TOKO ONLINE PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

18/08/20

Jarak Tanam Cabe Rawit yang Baik dan Benar Untuk Hasil Melimpah

jarak tanam cabe rawit, jual benih cabe rawit, cara menanam cabe, toko pertanian, lmga agro
Benih Cabe Rawit
 Panah Merah

Jarak Tanam Cabe Rawit yang Baik dan Benar Untuk Hasil Melimpah. HP 082141747141 ( khusus telepon ) dan 08125222117 ( khusus SMS/WA ). Toko pertanian LMGA Agro online shop jual benih hibrida dan unggul, pupuk, pestisida, ZPT dan alat pertanian. 

Toko pertanian LMGA Agro menerima layanan konsultasi gratis tentang budidaya buah dan sayur. Konsultasi juga termasuk tentang jarak tanam cabe rawit dan permasalahan Anda di lapangan. Kami mengajak kerjasama sebagai dropship dan reseller produk pertanian Toko pertanian LMGA Agro.

Jarak tanam cabe rawit penting diketahui karena berpengaruh terhadap produktivitas panen. Penentuan jarak tanam cabe rawit mempengaruhi terhadap serangan organisme pengganggu tanaman. Jarak tanam cabai rawit harus ditentukan sebelum awal tanam. 

Jarak tanam cabe rawit menentukan hasil panen sehingga harus ditentukan pada awal tanam. Penentuan jarak tanam cabe rawit yang tidak tepat dapat mempengaruhi hasil panen dan permasalahan saat di lapangan. 

Jarak tanam cabe rawit juga dapat dipakai untuk membuat pola tanam yang diinginkan. Setiap daerah di Indonesia menggunakan jarak tanam cabe rawit yang berbeda-beda. Dan setiap petani maupun hobiis tanam cabai rawit dapat memilih salah satunya dalam budidaya cabai rawit. 

Cabai rawit merupakan salah satu komoditas penting sayur-sayuran di Indonesia. Cabai rawit banyak dicari masyarakat karena fungsinya penting untuk kebutuhan sehari-hari. Tak heran, banyak petani menanam cabai rawit karena peluang usahanya menjanjikan dan menguntungkan. 



Pengaturan Jarak Tanam Cabe Rawit


Jarak tanam cabe rawit berhubungan dengan kepadatan tanaman. Pengaturan jarak tanam cabe rawit memberikan ruang tumbuh tanaman untuk tumbuh dengan baik. Jarak tanam cabe rawit mempengaruhi jumlah tanaman dan kepadatannya.

Jarak tanam cabe rawit mempengaruhi efisiensi pemanfaatan cahaya matahari. Jarak tanam cabe rawit berhubungan dengan persaingan antar tanaman dalam menggunakan air dan unsur hara. Sehingga berpengaruh kepada produksi tanaman cabai rawit. 

Jarak tanam lebih lebar mengakibatkan antar tanaman kurang berkompetisi dalam hal air dan unsur hara. Penampilan tanaman juga menjadi baik, subur dan tampak sehat. 

Jarak tanam terlalu rapat menyebabkan tingkat kompetisi antar tanaman tinggi. Antar tanaman bersaing dalam hal sinar matahari, air dan unsur hara. Akibatnya bila dibiarkan dapat mengganggu pertumbuhan cabai rawit dan hasil panen kurang maksimal. 

Jarak tanam cabe rawit dipengaruhi faktor-faktor antara lain topografi wilayah dan keinginan dari petani atau penanam. Lahan datar dan agak landai menggunakan jarak tanam cabe rawit agak lebar. 

Namun bila daerah dengan kontur miring maka disesuaikan dengan kondisi lahan. Asalkan persaingan ditekan seminimal mungkin. Jarak tanam cabe rawit menentukan efisiensi ruang tumbuh dan dalam hal kemudahan pemeliharaan. 





