TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

23/08/18

JUAL BENIH CABE RAWIT BARA - PANAH MERAH

CABE RAWIT BARA, CAP PANAH MERAH, JUAL BENIH CABE BARA, CABE BARA LMGA AGRO, CARA MENANAM CABE BARA
CABE RAWIT BARA
Jual benih cabe rawit Bara cap Panah Merah. Tertarik untuk budidaya cabe rawit Bara,  hubungi bapak Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 (SMS/WA). Benih cabe rawit Bara dapat dibeli di Toko pertanian Online LMGA Agro. Benih Cabe rawit Bara cap Panah Merah produksi PT East-West Seed (EWINDO).


LMGA Agro juga menyediakan benih sayur dan buah dari beragam varietas lain, juga tersedia alat-alat pertanian, saran prasarana kebutuhan budidaya tanaman Anda.

LMGA Agro menerima layanan untuk konsultasi secara gratis mengenai terutama benih cabe rawit Bara dan permasalahan yang ditemui selama di lapangan. Mulai dari pembibitan, cara menanam cabe hingga cara menanggulangi serangan hama dan penyakit.


BENIH CABE RAWIT BARA PANAH MERAH


Cabe rawit Bara cap Panah Merah adalah bibit cabe rawit unggulan produksi dari East-West Seed (EWINDO). Benih cabe rawit Bara cocok ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi. 

Cabe rawit Bara adalah cabe rawit non-hibrida unggul dan sangat produktif (tipe C. annum non-hybrid). Tanaman cabe rawit Bara memiliki cabang banyak dan berumur genjah. Buah cabe rawit Bara tegak dan dapat tumbuh lebat, buah matang berwarna hijau terang, mengkilap dan sangat pedas.

Cabe rawit Bara toleran terhadap CMV, dan layu bakteri ( Bacterial wilt ). Umur panen tanaman cabe rawit Bara adalah 75 - 100 hari setelah tanam. Produksi tanaman 1 - 2 kg/tanaman. Atau 9 - 10 ton/ha.

Secara agronomis, varietas tanaman cabe dibedakan menjadi 2 tipe, yaitu hibrida dan non-hibrida. Varietas hibrida merupakan varietas keturunan pertama ( F1 ) dari hasil persilangan 2 galur murni.

Sedangkan varietas non-hibrida adalah varietas galur murni yang sifatnya bersari bebas dan dapat diperbanyak tanpa perlu persilangan. Dari hasil perkawinan 2 indukan, varietas hibrida mempunyai kelebihan dibanding yang non-hibrida. Satu diantaranya yaitu potensi hasil yang lebih baik dari kedua indukannya.

Dan hal tersebut yang menjadi alasan Petani memilih dan banyak menanam varietas hibrida untuk memperoleh keuntungan komersial yang semakin besar. 

BACA JUGA : CARA DAN STRATEGI JITU MENCEGAH LAYU

Namun demikian, tidak disarankan untuk memanfaatkan biji dari tanaman varietas hibrida sebagai bibit di musim tanam selanjutnya. Karena biji varietas hibrida telah mengalami segregasi yaitu terjadinya perubahan yang signifikan pada generasi F2 ( keturunan F1 ).

Tanaman memiliki sifat yang berbeda seperti tidak seragam dan tumbuh kurang baik. Akan menyusut sifat-sifat unggul bila dijadikan bibit. Alasan inilah yang mengharuskan petani harus membeli benih hibrida lagi di toko pertanian.


BIBIT CABE RAWIT BARA PANAH MERAH


Persemaian bibit penting dilakukan karena memiliki beberapa manfaat, yaitu :
  • Media persemaian bibit menyediakan unsur hara yang lengkap dan dapat mendukung pertumbuhan bibit dengan baik. Resiko bibit tidak tumbuh dapat ditekan.
  • Umumnya persemaian ditata dengan rapi dan mudah perawatannya. Persemaian memudahkan kita untuk mengontrol pertumbuhan tanaman.
  • Tanaman yang masih kecil dipastikan akan mengalami stress begitu berada di lingkungan yang tiba-tiba/ekstrim. Dengan melalui persemaian, bibit/calon tanaman lebih siap bila ditempatkan di lingkungan baru.
  • Lewat persemaian, bibit dijadikan sebagai pengganti tanaman yang mati/sakit ( penyulaman ).
Persemaian yang efektif perawatannya adalah menggunakan polybag. Gunakan polybag ukuran 5 x 10 cm dan diisi tanah semai hingga ¾ bagian. Media persemaian menggunakan campuran tanah, arang sekam dan kompos ( 1: 1 : 1 ).

