapat memuaskan. Kita pun ikut senang dan puas akan hasil kerja kita.

Serangkaian kegiatan dan proses perawatan agar sukses berkebun antara lain :

1. Penyiraman

Secara umum kebutuhan air berkebun buah dan sayur tidak terlalu banyak tetapi juga tidak boleh kekurangan air. Pemberian air yang berlebihan menyebabkan tanaman tumbuh tidak baik. Tanaman tidak mampu menyerap unsur hara dan juga akan mudah terserang penyakit.

Pemberian air berlebihan menyebabkan kelembaban tanah tinggi. Kelembaban tinggi menyebabkan patogen cepat berkembang. Tanaman dapat mati keracunan karena kandungan oksigen tanah berkurang.

Pori-pori tanah yang terisi air akan mendesak oksigen keluar sehingga tanah menjadi an-aerob. Sehingga terjadi peoses oksidasi berubah menjadi proses reduksi. Kondisi tanah demikian menyebabkan kerontokkan bunga dan pertumbuhan vegetatif berlebihan. Akibatnya pertumbuhan dan perkembangan buah ( fase generatif ) berkurang atau tidak terjadi.

Penyiraman mudah dilakukan karena lingkungan sekitar mudah dikendalikan. Jika tanaman agak layu segera lakukan penyiraman agak banyak. Hingga tanaman tampak kembali segar. Bila tanah sekitar tampak kering, juga segera lakukan penyiraman.

Penyiraman cukup dilakukan sekali dalam sehari, pagi atau sore. Namun bila cuaca sangat panas dan tanah tampak kering maka penyiraman dilakukan 2 kali sehari. Cara menyiram berkebun buah dan sayur di pekarangan cukup menggunakan gembor atau ember dan disiramkan dengan hati-hati.




2. Pemangkasan


Pemangkasan adalah menghilangkan beberapa bagian tanaman. Dalam berkebun,  pemangkasan adalah dengan memotong bagian-bagian tanaman yang berpenyakit. Memotong bagian tanaman yang tidak produktif dan tidak diinginkan tumbuh.

Pemangkasan bertujuan untuk membentuk tajuk pohon/tanaman. Caranya adalah dengan mengontrol atau mengarahkan pertumbuhan tanaman. Tujuan lainnya adalah untuk menjaga kesehatan tanaman, meningkatkan hasil produksi dan kualitas buah.

Pemangkasan mutlak dilakukan agar tampilan dan tajuk tanaman rapi dan bagus. Pekarangan pun ikut tampak rapi. Dikenal ada beberapa macam pemangkasan yaitu pemangkasan bentuk, pemangkasan pangkal dan pemangkasan pemeliharaan.

Sebagai upaya perawatan berkebun buah dan sayur, tujuan dan manfaat pemangkasan adalah :


  • Memperindah dan menyeimbangkan bentuk tanaman.
  • Mengatur dan mengarahkan pertumbuhan tanaman.
  • Mempertahankan bentuk alami tanaman.
  • Sebagian dari tanaman kurang mendapat sinar matahari karena terhalang dinding.
  • Untuk mendapatkan ketinggian tertentu seperti kita harapkan.
  • Merangsang pembentukan bunga dan buah atau cabang baru.
  • Menyelamatkan dari serangan penyakit dan mencegah penyebaran ke yang lain.
  • Untuk menyehatkan dan menyuburkan dahan, maka ranting rusak dan kering harus dipangkas.
  • Menjarangkan bagian-bagian tanaman yang masih sehat. Agar udara, sinar matahari, air siraman, air hujan dapat sampai merata ke seluruh tajuk.
  • Pertumbuhan tanaman menjadi sehat akibat kondisi tajuk kotor terkena debu, lembab dan gelap ( karena padatnya populasi ).
  • Membuat tanaman yang ada di bawah pohon memperoleh sinar cukup.
  • Memperpanjang usia dan meremajakan pohon.
  • Kerimbunan daun berkurang sehingga air daun tidak cepat menguap.
  • Untuk tanaman merambat, supaya lebih banyak muncul cabang baru dan pucuk bunga baru.

3. Pemupukan


Berkebun sayur berupa sayuran bunga, daun, buah dan umbi. Kebutuhan pupuk masing-masing jenis sayuran tidak lah sama. Pemupukan jenis yang keliru menyebabkan tanaman sayur menghasilkan daun yang tidak menarik, buahnya kecil-kecil atau umbi jelek.

