TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Sabtu, 30 Juli 2016

PELUANG PASAR BUDIDAYA CABAI

peluang pasar budidaya cabaiCabai sebagai komoditi yang hampir setiap hari dibutuhkan masyarakat terutama untuk bumbu masakan. Penggunaan cabai di masakan sangat disukai karena cabai memiliki rasa pedas yang khas sehingga dapat merangsang selera makan. Tingkat kebutuhan cabai di masyarakat pun sangatlah besar sehingga hal ini membuat cabai sebagai salah satu komoditi hortikultura yang mempunyai nilai cukup tinggi. Selain itu, cabai juga memiliki peranan untuk memenuhi kebutuhan domestik sebagai komoditi ekspor dan industri makanan/kuliner.

Besarnya tingkat kebutuhan cabai ini pula diikuti dengan meningkatnya produksi cabai nasional. Seperti yang telah disebutkan oleh BPS. Produktivitas cabai besar maupun cabai rawit terus meningkat baik dari hasil panen maupun luasan panen. Untuk cabai besar, pada tahun 2014 mengalami kenaikan produktivitas sebesar 0,19 ton per hektar ( 2,33 persen ) dan peningkatan luas panen sebesar 4,62 ribu hektar ( 3,73 persen ) sedangkan cabai rawit mengalami kenaikan produktivitas sebesar 0,23 ton per hektar ( 4,04 persen ) dan peningkatan luas panen sebesar 9,76 ribu hektar ( 7,80 persen ) dibandingkan pada tahun 2013.

Di pasaran, cabai yang beredar dibedakan menjadi 2 kelompok berdasarkan penggunaannya yaitu cabai konsumsi dan cabai industri. Cabai konsumsi umumnya dikonsumsi dalam bentuk segar. Sedangkan cabai industri umunya dalam bentuk cabai kering, cabai bubuk, dan cabai saus.

Cabai industri banyak dibutuhkan oleh perusahaan-perusaan makanan seperti perusahaan mie instan, saus cabai, dan makanan ringan berasa pedas. Kebutuhan cabai industri bagi perusahaan makanan cukuplah besar dan semakin hari semakin bertambah seiring dengan perkembangan industri makanan di Indonesia. Maka tak heran jika saja sebagian dari cabai industri salah satunya cabai kering masih diimpor dari negara lain karena pasokan lokal yang tidak mencukupi. Hal ini menunjukan bahwa peluang pasar cabai industri masih terbuka lebar untuk para pengusaha cabai.

Sedangkan cabai konsumsi adalah cabai yang banyak dikonsumsi oleh kalangan rumah tangga dalam bentuk segar. Akan tetapi ada juga beberapa perusahaan makanan yang membutuhkan pasokan cabai konsumsi. Untuk memasok kebutuhan perusaan, cabai konsumsi harus melewati beberapa kriteria khusus yang telah perusahaan tetapkan. Pertama, dari segi fisik cabai : bentuk, tingkat kematangan, kebersihan, dan warna. Kedua, organoleptis : rasa dan aroma. Ketiga, kimia. Keempat, kadar air, tingkat kepedasan dan kandungan mikroba.

Tingkat konsumsi dan kebutuhan cabai di Indonesia sangatlah tinggi baik itu di kalangan rumah tangga maupun perusahaan makanan. Karena hal itu pulalah terkadang pasokan cabai lokal tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar ditambah lagi harga cabai lokal yang sangat fluktuatif. Meskipun demikian, hal ini justru memacu minat petani untuk memperbanyak budidaya cabainya. Memang harga cabai di pasaran sangat fluktuatif. Harga cabai menjadi sangat tinggi apabila mendekati hari-hari besar keagamaan dan menjadi sangat rendah apabila saat pasokan cabai melimpah. Akan tetapi apabila petani menjualnya cabainya ke perusahaan makanan atau sebagai cabai industri, harga jualnya jadi stabil dan keuntungan yang didapat bisa 2 kali lipat daripada menjualnya di pasaran.

Peluang pasar budidaya cabai memang sangatlah menjanjikan. Mengingat pangsa pasarnya yang luas dan terbuka lebar menjadikan usaha budidaya cabai terus berkembang. Terbukti hasil panen cabai dari tahun ke tahun semakin membaik dilihat dari kuantitas panen yang bertambah banyak, kualitasnya yang dapat menembus industri makanan, dan harga cabai di pasaran yang mengalami kenaikan. Harga cabai mengalami kenaikan, hal ini berdasarkan data BPS bahwa harga cabai pada periode 1983-2014 mengalami peningkatan menjadi rata-rata 12,80% untuk di tingkat produsen. Karena hal inilah yang menjadikan cabai menjadi komuditas primadona petani.

Budidaya cabai yang terus berkembang direspon pula oleh perusahaan benih dengan mengeluarkan berbagai jenis cabai unggulan yang pastinya sangat membantu para petani cabai. Dengan hadirnya benih-benih cabai unggulan ini, petani merasa sangat diuntungkan karena dengan benih ini hasil panennya pun sangat memuaskan. Benih-benih cabai unggulan tersebut tersedia dalam tiga jenis yaitu cabai besar, cabai keriting, dan cabai rawit. Jenis benih cabai besar ada cabai F1 Hot Beauty dari Known You Seed, cabai F1 Imperial dari Cap Kapal Terbang, cabai F1 Gada dari Cap Panah Merah, dsd. Jenis benih cabai keriting ada cabai F1 Rimbun 3 dari Cap Kapal Terbang, cabai F1 Kastilo dari Cap Panah Merah, cabai F1 Lado dari Cap Panah Merah, dsb. Ketiga, jenis benih cabai rawit ada cabai F1 Dewata dari Cap Panah Merah, cabai F1 Raga 2 dari Cap Kapal Terbang, cabai F1 Sonar dari Cap Kapal Terbang, dsb.

Benih-benih yang telah disebutkan diatas hanya beberapa saja, masih banyak lagi benih-benih cabai unggulan yang dikeluarkan oleh perusahaan benih pabrikan yang dapat petani pilih untuk bertanam cabai. Benih-benih cabai unggulan tersebut bisa anda dapatkan di Toko Pertanian On line LMGA AGRO. Toko On line LMGA AGRO menyediakan benih, pupuk, pestisida, dan sarana pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8, dsb. Kami juga melanyai konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...