Jarak Tanam Cabe Rawit dan Pengaruh Pada Hasil Panen


jarak tanam cabe rawit, cabai, cabai rawit, cara menanam cabe, jual benih cabe, toko pertanian, online shop, lmga agro
Jarak Tanam Menentukan Budidaya Sayuran

Tajuk tanaman, jenis perakaran dan kondisi tanah adalah yang menentukan jarak tanam cabe rawit. Kaitannya dalam hal ini adalah penyerapan sinar matahari dan unsur hara. Bila jarak tanam cabe rawit baik dan benar maka pertumbuhan tanaman baik pula. Demikian juga menyebabkan produksi tanaman menjadi melimpah. 

Jarak tanam cabe rawit lebar menyebabkan kerapatan antar tanaman lebih luas. Penetrasi sinar matahari akan merata ke seluruh tanaman hingga bagian bawah tanaman. Kebutuhan unsur hara bisa mencukupi bagi seluruh tanaman. Tingkat persaingan antar tanaman lebih kecil. 

Jarak tanam cabe rawit rapat menyebabkan daun tanaman saling menutupi sehingga mengurangi persen cahaya matahari yang diterima tanaman. Antar tanaman saling rapat dan ada penghalang oleh daun-daun diatasnya.  

Jarak tanam rapat menyebabkan kelembaban udara meningkat di sekitar tanaman. Kelembaban tinggi tidak menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman. Jarak tanam cabe rawit rapat menyebabkan rawab akan serangan bakteri dan cendawan.  

Jarak tanam tidak tepat menimbulkan pengaruh negatif dan beberapa kerugian. Jarak tanam cabe rawit terlalu rapat menyebabkan pertumbuhan dahan terhambat. Sehingga mahkota pohon tidak tumbuh rimbun. 

Jarak tanam terlalu rapat menyebabkan sinar matahari tidak dapat diterima dengan maksimal. Sehingga proses fotosintesis terganggu atau terhambat dan hasil panen produksi buahnya tidak maksimal. Meskipun tanaman sudah diberikan pupuk mengandung Fosfor cukup banyak. 

Jarak tanam sempit menyebabkan turunnya hasil panen sehingga petani pemilik tanaman bisa merugi. Meskipun tanaman mendapatkan pupuk yang cukup namun antar tanaman terjadi kompetisi sengit. Yaitu berkompetisi untuk mendapatkan sinar matahari dan air. Proses fotosintesis juga menjadi menurun.



Jarak Tanam Cabe Rawit dalam Budidaya Tanaman


Jarak tanam cabe rawit bertujuan untuk mengoptimalkan lahan dan produksi. Jarak tanam maksudnya adalah besarnya ruang antar tanaman dan barisan tanaman. Penentuan jarak tanam ini berlaku untuk tanaman budidaya di lahan luas maupun dalam wadah atau polybag. 

Sistim pertanian tradisional, untuk mendapatkan hasil sebanyak-banyaknya maka harus ditanam tanaman sebanyak-banyaknya. Hal ini justru salah, keliru dan justru bisa merugikan bagi petani sebagai penanamnya. 

Menanam jumlah tanaman sebanyak-banyaknya tanpa mengindahkan jarak tanamnya akan membuat antar tanaman saling tumpang tindih. Tanaman akan tumbuh rapat dan daun saling menaungi. 

Daun-daun ternaungi akan tidak maksimal memperoleh sinar matahari sehingga proses fotosintesis tidak maksimal. Proses fotosintesis penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman.  

Jarak tanam sempit menyebabkan akar saling bersaing memperebutkan air dan unsur hara. Suplai aliran air dan unsur hara menuju daun terhambat. Sehingga mengganggu proses fotosintesis.


Jarak tanam cabe rawit menentukan jumlah benih dan bibit yang dibutuhkan dalam satuan luas lahan. Jarak tanam yang baik dan benar memudahkan pemeliharaan dan pengendalian organisme pengganggu tanaman. 

Populasi tanaman lebih banyak tidak berarti akan memperoleh hasil melimpah dibandingkan jumlah populasi lebih sedikit. Produktivitas lahan dapat optimal ditentukan oleh jarak tanam yang tepat. 

