TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

09/02/14

ARASHI MENGATASI BUSUK BUAH DAN LAYU TANAMAN MELON

      Melon adalah salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Pada budidaya tanaman melon, busuk buah dan layu tanaman adalah penyakit yang paling banyak dijumpai dimusim penghujan. Penyakit ini sangat mempengaruhi keberhasilan pada budidaya melon. Serangan penyakit yang tidak dikendalikan mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas hasil panen, bahkan bisa mengakibatkan gagal panen.

Arashi, Anti Layu, Anti Busuk Buah, Tanaman Melon
Buah Melon yang sehat
1. Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Melon

Penyakit busuk buah pada tanaman melon disebabkan oleh serangan Phytophtora. Penyakit busuk ini tidak hanya menyerang buah saja, tetapi juga menyerang batang dan daun. Serangan ditandai dengan bercak coklat pada buah, apabila dibiarkan akan meluas dan mengakibatkan buah busuk. Serangan pada batang ditandai dengan bercak coklat basah yang memanjang. Sedangkan pada daun gejalanya daun seperti tersiram air panas dan meluas. Apabila tidak dikendalikan, penyakit ini dapat menggagalkan produksi.
Adapun cara pengendaliannya dapat dilakukan dengan cara penyemprotan bakterisida dan fungisida Arashi  pada umur 20 hari setelah tanam.

2. Penyakit Layu Pada Tanaman Melon

Penyakit layu pada tanaman melon bisa diakibatkan oleh bakteri Erwinia, yang disebut layu bakteri dan yang disebabkan oleh jamur Fusarium yang disebut layu Fusarium.
Layu bakteri memiliki gejala daun dan cabang layu dan terjadi pengkerutan pada daun. Warna daun menguning, mengering dan akhirnya mati. Meskipun warna daun tetap hijau, daun akan layu satu persatu kemudian secara keseluruhan tanaman menjadi layu. Batang tanaman bila dipotong melintang akan mengeluarkan lendir putih yang lengket dan dapat ditarik seperti benang.

Pengendalian layu bakteri pada tanaman melon dapat dilakukan dengan cara :
  • pengaturan drainase pada musim hujan agar air tidak menggenang diantara bedengan, sehingga tidak terlalu lembab
  • disekitar tanaman melon sebaiknya bersih dari gulma yang bisa menjadi tempat tinggal inang 
  • pengolahan tanah dengan sempurna sehingga dapat mematikan telur maupun pupa hama inang
  • sterilisasi lahan
  • menyemprot tanaman pada umur 20 hari setelah tanam dengan bakterisida Arashi


Pada layu fusarium, gejalanya daun yang terserang menjadi busuk dan kering. Pada musim penghujan, pada daun yang busuk muncul massa spora yang berwarna kemerahan. Kemudian tanaman akan layu, mengering dan mati. Patogen ini menyerang tanaman sejak persemaian hingga panen. Hal ini dikarenakan patogen ini bisa bertahan lama didalam tanah dan bisa menginfeksi melalui luka yg bisa terjadi saat pemindahan bibit, pembumbunan atau luka karena serangga. Tanah yang terinfeksi sukar dibebaskan dari jamur ini. Jika tanaman yang terlalu muda terserang, maka akan mati dalam waktu 1-2 hari. Sedangkan tanaman tua bisa bertahan hingga 4-5 hari. Tanaman menjelang panen, jika terserang akan mempengaruhi kualitas buahnya. Kualitas buah berkurang baik aroma maupun rasanya.

Pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman melon  dapat dilakukan dengan cara :
  •  memotong daun yang terdekat dengan tanah yang terserang jamur
  •  tidak menanam pada tanah yang pernah terinfeksi 
  • melakukan pergiliran varietas tanaman
  •  pengapuran lahan dengan dosis 2-4 ton/ha untuk meningkatkan pH tanah, karena jamur berkembang biak pada kondisi tanah masam yaitu kisaran pH 4,5-5,8
  • hindari pemupukan nitrogen (Urea dan ZA) berlebihan karena dapat mengasamkan tanah
  • sejak tanaman mulai berbunga, setiap 14 hari sekali tanaman disiram dengan larutan fungisida Arashi.
Selain cara di atas menggunakan jenis melon yang sudah terbukti tahan terhadap busuk buah dan layu adalah salah satu cara mencegah secara dini serangan Busuk Buah dan Layu. Melon yang sudah terbukti antara lain : Melon F1 Action 434, Melon F1 Glamour, Melon F1 Leader DLL sedangkan melon yang sudah terbukti tahan serangan Virus Gemini dan keriting adalah  Melon F1 Melindo 14, Melon F1 Melindo 15.
     Dalam mengatasi buah busuk dan layu pada tanaman melon dapat menggunakan  Bakterisida dan Fungisida Arashi. Aplikasi di lakukan sebelum tanam ( Saat Pindah Tanam ),  atau saat tanaman melon berumur 20 HST, 40 HST, 55 HST. Adapun cara aplikasinya sebagai berikut : Pada awal pindah tanam tanaman ( Polibag semai ) di rendam dahulu dengan larutan Bakterisida dan Fungisida Arashi dengan Konsentrasi 2 CC / Liter selama 2 Menit sampai gelembung udara dalam polibag hilang, sedangkan Aplikasi Bakterisida dan Fungisida Arashi pada umur 20 HST, 40 HST, 55 HST dengan cara melarutkan Arashi 0.5 Gram / Liter Air kemudian di kocorkan ke dalam pangkal tanaman melon sebanyak 200 CC air ( 1 Gelas Aqua ) atau di semprotkan ke tanaman. Apabila ada yang kurang jelas dan mau konsultasi silakan menghubungi toko online LMGA AGRO, konsultasi Gratis bagi siapa saja. 

3 komentar:

  1. mantep sekali ini tipsnya..
    tak coba dulu..soal.e melon dirumah gampang busuk.. :(

    BalasHapus

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...