BELANJA ONLINE, HUBUNGI KAMI : SMS / WA : 081 252 22 117, KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

19/12/2019

Read

Irigasi Pertanian Sumber Kehidupan Budidaya Tanaman

Irigasi,pertanian,irigasi pertanian,budidaya tanaman,budidaya,lmga agro
Irigasi Pertanian
Irigasi Pertanian Sumber Kehidupan Budidaya Tanaman. 082141747141 ( Khusus telepon ) 08125222117 ( Khusus SMS / WA ). Toko Pertanian Online LMGA Agro merupakan usaha yang bergerak di bidang pertanian. Kami menyediakan berbagai benih buah dan sayuran varietas unggul, pupuk, pestisida, ZPT, dan alat pertanian.


Toko Pertanian Online LMGA Agro mendukung usaha pertanian di wilayah desa maupun di kota. Kami telah berpengalaman sebagai toko pertanian, supplier usaha dropship, reseller, dan online shop. Kami jual produk pertanian dengan harga murah dan promo.

Toko Pertanian Online LMGA Agro menerima konsultasi mengenai pertanian dan cara bisnis online pertanian untuk usaha rumahan. Juga menerima konsultasi mengenai kendala yang terjadi pada lahan pertanian. Serta masalah dan kendala pada tanaman yang sedang dibudidayakan.

Kami menyediakan benih unggul produksi pabrik – pabrik benih terkemuka dan terpercaya. Benih unggul produksi dari BISI, EWINDO, Known You Seed, Takii Seed dan lain – lain. Juga tersedia pupuk, pestisida, dan alat pertanian kualitas unggul.

Budidaya tanaman telah menjadi salah satu usaha di bidang pertanian yang banyak dilakukan oleh pelaku usaha seperti petani. Melakukan usaha budidaya tanaman menjanjikan keuntungan ketika hasil panen mempunyai kualitas baik dan laris di pasaran. Kualitas baik dari hasil panen berawal dari pemilihan benih yang berkualitas unggul disertai berbagai perawatan seperti irigasi yang baik.

Dari beberapa perawatan yang dilakukan untuk membuat kualitas hasil panen budidaya tanaman menjadi lebih baik, irigasi merupakan bagian yang terpenting. Hal ini dikarenakan air merupakan kebutuhan utama untuk tanaman dapat tumbuh secara optimal dan mencegahnya untuk tidak kekeringan. Selain itu air dibutuhkan oleh tanaman untuk membantu proses fotosintesis dan transpirasi.

Irigasi Hasilkan Kualitas Hasil Panen Lebih Baik


Irigasi merupakan upaya yang dilakukan untuk mengairi lahan pertanian supaya tanaman tidak mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan air merupakan kebutuhan utama bagi tumbuhan untuk dapat tumbuh dengan baik. Melakukan pengairan tanaman sudah dilakukan sejak zaman dahulu dengan cara tradisional.

Irigasi pada zaman dahulu biasa dilakukan dengan cara membuat jalur yang menghubungkan antara sumber mata air dengan area lahan persawahan. Hal ini bisa dilakukan untuk mempermudah para petani di zaman dulu untuk mengalirkan air ke lahan budidayanya. Selain itu pengairan untuk area persawahan juga bisa dilakukan dengan cara membawa air didalam wadah kemudian disiram ke tanaman budidaya.

Model irigasi bisa beragam tergantung bagaimana para petani ingin tanamannya tetap dialiri air dengan teratur dan membuat pertumbuhannya optimal. Aliran air yang teratur akan membuat tanaman memiliki kadar air yang cukup dan tidak mengalami kekeringan pada proses pertumbuhan. Air juga bermanfaat untuk membuat tanah senantiasa basah dan membuat unsur hara mudah diserap oleh akar tanaman.

Air yang telah diserap oleh akar tanaman akan disalurkan ke setiap bagian tanaman untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman. Proses pertumbuhan tanaman meliputi pembentukan bunga, daun, dan proses pembentukan cabang baru. Air yang dialirkan dari sistem irigasi juga membantu unsur hara dalam tanah terserap melalui akar dan menjadi nutrisi bagi tanaman.

Sistem irigasi secara langsung membantu hasil panen dari budidaya tanaman yang dilakukan oleh petani memiliki kualitas unggulan di pasaran. Hal ini dikarenakan kualitas produk pertanian juga bergantung dari pasokan air untuk perkembangan tanaman hingga masa panen tiba. Selain itu penyerapan air yang optimal akan membuat produk pertanian mempunyai kualitas unggulan dan terlihat lebih segar.

