TOKO PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. SEGERA BELANJA! HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

03/08/21

Cara Menghilangkan Kutu Cabai dan Tomat Insektisida Tenchu 20SG

insektisida, cara menghilangkan kutu, tenchu 20 sg, cabai, tomat,kutu daun, jual pestisida, toko pertanian, toko online, lmga agro
Insektsida Cara Menghilangkan
Kutu

Cara Menghilangkan Kutu Cabai dan Tomat Insektisida Tenchu 20SG. HP 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko pertanian online LMGA Agro jual insektisida Tenchu 20SG. Insektisda cara menghilangkan kutu cabai dan tomat untuk hama tungau dan lain-lain. 

Toko pertanian online LMGA Agro menyediakan kebutuhan bercocok tanam mulai benih berkualitas, pupuk, pestisida, ZPT hingga alat pertanian. Juga menerima layanan konsultasi pertanian gratis termasuk cara menghilangkan kutu dan hama tanaman cabai dan tomat.  

Toko pertanian LMGA Agro siap kirim pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia. Bersama mitra jasa ekspedisi barang JNE, KI8 dan Pos Indonesia. Toko pertanian LMGA Agro mengajak menjadi dropship dan reseller pertanian produk-produk berkualitas. 

Insektisida Tenchu 20 SG ampuh untuk cara menghilangkan kutu daun tanaman budidaya Anda. Insektisida Tenchu bahan aktif Dinotefuran 20% merupakan racun kontak dan lambung yang dapat larut dalam air. 

Cara menghilangkan kutu hama utama menyerang tanaman cabai dan tomat. Insektisida Tenchu 20 SG membasmi kutu daun dan Thrips hama cabai. Cara penyemprotan dilakukan tepat waktu, tepat dosis dan tepat cara. 

Cara menghilangkan kutu daun dengan insektisida Tenchu juga dapat membasmi kutu kebul. Efektif sebagai cara menghilangkan kutu tanaman cabai dan tomat. Penyemprotan insektisida cara menghilangkan kutu secara kimia setelah cara pencegahan dilakukan. 

Serangan hama menyebabkan kerugian bagi petani. Hama kutu daun menyebabkan buah mengecil dan keriput. Bila menyerang daun meninggalkan noda dan lubang kehitaman. Sayuran yang kena gigitan kutu daun terasa agak pahit saat dimasak. 


Insektisida Tenchu 20 SG Membasmi Kutu Daun


Insektisida Tenchu 20 SG menggunakan bahan aktif Dinotefuran 20% merupakan insektisida racun kontak dan lambung. Insektisida Tenchu berbentuk butiran  dan dapat dilarutkan dalam air.  

Cara menghilangkan kutu menggunakan insektisida Tenchu 20 SG dapat digunakan pada tanaman Cabai. 

Cara menghilangkan kutu daun Myzus persicae, thrips Thrips parvispinus. Lakukan penyemprotan volume tinggi 1 - 2 gram per liter. Cara menghilangkan kutu kebul Bemisia tabaci penyemprotan volume tinggi 1,5 - 2 gram per liter. 

Cara menghilangkan kutu hama Kacang Panjang dosis Tenchu 20 SG penyemprotan volume timggi 1,5 - 2 gram per liter ( penggorok daun Liriomyza ). Cara menghilangkan kuru daun Aphis craccivora dan kutu kebul Bemisia tabaci dosis 500 - 1000 gram per ha cara tabur. 

Tanaman padi dalam mengendalikan hama wereng coklat Nilapavarta lugens dosis 400 - 500 gram/ha. Hama padi walang sangit Leptocorisa oratorius penyemprotan volume tinggi 0,5 - 1 gram per liter. 

Cara menghilangkan kutu tanaman tomat dengan Tenchu 20 SG. Hama Thrips Thrips sp. penyemprotan volume tinggi 1,5 gram per liter. Cara menghilangkan kutu kebul Bemisia tabaci penyemprotan volume tinggi 1,225 - 1,5 gram per liter. 

Cara menghilangkan kutu daun menggunakan Tenchu 20 SG berbahan aktif Dinotefuran bekerja dengan masuk ke jaringan tanaman. Kerja Dinotefuran sistemik melindungi tanaman dari serangan hama dapat maksimal. Bahan aktif Dinotefuran memiliki efek kontak dan lambung ke hama. 

Bahan aktif Dinotefuran merupakan jenis terampuh dalam pestisida dan diyakini mampu mengendalikan kutu kebul, hama paling ditakuti. Aplikasi cara menghilangkan kutu dengan insektisida Tenchu langsung pada tanaman cabai dan tomat. 