Tanaman sayuran daun harus menghasilkan daun yang berwarna hijau segar dan bagus. Pemberian pupuk ditujukan untuk merangsang pertumbuhan daun hijau, segar dan renyah bila dikonsumsi.

Berkebun sayur rata-rata berumur pendek sehingga pupuk diberikan lewat akar bersamaan pupuk dasar saat pengolahan tanah. Bisa juga pupuk diberikan pertengahan umur tanaman. Menggunakan pupuk daun atau jenis pupuk yang cepat bereaksi seperti Urea.

Berkebun sayur menggunakan pupuk dengan kandungan Nitrogen tinggi seperti pupuk kandang, Urea, pupuk cair organik atau pupuk NPK. Pupuk kandang diberikan saat pengolahan tanah ( pupuk dasar ). Urea diaplikasikan lewat daun sebelum panen untuk menambah warna hijau daun.

Dosis pemberian pupuk 2 gram/liter air. Pemberian pupuk tidak boleh berlebihan karena tanaman dapat hangus terbakar. Berkebun sayur semusim pupuk diberikan 2 - 3 kali selama masa tanam. Yaitu pada minggu ke-2, 3 dan 4.

Pemupukan diberikan dengan 2 cara yaitu melalui akar dan daun. Pemupukan melalui akar bertujuan memberikan unsur hara pada tanah untuk kebutuhan tanman. Pemupukan melalui akar dilakukan dengan cara ditebar, dalam lubang atau dalam larikan/barisan. Pemupukan lewat daun dengan cara disemprot ( spraying ).




4. Bila Berkebun Buah dan Sayur Terkena Hama


Perawatan yang telah dilakukan sudah sebaik mungkin tetapi tetap saja kadang hama dan penyakit datang. Pencegahan dapat dilakukan dengan selalu mencabut gulma atau mengambil hama bila tampak ada di daun. Dibawah ini akan dijabarkan macam hama dan penyakit berkebun buah dan sayur.

  • Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon )



Hama berwarna hitam keabu-abuan. Hama menyerang tanaman yang baru dipindah tanam. Cara hama menyerang yaitu dengan memakan batang tanaman sampai titik tumbuhnya. Hama aktif merusak tanaman pada malam hari.

Gejala serangan ditandai adanya tanaman muda yang patah batangnya atau tangkai daunnya terpotong.

Pengendalian dilakukan dengan cara mekanis, teknis dan mimia. Cara mekanis yaitu hama dicari, dikumpulkan lalu dimatikan. Cara teknis yaitu sanitasi lahan hingga lahan bebas dari gulma dan bekas tanaman lain sebagai tempat bertelur.

Pengendalian cara kimiawi yaitu penyemprotan insektisida berbahan aktif karbofuran, beta siflutrin, deltametrin dan lain-lain.

Tanaman inang hama : jagung, melon, cabe, tomat, kacang panjang, timun, kubis.

  • Uret ( Holotrichia sp. )

Uret merupakan istilah bagi hama larva kumbang coklat. Tubuhnya berwarna putih, tubuh melengkung dan kepalanya putih kemerahan.

Gejala serangan sama dengan serangan ulat tanah. Ditandai adanya tanaman muda  dimana pangkal batangnya terpotong karena gigitan uret.

Pengendalian hama uret cara kultur teknik dan cara kimia. Cara kultur teknik yaitu melakukan pergiliran tanaman dan tumpang sari dengan tanaman beda famili. Penyemprotan insektisida sama dengan penyemprotan pada hama ulat tanah. Tanaman inang : padi, jagung, tomat, kentang.

  • Kumbang/oteng-oteng ( Epilachna sparsa )

Kumbang menyerang tanaman bagian atas dan bawah daun dengan cara memakan bagian tanaman. Gejala serangan yaitu lubang-lubang pada daun yang diserang.

Pengendalian secara kimia menggunakan insektisida bahan aktif sipermetrin, beta siflutrin, emamektin benzoat, abamektin dan lain-lain. Tanaman inang gambas, pare, semangka, timun, melon, kacang panjang, tomat, kentang.

  • Thrips

Merupakan hama yang perannya sebagai vektor penyebar virus. Thrips berukuran kira-kira 1 mm dan menyerang bagian bunga dan daun tanaman. Thrips dikenal sebagai vektor penyakit virus mozaik ( penyakit keriting ).