Jarak tanam cabe rawit yang tertulis dibuku tidak harus dilakukan persis sama. Karena angka-angka tersebut hanya rekomendasi dan tidak baku. Jarak tanam cabe rawit bersifat relatif dan bisa dirubah sesuai kondisi lingkugan tempat menanam cabai  rawit. 



Faktor-Faktor Penentu Jarak Tanam Cabe Rawit


Terdapat faktor-faktor penentu jarak tanam dan bisa dijadikan patokan. Antara lain : 

- Varietas tanaman. Karena tanaman yang sama namun berbeda varietas akan memiliki ciri dan bentuk tanaman berbeda. Cabai rawit banyak sekali memiliki beragam varietas dengan perbedaan struktur tanamannya. Sehingga jarak tanam cabe rawit bisa tidak sama. 

- Lebar tajuk atau jangkauan cabang tanaman. Panjang jangkauan akar tanaman dianggap sama dengan lebar tajuk. 

- Adanya anakan. Bila tanaman merupakan jenis tanaman dengan anakan banyak maka jarak tanam bisa lebih besar. 

- Lahan subur. Semakin subur lahan kita maka jarak tanam dibuat makin lebar. Tanaman bisa tumbuh subur, lebat dan menghasilkan panen melimpah. 

- Ketinggian tempat. Bila tanaman non-spesifik, artinya memiliki adaptasi luas yaitu tanaman dapat ditanam di semua dataran tinggi. Maka penanaman di dataran tinggi sebaiknya menggunakan jarak tanam tidak lebar agar pertumbuhan bisa lebih lambat.

Cabe rawit ( Capsicum frutescens ) adalah jenis cabai  berukuran kecil. Memiliki panjang sekitar 2 - 5 cm. Rasa cabai rawit relatif lebih pedas dari cabai besar dan cabai merah keriting. Jenis cabai rawit juga banyak, antara lain : warna hijau-merah dan warna putih-merah. 

Cabai rawit hijau-merah yaitu bila muda berwarna hijau dan saat tua/masak berwarna merah. Tak sedikit orang menyukai makan cabai rawit saat berwarna hijau atau putih ( saat muda ). Masyarakat suka menggunakan cabai rawit merah atau oranye sebagai bahan membuat masakan atau membuat sambal.

Tanaman cabai rawit bisa berbuah sepanjang tahun dan tidal mengenal musim. Cabai rawit cukup tahan terhadap segala cuaca. Serta memiliki adaptasi baik di dataran tinggi maupun dataran rendah.  





Jarak Tanam Cabe Rawit Dasar Penting bagi Petani 


jarak tanam cabe rawit, cabai, cabai rawit, jual benih cabe, cara menanam cabe, toko pertanian, toko online, lmga agro
Mulsa Plastik Hitam Perak
Jarak tanam cabe rawit harus ditentukan sebelum menanam cabai rawit. Banyak jarak tanam cabe rawit yang direkomendasikan untuk Petani dan menjadi dasar tanam cabai rawit. Petani harus menyiapkan segala sarana dan prasarananya. 

Beberapa daerah di Indonesia menerapkan jarak tanam cabe rawit berbeda-beda. Petani bisa memilih dan menggunakan salah satunya. Rata-rata petani cabai rawit membuat bedengan menanam cabai rawit lebar 1,2 meter. 

Jarak tanam cabe rawit antar baris 80 cm atau 15 - 20 cm dari pinggir bedengan. Jarak tanam dalam baris adalah 50 cm. 

Pengaturan jarak tanam cabe rawit memperhitungkan dalam hal penerimaan sinar matahari. Jarak tanam cabe rawit bila terlalu lebar juga memboroskan lahan. Jadi sebelum memulai tanam cabai, maka jarak tanam cabe rawit disesuaikan kebutuhan. 