Thrips Tanaman Cabai dan Tomat


cara menghilangkan kutu, sarana prasana pertanian, alat pertanian, sprayer elektrik, toko pertanian, toko online, lmga agro
Sprayer Elektrik 
Semprot Hama

Thrips merupakan hama yang mudah dikenali. Thrips berbentuk langsing dengan panjang 1 - 2 mm, datar dan hitam bertitik atau bergaris merah. Thrips muda berwarna ke arah keputihan, kekuningan atau kemerahan. 

Hama kutu daun memiliki mulut berfungsi menusuk dan menghisap daun, kuncup, tunas, bunga dan buah muda. Setiap tanaman memiliki ketahanan sendiri dari Thrips tergantung ketebalan epidermisnya. 

Hama Thrips berkembang biak secara partenogenesis yaitu menghasilkan telur tanpa kawin. Jumlah telur bisa mencapai 80 - 120 butir. Telur berada terpisah-pisah di permukaan tanam dan lalu akan ditusukkan ke dalam jaringan oleh kutu daun. 

Nimfanya berwarna keputih-putihan atau kekuningan, tidak bisa terbang hanya meloncat-loncat saja. Penyebarannya dari satu tanaman ke tanaman lain sangat cepat dibantu angin. Setelah terbentuk nimfa menjadi pupa yang hanya dijumpai pada daun atau dalam tanah sekitar tanaman. 

Imagonya hanya bertahan hidup sampai 20 hari. Siklus hidup Thrips sekitar 3 minggu. Di daerah tropis justru lebih pendek ( 7 - 12 hari ) jadi dalam 1 tahun terjadi 5 - 10 generasi. Thrips dewasa hidup selama 20 hari.   

Hama Thrips mula-mula akan hinggap pada daun lalu menghisap cairan hingga tepi daun mengering dan rontok. Bekas jaringan karena disap akan kosong sehingga kemasukan udara. Adanya udara dan unsur besi bahan penyusun klorofil membuat daun berwarna kecoklatan. 

Bunga terserang dapat mendadak layu, mengering dan rontok. Hal tersebut karena kutu daun berada di putik dan menghisap cairan kaya karbohidrat. Kutu daun juga hinggap pada tangkai bunga yang berperan menjadi kelopak dan polen. 


Baca Juga : Cap Panah Merah Benih Petani Indonesia


Insektisida Kontak Tenchu 20 SG


Cara menghilangkan kutu, tungau dan jenis hama lain dengan insektisida Tenchu 20 SG. Insektisida Tenchu 20 SG merupakan jenis insektisida kontak, sistemik translaminar dan lambung. Insektisida Tenchu 20 SG dikembangkan oleh PT Agricon memiliki spektrum pengendalian hama cukup luas. 

Cara menghilangkan kutu Tenchu 20 SG mampu bekerja sangat efektif sebagai racun syaraf dan perut. Sangat efektif sebagai cara menghilangkan kutu hama penusuk dan penghisap wereng, jenis kutu-kutuan, tungau dan belalang. 

Cara menghilangkan kutu insektisida Tenchu 20 SG mampu menyebabkan kelumpuhan pada serangga. Serangga akan berhenti makan atau serangga akan berhenti merusak lalu mati kelaparan. 

Bahan aktif insektisida Tenchu 20 SG yaitu Dinotefuron tergolong baru di dunia pestisida dan jarang ada di pasaran. Namun bahan aktif Dinotefuron sangat efektif mengendalikan hama penusuk pengisap. Terutama untuk hama yang sudah kebal terhadap insektisida berbahan aktif lain. 

Petani seringkali terbiasa cara menghilangkan kutu menggunakan insektisida tertentu dan meningkatkan dosis penyemprotan. Petani menganggap penyemprotan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas insektisida. Sehingga menganggap telah memberikan perlindungan lebih maksimal ke tanaman.  

Cara menghilangkan kutu dengan insektisida Tenchu langsung akan menembus jaringan tanaman. Racun Tenchu 20 SG akan terserap akar tanaman dan melindungi tanaman keseluruhan dari serangan populasi hama berikutnya. Cara menghilangkan kutu Tenchu 20 SG bekerja sebagai racun perut hama.


Baca Juga : Budidaya Cabai Red Kriss Musim Penghujan


Jenis Insektisida Cara Menghilangkan Kutu


cara menghilangkan kutu, hama cabai, tomat, insektisida, tenchu 20 sg, jual pestisida, toko pertanian,toko online, lmga agro
Toko Online Pertanian
LMGA Agro

Jenis insektisida sebagai cara menghilangkan kutu dan hama lainnya bekerja dengan berbagai cara. 

Racun Sistemik. Jenis racun insektisida sistemik bekerja tidak langsung membunuh hama. Racun disemprotkan atau ditebarkan dan menempel ke tanaman. Kemudian racun akan terserap ke jaringan tanaman lewat daun atau akar. Efektif pada hama yang menghisap cairan pada jaringan tanaman. 

