TOKO ONLINE PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

13/11/20

Daun Sawi Bergizi Tinggi Kaya Manfaat, Sederhana Cara Tanamnya

daun sawi, sayuran sawi, menanam sawi, manfaat daun sawi, jual benih sawi, toko pertanian, toko online, lmga agro
Sayur Sawi Nauli F1

Daun Sawi Bergizi Tinggi Kaya Manfaat, Sederhana Cara Tanamnya. HP 082141747141 ( khusus telepon ) dan 08125222117 ( khusus SMS/WA ). Toko pertanian online LMGA Agro sedia segala kebutuhan bercocok tanam petani. Lengkapdan berkualitas. 

Toko pertanian online LMGA Agro melayani konsultasi gratis pertanian tentang masalah di lahan kebun Anda. Kami sudah berpengalaman sebagai supplier pertanian dan didukung perusahaan pertanian terkemuka. 

Toko pertanian online LMGA Agro siap kirim pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia. Bersama mitra Kami jasa pengiriman barang JNE, KI8 dan Pos Indonesia. Kami juga mengajak kerja sama sebagai dropship dan reseller pertanian. 

Daun sawi merupakan bagian dari tanaman sawi yang paling sering dimanfaatkan. Daun sawi sering diolah menjadi berbagai macam masakan. Meski rasanya agak sedikit pahit, namun nutrisi daun sawi sangat tinggi. Oleh karena itu bayak olahan sayuran sawi di Indonesia dan semuanya disukai dan diminati masyarakat. 

Daun sawi bermanfaat tinggi karena mengandung nutrisi lengkap. Daun sawi tumbuh sehat, tanpa bercak dan tanpa lubang dengan perawatan yang tepat. Budidaya sawi tidak sulit asalkan setiap langkahnya diikuti dengan baik.  

Sebutan untuk sayur sawi mengacu pada sawi hijau. Namun pada dasarnya jenis sawi cukup banyak. Jenis daun sawi umumnya berwarna hijau dan biasanya disebut sawi bakso atau caisim. Ada juga jenis sayuran sawi dengan daun sawi berwarna putih yaitu petsai atau sawi putih. 

Daun sawi bermanfaat tinggi karena mengandung nutrisi lengkap dan tinggi khasiatnya. Olahan sayuran sawi bermacam-macam seperti diolah menjadi sup dan asinan. Jenis sayur sawi berbeda-beda teksturnya meski tampaknya mirip karena sama-sama berwarna hijau. 


Daun Sawi Sayur Hijau Bernutrisi Tinggi


Tanaman sayuran sawi merupakan kelompok tanaman marga Brassica dan kebanyakan dimanfaatkan daun dan bunganya. Sawi diambil daunnya sebagai bahan pangan atau sayuran baik segar maupun diolah/dimasak. 

Sawi terdiri dari beberapa spesies Brassicae dan satu sama lain hampir mirip penampilannya. Sebutan untuk sayur sawi mengacu pada sawi hijau dengan nama latin Brassica rapa kelompok parachinensis. Sebutan sawi hijau karena daun sawi berwarna hijau juga disebut sawi bakso dan caisim. 

Terdapat pula jenis sawi putih ( Brassicae rapa kelompok pekinensis ). Sawi putih disebut juga sayur petsai memiliki daun sawi berwarna putih. Petsai atau sawi putih biasanya dimasak sup atau asinan. Jenis sawi hijau dengan daun sawi warna hijau lainnya adalah caisim. 

Jenis sawi kailan memiliki daun sawi berwarna hijau dan memiliki nama latin Brassica oleracea kelompok alboglabra. Tekstur daunnya berbeda dengan daun sawi hijau. Sayuran sawi kailan lebih tebal dan cocok untuk campuran mie goreng. 

Ada pula jenis daun sawi berwarna hijau lainnya yaitu sawi sendok atau pak choy ( bok choy ). Sayuran sawi pak choy berdaun lebih lebar dan pendek. Daun sawi tekenal mengandung zat besi tinggi dan vitamin A cukup banyak sehingga memiliki khasiat tinggi. 