Kualitas unggulan yang dimiliki oleh produk pertanian dari hasil sistem irigasi yang bagus akan memberikan keuntungan bagi petani. Produk pertanian menjadi lebih segar dan lebih enak dipandang oleh mata. Selain itu nutrisi dan gizi yang terkandung juga lebih banyak karena unsur hara diserap secara maksimal.


Jenis Jenis Irigasi Untuk Budidaya Tanaman

irigasi,pertanian,budidaya tanaman,budidaya,lmga agro
Jenis Jenis Irigasi

Irigasi telah memberikan kualitas hasil panen budidaya tanaman yang memiliki keunggulan serta sangat disukai oleh pasaran. Hal ini merupakan inovasi pertanian yang telah dikembangkan sejak zaman dahulu oleh para petani. Inovasi pertanian ini hingga sekarang telah menjadi tulang punggung bagi kualitas panen budidaya tanaman yang dilakukan oleh para petani.

Irigasi dari jaman dahulu hingga sekarang telah mengalami perkembangan yang begitu pesat dan memiliki beragam jenis. Jenis jenis ini memiliki kelebihan masing masing dalam mengalirkan air bagi area budidaya tanaman. Dibawah ini akan dijelaskan beberapa jenis irigasi yang telah dikembangkan oleh para petani dari masa ke masa.

Irigasi Permukaan


Irigasi permukaan adalah penerapan pengairan tanaman dengan cara mendistribusikan air ke lahan pertanian dengan memanfaatkan gravitasi bumi. Pemanfaatan gravitasi bumi ini maksudnya adalah membiarkan air mengalir di permukaan lahan pertanian. Metode ini merupakan cara yang paling banyak digunakan oleh petani, karena caranya yang mudah dan tidak memerlukan banyak biaya.

Irigasi permukaan sendiri memiliki 2 jenis yang berbeda yaitu irigasi basin dan irigasi gelombang. Irigasi basin dilakukan dengan cara membanjiri satu petak lahan, dan membiarkannya menjadi sumber air bagi petak yang lebih rendah. Terkadang pengairan lahan jenis basin ini juga membiarkan air supaya terserap ke dalam tanah dan terevaporasi ke udara.

Jenis lain dari sistem pengairan permukaan ini adalah irigasi gelombang atatu dikenal dengan istilah surge irrigation. Sistem pengairan ini dilakukan dengan cara melakukan suplai air ke lahan pertanian secara periodik agar tanah mengalami siklus kering dan basah. Siklus ini berguna untuk mengurangi laju infiltrasi tanah dan menjadikan kondisi tanah lahan pertanian seragam.

Irigasi permukaan seperti basin dan gelombang cocok digunakan pada tanah yang mempunyai tekstur halus. Sedangkan bila tanah yang digunakan memiliki tekstur yang kasar akan beresiko air pada saat disuplai akan hilang pada saluran. Selain itu lahan dengan jenis tanah liat tidak cocok dengan pengairan jenis ini dikarenakan pori tanah liat lebih cepat tertutup.

Manfaat dari penggunaan irigasi permukaan ini adalah air dapat meresap hingga ke bagian pori tanah sehingga kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi. Selain itu juga memudahkan para petani untuk melakukan pengairan ke lahan pertanian lainnya. Dikarenakan sistem pengairan permukaan memanfaatkan gravitasi dalam menyalurkan air untuk lahan budidaya yang berada satu tingkat dibawahnya.

Irigasi Bawah Permukaan


Sistem irigasi bawah permukaan merupakan perkembangan dari sistem pengairan permukaan yang memanfaatkan gravitasi dalam penerapannya untuk mengairi lahan budidaya. Perbedaannya dari sistem permukaan adalah sistem pengairan bawah permukaan lebih berfokus pada air dibawah tanah. Pipa untuk mengalirkan air akan diletakkan dibawah tanah dan menuju langsung ke akar tanaman budidaya.

Irigasi jenis ini akan lebih spesifik menguatkan akar pada tanaman karena akar secara langsung mendapatkan air dari pipa yang telah ditanam. Selain itu akar tanaman yang telah mendapatkan air akan menyalurkannya ke seluruh bagian tanaman agar pertumbuhan tanaman menjadi optimal. Sehingga saat masa panen tiba kualitas dari hasil panen menjadi bagus dan unggul serta memberikan keuntungan bagi para petani.