Racun kontak cara menghilangkan kutu dengan cara kontak langsung dengan hama sasaran. Insektisida jenis racun kontak tidak begitu efektif mengendalikan hama yang dapat terbang atau mudah berpindah-pindah. Namun hama jenis tersebut dapat tertular bila residu pestisida masih tersimpan dalam tanaman.  

Racun lambung cara menghilangkan kutu cara racun ini bekerja dimana insektisida disemprotkan ke tanaman bagian tertentu ( daun ). Dan hama mati karena memakan daun yang terkena insektisida racun lambung. Daun termakan akan sampai di lambung hama dan racun akan bereaksi mematikan hama. 

Racun pernapasan cara menghilangkan kutu dengan cara membunuh serangga bila racun terhisap organ pernapasan hama. Insektisida jenis ini banyak dipakai untuk hama penyimpanan/gudang. Nama lain insektisida ini adalah racun fumigan.

Cara menghilangkan kutu hama tungau atau mites yang biasanya bersembunyi di bawah permukaan daun. Penyemprotan cara menghilangkan kutu dilakukan di bawah daun. Penyemprotan dialakukan pagi hari sebelum matahari terik. 

Hama kutu daun berada di bawah permukaan daun dan batang tanaman terutama bagian pucuk. Cara menghilangkan kutu dengan disemprotkan seluruh permukaan tanaman merata. 


Thrips Dapat Dikendalikan Oleh Tenchu 20 SG


Thrips hama ini biasanya diketahui berada di atas permukaan daun. Pengendalian Thrips dengan menyemprotkan insektisida Tenchu 20 SG dari atas daun. Sebaiknya penyemprotan dilakukan pagi hari sebelum matahari terik. 

Sebagai catatan, hama atau penyakit seringkali mengalami resisten ( kebal ) terhadap bahan aktif tertentu. Cara menghilangkan kutu penyemprotan dengan insektisida disarankan menggunakan beberapa jenis bahan aktif berbeda secara bergantian. 

Tetap ikuti petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan secara seksama dan teliti agar cara menghilangkan kutu efektif dan tidak sia-sia. Ikuti dosis yang dianjurkan, tidak lebih dan tidak mengurangi. 

Jika melebihi dapat menyebabkan hama menjadi resisten atau meracuni tanaman dan lingkungan. Bila dosis dikurangi, hama tidak bisa dibasmi hingga tuntas.  

Thrips merupakan hama vektor pembawa virus penyebab penyakit keriting. Umumnya hama thrips menyerang tanaman cabai di Indonesia. Jenis thrips yang menyerang berwarna kuning kecoklatan yaitu Thrips parvispinus. 

Gerakan Thrips sangat cepat dan di musim kemarau populasinya sangat tinggi. Thrips berkembang biak tanpa perkawinan dan pembuahan sel telur ( partenogenesis ). Siklus hidupnya berlangsung 7 - 12 hari. 

Thrips menyukai daun-daun muda atau pucuk daun. Gejala awal serangan thrips adalah daun tampak noda keperak-perakan tidak beraturan karena luka akibat cairan gigitan Thrips. 


Baca Juga : Menanam Bunga Kol yang Baik dan Benar


Kutu Daun Hama Utama Cabai dan Tomat


Kutu daun disebut juga Aphids. Serangan aphids menimbulkan kerugian dengan cara menghisap cairan daun atau batang tanaman. Akibatnya daun menjadi keriput, warna kekuningan dan tanaman menjadi kerdil, layu dan mati. 

Serangan kutu daun tidak langsung adalah menjadi vektor hama pembawa virus. Kutu daun akan mengeluarkan cairan manis mirip madu yang disukai cendawan. Selanjutnya akan berwarna hitam menjadai embun jelaga. 

Embun jelaga dapat menutupi seluruh permukaan daun dan menghambat proses fotosintesis. Serangan semakin parah mengakibatkan semua daun gugur dan tanaman akan mati. 

Hama lain yang juga menyerang tanaman cabai dan tomat yaitu Tungau. Ukuran hama Tungau sangat kecil yaitu < 1 mm, mirip laba-laba dan hidup pada daun permukaan bawah. 

Hama Tungau membentuk jaring-jaring halus sehingga agak sulit dilakukan penyemprotan insektisida. Karena Tungau bukan dari kelas Insecta/serangga maka dikendalikan menggunakan Akarisida. 

Serangan tungau biasanya ke daun-daun muda. Permukaan daun terserang menjadi warna coklat mengkilap dan daun menjadi kaku melengkung ke bawah. 

Pucuk tanaman yang diserang menjadi terhambat pertumbuhannya. Gejala awal akan terjadi relatif sangat cepat. Setelah 8 - 10 hari Tungau menyerang, daun-daun menjadi coklat. Dan setelah 4 - 5 hari kemudian, pucuk-pucuk tanaman seperti terbakar dan gugur. Paling berat serangan terjadi di musim kemarau. 