Tanaman sayur sawi masih satu keluarga dengan brokoli, kubis dan lobak ( Famili Cruciferae ). Awal, asal sayuran sawi dari Cina dan Asia Timur. Selanjutnya sayuran sawi menyebar luas ke berbagai negara. Di Indonesia, banyak jenis sayuran sawi mudah ditemui di pasar-pasat tradisional dengan harga terjangkau. 



Ciri-Ciri Tanaman Sayur Sawi


Akar

Sistem perakaran tanaman sawi adalah akar serabut. Akar tumbuh menyebar di sekitar tanah. Akar sawi tidak terlalu dalam menembus tanah dan kedalamannya hanya sekitar 5 cm saja. Struktur akar sawi rentan putus. Pertumbuhan akarnya maksimal di tanah yang subur, mengandung banyak air dan gembur. 


Batang

Batang sawi beruas dan berukuran pendek. Batang sawi sulit dibedakan dari daunnya. Batang sawi sebagai penopang dan pembentuk daun sawi. Warna batang hijau keputihan dan teksturnya berair. Batang sawi mudah patah. Permukaan batang cukup halus dan tidak ditumbuhi biji. 


Daun

Daun sawi berbentuk lonjong. Tangkai daun sawi merupakan hasil pertumbuhan batang dan berukuran cukup panjang. Tangkai daun sawi besar, berdaging dan mengandung banyak air. Tekstur permukaan daun sawi halus, mengkilat dan tidak tumbuh bulu. 

Daun sawi tumbuh secara bersamaan. Daun sawi bersusunan sangat rapat dan rapi sehingga tidak bisa membentuk kepala/krop. Tekstur daun sawi mudah sobek karena cukup lunak. Tipe tulang daun sawi menyirip dan berwarna hijau muda. Daun sawi tua berwarna hijau tua tidak tahan lama karena cepat berubah warna kuning.  


Bunga

Bunga sayuran sawi tersusun dalam tangkai bungadan disebut dengan tipe in-florentina. Bunganya bercabang panjang dan berjumlah cukup banyak. Bunga sawi adalah bunga sempurna karena setiap bunga memiliki putik dan benang sari.  


Buah

Buah tanaman sawi berbentuk lonjong dan bulat. Buah berwarna hijau keputihan dan bisa terbuka karena memiliki katup. Buah berongga, setiap buah terdapat 2 - 8 biji. 


Biji

Biji sawi sangat kecil dan berwarna coklat kehitaman. Jenis sawi putih, biji berwarna kuning muda. Biji berbentuk bulat telur atau oval. Permukaan biji licin, mengkilat dan keras. Biji sawi berkeping satu atau monokotil. 



Manfaat Daun Sawi Hijau dan Sawi Putih Bagi Kesehatan Kita


- Sayuran sawi tinggi serat. Serat terkandung dalam sayur sawi dan bermanfaat mengontrol kadar kolesterol yang mengganggu pencernaan dalam usus. Makanan berserat seperti olahan sayur sawi mencegah penyakit wasir, sembelit dan penyakit usus besar. 

- Daun sawi mengandung vitamin C yang berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C nutrisi yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan gigi dan tulang. Vitamin C memperlambat dan mencegah kerusakan pada sel tubuh dan membuat jaringan tubuh lebih sehat. Vitamin C mampu mencegah radikal bebas dan menjaga pembuluh darah. 

- Vitamin A sayur sawi bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan mata. Vitamin A dapat mengurangi peradangan, fungsi neurologis dan kulit. Sayuran sawi kaya antioksidan dan vitamin A berkhasiat memperlambat penuaan secara alami. Serta melindungi diri dari infeksi batuk dan flu biasa. 

- Kalium, kalsium dan magnesium juga ditemukan terkandung dalam daun sawi. Ketiga mineral tersebut dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami. Tekanan darah tinggi ( hipertensi ) dapat menyebabkan pembekuan darah di otak. 

- Daun sawi baik untuk kesehatan jantung karena mengandung folat, vitamin C dan vitamin B6 serta sayuran rendah kolesterol. Vitamin B6 dan folta mencegah penumpukan senyawa homocysteine. Kelebihan homocysteine dapat merusak pembuluh darah dan permasalahan pada organ jantung.  

