SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT BERBELANJA DAN NIKMATI KONSULTASI GRATISNYA

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Senin, 14 September 2015

MULSA GRENJENG ANDALAN PETANI MENCEGAH VIRUS

Benih, Bibit, Tanaman, Hortikultura, Cabe, Tomat, Arashi, Mulsa, Layu, Virus,
MULSA GRENJENG
WWW.LMGAAGRO.WEB.ID - Perkembangan tanaman Hortikultura di Indonesia cukup pesat dan menggembirakan, apalagi di dukung oleh adanya kebijakan larangan Export terhadap komoditi hortikultura asing yang selama ini banyak mengambil pasar dan bersaing dengan produk petani lokal. Harapan dukungan pemerintah yang berupa kebijakan sampai dengan pengembangan serta pembinaan petani nasional tentunya akan membawa angin segar bagi perkembangan pertanian di Indonesia. 

Kendala dalam Budidaya hortikultura yang saat ini banyak berkembang adalah adanya : Serangan (wabah ) dari Virus kuning dan keriting, tanaman mati layu jamur serta bakteri, serta adanya serangan Virus kuning pada tanaman kacang - kacangan. Ketiga permasalahan itu saat ini menjadi hal yang menakutkan petani karena kerusakan yang terjadi seringkali menyebabkan gagal panen. Tentunya solusi tentang permasalahan terus di lakukan mulai dari : menciptakan benih yang tahan serangan virus sampai dengan tanaman yang tahan akan serangan layu bakteri dan layu jamur. Sampai dengan cara Budidaya tanaman yang baik sesuai dengan kaidah dan bimbingan tenaga yang memang ahli dan kompeten di dalamnya.

Saat ini untuk mengatasi tanaman  kendala layu dan jamur yang ada di tanaman kita, petani selain aspek budidaya mulai meninggikan saluran air , menata Drainase , menggunakan benih yang secara genetis memang tahan layu juga ada yang menggunakan obat organik yang untuk mencegah serta mengobati layu yang bernama Arashi. Produk anti layu Arashi adalah produksi dari Jepang yang mengandung : Bacillus amyloliquefaciens, Bacillus pumilu dan Bacillus lichenformis. Ketiga bakteri tersebut berfungsi menekan dan membunuh bakteri serta jamur di tanaman yang menyebabkan layu. Penyebab  Layu di tanaman Hortikultura ( Bunga, Buah dan  Sayur ) karena adanya Bakteri ( Pseudomonas solanacearum ) dan Jamur ( Fusarium oxysporium ) yang menyerang tanaman mulai dari awal tanam sampai dengan tanaman Fase dewasa

Cara aplikasi obat anti layu Arashi buatan jepang di tanaman Cabe, Tomat, Melon Semangka DLL, biasanya di lakukan oleh petani dengan cara saat awal tanam dengan cara merendam di benih yang mau di tanaman dengan air larutan Arashi, kemudian saat tanaman berumur 35 HST dan 65 HST ( sesuaikan dengan jenis tanamannya ) dengan cara menyiramkan air larutan Arashi dengan konsentrasi 1 Gram / sebanyak 1 gelas Aqua ( 200 CC ) per tanaman di pangkal batang dengan cara aplikasi secara tunggal. Apabila ingin melakukan pemupukan kimia bisa di lakukan satu minggu pasca aplikasi obat anti layu ARASHI. Hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada Bakteri yang ada di ARASHI untuk bisa menggadakan diri dan menekan bakteri merugikan.

Serangan layu akan terjadi di puncak pertumbuhan serta lingkungan hujan dan panas yang bergantian, tanaman yang menghasilkan buah, dalam kondisi seperti ini di butuhkan energi yang besar buat tanaman serta lingkungan yang sehat sehingga tanaman dalam kondisi sehat yang Optimal. Dengan menggunakan Obat Anti Layu ARASHI secara benar dan teratur bisa menekan layu di tanaman sampai dengan 90 %. Hasil ini sudah banyak di buktikan oleh petani cabe, tomat  dan semangka di seluruh Indonesia.

Cara pengendalian Virus kuning di tanaman kacang panjang yang saat ini di lakukan petani adalah dengan cara mengendalikan Hama Vektor pembawa virus tersebut. Penyebab Virus kuning di tanaman kacang panjang adalah BCMV ( Bean commom mosaic virus - black eye cowpea ). Penyakit Virus yang bernaman BCMV ini sudah banyak merugikan petani kacang di Indonesia terutama daerah sentra penanaman. Kerugian yang di timbulkan oleh serangan penyakit BCMV ini adalah daun kacang panjang menjadi kuning dan berubah menjadi putih sehingga seperti kacang panjang yang tidak berhijau daun, bahkan kalau parah buah dari kacang panjangnya tidak keluar dan ikut bulai.