Setelah menetukan jarak tanamnya kemudian dilanjutkan membuat lubang tanam dan menanam bibitnya. Pilih varietas bibit dari benih hibrida dan unggul bebas penyakit. Selanjutnya dilakukan pemeliharaan yang maksimal agar mendapatkan hasil panen melimpah.

Membuat lubang tanam dari bedengan tertutup mulsa plastik hitam perak, dapat menggunakan alat pelubang mulsa. Alat pelubang mulsa tersedia di Toko Pertanian Online LMGA Agro

Ada 2 jenis alat pelubang mulsa berdasarkan panjang diameternya. Alat pelubang mulsa untuk membuat lubang pupuk dan lubang tanam untuk jarak tanam cabe rawit. 

Jarak tanam cabe rawit petani Pare Kediri menggunakan lebar 1,25 m. Yaitu antar barisan 0,5 m dan jarak dalam barisan 0,8 m. Ada juga petani menggunakan jarak tanam cabe rawit antar barisan 1,5 m dan dalam barisan 1,0 m. 

Jarak tanam cabe rawit akan berbeda lagi bila menanam cabai secara tumpang sari. Ukuran bedengan menanam cabai rawit harus lebih lebar. 



Jarak Tanam Cabe Rawit dan Pola Tanam Tumpangsari


Petani seringkali menggunakan pola tumpang sari dalam cara menanam cabai rawit. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan hasil kebunnya. Pola tumpang sari menggunakan jarak tanam cabe rawit agak diperlebar bedengannya. 

Saran anjuran jarak tanam cabe rawit adalah 70 cm dan 100 cm. Jarak dari bedengan adalah 25 cm. Cabai rawit nanti akan tumbuh tinggi dan besar sehingga jarak tanam cabe rawit dipilih untuk menghindari kelembaban kebun. 

Pola tanam tumpang sari yaitu menanam 2 atau lebih jenis tanaman berbeda secara bersamaan di sebidang lahan sama. Pengaturan jarak tanam cabe rawit sistim tumpang sari juga perlu diperhatikan. Potensi hasil panen sistim tumpangsari dapat dicapai dengan mengatur jarak tanamnya. 

Jarak tanam cabe rawit terlalu sempit mengakibatkan adanya persaingan antar tanaman. Kompetisi dalam pemakaian air, hara, udara dan ruang antar tanaman. Pola tanam tumpang sari bermanfaat dalam hal penyerapan cahaya, air, unsur hara dan pengendalian gulma.

Cabai rawit atau cabe kecil termasuk dalam Famili Solanaceae. Tanaman cabe kecil ini merupakan tanaman berumur panjang dan menahun. Cabe rawit dapat hidup sampai 2 - 3 tahun lamanya bila dipelihara dengan baik dan tercukupi kebutuhan nutrisinya. 

Macam cabai rawit ada rawit kecil, sedang dan besar. Umumnya cabai rawit berasa sangat pedas. Digunakan untuk sayur, bumbu masak, asinan sampai untuk obat. Budidaya cabe rawit sama dengan cabe merah atau besar. Hanya perlu diperhatikan jarak tanam cabe rawit dan cara pemupukannya.

Umur tanaman cabe rawit panjang sehingga membutuhkan pupuk yang banyak. Umumnya juga tanaman cabe rawit lebih tahan terhadap hama dan penyakit dibandingkan cabe merah/besar. 



Jarak Tanam Cabe Rawit dan Cara Menanam Cabai 


Syarat tumbuh cabai  rawit yaitu dapat ditanam di dataran rendah sampai di dataran tinggi. Tanam cabe rawit sebenarnya lebih cocok pada ketinggian 0 - 500 m dpl. Produksi panen di ketinggian diatas 500 m dpl tidak jauh berbeda hanya saja umur panen lebih lama. Tanam cabai rawit menyukai tanah gembur dan kaya bahan organik. pH netral 6 - 7. 