Gejala serangan adalah bila mengenai bunga maka akan mengering dan rontok. Jika mengenai daun maka daun akan mengering ke atas, daun menguning dan menggulung ke atas. Akibatnya pertumbuhan tanaman menjadi kerdil. Bagian bawah daun berwarna keperak-perakan.

Pengendalian secara kimia menggunakan insektisida bahan aktif tiametoksam, emamektin, imidakloprid, abamektin, karbofuran dan lain-lain. Tanaman inang : melon, timun, gambas, kentang, pare, waluh, kacang panjang, cabe, semangka, terong.


  • Kutu Daun

Ada 2 jenis kutu daun yang menyerang buah dan sayur yaitu kutu daun persik ( Myzus persicae ) berwarna kuning dan kuning kemerahan. Kutu daun kapas ( Aphis gossipy ) berwarna hijau gelap dan hitam. Berukuran 1 - 2 mm dan berperan sebagai vektor virus mozaik ( penyakit keriting ).

Gejala serangan : pucuk daun keriput, keriting dan menggulung. Serangan berat menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat, layu dan mati. Pengendalian menggunakan insektisida abamektin, spinoteram, deltametrin dan lain-lain.

Tanaman inang : melon, cabe, timun, semangka, pare, gambas, kubis, kentang, tomat.



  • Penyakit Rebah Batang atau Dumping Off ( Rhizoctania solani, Phythium sp. )


Penyebab penyakit ini adalah golongan jamur ( fungi ). Penyakit menyerang tanaman kecil pada waktu persemaian bibit. Perkembangan dan penyebarannya melalui udara dan di dalam tanah. Mudah berkembang bila kelembaban udara dan tanah tinggi tetapi fluktuasi suhu udara siang hari tidak menentu ( kadang dingin, kadang panas ).

Gejala penyakit yaitu tampak bercak basah pada pangkal batang bibit. Lalu bibit menjadi layu dan rebah. Penyakit rebah batang terjadi hampir di semua jenis sayur pada fase pembibitan.

Pencegahan terhadap penyakit ini adalah menggunakan media semai steril, mengatur jarak antar bibit tidak terlalu rapat, sirkulasi udara di tempat persemaian lancar. Proses penyiraman tidak terlalu basah dan selalu menggunakan air bersih. Serta selalu menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang dipakai harus bersih juga.

  • Penyakit Busuk Daun dan Buah ( Pythoptora infestans )

Penyebabnya adalah dari golongan jamur, penyebarannya melalui udara. Penyebaran semakin cepat bila pada musim hujan dan kelembaban udara tinggi. Namun fluktuasi suhu udara siang hari terlalu ekstrim ( kadang dingin dan kadang panas ).

Gejala tampak pada daun keriput seperti tersiram air panas, kemudian coklat membusuk dan melebar. Bila telah muncul buah, kondisi buah keriput seperti tersiram air panas. Lalu buah membusuk basah.

Perkembangan dan penyebaran penyakit ini cepat sekali bila tidak segera diatasi. Banyak menyerang pada sayuran tanman kentang, tomat, cabe, buah semngak, melon, mentimun dan paria.

Pencegahannya dengan jarak tanam tidak terlalu rapat, menjaga kebersihan kebun, memperbaiki saluran drainase saat musim hujan. Lokasi kebun dipilih terbuka dan sirkulasi udaranya lancar.


  • Penyakit Downy Mildew atau Embun Bulu ( Pseudoperonospora cubensis )


Disebabkan oleh jamur. Penyebaran melalui udara. Cepat menyebar saat musim hujan dan kelembaban udara tinggi. Namun fluktuasi suhu udara siang hari terlalu tinggi ( kadang dingin dan kadang panas ).

Gejala awal adalah muncul bercak kekuningan berbentuk kotak mengikuti alur tulang daun. Bercak dimulai dari daun tua. Semakin lama lebar bercak semakin lebar, daun mengering dan menular cepat ke daun muda di atasnya. Banyak menyerang tanaman sayuran cabe, terong, oyong, paria juga buah melon dan semangka.

Pencegahan sama dengan penyakit busuk daun dan buah.

  • Powdery Mildew atau Embun Tepung ( Oidiopsis capsici, Erisiphe sp. )

Disebabkan oleh jamur dan penyebarannya melalui udara. Penyebaran cepat pada kondisi cuaca yang sama dengan penyakit busuk buah dan embun bulu.

Gejala penyakit sama dengan Downy Mildew, perbedaannya yaitu ada serbuk putih seperti tepung. Serbuk putih muncul di permukaan daun baik permukaan bawah maupun atas daun. Banyak menyerang tanaman buah melon, mentimun, sayur terong, cabe, oyong, paria dan lain-lain.

