TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Minggu, 06 Oktober 2013

BENIH SAYUR TAHAN VIRUS KUNING DAN KERITING HARAPAN PETANI

     Saat ini permasalahan dan musuh petani Hortikultura sudah bergeser lagi, kalau di era tahun 2002 serangan layu jamur dan bakteri, tahun 2007 serangan cacar buah ( Antracnose ) maka mulai tahun 2010 sampai dengan hari ini musuh utama petani dalam membudidayakan sayur hortikultura adalah Virus Kuning dan Keriting.
Virus Kuning dan Keriting ini banyak menyerang daun sehingga daun keriting dan tidak berkembang secara sempurna karena yang di serang adalah Klorofil daun. Pada Tanaman Cabai dan Tomat akan menyebabkan kerotokan bunga dan buah. Kerugian yang di timbulkan bahkan bisa mencapai 30 - 50 % di daerah sentra produksi. Cara penularan Virus keriting ini adalah lewat Inveksi / Gigitan yang di sebabkan oleh Trips, Mite, Aphits dan Kutu Kebul.
     Serangan Virus kuning ini sudah endemik menyerang hampir semua tanaman ekonomis yang di budidayakan oleh petani. Tanaman itu antara lain Cabe, Tomat, Kacang Panjang, Terong, Kacang Tanah DLL. Hal ini di sebabkan saat ini sistem penananam yang di lakukan oleh petani terutama di daerah sentra produksi sayur hampir tidak ada waktu untuk mengistirahatkan tanah guna memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah, selain itu juga jarang dilakukan  penjemuran tanah seperti zaman dahulu. Hal ini mengakibatkan mata rantai dari hama dan penyakit tersebut tidak putus-putus bahkan cenderung bertambah baik jumlah maupun variasinya. Oleh karena itu tuntutan kebutuhan petani terhadap keberadaan benih hibrida dan benih unggul ( Bibit Unggul ) yang mempunyai ketahanan terhadap Virus kuning dan keriting diperlukan secepatnya dan makin variasi produknya.
     Saat ini orietasi pabrikan benih di Indonesia terutama pabrikan besar seperti PT. Bisi International dengan Label Cap Kapal Terbang , PT. East West Seed Indonesia dengan bendera benih Cap Panah Merah, PT. Pertiwi Agri Makmur DLL kedepannya sudah mulai berorientasi ke Produk yang tahan Virus dalam hal ini Risech dan Produksinya. Hal ini di prediksi karena hanya perusahaan yang bisa mengeluarkan produk yang tahan Virus Kuning dan Keriting ini maka merekalah yang akan merajai pasar benih di Indonesia.
     Saat ini beberapa produk benih hibrida Tomat, Cabe, Kacang Panjang,  Mentimun, Melon bahkan sudah mulai keluar produk tahan Virus Kuning dan Keriting. Benih-benih tersebut sudah banyak di tanam petani terutama yang daerahnya sudah endemik Virus. LMGA AGRO sudah mulai menyediakan benih yang tahan virus tersebut.

perawatan mudah, rasa manis, daging keras, kulit bernet, tahan virus
TIMUN TAHAN
 VIRUS F1 METAVY
 Produk benih ( Bibit ) tahan Virus yang sudah di temukan tersebut antara lain : Tomat  : F1 Tantyna, F1 Fortuna 23, F1 Tymoti, F1 Servo, F1 New Idaman, F1 Ayuni, F1 Diamona, F1 Royal 58, F1 Tyrana, F1 Betavila, F1 Adella untuk Kacang Panjang : Parade Tavi,  Janges,   Puspita 06, Blirik, Maraton, Kanton Tavi,  Timun  F1 Bhakti,  F1 Tirta, F1  Metavy, F1 Pesona 20, F1 Zatavy,  Cabe  F1 Imperial 10, F1 Gada MK, F1 Rimbun, F1 Iggo, F1 Imola, F1 Elegance,  untuk Benih Melon : Melon F1 Melani, Melon F1 Okasa, Melon F1 Red Aroma, Melon F1 Melindo 14 , Melindo 15, Melon F1 Gracia dan Melon F1 Madesta. Benih terong tahan virus ada F1 Hijau Kuat yang di produksi oleh Known You Seed. Sedangkan benih yang lain masih dalam rangka penelitian dan belum di luncurkan. Apabila membutuhkan benih tahan Virus keriting dan kuning kami persilakan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan cara menghubungi kami toko Online LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.
     Demikian sedikit tulisan Informasi ini semoga membawa manfaat bagi kita semua. Aamiin.
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...