SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT BERBELANJA DAN NIKMATI KONSULTASI GRATISNYA

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Selasa, 18 Oktober 2016

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN AIR OLEH TANAMAN

WWW.LMGAAGRO.WEB.ID - Air adalah sumber daya alam yang tak terhingga jumlahnya, Allah Sang Maha Pencipta memberikan rahmat berupa air bagi kehidupan semua makhluk yang ada di muka bumi ini. Air adalah sumber daya yang tidak dapat diciptakan, keberadaannya sangat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia, hewan, dan tanaman. Khususnya pada tanaman yaitu makhluk hidup yang tidak dapat berpindah tempat ini, air adalah unsur utama yang dibutuhkan untuk hidup. Jika tanaman tanpa tanah masih dapat hidup, tapi jika tanaman tanpa air maka mustahil dapat bertahan hidup. Maka mengacu pada prinsip tersebut air memiliki peran yang sangat penting bagi tumbuh kembang tanaman. Secara fisiologis air berfungsi sebagai berikut :
  1. Pelarut dan media untuk reaksi kimia
  2. Media transport senyawa organik dan anorganik
  3. Mempertahankan turgor sel (perpanjangan sel, struktur tanaman, daun)
  4. Bahan dasar fotosintesis, proses hidrolisa, dan reaksi kimia
  5. Stabilisator suhu (evaporasi pada permukaan daun)
Banyak faktor yang mempengaruhi penyerapan air oleh tanaman. Faktor - faktor ini dapat menjadi faktor pendorong maupun penghambat bagi tumbuh kembangnya tanaman. Faktor - faktor tersebut antara lain :
  1. Ketersediaan air tanah
  2. Suhu tanah
  3. Sirkulasi udara tanah
  4. Konsentrasi larutan dalam tanah
  5. Bentuk perakaran
Kelima faktor tersebut dapat menjadi acuan dalam budidaya tanaman agar didapatkan tanaman yang berproduksi maksimal dan sehat. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai faktor - faktor yang mempengaruhi penyerapan air :
  • Ketersediaan air tanah
Air tanah adalah jumlah keseluruhan air yang tersimpan dalam tanah, tetapi keberadaan air tanah belum tentu tersedia bagi tanaman. Air tanah dengan jumlah yang banyak memiliki potensi untuk bisa diserap lebih banyak oleh tanaman, tetapi potensi ini tidak selalu terjadi pada semua tanaman. Alasan yang menyebabkan hal tersebut terjadi salah satunya karena tidak adanya perbedaan tekanan antara air tanah dengan air dalam tanaman sehingga air tanah tidak dapat terserap atau tidak dapat naik ke tanaman. Alasan lainnya adalah titik layu permanen tanaman. Titik layu permanen adalah keadaan tanaman tidak dapat menyerap air dari tanah walaupun tersedia air yang cukup di sekitar tanaman tersebut yang diakibatkan layu permanen pada jaringan tanaman. Maka berdasarkan penjelasan diatas, ketersediaan air tanah yang available untuk diserap tanaman sangatlah penting. Petani perlu tau keadaan tanaman yang akan dibudidayakan mulai dari syarat tumbuh hingga morfologi tanaman.
  • Suhu tanah
Suhu tanah yang dikehendaki oleh tanaman adalah suhu tanah yang tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Suhu tanah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah akan membatasi kinerja akar dalam menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah. Yang dibutuhkan oleh tanaman adalah suhu tanah yang optimum yaitu lebih rendah dibandingkan dengan suhu permukaan tanah. Suhu permukaan tanah yang langsung terkena cahaya matahari akan lebih tinggi dan hal ini sering menimbulkan kerusakan pada daerah perakaran dan pangkal batang. Suhu tanah merupakan faktor yang berpengaruh pada pertumbuhan akar terutama pada awal dan akhir siklus tumbuh kembang tanaman.