Pencegahan penyakit ini sama seperti pada penyakit buasuk buah dan daun.Yaitu jarak tanam lebar, menjaga kebersihan kebun, memperbaiki saluran drainase saat turun hujan. Kebun juga harus memiliki sirkulasi udara yang lancar.


  • Antraknosa atau Penyakit Patek

Penyebabnya dari golongan fungi ( Coletrotichum capsici ). Perkembangn dan penyebarannya melalui udara. Kondisi fluktuasi kelembaban udara dan suhu udara siang hari terlalu tinggi ( kadang lembab tapi panas, kadang dingin namun kelembaban udara rendah ). Penyakit lebih menyerang ke buah.

Gejala diawali pada permukaan buah timbul bercak coklat kering, bulat berbintik hitam melingkar. Lalu makin melebar hingga buah busuk kering. Sering menyerang pada cabe, paprika, terong, melon, semangka dan sayuran.

Pencegahan : tidak menanam berdekatan dengan tanaman sama lebih dulu ditanam dan sudah terserang penyakit. Pada musim hujan pilih lokasi yang terbuka dan sirkulasi udara lancar. Jarak tanam diperlebar, menjaga kebersihan kebun dan memperbaiki saluran drainasenya.


  • Penyakit Bercak Daun ( Cercospora sp. )

Disebabkan oleh jamur dan penyebaran melalui udara. Gejala serangan muncul bercak-bercak kecil berbentuk bulat dan berwarna kekuningan di daun. Bercak akan meluas sampai diameternya 5 - 7 mm.

Pada stadium tersebut, pusat bercak berwarna pucat sampai putuh. Sekeliling tepi bercak berwarna kecoklatan. Pada serangan berat menyebabkan daun menjadi rontok. Bila jamur menyerang tangkai buah dapat meluas ke  bagian buah dan buah menjadi rontok.

Jamur cepat berkembang pada kondisi udara yang panas dan kelembaban udara tinggi ( hujan sering turun namun tiba-tiba panas ). Tanaman yang diserang adalah tomat, cabe, kacang-kacangan, melon, mentimun, semangka, terong dan sayuran.

Pencegahan dengan jarak tanam lebar, selokan air antar bedengan diperlebar dan memperbaiki saluran drainase saat turun hujan.

  • Penyakit Karat Daun ( Uromyces sp. )

Disebabkan oleh serangan jamur dan sering menyerang buncis dan kacang panjang. Perkembangan dan penyebaran lewat udara.

Gejala awal terdapat bercak coklat pada daun dan semakin lama melebar. Serangan yang berat daun akan mengering dan dimulai dari daun tua. Jamur cepat berkembang pada udara panas dan kelembaban udara tinggi. Hujan terus turun dan panas tiba-tiba.

Pencegahan dengan memperlebar jarak tanam agar sirkulasi udara lancar. Saluran drainase juga dibuat lebar. Memangkas daun-daun tua agar tajuk tidak terlalu rimbun bila di musim hujan.

  • Penyakit Akar Gada

Disebabkan oleh jamur Plasmodiosphora brassicae dan berkembang cepat dalam tanah ( media tanaman ). Gejala serangan terjadi saat cuaca sedang panas yaitu tanaman layu padahal kelembaban sedang tidak kering.

Stadium awal kelayuan hanya terjadi pada suhu udara maksimum ( siang hari ). Selanjutnya infeksi penyakit semakin meluas. Tanaman akan layu bersamaan dengan naiknya suhu udara. Beberapa daun bagian bawah akan menunjukkan gejala nekrosis ( jaringan mati ) berwarna kuning dan mengering.

Pucuk tanaman akan berhenti berkembang lalu mengecil. Bila tanaman dicabut tampak pada akar terdapat benjolan seperti kanker pada akar rambut yang sedikit. Sering menyerang pada tanaman kubis-kubisan ( kubis, sawi putih, kembang kol, brokoli, kailan ), sawi-sawian ( caisim dan pokcoy ), kadang menyerang sayur lettuce ( selada ).

Pencegahan bila untuk lahan luas, melakukan pergiliran tanam dengan kacang-kacangan atau jagung. Cek pH tanah saat pengolahan tanah, bila kurang dari 5 naikkan dengan cara pengapuran hingga pH 6,5.