- Daun sawi mengandung zat besi, fosfor, kalsium, magnesium, seng dan vitamin K. Kesemuanya berkontribusi bersama dalam membangun dan mempertahankan struktur dan kekuatan tulang. Zat besi dan seng berperan dalam produksi kolagen untuk persendian. Fosfor dan kalsium untuk struktur tulang. Vitamin K menjaga kesimbangan kalsium dalam tulang. 

- Daun sawi kaya zat besi dan folat membantu menjaga hemoglobin tetap terontrol sekaligus mencegah anemia. Folat membantu penyerapan zat besi lebih efisien dan membentu meningkatkan produksi sel darah merah. 



Syarat Tumbuh Menanam Sayur Hijau Sawi


daun sawi, sayur sawi, menanam sayuran sawi, jual benih sawi, manfaat daun sawi, toko pertanian, toko online, lmga agro
Menanam Sayur Sawi

Sayuran sawi
mudah ditemui di pasar tradisional dan swalayan. Sayuran sawi menjadi sayur utama dalam menu mie ayam dan bakso. Dimana di Indonesia banyak sekali orang berjualan dua makanan tersbut. Tanaman sawi sendiri bukan tanaman asli Indonesia. 

Tanaman sayuran sawi memiliki kecocokan ditanam di iklim, cuaca dan kondisi tanah Indonesia. Tanaman sawi mudah tumbuh di seluruh wilayah Indonesia. Karenanya di Indonesia, petani menyukai bertanam sawi karena selain tidak sulit, keuntungan juga cukup besar. 

Empat syarat tumbuh penting dalam budidaya sayur sawi, yaitu : 

- Agar panen dapat maksimal dan memuaskan, budidaya sawi sebaiknya di dataran tinggi. Paling cocok adalah pada ketinggian tempat 500 - 1200 m dpl. Namun beberapa Petani berhasil menanam di ketinggian 100 - 500 m dpl. 

- Tanaman sawi adalah tanaman tahan dari guyuran hujan. Sehingga budidaya sawi dapat dilakukan sepanjang tahun. Perlu perhatian lebih bila menanam sayuran sawi di musim kemarau yaitu untuk rutin dan teratur menyiramnya. 

- Tanaman sawi tidak menyukai air menggenang atau kelembaban tinggi. Sehingga penyiraman air secukupnya saja. Sehingga sebaiknya ditanam di musim kemarau. 

- Budidaya sawi menyukai tanah gembur dan banyak humus. Drainase atau pembuangan air baik dan lancar. Tanah memiliki derajat keasaman pH 6 - 7.

Lokasi menanam sawi banyak ditemui di lahan luas dengan gundukan atau bedengan tanah. Ada juga budidaya sawi dilakukan di lahan pekarangan sempit. Serta ditanam pot, polybag atau secara divertikultur atau rak bertingkat. 



Persiapan Menanam Sayuran Sawi


Usahakan bahwa tempat pembibitan diberi naungan atau pelindung. Pelindung ini akan melindungi bibit sayuran sawi dari teriknya sinar matahari dan air hujan. Sampai saat tanaman sudah cukup kuat dan kokoh dan bertujuan adaptasi tanaman terhadap sinarmatahari. Maka naungan dapat dilepas. 

Bibit sayuran sawi perlu mendapatkan cahaya matahari selama kurang lebih 10 - 13 jam setiap harinya. Suhu udara ideal untuk budidaya sawi berkisar antara 15 - 32 derajat Celcius. Kurang atau lebih dari itu, pertumbuhan dapat terganggu. 

Kelembaban ideal sayuran sawi berkisar 80 - 90%. Artinya tanaman sawi harus dalam keadaan tanah basah namun tidak sampai menggenang.  

Langkah selanjutnya adalah melakukan persiapan lahan menanam tanaman sayuran daun sawi. Kita bisa mencangkul tanah atau menggunakan alat bajak untuk menggemburkan tanah. 

Saat menggemburkan tanah, bisa ditambahkan juga pupuk kandang. Selanjutnya pupuk dan tanah diaduk hingga tercampur merata di dalam tanah. Bila sudah diaduk rata, biarkan tanah selama 1 minggu agar nutrisi pada pupuk meresap pada tanah. 

