SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT BERBELANJA DAN NIKMATI KONSULTASI GRATISNYA

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Sabtu, 01 Februari 2014

BENIH TOMAT TAHAN VIRUS PENYELAMAT PETANI

     
Benih, Tomat, Tanaman, Virus
Daun Tomat Terserang Virus
Tanaman hortikultura sudah hampir 5 tahun ini adalah menjadi salah satu usaha yang banyak menjadi tumpuan harapan petani dalam meningkatkankan pendapatan. Tanaman Hortikultura itu mulai dari Buah, Bunga, Sayur.
Hal ini tidak terlepas dari kesadaran masyarakat kita yang semakin meningkat akan peran fungsi dari buah dan sayur dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Walaupun sudah banyak peningkatan konsumsi buah dan sayur di Indonesia akan tetapi bila di bandingkan dengan negara tetangga kita masih tertinggal jauh, seperti dengan negara Vietnam, Kamboja dan Singapura. Padahal kalau kita lihat luasan dan peluang yang ada harusnya kita harus lebih besar serapannya di banding negara yang saya sebutkan tadi.
       Kalau kita bandingkan dengan Negara Singapura dan Vietnam  yang sudah konsumsi buah dan sayur 100 Kg / Tahun maka kita sangat ketinggalan jauh di mana negara kita tingkat konsumsi sayurnya adalah 40.35 Kg / Tahun sedangkan untuk buahnya 34.55 Kg / Tahun ( Sumber Litbang Dep. Pertanian 2013 ). Sedangkan rekomendasi standart dari FAO untuk Standart Konsumsi buah yang dianjurkan adalah 73 Kg / Tahun. Dan FAO sendiri menganjurkan untuk kesehatan manusia harus minimal Konsumsi Buah dan sayur sebanyak 400 Gram / Hari.
       Melihat peluang yang masih besar tersebut maka tidak ada lagi alasan di Indonesia untuk tidak meningkatkan sistem Budidaya tanaman buah dan sayur. Kalau perlu pemerintah Indonesia harus campur tangan yang lebih besar porsinya dalam usaha meningkatkan dan mengusahakan komsumsi buah dan sayur di Inonesia.
       Pada dasarnya sebelum serangan Virus di tanaman tomat mengalami ledakan sudah banyak di temukan tomat Hibrida seperti : Tomat F1 Permata, F1 Tombatu, F1 Lentana, F1 Idaman, F1 Fortuna, F1 Sakina dan masih banyak lagi Varietas yang lain, namun terhadap serangan Virus tersebut tomat diatas tadi belum bisa di katakan aman ( Kuat )
      Pada kesempatan ini penulis akan sedikit mengulas permasalahan yang ada ditanaman Budidaya Tomat ( Khususnya Serangan Virus ) yang selama ini menjadi salah satu Komoditi hortikultura yang banyak di usahakan di Indonesai. Bahkan sudah 3 tahun ( tahun 2009 - 2012 ) petani tomat banyak di pusingkan oleh penyakit Virus yang banyak membuat pusing kepala dan menguras isi dompet petani. Penyakit Virus itu bernama Cucumber Mosaic Virus ( CMV ) dan Potato Virus Y ( PVY ) yang banyak menyerang tanaman tomat yang di Budidayakan petani di Indonesia. Adapun ciri - ciri dari tanaman tomat yang kalau terserang penyakit ini adalah :

  1. Daun tanaman tomat terlihat urat kuning dan agak putih karena Stomata yang terganggu
  2. Daun keriting dan tanaman menjadi kerdil ini di tandai dengan pertumbuhan tanaman yang terhambat, ukuran buah lebih kecil baik pada morfologi ( penampakan mata ) tanaman, daun dan cabang ataupun buah
  3. Terjadi Nekrosis pada tanaman tomat yaitu kematian jaringan yang terjadi pada urat daun, batang berupa garis-garis coklat, berupa bercak daun dan buah serta kalau parah menyebabkan kematian pada titik tumbuh
  4. Tanaman Tomat akan mengalami Klorosis yaitu warna pucat, baik pucat yang menyeluruh ataupun hanya berupa bercak saja Vein clearing yaitu warna pucat pada urat daun sehingga urat daun kelihatan transparan, mengkilat diantara warna daun yang hijau
  5. Akan terjadi Mosaik yang di tandai dengan warna belang pencampuran lebih dari satu warna. Mosaik pada daun biasanya berupa daun hijau yang tidak merata karena dibeberapa bagian tercampur warna pucat atau kekuning-kuningan yang menyebar seperti percikan. 
Dengan dasar tersebut di atas maka tidak ada salahnya kalau Pemulia Tanaman dari berbagai perusahaan benih di Indonesia berusaha menemukan  bagaimana cara menghasilkan tanaman Tomat tahan terhadap serangan Virus CMV dan PVY yang di Indonesia semakin hari semakin menyebabkan kerugian besar di petani. Karena dengan di temukan benih tanaman Tomat tahan kedua virus tersebut bisa di pastikan bahwa perusahaan  akan akan kabanjiran permintaan dari petani. Beberapa benih yang sudah tahan terhadap Virus CMV dan PVY sudah mulai di temukan di antaranya adalah :
Perusahaan Bisi International dengan Label Cap Kapal Terbang menemukan Tomat tahan Virus F1 Fortuna 23, Tomat F1 Royal 58, East West Seed Indonesia dengan label dagang Cap Panah Merah menemukan lebih banyak lagi Varietas tomat tahan Virus di antaranya : Tomat F1 Tantyna, Tomat F1 Tymoti, Tomat F1 Servo, Tomat F1 Betavila sedangkan Diamond Seed ( Cap Kujang ) menemukan tomat F1 Diamona, F1 New Idaman, F1 Bona, F1 Josten sedangkan dari SG SEED ( Syngenta ) ada tomat F1 Saviro dan F1 Synta dari Known You Seed mengeluarkan Tomat Tahan Virus F1 Adella.
Varietas tersebut di atas sudah terbukti tahan terhadap serangan Virus CMV dan PVY yang ada di Indonesia. Walaupun kita tidak tahu sampai berapa tahun akan kuat, karena secara  kajian Ilmu Virus tersebut akan mengalami mutasi dan mengalami pergeseran dalam kekuatan tingkat serangan. Namun demikian setidaknya  petani sudah dapat mulai bernapas lega karena tanaman tomatnya sudah mulai bisa memberi hasil yang menguntungkan dan petani selamat dari kerugian akibat serangan Virus.
Apabila pembaca dan petani semua di Indonesia menghendaki benih Tomat yang tahan Virus di atas dan mau konsultasi GRATIS  Budidaya Hortikultura dapat menghubungi Toko Pertanian Online LMGA AGRO yang siap mengirim pesanan ke seluruh Indonesia, di CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...