Penanaman di musim kemarau, dipilih lahan dengan ketersediaan air yang cukup. Lakukan penyiraman secara rutin.

  • Penyakit Busuk Lunak

Disebabkan oleh serangan bakteri Erwinia carotovora dan berkembang dalam tanah. Penyakit cepat berkembang di musim hujan dan kelembaban udara tinggi. Fluktuasi suhu udara siang hari tidak menentu.

Gejala penyakit mudah dikenali yaitu busuk basah di bagian atas tanaman mulai batang, tangkai daun, pucuk tunas sampai bunga. Biasa menyerang pada kubis, sawi putih, brokoli, kailan, caisim dan pokcoy.

Pencegahan dengan tidak menanam dekat tanaman sefamili dan sudah lebih dulu ditanam. Jarak tanam tidak terlalu dekat, memperbaiki saluran drainase saat musim hujan, menjaga kebersihan kebub dan lokasi kebun terbuka.


  • Penyakit Layu Fusarium

Disebabkan oleh jamur Fusarium sp. dan berkembang dalam tanah. Gejala layu Fusarium muncul saat menanam di musim hujan ditambah riwayat tanah sudah ada serangan jamur Fusarium.

Gejala berupa kelayuan dimulai dari bagian bawah hanya di siang hari dan pagi tampak segar. Gejala lainnya adalah anak tulang daun menguning dan jika infeksi terus terjadi maka seluruh bagian tanaman akan layu.

Serangan parah yaitu seluruh tanaman layu permanen sebelum panen dilakukan. Banyak menyerang cabe, terong, mentimun, semangka, tomat dan sayuran.

Pencegahan yaitu tidak menanam di lahan bekas tanaman sefamili dan terindikasi kena penyakit layu. Tidak berdekatan dengan tanaman sejenis dan berumur lebih tua juga terserang penyakit layu.

Bila menanam di musim hujan, selokan air antar bedengan diperlebar, memperbaiki saluran air dan tidak memakai sistem leb untuk pengairan.

  • Penyakit Layu Bakteri

Disebabkan oleh bakteri Ralstonia sp. Berkembang dan menyebar dalam tanah. Tidak sama dengan layu fusarium. Layu bakteri menunjukkan gejala awal kelayuan permanen bagian pucuk. Terkadang tampak layu pada pucuk cabang sebelah saja, sedang lainnya masih tampak segar. Bila infeksi berlanjut, kelayuan akan permanen.

Jika tidak serius diatasi maka akan menyebar ke petak lainnya. Jika pangkal batang terinfeksi dipotong melintang akan tampak bercak coklat kehitaman. Bercak menyebar penuh pada jaringan batang. Pangkal batang dipotong tadi dicelupkan air bersih tampak cairan berwarna putih susu keluar dari pangkal batang.

Ciri lain serangan layu bakteri bila tanaman dicabut tampak kulit akar membusuk coklat kehitaman dan mudah terkelupas. Merupakan salah satu penyakit yang ditakuti petani. Karena penyebarannya sangat cepat melalui air tanah dan menyebabakan kegagalan panen hingga fatal.

Pencegahan dengan tidak menanam di lahan bekas tanaman sama atau sefamili. Tidak berdekatan dengan tanaman sefamili yang sudah lebih dulu ditanam. Perbaiki saluran drainase terutama setelah hujan deras dan diperlebar agar air lancar mengalir. Tidak melakukan pengairan dengan cara di-leb.


TOKO ONLINE PERTANIAN LMGA AGRO


Demikian artikel tentang Berkebun buah dan Sayur di Pekarangan. Hubungi di HP 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko Pertanian Online LMGA Agro menyediakan keperluan untuk berkebun buah dan sayur di pekarangan rumah. Karena berkebun di pekarangan rumah yang tidak terlalu luas adalah kini tidak mustahil bisa kita lakukan.

Toko Pertanian Online LMGA Agro jual benih-benih sayur dan buah untuk berkebun. Benih hibrida dan unggul tahan penyakit dan virus berbagai varietas produk pabrik benih terpercaya. Tersedia juga berbagai macam pupuk baik padat dan cair. Jual juga pestisida dan alat-alat pertanian.

Toko Online Pertanian LMGA Agro usaha bisnis online siap mengantar pesanan Anda melalui jasa ekspedisi. Yaitu JNE, TIKI, POS, KI8 dan lain-lainnya dengan cepat aman dan terpercaya sampai di alamat tujuan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan semoga sukses berkebun buah dan sayur di pekarangan kita. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...