Cek pH tanah menggunakan alat pH-meter. Bila tingkat keasaman tinggi maka berikan kapur pertanian atau Dolomit. Dan biarkan tanah selama 1 minggu. 

Setelah satu minggu, maka buat bedengan menanam bibit sayur sawi. Ukuran bedengan lebar 120 cm dan panjang disesuaikan luas lahan. Tinggi bedengan 30 cm. Di permukaan bedengan dibuat lubang tanam diameter 5 - 10 cm. Jarak tanam adalah 30 x 30 cm.



Proses Pembibitan Tanaman Sayur Sawi


daun sawi, sayuran sawi, manfaat daun sawi, budidaya sawi, jual benih sawi, toko pertanian, toko online, lmga agro
Sayur Sawi Gardena F1

Proses pemilihan bibit tanaman sayuran sawi sangatlah penting. Karena hasil maksimal suatu budidaya diawali dengan pembibitan yang tepat. Bibit untuk budidaya sayur sawi adalah sebanyak 750 gram benih. Pilihlah benih sawi hibrida dan unggul bebas penyakit. 

Benih berkualitas hibrida dan unggul dapat Anda beli di toko pertanian. Anda bisa membeli pada Toko Pertanian online LMGA Agro dan Kami siap kirim pesanan Anda. Benih sawi berbentuk seperti bola berukuran sangat kecil.

Tekstur benih sawi agak keras dan berwana cenderung gelap kehitam-hitaman. Permukaan benih licin dan mengkilat. Selanjutnya setelah menemukan benih sesuai keinginan, benih direndam dalam air sebelum disemai. Saat direndam perhatikan benih. Pilihlah benih yang tenggelam untuk dijadikan bibit. 

Setelah perlakuan benih, saatnya benih ditanam dan dijadikan bibit. Pembibitan benih dilakukan di tempat sendiri dan terpisah. Rumah untuk menyemaikan benih memiliki atap transparan dari plastik bening. Atau bisa menggunakan kaca/asbes bening dan tembus pandang.  

Langkah pembibitan, persiapkan media tanah, arang sekam dan pupuk kandang perbandingannya 2 : 1 : 1. Ketiganya harus diayak hingga halus. Campur tanah, arang sekam dan pupuk kandang dan singkirkan bila ada batu, batang dan sampah. 

Media campuran tadi dimasukkan ke wadah semai atau polybag-polybag untuk menyemai benih. Atau bisa juga menggunakan tray semai untuk menyemai benih. Masukkan dan benamkan benih satu per satu lalu tutup tanah tipis saja. 

Lalu siram benih yang sudah ditanam hingga media menjadi lembab. Lakukan pengamatan setiap hari sambil menyiramnya setiap hari. Hingga bibit umur 2 - 3 minggu sudah siap ditanam di lahan tetap. 


Penanaman Bibit Sayur Sawi


Bila bibit sudah umur 2 - 3 minggu dan cukup kuat, dapat dipindah ke lahan. Namun satu minggu sebelumnya, bedengan di lahan harus ditambahkan pupuk kandang secukupnya, jangan berlebihan. 

Setelah didiamkan 1 minggu, bibit sudah bisa ditanam di lahan. masukkan bibit ke lubang tanam yang sudah disiapkan sebelumnya. Satu lubang tanam untuk satu bibit saja. Penanaman bibit dilakukan dengan hati-hati dan konsentrasi tinggi. 

Penanaman bibit usahakan beserta tanahnya agar perakaran tidak rusak sewaktu dipindahkan. Setelah bibit masuk ke dalam lubang tanam, berikan tanah. Tekan-tekan bagian tepi tanah agar bibit kuat dan tidak mudah roboh. 

Usai bibit ditanam, beri air hingga basah dan untuk menjaga kelambaban. Bila masuk musim hujan, penyiraman tidak terlau sering. Namun jika musim kemarau, penyiraman rutin dilakukan seriap hari. 



