TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

23/09/13

BERKEBUN DI LAHAN SEKITAR RUMAH KENAPA TIDAK

Bercocok tanam adalah salah satu usaha yang dilakukan oleh petani di daerah pedesaan yang nota bene kepemilikan area tanamnya masih luas dan banyak sehingga ini masih memungkinkan untuk di lakukan. Untuk daerah perkotaan yang area tanam dan luas lahannya semakin sempit kita harus pandai mensiasati agar ini juga tetap bisa di lakukan. Pemanfaatan lahan pekarangan sekitar rumah di kota dapat dilakukan sebagai tujuan untuk penganekaragaman sumber konsumsi pangan dan menekan pengeluaran keluarga.
Pekarangan adalah Sebidang tanah yang mempunyai batas (Jelas atau tidak jelas) yang terdapat disekitar rumah dan pada umumnya di kerjakan sebagai usaha sambilan. Kegiatan penanaman di pekarangan ini biasanya dilakukan dalam jumlah yang sedikit dengan berbagai jenis tanaman, sehingga sangat potensial untuk penganekaragaman pangan. Pekarangan yang ditata dengan aneka tanaman sayuran memiliki multi efek yaitu selain efek ekonomi juga estetika. Hal ini perlu dilakukan mengingat dalam Budidaya tanaman dan bercocok tanam tidak semuanya membutuhkan area tanam yang luas, bahkan bisa dilakukan sekalipun luas tanah yang kita miliki sempit. Dengan pemanfaatan area lahan di sekitar rumah kita maka kita akan dapat menambah dan mengelola sumber Gizi keluarga terutama yang bersumberkan dari sayuran. Pemberdayaan lahan pekarangan di area kita dapat di mulai dari lingkup kecil ( Keluarga ) dan dapat dilakukan bersama sama dalam satu lingkup yang lebih luas lewat kegiatan PKK yang selama ini sudah jalan atau bisa berdampingan dengan tanaman Toga di sekitar rumah. Sosialisai pemanfaatan lahan sekitar rumah ini akan lebih efektif dengan membikin projek percontohan tingkat RT atau RW. Adapun tanaman dapat di tanam dalam bentuk Polibag atau dalam tanah seperti biasanya. Penanaman di dalam Polibag akan jauh lebih efektif dan mudah karena cara perawatannya jauh lebih mudah dan murah.
Adapun fungsi pekarangan adalah sebagai penghasil : (1) tambahan bahan makanan, (2) kebutuhan sehari-hari, (3) bumbu-bumbuan, (4) bahan bangunan, (5) kayu bakar, (6) bahan kerajinan dan (7) keperluan penghuni rumah, seperti refreshing dan lain-lain.
Oleh karena fungsinya yang sangat luas tersebut, maka pekarangan sering di beri julukan, seperti lumbung hidup, warung hidup, apotik hidup, taman sari, ataupun wisma sari. Ahli hidrologi memberinya nama watershed, ahli geografi menamakanya biospher dan ahli sosiologi menganggapnya sebagai usaha keluarga. Kedepannya pekarangan dapat berfungsi lebih yaitu dilakukan penanaman yang monokultur yang pada akhirnya menjadi kebun buah-buahan, sayur-sayuran dan tanaman hias.
Sayur-sayuran memiliki banyak kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh terutama sayuran-sayuran hijau karena mengandung protein nabati, zat besi, vitamin A,B,C,dan serat. Pekarangan dapat ditanami berbagai macam sayuran yang apabila dapat dikelola dengan baik merupakan sumber pendapatan bagi keluarga. Sayuran yang dapat ditanam dipekarangan adalah : bayam, kacang panjang, kangkung, mentimun, tomat, sawi, pare, labu siam, cabe dan lain sebagainya.
Adapun kriteria tanaman sayuran yang di tanam di pekarangan adalah tanaman yang disesuaikan dengan kondisi daerah , mengetahui cara menanamnya, serta mengetahui cara pemeliharaanya sehingga setiap wilayah memiliki variasi dalam penanamanya.
Cara membuat persemaian tanaman sayuran di pekarangan :
Membuat tempat persemaian sesuai dengan kebutuhan.
Menyediakkan pupuk kandang lebih kurang 1 kg/m2
Mencampur pupuk kandang dan menambah tanah
Menebar benih diatas bedengan
Menutup dengan karung plastik
Membuka tutupan dengan karung plastik setelah berusia 4-5 hari seteleh penaburan benih.

Untuk membuat bibit di polybag bahannya adalah sebagai berikut :
Tanah 1 bagian
Pupuk Kandang ½ bagian
Polybag

Cara Penanaman sayur di pekarangan
Membuat tempat penanaman (bedengan) sesuai dengan kebutuhan.
Mencangkul tanah sedalam 20-30 cm dan diratakan.
Menaburkan pupuk kandang /kompos diatas bedengan sebanyak lebih kurang 1 kg /m2
Menyiram dengan air sesuai dengan kebutuhan
Menanam di bedengan
Menanam pada pagi hari atau sore hari.

Dengan adanya gerakkan menanam sayur di pekarangan masyarakat dapat mendapatkan sayuran yang bernilai tinggi untuk konsumsi keluarga juga untuk mendapatkan penghasilan tambahan untuk ditabung sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.
Demikian Catatan kaki ini kami tulis semoga bermanfaat. Apabila ada yang kurang jelas bisa memnghungi LMGA AGRO di www.lmgaagro.web.id / CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...