Struktur tanah media semai untuk cabe rawit Bara harus bersifat gembur dan halus, tujuannya untuk mempermudah perakaran benih. Media semai agar gembur harus diayak untuk semua bahan tersebut.

Benih cabe rawit Bara yang sudah siap, ditanam kedalam polybag sedalam 0,5 cm kemudian tutup kembali dengan tanah semai. Penyiraman bibit secara teratur dilakukan setiap pagi dan sore.

Saat mengucurkan air agar tidak merusak bibit, sebaiknya menggunakan kertas koran untuk menutup bagian atas benih. Air yang keluar dari gembor akan jatuh pelan mengenai benih dan kelembaban tanah akan stabil dan terjaga karena adanya kertas koran.

Setelah 2 minggu, bibit siap ditanam di lahan tetap. Pada hari ke-7, bibit sudah mulai berkecambah. Bibit cabe rawit yang telah muncul 4 - 6 helai daun sudah siap untuk dipindah tanam ( ± umur 1 - 1,5 bulan ).

BACA JUGA : JUAL BENIH CABE KERITING RED SABEL TAKII SEED


PENGOLAHAN TANAH MENANAM CABE RAWIT BARA


Lahan yang dipersiapkan untuk penanaman cabe rawit Bara diolah dengan cara dibajak atau dicangkul hingga kedalaman 40 cm. Selanjutnya mengukur pH tanah, jika terlalu asam, tanah dinetralkan dengan memberikan kapur dolomit sekitar 1 - 4 ton/ha tergantung tingkat keasaman lahan.

Selanjutnya dibuat bedengan untuk cabe rawit Bara lebar 100 - 110 cm, tingginya 30 - 40 cm dan jarak antar bedengan 60 cm. Untuk panjang sesuai luas lahan penanaman cabe rawit kita. 

Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang/kompos dan ditambah pupuk Urea, SP-36 dan KCl secukupnya.

Lubang tanam untuk tanaman cabe rawit Bara dibuat dengan pola zig-zag, tidak sejajar ukuran 50 - 60 cm. Lubang tanam dibuat sebanyak 2 baris dalam bedengan 60 x 60 cm. Langkah tersebut dapat meningkatkan penetrasi sinar matahari dan sirkulasi udara.  

Bedengan yang diberi mulsa plastik, setelah dibuat lubang tanam dan lubang pupuk, langkah selanjutnya adalah memasang ajir. Ajir harus dipasang sedini mungkin ( sebelum pindah tanam ) sehingga sekaligus menahan mulsa akibat hempasan angin yang kencang. 

Selanjutnya biarkan tanah selama 10 hari agar pupuk dasar mencampur dengan tanah.


CARA MENANAM CABE RAWIT BARA


Jenis cabe di Indonesia banyak sekali, selain cabe rawit dan cabe besar yang favorit, terdapat juga cabe kanthur, cabe keriting, cabe Jalapeno, cabe gendot dan paprika. 

Harga cabe nyata sering mengalami fluktuasi atau naik turun. Hal tersebut selain karen cuaca kondisi lingkungan, juga karena industri hotel, restoran, kafe yang lebih dulu memesan cabe kepada petani. 

Sehingga cabe yang beredar ke masyarakat luas menjadi langka saat tiba panen cabe. Saat cabe menjadi langka, dipastikan harganya pun menjadi tinggi.

Cara menanam cabe cukup mudah dan dapat dilakukan di lahan yang tidak begitu luas. Atau menanam cabe di pekarangan rumah menggunakan plastik polybag ukuran besar.