Pemeliharaan Tanaman Sawi


Penyiraman dilakukan rutin setiap hari tergantung cuaca. Karakteristik tanaman sawi menginginkan tanah selalu basah setiap hari. Namun bila turun hujan, penyiraman tidak setiap hari. 

Budidaya sawi ada juga proses penjarangan, yaitu pemotongan tanaman dilakukan bila ada pertumbuhan tanaman terlalu rapat. Penjarangan dilakukan setelah umur tanaman 15 HST. Penjarangan menyebabkan sawi tumbuh dengan maksimal. 

Penyulaman yaitu tanaman sawi mati atau sakit dicabut dan digantikan bibit baru. Tanaman yang dicabut tadi sebaiknya dibakar atau dimusnahkan. 

Penyiangan yaitu membersihkan lahan dari rumput-rumputan liar ( gulma ). Bila bedeng tidak ditutupi mulsa plastik hitam perak, gulma mudah sekali tumbuh. Berbeda dengan bedengan yang tertutup mulsa. Maka penyiangan jarang dilakukan dan pekerjaan menjadi lebih efisien. 

Pemupukan susulan budidaya sayuran sawi. Pemupukan dimulai umur 3 minggu. Pemupukan menggunakan pupuk Urea 1 sendok teh dilarutkan dalam air 25 liter. Lalu siramkan larutan pupuk pada bagian bawah tanaman. Pupuk Urea sebanyak 50 kg/hektar. 


Pupuk Susulan dan Cara Aplikasi Tanaman Sawi


daun sawi, manfaat daun sawi, sayur sawi, menanam sawi, jual benih sawi, toko pertanian, toko online, lmga agro
Sayur Sawi Shinta 

Agar pertumbuhan daun sawi lebih sehat, subur, jumlah daun sawi banyak dan kualitasnya bagus. Ditambah produktivitas tinggi maka daun sawi perlu unsur fosfor dan kalium. 

Pertama, umur 7 - 10 HST aplikasi pupuk Urea dosis 150 kg/hektar atau 15 gram/m2. Kedua, pemupukan umur 15 - 20 HST. Pupuk NPK dosis 75 - 100 gram NPK untuk jumlah 50 tanaman atau 1,5 - 2 gram NPK per tanaman. 

Ada 2 cara aplikasi pupuk untuk daun sawi. Yaitu satu, pupuk disebar dalam larikan antar barisan tanaman. Kedua, dikocor atau larutan pupuk disiramkan ke pangkal tanaman.

Pemupukan pertama, pupuk diaplikasikan dengan cara disebar dalam larikan antar barisan. Dosis pupuk 15 gram/m2. Atau dengan cara dikocor yaitu larutkan 30 gram Urea dalam 10 liter air. Dosis tersebut untuk disiramkan 50 tanaman ( 200 ml/tanaman ). 

Pemupukan kedua dengan cara pengocoran. Yaitu larutkan 75 - 100 gram NPK dalam 10 liter air lalu kocorkan sebanyak 200 ml pertanaman ( 50 tanaman ).

Aplikasi pupuk cara disebar, usahakan pupuk tidak mengenai daun sawi atau bagian lain dari tanaman. Karena pupuk kimia bersifat panas dan dapat melukai daun sawi atau bahkan bisa menyebabkan daun sawi terbakar. 

Pemupukan cara dikocor berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman. Karena cara dikocor di pangkal tanaman, daun sawi juga bisa terkena larutan pupuk. Maka disarankan, setelah pupuk dikocorkan, lakukan penyiraman daun sawi menggunakan air biasa.

Tujuannya agar larutan pupuk yang mengenai daun sawi bisa tercuci. Pemberian pupuk ke daun sawi baik dikocor atau disebar sebaiknya di sore hari dan tidak sedang mendung atau hujan. 

Bila pertumbuhan daun sawi kurang optimal, dapat kita berikan pupuk daun. Aplikasi pupuk daun sawi sebaiknya setelah umur 20 - 25 HST dengan dosis sesuai tertera pada kemasan.   