Irigasi Pancaran


Irigasi pancaran adalah jenis pengairan yang terbilang baru karena metode ini baru saja dikembangkan beberapa tahun belakangan ini. Metode ini memanfaatkan pipa yang berguna untuk menyalurkan air dari sumbernya ke lahan pertanian. Air yang telah disalurkan melewati pipa akan disebarkan ke lahan pertanian dengan alat pencurah atau biasa disebut dengan sprinkle.

Penggunaan sprinkle pada metode irigasi pancaran membuat sebaran air bisa lebih merata pada lahan budidaya tanaman. Sebaran air yang dihasilkan oleh sprinkle lebih menyerupai guyuran hujan pada lahan budidaya tanaman. Air yang didistribusikan akan membasahi bagian atas tanaman hingga masuk ke tanah, hal ini membuat tanaman terkena air seluruhnya.

Irigasi pancaran digunakan oleh petani karena mempunyai manfaat bisa mendistribusikan pupuk secara merata pada lahan budidaya tanaman. Hal ini dikarenakan sifatnya yang menyebarkan cairan menjadi seperti hujan buatan bagi tanaman budidaya. Selain itu pengairan jenis ini juga menguntungkan bagi petani yang memiliki lahan di wilayah lereng, karena dapat mengurangi erosi tanah.

Irigasi Pompa Air


Irigasi pompa air merupakan jenis pengairan untuk budidaya tanaman yang sering dijumpai ketika memasuki musim kemarau. Jenis pengairan ini memanfaatkan mesin pompa sebagai alat untuk menyuplai air ke area lahan pertanian. Sumber air yang biasa digunakan untuk penyuplai lahan pertanian ketika kemarau adalah sumur atau sumber air terdekat.

Penggunaan irigasi pompa air merupakan tindakan darurat apabila pengairan untuk lahan budidaya tanaman mengalami kendala seperti kekeringan. Jika tidak segera dilakukan tindakan untuk mencari sumber air maka kemungkinan besar tanaman yang dibudidayakan akan mengalami gagal panen. Selain itu bila tanaman kekurangan air maka pertumbuhannya akan terhambat dan kualitasnya akan menurun.

Irigasi Manual


Irigasi manual merupakan bentuk pengairan untuk budidaya tanaman dengan mengandalkan tenaga manusia serta dibantu dengan timba atau ember. Ember disini berperan sebagai wadah untuk air yang sebelumnya diambil dari sumber air terdekat dan digunakan untuk menyiram lahan pertanian. Cara ini sebenarnya kurang efektif untuk dilakukan karena memakan banyak tenaga dan waktu.

Irigasi manual ini biasa dilakukan oleh penghobi tanaman yang mempunyai budidaya tanaman di pekarangan belakang rumah. Alat yang digunakan juga tidak selalu ember namun bisa menggunakan wadah untuk menyiram tanaman. Selain itu jenis pengairan manual ini juga sering digunakan oleh sebagian kecil petani pedesaan untuk mencukupi kebutuhan air tanaman budidaya.

Irigasi Tetes


Irigasi tetes adalah metode irigasi yang digunakan untuk menghemat persediaan air karena proses distribusinya yang menggunakan sistem tetes. Sistem tetes ini dijalankan dengan memanfaatkan selang atau pipa berlubang yang sudah diatur dengan tekanan tertentu. Tekanan yang dihasilkan akan mengatur berapa kecepatan tetesan air yang digunakan untuk mengairi lahan pertanian.

Sistem irigasi tetes ini mirip dengan jenis irigasi bawah permukaan, yang membedakan hanyalah tekanan air yang digunakan untuk pengairan lahan. Tujuan dari penggunaan pengairan sistem tetes ini agar air bisa langsung diserap oleh tanaman lewat akar. Selain itu juga mencegah terjadinya penguapan dan infiltrasi serta cocok digunakan ketika tanaman berada diawal masa pertumbuhan.


Fungsi Irigasi Pada Budidaya Tanaman


Irigasi memegang peranan penting untuk ketersediaan air yang berguna sebagai penyokong hidup tanaman yang sedang dibudidayakan agar tidak kekeringan. Peranan tersebut adalah fungsi utama dari kegiatan pengairan pada lahan budidaya tanaman. Fungsi lain dari irigasi adalah dapat menjadi cadangan air bila sewaktu waktu terjadi kekeringan pada musim kemarau yang berkepanjangan.