Pada umumnya suhu tanah bagian atas lebih tinggi dibandingkan dengan suhu tanah di lapisan yang lebih dalam sehingga pertumbuhan akar akan lebih cepat pada lapisan tanah yang lebih dalam. Tipe pertumbuhan akar dipengaruhi oleh suhu rendah khususnya panjang akar. Pada suhu tanah yang rendah akan terbentuk akar putih, tebal, panjang, sedikit bercabang, dan kerapatannya rendah. Sedangkan pada suhu tanah yang tinggi akar akan menjadi nekrosis sehingga akar tidak mampu menembus tanah dengan baik dan hal ini akan menghambat tranfer air dan hara ke akar maupun antarsel.
  • Sirkulasi udara tanah
Sirkulasi udara tanah juga penting untuk pertumbuhan tanaman yang optimal. Sirkulasi udara tanah berfungsi untuk pertukaran gas-gas seperti oksigen dan karbon dioksida. Akar juga butuh gas-gas tersebut untuk memenuhi siklus hidupnya. Sehingga pengaturan sirkulasi udara sangat penting. Sirkulasi udara biasa dilakukan dengan cara mengemburkan tanah di sekitar tanaman dengan menggunakan cangkul atau kored.
  • Konsentrasi larutan dalam tanah
Konsentrasi garam yang terlalu tinggi pada tanah menyebabkan terganggunya tumbuh kembang tanaman. Gangguan ini berupa turunnya produktivitas dan fungsi - fungsi fisiologis tanaman. Konsentrasi garam yang terlalu tinggi pada tanah disebut salinitas tanah. Salinitas tanah menekan proses pertumbuhan tanaman dengan efek yang menghambat pembesaran dan pembelahan sel, produksi protein, serta penambahan biomassa tanaman. Tanaman yang mengalami cekaman salinitas tidak akan langsung menunjukan kerusakan, tetapi dalam bentuk pertumbuhan tanaman yang tertekan dan perubahan secara perlahan. Pada tanaman semusim, salinitas berakibat pada rendahnya hasil panen, banyaknya polong kacang tanah dan gabah yang hampa.
  • Bentuk perakaran
Pada tumbuhan darat, sebagaian besar air dan zat hara diserap dari tanah melalui akarnya. Zat yang lain seperti O2 dan CO2 banyak diserap melalui daun, terutama melalui mulut - mulut daun (stomata). Banyaknya air dan zat hara yang diserap oleh akar akan berkorelasi positif dengan tumbuh kembangnya tanaman sehingga akar sangat penting untuk dipelajari terlebih mengenai bentuk perakaran. Bentuk perakaran tanaman umumnya dibagi menjadi dua jenis yaitu akar tunggang dan akar serabut. Akar tunggang memiliki akar pokok. Dimana akar pokok bercabang - cabang menjadi bagian yang lebih kecil. Jenis akar ini hanya dimiliki oleh tumbuhah dikotil. Seperti pohon jeruk, mangga, dan kacang - kacangan. Namun, jika tumbuhan dikotil ditanam dengan cara dicangkok atau distek, maka akarnya tidak berakar tunggang melainkan berakar serabut. Bentuk akar yang kedua adalah akar serabut. Akar serabut memiliki jumlah akar yang lebih banyak dan menyebar rata pada daerah perakaran tanaman sehingga penyerapan air dan unsur hara terjadi lebih intensif. Jenis akar ini hanya dimiliki oleh tumbuhan monokotil seperti padi, jagung dan tebu.


alat siram, alat kocor, kempu, harga murah, grosir
ALAT SIRAM/KOCOR
Menghadapi musim kemarau, ketesedian air untuk tanaman menjadi hal penting yang harus diperhatikan, terutama untuk lahan - lahan pertanian tadah hujan. Mengingat air begitu penting bagi tanaman, maka dilakukan berbagai upaya untuk memenuhinya. Diantaranya dengan melakukan penyiraman, baik dengan menggunakan sistem lep/digenangi dengan pompa air atau dengan plastik infus maupun dengan penyiraman langsung/pengocoran. Untuk memudahkan penyiraman, saat ini telah banyak sarana penyiraman yang dibuat seperti plastik infus dan alat kocor/siram. Adanya alat tersebut tentu saja sangat membantu petani karena memudahkan penyiraman dan menghemat tenaga kerja sehingga hasil budidaya pun akan maksimal.

alat siram, alat kocor, kempu, harga murah, grosir
(BAG. BELAKANG)

Demikianlah sedikit ulasan kali ini tentang faktor - faktor yang mempengaruhi penyerapan air oleh tanaman. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi pembaca semua. Terakhir, apabila pembaca berminat dan membutuhkan alat pertanian diatas yaitu plastik infus dan alat siram/kocor, bisa didapatkan di Toko Pertanian Online LMGA AGRO. Toko Online LMGA AGRO menyediakan dan menjual aneka benih, pupuk, pestisida, dan sarana pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8, dsb. Kami juga melanyani konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...