Pengendalian yang ke dua  di lakukan dengan meggunakan  varietas benih tanaman Kacang Panjang yang sudah terbukti tahan terhadap serangan Virus kuning. Saat ini kacang panjang yang tahan terhadap serangan Virus BCMV yang sudah  beredar di  pasaran antara  lain adalah : dari PT. Bisi International ( Cap Kapal Terbang ) Kacang Panjang unggul tahan virus Maraton 169, Bintang Citra Asia ( BCA ) ada Kacang Panjang Unggul tahan virus Katrina, Agri Makmur Pertiwi ada kacang panjang Unggul tahan virus Pangeran Anvi , PT. East West Seed Indonesia ( Cap Panah Merah ) ada kacang panjang tahan virus Parade Tavi dan Kacang Panjang Kanton Tavi

Untuk kelas kacang panjang tahan Virus serta anti virus saat ini pasarnya masih di kuasai oleh Kacang Panjang  Parade Tavi dan Kacang Panjang Kanton Tavi karena kedua Varietas tersebut merupakan pelopor kacang panjang tahan Virus di Indonesia. Maka tidak lah mengherankan kalau benih kacang panjang tahan Virus Parade Tavi dan Kanton Tavi  begitu di kenal oleh petani kacang. Kanton Tavi dan Parade Tavi tampak utuh serta bebas serangan  Virus walaupun di tanam di daerah sentra penyakit ini. Kenyataan dan hasil ini membuat petani bisa bernafas lega karena dengan menggunakan benih kacang panjang yang tahan terhadap serangan virus panen akan normal dan melimpah seperti sedia kala.

Penyakit Virus juga banyak menyerang tanaman Cabe dan Tomat di Indonesia. Serangan ini di bawa oleh gemini / kutu kebul ( white fly ) yang akhirnya akan menyebabkan tanaman terserang Virus. Bahkan di daerah sentra produksi cabe dan tomat penyakit ini bisa menyerang saat tanaman cabe dan tomat masih di pembibitan. Kerugian yang di timbulkan oleh serangan virus Gemini ini sudah merata dan paling banyak merugikan di bandingkan serangan layu dan BCMV di tanaman kacang panjang.

Para peneliti saat ini sudah mulai mendapatkan benih hibrida Tomat dan Cabe tahan virus yang sudah di pakai oleh banyak petani di Indonesia.  Tomat tahan Virus yang di produksi oleh PT. East West Seed Indonesia banyak yang sudah tahan layu saat ini, seperti : Tomat tahan Virus F1 Servo, Tomat tahan Virus F1 Tantyna, Tomat tahan Virus F1 Betavila, Tomat tahan Virus F1 Tymoti. Sedangkan cabe tahan Virus yang sudah di hasilkan dari  PT. Bisi International Cabe F1 Elegance, Cabe F1 Imperial 10 dan Benih Cabe F1 Rimbun 3, Cabe F1 Iggo, dari perusahaan Eston Seed ada benih hibrida Imola dan cabe F1 Hai Lux.

Pengendalian Virus Gemini di tanam Cabe dan Tomat selain menggunakan Obat Insektisida , Akarisida juga sudah menggunakan benih cabe yang lebih tahan terhadap Gemini Virus. Selain itu beberap daerah sentra cabe dan tomat ada yang menggunakan Mulsa Grenjeng.

Mulsa grenjeng / Mulsa Perak - Perak atau ada yang menyebut mulsa Metalizing adalah penutup tanaman seperti halnya mulsa hitam perak ( MHP ), namun untuk grenjeng ini berwarna perak - perak. Hal ini di dasarkan dengan terori yang di sampaikan oleh Fahrurrozi dan Stewart ( 1994 ) bahwa mulsa yang afektif dalam menekan kutu dan serangga yang ada di tanaman  adalah yang bisa memantulkan sinar matahari kembali minimal 33 %. Bahkan kalau perlu di carikan material bahan penutup tanaman yang bisa memantulkan sinar lebih dari 33 %. Jawaban ini hanya bisa di dapatkan oleh petani bila menggunakan penutup ( Mulsa ) tananam yang menggunakan Mulsa Grenjeng / Mulsa Metalizing / Mulsa Perak - Perak. 

Hasil pengamatan terhadap petani di daerah karisidenan Kediri ( Pelopor pemakai Mulsa Grenjeng )  di tanaman Cabe, Tomat, Melon, Semangka, Kacang Panjang yang menggunakan Mulsa Metalizing / Mulsa Grenjeng / Mulsa Perak - Perak ternyata lebih efektif dalam menekan serta mengurangi serangan Virus sampai 90 %.

Selain cara di atas penulis selalu senantiasa mengingatkan kepada pembaca dan petani Indonesia untuk mengurangi tingkat serangan Hama dan Penyakit yang ada di tanaman yang kita Budidayakan, dengan melakukan pemupukan tanaman menggunakan pupuk yang berimbang, serta pupuk yang mengandung Potasium Nitrat ( KNO3 ) harus di tinggikan. Jangan lupa cukupi kebutuhan pupuk Mikro tanaman sehingga  tanaman akan bertambah tingkat kekebalan penyakitnya.

Demikian sekilas Info tentang mulsa Grenjeng dan beberapa penyakit yang menyerang tanaman di Indonesia. Apabila ada yang kuarang jelas bisa menghubungi  Toko Pertanian On Line LMGA AGRO yang merupakan agen , distributor, dealer, resmi yang menyediakan benih, bibit, obat, pupuk serta sarana dan prasarana pertanian yang siap mengirimke seluruh Indonesia. Toko Pertanian LMGA AGRO siap mengirim ke seluruh Indonesia dengan cepat dan tepat. Hubungi Toko Benih Pertanian LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

1 komentar:

  1. mohon bisa dikirim brosur dan harga ke alamat email saya (suparnoawinterior@yahoo.co.id) terimakasih

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...