Persemaian Budidaya Cabe Rawit

Kebutuhan benih untuk luasan 1 hektar adalah 100 - 125 gram. Bedengan dibuat arah utara dan selatan. Bedengan menghadap ke timur. 

Media untuk persemaian benih dibuat dari campuran tanah dan pupuk organik perbandingan 1 : 1. Benih ditaburkan secara merata pada media semai lalu tutup tanah tipis saja. Lalu siram perlahan dan hati-hati kemudian tutup menggunakan daun pisang. 

Daun pisang dibuang setelah benih umur kurang lebih 7 hari saat disemai. Bibit semai dipindah polybag yang telah diberi media tanah dan pupuk organik 1 : 1. Pilih bibit dengan pertumbuhan baik dan sehat. 

Bibit dipelihara di persemaian sampai umur 30 - 35 hari dan setelah tumbuh 5 - 6 helai bibit cabai siap dipindah ke lahan tetap. 


Persiapan Lahan Tanam Bibit Cabai Rawit 


Persiapan lahan dapat dilakukan baik tanah sawah maupun kebun tegalan. Bila kebun yang akan dipakai lahan kering/tegalan maka harus dibajak dulu dengan cara dicangkul. Tanah dicangkul atau dibajak sedalam 30 - 40 cm dan tanah dibalik-balik. Bongkahan tanah besar dihaluskam. 

Bersihkan lahan dari rumput liar dan sisa tanaman sebelumnya. Setelah bersih, saatnya membuat bedengan tanam cabe rawit. Bedengan lebar 1 - 1,2 m dan tinggi 40 - 50 cm. Biasanya petani membuat bedengan sesuai kondisi lapangan. 

Bila tanah terlalu masam, berikan kapur pertanian saat pengolahan tanah. Taburkan tipis dipermukaan tanah lalu bolak balik lagi tanah agar tercampur merata. Berikan juga pupuk kandang saat pengolahan tanah. Lalu pasang mulsa plastik hitam perak.  





Pemeliharaan Budidaya Cabe Rawit


jarak tanam cabe rawit, cabai, cabai rawit, cara menanam cabe, jual benih cabe, toko pertanian, toko online, lmga agro
Pupuk NPK 

Pemeliharaan budidaya cabai
meliputi penyulaman, pemasangan ajir, pengaturan drainase, penyiangan, penggemburan dan pupuk susulan. Penyulaman dilakukan bila ada bibit mati maksimal 2 minggu setelah tanam. 

Pemasangan ajir dari sebilah bambu dan panjang ajir sekitar 1 meter. Ajir ditancapkan didekat tanaman saat tanaman masih muda atau kecil. 

Penyiraman dilakukan rutin setiap hari agar tanaman tidak kekeringan terutama bila cuaca sedang panas. Pemasangan mulsa plastik hitam perak berfungsi mengurangi populasi hama dan membantu menjaga kelembaban tanah. 

Di musim hujan, drainase air harus diperhatikan. Karena saat musim hujan, air harus mengalir dengan lancar dan baik. Jangan sampai air menggenang terlalu lama karena menyebabkan tanaman mudah busuk. 

Penyiangan gulma dilakukan saat tanaman umur 1 bulan. Pupuk susulan diberikan saat umur 1 bulan dengan cara dikocor. Pupuk dalam bentuk larutan yaitu mengencerkan 1,5 - 3 kg pupuk NPK per 100 liter air. Dan dikocorkan sebanyak 200 ml tiap tanaman. Pemupukan cabe rawit dilakukan berulang-ulang agar produksi tetap bertahan.

Cara pemupukan susulan lainnya yaitu saat umur 2 minggu setelah tanam. Pemupukan pertama menggunakan pupuk NPK sebanyak 3 kg/1000 tanaman. Pupuk larutkan dalam 200 liter air dan kocorkan ke tanaman 200 ml per tanaman. 

Pemupukan selanjutnya setiap 1 minggu sekali dengan penambahan dosis secara berkala. Pemakaian pupuk disesuaikan kenutuhan tanaman. Pupuk untuk pemeliharaan cabai biasanya menggunakan NPK, KCl, TSP, ZA, KNO3 atau MKP. 