Tahap transplanting ( pemindahan bibit ), sobek plastik polybag dan bibit dimasukkan ke lubang tanam kemudian tutup perakaran bibit menggunakan tanah. 

BACA JUGA : MULSA GRENJENG ANDALAN PETANI MECEGAH VIRUS

Transplanting dilakukan saat pagi atau sore hari dan dilakukan secara bersama dan serentak selesai dalam 1 hari.

Langkah yang perlu mendapat perhatian dalam cara menanam cabe agar cepat berbuah yaitu dengan melakukan perawatan yang tepat. 

Aktivitas perawatan tanaman cabe yang baik dan benar akan mengakibatkan hasil panen yang tinggi dan maksimal.


1. Cara Merawat Tanaman Cabe Rawit Bara


Penyiraman dilakukan sehari sekali tergantung dari kondisi tanah dan cuaca serta kelembaban tanah. Dilakukan pada pagi hari atau sore hari. Air yang berasal dari hujan atau disiramkan lewat gembor jangan sampai menimbulkan genangan air disekitar perakaran tanaman cabe.

Penyiangan dan pendangiran dapat dilakukan bersamaan sewaktu kita datang menengok lahan penanaman cabe kita. Paling lama dilakukan 2 minggu sekali.  Pemangkasan menggunakan gunting dengan memotong cabang-cabang tanaman yang layu dan mati.

Menyingkirkan daun-daun yang sudah kering atau mati yang biasanya terdapat pada pangkal batang. Pewiwilan tunas air dan pengikatan tanaman saat berumur 10 hari setelah pindah tanam. 

Semua tunas air yang tumbuh di bawah cabang Y semua dihilangkan. Pewiwilan dilakukan saat tanaman berumur 35 hari.

Selain menghilangkan tunas air cabang Y, juga menghilangkan 3 bunga tanaman yang tumbuh. 

Pewiwilan bertujuan untuk memberi kesempatan tanaman cabai berkembang dengan normal yang didukung oleh percabangan dan perakaran yang kuat.


2. Pemupukan Tanaman Cabe Rawit Bara


Pemberian pupuk kandang dari kotoran ternak sangat baik untuk perkembangan dan pertumbuhan tanaman cabe rawit. Kandungan unsur hara pada pupuk kandang dapat menyuburkan tanah dan bermanfaat untuk tanaman cabe.

Pupuk kandang untuk tanaman cabe rawit Bara dianjurkan sebanyak 20 - 30 ton/ha tergantung dari kesuburan tanah. 

Aplikasi pemberian dengan menyebarkan secara merata pupuk kandang yang sudah jadi pada bedengan tanaman. Lalu tanah dicangkul untuk mencampur rata pupuk kandang dengan tanah.

Pemberian pupuk tanaman cabe rawit Bara diberikan dengan 2 fase yang berbeda, ada fase vegetatif dan fase generatif. Fase vegetatif ( umur 0 - 30 hari ) tanaman lebih membutuhkan pupuk makro yang banyak mengandung Nitrogen dibandingkan Phospat dan Kalium.


Pemupukan Fase Vegetatif Tanaman Cabe Rawit Bara


Umur 10 - 30 hari setelah pindah tanam, pemberian pupuk dengan cara dikocor. Yaitu melarutkan pupuk NPK 6 : 25 : 27 dengan dosis 100 g per 10 liter air. Diaduk rata lalu dikocorkan sebanyak 1 gelas aqua setiap tanaman.

Pemberian pupuk setiap 5 hari sekali dengan penambahan dosis pupuk sedikit demi sedikit. Di fase vegetatif untuk memacu pertumbuhan menggunakan ZPT yang mengandung Hormon GA3 ( Giberellin ). Di toko pertanian LMGA Agro tersedia ZPT SuperGibb atau Bigest. 


Pemupukan Fase Generatif Tanaman Cabe Rawit Bara


Fase kedua yaitu fase generatif, saat tanaman cabe rawit Bara aktif pembentukan bunga dan buah. 

Pupuk yang paling dibutuhkan adalah yang banyak mengandung unsur Phospat dibanding unsur makro lain. Pemberian Calcium didapatkan dari pupuk Fitomic, Calcium Fertilizer dan pupuk Cantik. 

