SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1439 H, SEGENAP TEAM LMGA AGRO MENGUCAPKAN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
SELAMA HARI RAYA, KAMI LIBUR MULAI 10 - 24 JUNI 2018

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Senin, 07 November 2016

PENGARUH KEASAMAN (pH) TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN

LMGAAGRO.WEB.ID - pH (potential of Hidrogen) adalah kadar keasaman atau kebasaan suatu bahan misalnya saja pH air. pH air sangat erat pengaruhnya terhadap pH larutan tanah. Nilainya berkisar pada skala 1 - 14, nilai ini menggambarkan jumlah relatif ion H+ di dalam larutan tanah. Tanah dikatakan asam jika pH larutan tanah mempunyai nilai pada kisaran 1 - 6, artinya larutan tanah tersebut mengandung ion H+ lebih besar daripada ion OH-. Tanah dikatakan basa jika pH larutan tanah mempunyai nilai pada kisaran 8 - 14, yang berarti larutan tanah mengandung ion OH- lebih besar daripada ion H+. Sedangkan jika nilai pH larutan tanah bernilai 7 maka dikatakan netral.

pH tanah sangat menentukan pertumbuhan dan produksi tanaman. pH tanah yang optimal bagi pertumbuhan tanaman adalah pH netral (pH 7). Pada tanah dengan pH lebih rendah dari 7 (kondisi asam) pada umumnya akan terjadi :
  • Penghambatan pertumbuhan tanaman akibat rendahnya ketersediaan unsur hara penting seperti fosfor (P) dan nitrogen (N).
  • Pada kondisi pH lebih rendah dari 7 ini juga akan terjadi kenaikan Al3+ dalam larutan tanah yang berdampak secara fisik merusak sistem perakaran, terutama akar-akar muda, sehingga penyerapan unsur hara oleh akar menjadi terhambat.
  • Kenaikan ion Fe. Kelarutan Al dan Fe yang terlalu tinggi ini mengikat unsur hara P sehingga menjadi bentuk yang tidak tersedia bagi tanaman dan keberadaannya menjadi racun bagi tanaman.
  • Kerusakan fisik berupa klorosis (daun berwarna pucat) akibat kekurangan nitrogen atau kekurangan magnesium. Hambatan faktor fisik yang utama meliputi tekstur tanah kasar akibat erosi, kapasitas memegang air yang sangat rendah, serta adanya lapisan yang padat pada tanah sehingga sukar ditembus akar.
  • Memungkinkan terjadinya hambatan pertumbuhan mikroorganisme yang bermanfaat bagi proses mineralisasi unsur hara seperti N dan P.
Sedangkan tanaman pada tanah dengan pH lebih dari 7 (kondisi basa) pada umumnya akan terjadi :
  • Kandungan kalsiumnya tinggi, sehingga terjadi fiksasi (pengikatan) terhadap fosfat
  • Mengalami defisiensi (kekurangan) P, sehingga pertumbuhan tanaman pada tanah yang basa pada umunya tanaman akan tumbuh dengan sangat subur pada awalnya. Tetapi kemudian akan rontok dan meranggas 
    Bagaimana cara mengetahui derajat keasaman (pH) suatu bahan khususnya tanah? Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengetahui nilai pH tanah.

    a. Pengukuran pH menggunakan kertas lakmus
    Metode ini paling umum digunakan dalam pengukuran pH. Metode ini memerlukan keahlian dan pengalaman dalam membaca skala warna