Penyemprotan pupuk daun diperlukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro. Penyemprotan pupuk daun dilakukan 1 minggu sekali. Untuk menghemat tenaga dan waktu, pemberian pupuk daun bersamaan dengan penyemprotan insektisida atau fungisida.



Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman 


Organisme pengganggu yang sering menyerang adalah hama lalat buah. Mengendalikan lalat buah yaitu menggunakan perangkap lalat buah mengandung metil eugenol. Toko pertanian LMGA Agro jual perangkap Yellow Trap untuk lalat buah. 

Hama-hama penghisap seperti kutu daun, Thrips dan kutu kebul dapat diminimalisir menggunakan mulsa plastik hitam perak. Atau bisa menggunakan perangkap Yellow Trap. 

Penyakit antraknosa dikendalikan menggunakan benih hibrida varietas tahan penyakit, jarak tanam cabe rawit tidak terlalu rapat. Pemakaian pestisida untuk mengendalikan organisme pengganggu harus benar dan tepat. Baik itu pemilihan jenis, dosis, volume semprot, interval dan waktu aplikasinya.  

Hama tanaman cabai umumnya adalah ulat grayak, ulat tanah, jangkrik, tungau, thrips, aphids/kutu daun, bekicot dan lalat buah.

Penyakit yang biasa menyerang tanaman cabai antara lain : layu fusarium, layu bakteri. Juga ada antraknosa/patek, virus Gemini, bercak daun, busuk batang dan busuk buah. Pengendalian teknis adalah selalu menjaga kebersihan kebun. Penyemprotan bisa Anda lakukan menggunakan insektisida dan fungisida. 




Panen dan Pasca Panen


Panen dalam jarak tanam cabe rawit sebaiknya buah rusak dimusnahkan. Buah yang baik dimasukkan dalam karung jala. Buah-buah dipanen diletakkan pada tempat kering, sejuk dan bersirkulasi udara yang baik. 

Panen cabai rawit umumnya umur 80 - 90 HST. Cara panennya ada 2 cara yaitu dipanen saat masih muda yaitu berwarna hijau. Atau dipanen saat sudah matang atau tua dan berwarna merah. Proses pemetikannya biasanya tergantung permintaan pasar. 

Harga cabai di pasaran fluktuatif. Di daerah Sumatra, masyarakatnya lebih menyukai cabai rawit hijau. Sedangkan matang dan berwarna merah kurang diminati. 

Sementara di Jawa bervariasi atau permintaan sama-sama tinggi baik berwarna hijau maupun cabe berwarna merah atau matang. Pemetikan cabai rawit dilakukan pada saat cuaca cerah setelah embun mengering. 

Pemetikan dilakukan setiap 1 minggu sekali. Jika budidaya cabai rawit dilakukan dengan benar, produksi tanaman bisa sampai 3 tahun untuk cabe lokal. Namun untuk hibrida, umur panen relatif lebih pendek yaitu sampai 1 tahun. 

Demikian artikel kami judul : Jarak Tanam Cabe Rawit yang Baik dan Benar Untuk Hasil Melimpah. Hubungi nomer kami di 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko pertanian online LMGA Agro jual benih hibrida dan unggul, pupuk, pestisida, ZPT dan alat-alat pertanian. 

Kami siap kirim pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia. Bekerjasama dengan jasa pengiriman JNE, KI8, Pos Indonesia dan lain-lainnya. Kami mengajak kerjasama sebagai dropship dan reseller Toko Pertanian LMGA Agro. 

Semoga artikel Kami bisa menambah wawasan tentang jarak tanam cabe rawit dan budidaya cabai rawit. Jarak tanam cabe rawit bisa menjadi rekomendasi dalam usaha pertanian menanam cabai rawit. Peluang usaha menanam cabai rawit menguntungkan dan menjanjikan. Salam sukses....





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.