Baca Juga : Jual Benih Cabe Rawit Madun Mutiara Bumi


Hama dan Penyakit Tanaman Cabai dan Tomat


Kutu Kebul

Nama ilmiah Bemisia tabarici salah satu hama kutu yang banyak menimbulkan kerugian dalam budidaya cabai dan tomat. Kutu kebul merupakan hama vektor pembawa virus. Kutu kebul juga menyerang daun. 

Serangan kutu kebul meninggalkan bercak nekrotik pada daun karena sel dan jaringan daun rusak. Ekskresi kutu kebul menghasilkan embun madu dan disukai cendawan tinggal menjadi embun jelaga berwarna hitam.

Ciri lain serangan kutu kebul yaitu penyakit keriting kuning. Penyakit ini menyebabkan kerugian panen mulai 20 % sampai total 100%. 

Lalat Buah

Nama latinnya Bractocera dorsalis. Lalat buah termasuk hama utama tanaman cabai. Gejala serangannya adanya titik hitam pada pangkal buah. Bila cabai dibelah, ditemukan belatung/larva lalat buah. 

Hama betina dewasa memasukkan telurnya dalam buah dengan cara menusukkan ke buah muda/masih hijau. Lalu telur akan menetas dalam buah dan menjadi larva dan menggegrogoti bagian dalam sampai buah menjadi busuk. 

Ulat Buah 

Nama latinnya Helicoverpa armigera menyerang saat cabai mulai berbuah. Hama lalat buah banyak memiliki inang ( polifag ) gejalanya buah berlubang. Jika dibelah, dalam buah terdapat ulat. 

Ulat Grayak

Nama latinnya Spodoptera litura bersifat polifag sama dengan ulat buah. Ulat grayak selai menyerang cabai, juga menyerang kacang-kacangan, padi, tembakau dan kubis. Ulat grayak menyerang daun dan buah, gigitan larva meninggalkan 1 - 2 bercak putih tipis. 

Ulat grayak menyerang secara bersamaan dalam jumlah besar, memakan daun sampai gundul atau daun berlubang-lubang. Pertumbuhan tanaman menjadi terhambat. 

Serangan parah terjadi di musim kemarau dan ulat bergerak di malam hari. Sehingga penyemprotannya efektif dilakukan sore hari.

  

Cara Menghilangkan Kutu Penyemprotan Harus Tepat


Cara menghilangkan kutu menggunakan pestisida tidak dilakukan asal-asalan. Anda harus mengenali jenis kutu atau hama dan penyakit yang menyerang. Diagnosa harus dilakukan untuk memudahkan memilih jenis pestisida yang digunakan.

Cara menghilangkan kutu berbeda-beda caranya tergantung karakteristik hama dan penyakit yang menyerang. Bila mengalami kesulitan dalama hal cara menghilangkan kutu, Toko pertanian LMGA Agro membuka konsultasi gratis di nomer kontak yang sudah ditulis. 

Dari hasil diagnosa hama dan penyakit tanaman, Anda dapat menentukan jenis pestisida yang dipilih. Karena bila tidak sesuai jenis pestisidanya, dapat merusak kualitas tanaman dan lingkungan. 

Waktu pemberian cara menghilangkan kutu idealnya sebelum matahari terlalu terik atau sore hari sekitar pukul 15.00 ke atas. Cara menghilangkan kutu di pagi hari karena saat tersebut kutu belum banyak bergerak. 

Sore hari hama kutu mulai berkurang juga pergerakannya. Sebaiknya hindari penyemprotan pestisida saat cuaca mendung atau turun hujan. Agar optimal, pengendalian cara menghilangkan kutu dimulai dengan langkah pencegahan ( preventif ). Yaitu penyemprotan sebelum ada serangan kutu. 

Ada pula pemberian pestisida setelah serangan datang atau kuratif. Namun disesuaikan jika hama yang menyerang cukup banyak. Dosis harus sesuai anjuran, tidak boleh dilebihkan atau dikurangi. Keduanya mengakibatkan efek yang dapat merugikan dalam cara menghilangkan kutu. 

Demikian artikel Kami judul : Cara Menghilangkan Kutu Cabai dan Tomat Insektisida Tenchu 20SG. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Hubungi nomer kontak Kami 082141747141 ( telp ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).

Toko pertanian LMGA Agro jual insektisida Tenchu 20 SG sebagai langkah cara menghilangkan kutu tanaman cabai dan tomat. Kami siap kirim pesanan Anda online ke seluruh wilayah Indonesia. Bersama jasa pengiriman barang JNE, KI8 dan Pos Indonesia. 

Kami menerima konsultasi gratis pertanian dan segala permasalahan bercocok tanam. Selamat mencoba dan salam sukses...


RELATED POSTS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.