Hama dan Penyakit Tanaman Sayuran Sawi 


1. Ulat Grayak ( Spodoptera litura dan Spodoptera exigua )

Ulat grayak berwarna hijau tua kecoklatan. Terdapat totol hitam di tiap ruas buku badannya. Ukuran badannya sekitar 15 - 25 mm. Serangan terhadap daun sawi hingga berlubang-lubang. Serangan ulat grayak pada daun sawi masih muda. Pengendalian dengan insektisida yaitu Matador 25 EC, Curacron 500 EC dan Buldok 25 EC.  


2. Ulat Tanah ( Agrotis sp. )

Ulat tanah merusak daun sawi masih muda dan tanaman baru ditanam. Ulat berwarna coklat kehitaman dan sangat takut sinar matahari sehingga bergeraknya malam hari. Ulat tanah menyerang sedikit demi sedikit. Sanitasi kebun dapat menekan serangan ulat tanah. Berikan insektisida berbentuk butiran dan ditabur di samping tanaman. 


3.  Leaf Miner ( Liriomyza sp. ) 

Merupakan jenis serangga. Gejala serangan : permukaan daun sawi tampak bercak kuning kecoklatan. Artinya bahwa daun sawi telah terkontaminasi Serangga bertelur pada daun sawi dan larvanya  masuk ke dalam daun sawi dan menggerogotinya. Bercak kuning kecoklatan adalah jalur larva memakan daun sawi.  


4. Ulat Perusak Daun ( Plutella xylostella )

Ulat Plutella menyukai daun sawi bagian pucuk tanaman. Bagian pucuk akan diserang hingga berlubang dan daun sawi tumbuh tidak baik. Ulat berwarna hijau muda dan panjang maksimal 10 mm. Pengendalian menggunakan insektisida Decis 2,5 EC, Proclain 5 SG. 


5. Penyakit Akar Gada ( Plasmodiophora brassicae )

Gejala tanaman terserang penyakit ini adalah tanaman akan terlihat layu disiang hari dan segar dipagi hari. Penyakit akar gada belum ada pengendalinya. 


6. Penyakit Busuk Daun ( Phytopthora sp. )

Penyakit ini sering menyerang daun sawi yang ditanam di musim hujan. Daun sawi menjadi busuk karena kondisi cuaca tidak menentu. Terutama saat hujan seharian lalu diikuti cuaca panas sekali. Pengendalian menggunakan fungisida. 


Pengendalian mekanis dapat menekan serangan hama dan penyakit tanpa pestisida. Yaitu :

- Mengumpulkan ulat daun, lalu bakar ulat. Lakukan sanitasi kebun dan lahan. 

- Pemangkasan daun terserang hama. 

- Penjaranagan tanamantanaman sebelum tanam.


Panen Sayuran Daun Sawi


Sayuran daun sawi panen umur 45 - 60 HST. Cara panen yaitu mencabut tanaman. Atau pangkal batang tanaman dipotong menggunakan pisau tajam dan bersih. Apabila panen terlambat dilakukan maka tanaman akan cepat berbunga dan rasa daun sawi agak pahit. 

Begitu selesai dipanen, daun sawi diletakkan pada tempat teduh. Daun sawi tidak tahan sinar matahari langsung begitu dipanen. Daun sawi akan cepat layu dan mati membusuk bila tidak di tempat teduh. Setelah dipetik, percikkan air untuk mempertahankan kesegaran daun sawi. 

Demikian artikel Kami dengan judul : Daun Sawi Bergizi Tinggi Kaya Manfaat, Sederhana Cara Tanamnya. Hubungi nomer kontak kami di 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko pertanian online LMGA Agro jual kebutuhan bercocok tanam benih hibrida dan unggul, pestisida, pupuk, ZPT dan alat pertanian. Barang tersedia lengkap, berkualitas terbaik. 

Kami menerima layanan konsultasi gratis pertanian. Kami juga mengajak kerja sama sebagai dropship dan reseller pertanian. Kami siap kirim pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia bersama mitra jasa pengiriman barang JNE, KI8 dan Pos Indonesia. 

Semoga artikel Kami bermanfaat dan menambah wawasan tentang daun sawi dan manfaatnya bagi kesehatan. Dengan perawatan dan pemeliharaan yang baik dan benar, daun sawi akan tampil tanpa bercak dan tanpa lubang. Salam sukses...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.