SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1439 H, SEGENAP TEAM LMGA AGRO MENGUCAPKAN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
SELAMA HARI RAYA, KAMI LIBUR MULAI 10 - 24 JUNI 2018

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Senin, 20 Januari 2014

BENIH CABAI LANGKA HIBRIDA TM 999 DIBURU PETANI

       Tanaman cabai di Indonesia ibarat tanaman yang tidak bisa di tinggalkan oleh penduduk dan petani di Indonesia, di setiap jengkal tanah pasti di jumpai tanaman cabai baik itu yang sifatnya yang tidak di budidayakan ( Lokal ) ataupun cabai yang sifatnya produktif di Budidayakan untuk memperoleh hasil yang banyak. Bahkan kalau kita lihat sehari-hari masyarakat di semua masyarakat Indonesia cabai akan selalu menghiasi bumbu-bumbu penyedap masakan. Oleh karena itu begitu Stock panenan petani rendah dan stock cabai langka dan harga cabai di pasaran melonjak sampai Rp. 100.000/Kg pada tahun 2011 banyak rumah makan dan ibu rumah tanggga yang harus pandai-pandai mengatur pengeluaran belanja. Bahkan sampai cabai ini menyubang penyebab inflasi yang paling tinggi di antara yang lain.
      Cabai dan Beras langka. Hal yang sulit untuk di telaah dan di gambarkan, walaupun gejala-gejala itu setiap tahun seringkali ada hanya jenis komodoti  pangannya saja yang berbeda setiap tahunnya. Seperti kasus Daging Sapi di tahun 2013 ini menyeret nama besar pejabat dan politikus yang harus berakhir di Hotel Prodeo. Benih ( Bibit ) Cabai untuk jenis Tipe Keriting Hibrida sudah banyak di produksi oleh pabrikan besar baik yang sifatnya masih Import maupun yang sudah di produksi didalam negeri. Diantara benih cabai keriting Hibrida itu antara lain : Cabai keriting F1 TM 999, Cabai Flash 750, Cabai IGGO, Cabai Helix, Cabai Princess, Cabai Rimbun, Cabai Lado, Cabai Kiyo, Cabai MB 333, Cabai New Rodeo, Cabai King Chilli, Cabai Inko 99 DLL.

 Oleh karena itu tidak ada salahnya apabila pemerintah mulai sekarang harus memperhatikan gejala dan sinyal dari Bidang pangan ( Pertanian ) bahwasannya apabila kesalahan dalam penanganan pertanian di Indonesia akan menyebabkan resiko dan efek domino yanng akan menakutkan dan membahayakan bagi kestabilan sebuah negara. Bisa di bayangkan apabila Indonesia yang berpenduduk 210 Juta ini mengalami krisis bahan makanan 2 saja seperti
     Berdasarkan narasi sekelumit cerita di atas saya kembali teringat akan nama besar Cabai Keriting Hibrida ( F1 ) TM 999, dimana cabai ini adalah merupakan cabai pelopor pertama kali di Indonesia untuk jenis cabai keriting Hibrida. Dan sekarang banyak mengalami metamofosis dari mulai awal muncul di pegang oleh HungNong Korea dengan kemasan merah dan Pink, terus berganti lagi di pegang oleh Seminis Amerika dengan warna kemasan Hijau dan garis Silver dan sekarang bermetamorfosis menjadi Cabai PM 999 yang di pegang hak pemasarannya oleh PT East West Seed Indonesia.
       Namun demikian petani di Indonesia adalah petani yang belum sepenuhnya belum bisa beralih dan percaya begitu saja bahwa cabai Hibrida ( F1 ) PM 999 adalah sama persis hasilnya dengan TM 999 yang di produksi Seminis. Dan untuk membangun kepercayaan itu di butuhkan proses pengenalan, sosialisai dan pembuktian diri di Masyarakat petani bahwa hasil nyata setelah di tanam hasilnya minimal sama atau justru lebih bagus dari nama besar sebelumya yaitu TM 999. Hal tersebut karena banyak sekali pembatas dari tanaman cabai itu di lapangan mulai dari Cara Budidaya Cabai, Pemupukan Cabai sampai Hama dan Penyakit cabai, hal ini yang semakin menjadi tantangan dalam mengenal produk baru di petani.
        Bahkan sampai saat ini benih cabai TM 999 masih banyak di cari oleh petani terutama di daerah sentra penaman cabai Keriting TM 999. Hal dan sifat petani yang seperti ini tak lepas dari modal dalam Budidaya tanaman cabai yang semakin mahal dalam satuan luas. Bahkan dalam setiap tahunnya mengalami kenaikan yang tinggi  sekitar 10 % per tahun. Apalagi di tahun 2013 di tutup dengan nilai tukar rupiah Rp. 12.500/Dollar US yang membikin barang-barang Sarana Produksi Pertanian menjadi semakin mahal. Dengan semakin tingginya biaya tanam tersebut maka petani akan semakin selektif dalam menggunakan dan memilih benih yang di gunakan. Itu tadi adalah beberapa alasan kenapa cabai keriting Hibrida ( F1 ) TM 999 masih banyak di gunakan dan dicari oleh petani di Indonesia. Selain itu nama besar Cabai TM 999 sudah sanggup menjadi jaminan petani di Indonesia kalau kualitas barangnya stabil dan dapat beradaptasi di segala musim dan tempat di Area Sentra Produksi dan penanaman cabai di Indonesia.
       Apabila ada petani dan pembaca yang berminat terhadap benih cabai kerting Hibrida ( F1 ) TM 999 dapat menghubungi Toko Online LMGA AGRO dengan CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117. Kami siap melayani dan mengirim pesanan keseluruh Indonesia dengan aman dan harga terjangkau.
       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...