Untuk mencegah rontoknya bunga dan buah, saat penyemprotan tambahkan pupuk Multi KP atau MKP dengan dosis 4 sendok makan per tangki 14 liter air. 

Pemberian pupuk makro dan pupuk mikro harus seimbang agar tanaman tidak mudah terserang virus kuning dan keriting yang selama ini penyebab terbesar gagalnya panen tanaman cabe. Pupuk mikro bisa menggunakan pupuk Vitaflora kemasan 10 cc/botol.

BACA JUGA : JUAL BENIH CABE BESAR GADA F1 | CARA MENANAM CABE


3. HAMA DAN PENYAKIT CABE RAWIT BARA


Lahan penanaman tanaman cabe rawit Bara harus selalu bersih agar tidak mudah terserang hama ataupun penyakit tanaman. Hal yang wajib dilakukan yaitu membuang daun cabe yang kering dan membersihkan tanah bedengan dari gulma.

Cara menanam cabe tidak lepas serangan hama dan penyakitnya. Penyakit yang menyerang tanaman cabe dapat dikendalikan dengan pestisida berbahan aktif rendah lebih dahulu dan yang tepat sasaran. 

Bila jenis pestisida pertama tidak mampu mengendalikan serangan hama penyakit, barulah memakai yang berbahan aktif lebih tinggi lagi.

Cara tersebut dilakukan untuk mencegah resistensi hama penyakit itu sendiri. Berikut hama dan penyakit utama budidaya cabe :

Hama Lalat Buah dapat diatasi dengan memasang perangkap lalat buah. Atau menyemprotkan pestisida beraroma tajam yang tidak disukai lalat buah. Bila ada tanaman yang sudah terserang, segera dicabut dan dimusnahkan.

Penyakit cacar Buah/Antraknosa dikendalikan dengan menyemprotkan fungisida sistemik dan kontak pada daun dan buah. 

Penyakit ini awalnya berupa bercak di daun dan kemudian menular pada buah. Pemilihan benih yang tahan Antraknosa dapat mencegah buah terkena penyakit ini.

Penyakit layu fusarium disebabkan oleh 2 patogen, yaitu fusarium dan   bakteri. Bila layu fusarium, tanaman akan layu serempak perlahan dari bawah tanaman lalu menuju ke daun atas hingga tanaman menjadi kering. 

Layu bakteri hanya menyerang beberapa bagian tanaman. Untuk mencegah layu pada tanaman dapat menggunakan Arashi ( tersedia di toko pertanian LMGA Agro ). 


PANEN CABE RAWIT BARA PANAH MERAH


Panen cabe rawit Bara pada umur 75 - 100 hari setelah tanam. Cara panen cabe rawit Bara yaitu dengan memotong batang cabe menggunakan tangan atau alat gunting. 

Jangan memanen dengan cara mencabut buah cabe, karena dapat merusak tekstur tanaman dan sulit untuk dipanen.

Panen cabe rawit Bara dapat dilakukan hingga tanaman berumur 6 bulan bahkan lebih. Namun seiring dengan umur tanaman yang semakin tua, maka produktivitas tanaman juga akan menurun.

BACA JUGA : BENIH CABE KECIL YANG DI JUAL DI LMGA AGRO 

Demikian artikel mengenai benih cabe rawit Bara dari Panah Merah. Anda tertarik menanam cabe rawit Bara produksi dari East-West Seed ( EWINDO ), benih dapat dibeli di Toko pertanian Online LMGA Agro, dengan menghubungi P. Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).

LMGA Agro menyediakan benih cabe rawit Bara serta benih hortikultura buah dan sayur yang lain dari berbagai varietas produksi dari pabrik-pabrik benih terkemuka di seluruh wilayah Indonesia. Bila Anda membutuhkan alat-alat pertanian, pestisida, pupuk cair dan ZPT untuk tanaman Anda, kami siap melayani.

LMGA Agro siap mengirim benih cabe rawit Bara cap Panah Merah serta pesanan Anda lain dengan cepat ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspedisi seperti JNE, TIKI, POS, KI8 dan lain-lain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...