Pembagian musim di Indonesia sudah tidak bisa diprediksi seperti beberapa tahun ke belakang, hal ini tentunya mengkhawatirkan bagi budidaya tanaman. Bila memasuki musim kemarau cadangan air dari irigasi selama musim hujan bisa digunakan untuk melakukan pengairan lahan budidaya tanaman. Dengan begitu tanaman yang dibudidayakan bebas dari resiko kekeringan di saat musim kemarau.

Irigasi juga memiliki fungsi untuk menyuburkan tanah yang berada pada lahan budidaya tanaman sehingga siap ditanami benih atau bibit tanaman. Hal ini dikarenakan air yang dialirkan memuat zat lumpur serta unsur hara yang bermanfaat untuk membuat tanaman menjadi subur. Kesuburan tanah sangat tergantung dari unsur hara yang dikandungnya untuk membuat benih yang ditanam dapat tumbuh lebih optimal.

Irigasi pada kegiatan budidaya tanaman juga memiliki fungsi untuk menurunkan kadar garam yang terkandung pada permukaan tanah. Air yang dialirkan ke lahan budidaya tanaman akan mengendapkan garam yang berada di permukaan hingga ke lapisan bawah tanah. Kandungan garam yang berlebih mengakibatkan penurunan hasil panen budidaya tanaman yang akan merugikan bagi petani.

Fungsi yang paling terlihat dari kegiatan irigasi pada lahan pertanian adalah dapat digunakan untuk menyiapkan lahan sebagai usaha budidaya tanaman. Lahan yang jarang dialiri air akan bertekstur keras dan sulit diolah untuk usaha pertanian seperti budidaya tanaman hortikultura. Hal ini bisa diatasi dengan melakukan proses pengairan secara bertahap pada lahan budidaya tanaman supaya tanahnya memiliki tekstur lunak.


Manfaat Irigasi Pada Budidaya Tanaman


Irigasi pada budidaya tanaman merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh petani guna mempertahankan dan meningkatkan hasil panennya. Hasil panen dari budidaya tanaman yang memberlakukan irigasi secara tepat akan memiliki kualitas unggulan dan disukai oleh pasaran. Selain itu juga akan memberikan keuntungan bagi pelaku usaha seperti petani.

Dibalik semua itu, irigasi memiliki manfaat lain dalam penggunaannya sebagai pasokan air bagi lahan budidaya tanaman. Diantaranya adalah sebagai sarana pendukung ketahanan pangan bagi manusia, hal ini dikarenakan tanpa adanya air tentunya budidaya tanaman akan kekeringan. Bila tanaman yang dibudidayakan mengalami kekeringan maka akan menyebabkan gagal panen dan kebutuhan pangan menjadi berkurang.

Kebutuhan pangan hingga sekarang ini bisa terjaga karena para petani telah menggunakan sistem irigasi yang tepat. Sehingga budidaya tanaman tidak kekurangan air dan menghasilkan panen melimpah yang memasok kebutuhan pangan ke pasaran. Selain itu hasil panen yang melimpah juga mendatangkan keuntungan bagi petani.

Manfaat lain dari sistem irigasi yang sudah dijalankan oleh petani ialah, dapat mengatur suhu dalam tanah. Suhu dalam tanah sangat mempengaruhi pertumbuhan dari benih tanaman yang akan dibudidayakan oleh petani. Dengan adanya sistem pengairan membuat suhu dalam tanah ideal dan cocok untuk melakukan budidaya tanaman.

Demikian artikel tentang Irigasi Pertanian Sumber Kehidupan Budidaya Tanaman. Hubungi nomor HP 082141747141 ( Khusus telepon ) dan 08125222117 ( Khusus WA/SMS ). Toko Pertanian Online LMGA Agro sebagai supplier recommended usaha dropship, reseller, online shop, petani, dan toko pertanian.

Toko Pertanian Online LMGA Agro memberikan peluang usaha bisnis jual varietas benih unggul dan hibrida, pupuk, ZPT, pestisida dan alat pertanian. Terpercaya dan harga promo bersaing. Kami siap kirim hingga ke seluruh wilayah indonesia. Bersama jasa ekspedisi mitra kami yaitu JNE, TIKI, KI8, POS dan ekspedisi lainnya.

Semoga artikel tentang Irigasi ini bermanfaat bagi pembaca, baik pembaca di desa maupun di kota, baik berprofesi sebagai petani maupun bukan petani. Salam sukses selalu.

LMGA AGRO

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika anda ingin komentar Gunakan alamat email yang jelas ( Jangan Anonymous ). Mohon komentar secara bijak dan sesuai bahasan.