    b. Pengukuran pH menggunakan pH meter
    Metode ini dijamin lebih akurat, mudah, dan sudah digunakan secara luas. Berikut salah satu cara aplikasi
    pH meter :
    pH Meter, alat pengukur keasaman tanah, alat pengukur pH tanah, pH Meter pertanian
    pH Meter
    1. Gali lubang kecil di tanah. Buatlah lubang sedalam 2 - 4 inchi, hancurkan tanah di sekitar lubang dan singkirkan batang atau kotoran yang mengganggu.
    2. Isi lubang dengan air. Isi lubang dengan air destilata (bisa dibeli di apotek) hingga terbentuk lumpur pada bagian dasar lubang.
    3. Kalibrasi alat. Kalibrasi dilakukan untuk memperoleh hasil pengukuran yang tepat.
    4. Masukan alat pengukur pH ke dalam lumpur. Sebelum memasukkan alat pengukur pH bersihkan dahulu alat dengan tisu atau kain.
    5. Biarkan selama 60 detik dan baca hasilnya : pH 7 artinya tanah bersifat netral, pH di atas 7 artinya tanah bersifat basa, dan pH di bawah 7 artinya tanah bersifat asam.
    6. Lakukan beberapa pengukuran di titik yang berbeda di taman. Rata - rata pH dari beberapa titik tanah tersebut merupakan nilai yang lebih akurat daripada pengukuran yang dilakukan hanya pada satu titik.
     c. Pengukuran pH menggunakan cuka dan soda kue. Berikut langkah - langkahnya :
    1. Ambil segenggam tanah dari perkarangan atau kebun. Bagi rata tanah tersebut menjadi dua bagian di wadah yang berbeda.
    2. Pada wadah pertama, tambahkan cuka ke dalamnya. Jika berbuih, berarti tanah Anda bersifat basa.
    3. Pada wadah kedua, tambahkan air ke dalamnya. Tambahkan air hingga tanah berlumpur, lalu tuangkan soda kue ke dalam wadah ini, jika berbuih maka tanah bersifat asam.
    4. Ulangi percobaan diatas pada pengambilan tanah di titik yang berbeda. Hal ini dilakukan agar pengukuran pH terjadi secara akurat.
    Catatan : Jika tidak satu pun sampel tanah yang berbuih berarti kemungkinan tanah bersifat netral, 7. Hal ini bagus, karena pH netral adalah pH yang cocok untuk sebagian besar tanaman.

    Apabila pengukuran pH tanah telah usai, maka akan didapatkan tanah yang bersifat asam atau basa. Sedangkan tanah yang cocok untuk tanaman adalah tanah dengan pH netral (pH 7). Berikut adalah cara memodifikasi pH tanah agar mendekati netral :
    • Mengurangi keasaman tanah. Jika hasil pengukuran pH tanah kurang dari 7, tambahkan kapur dolomit atau abu kayu ke dalam tanah. Keduanya bisa diperoleh di toko pertanian.
    • Mengurangi kebasaan tanah. Jika hasil pengukuran pH tanah lebih dari 7, tambahkan bahan organik seperti ranting pinus, lumut gambut, dan kompos daun.
    Melihat pengaruh keasaman (pH) terhadap pertumbuhan tanaman seperti yang disebutkan di atas, maka perlu kiranya melakukan pengecekan pH tanah jika lahan dirasa mulai turun produktifitasnya. Memberikan media tumbuh yang ideal bagi tanaman merupakan syarat penting agar tanaman bisa tumbuh dengan baik dan berproduksi maksimal.

    Penggunaan bahan kimia yang tidak berlebihan serta pengolahan tanah yang tepat akan menjaga kestabilan pH tanah. Hal tersebut berarti juga telah ikut menjaga kelestarian dan kelangsungan fungsi tanah sebagai lahan produksi pangan yang sehat. Apabila Anda sebagai pembaca mengalami kesulitan dalam pengolahan tanah untuk budidaya, silakan bisa berkonsultasi langsung di LMGA AGRO. LMGA AGRO melanyani konsultasi gratis masalah pertanian Anda. Disamping itu, LMGA AGRO sebagai toko pertanian online juga menyediakan benih, pupuk, pestisida, dan sarana pertanian sebagai penunjang budidaya tanaman Anda dengan harga murah dan terjangkau. Toko Online LMGA AGRO siap mengirimkan pesanan ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspidisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8, dsb. Segera hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...