TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

19/11/18

JURAGAN TOMAT BERBAGI CARA MENANAM BIBIT PANAH MERAH

JURAGAN TOMAT, BUDIDAYA TOMAT, JUAL BENIH TOMAT, TANAMAN TOMAT, PANAH MERAH, LMGA AGRO, TOMAT SAKURA
JURAGAN TOMAT |
BENIH SAKURA
Juragan Tomat berbagi cara menanam bibit Panah Merah. Toko online Pertanian LMGA Agro jual benih buah tomat, hubungi Pak Budi 082141747141 (telepon) dan 08125222117 (SMS/WA). Selain benih tomat juga benih sayur lain seperti cabai, terong, timun, sawi, juga buah melon, semangka, pepaya dan masih banyak lagi.


Toko pertanian Online LMGA Agro juga menyediakan berbagai jenis pupuk dan pestisida, alat-alat pertanian seperti alat kocor, mulsa, alat membuat lubang tanam dan masih banyak lagi. Melayani konsultasi pertanian gratis tentang cara menanam yang baik dan benar.

Tomat merupakan komoditi sayuran yang banyak diminati masyarakat karena manfaat buah tomat yang tinggi. Kandungan gizi pada buah tomat berfungsi untuk kesehatan kita. Budidaya tomat juga banyak diminati sehingga banyak lahir juragan tomat yang berhasil dalam budidaya tomat.

Juragan tomat untung besar sudah pasti karena sekarang banyak bibit tomat unggul yang bebas penyakit dan produktivitas yang tinggi. Menanam tomat menggunakan bibit Panah Merah memiliki banyak pilihan verietas, disesuaikan dengan lokasi penanamannya. Benih bebas penyakit seperti layu fusarium, layu bakteri dan bebas virus Gemini.

MANFAAT BUAH TOMAT


Buah tomat merupakan buah yang juga disebut sayuran, karena tomat lebih banyak sebagai campuran membuat sayuran dibandingkan bahan pelengkap membuat kue. Tomat selalu disertakan disemua jenis kuliner di Indonesia. Mengkonsumsi tomat membantu meningkatkan kesehatan kita.

JURAGAN TOMAT, BUAH TOMAT, JUAL BENIH TOMAT, TOMAT PANAH MERAH, HARGA MURAH, LMGA AGRO, CARA MENANAM TOMAT
JURAGAN TOMAT |
BUAH TOMAT
Manfaat tomat banyak sekali bagi kesehatan kita dan dapat mengatasi berbagai keluhan tentang kesehatan kita seperti obesitas, tekanan darah tinggi sampai jerawat atau kulit wajah yang kering. Tomat memiliki zat lycopene yang merupakan pigmen karotenoid yang berkhasiat tinggi bagi tubuh kita.

Buah tomat baik sekali bila dikonsumsi setiap hari karena khasiatnya yang baik dan tinggi bagi kesehatan tubuh, diantaranya adalah :
  • Mencegah kanker. Tomat merupakan sumber antioksidan dan vitamin C yang dapat melawan radikal bebas penyebab kanker. Kandungan lycopene yang tinggi juga dapat melawan kanker. 
  • Menyehatkan jantung. Tomat mengandung kolin, potassium, serat  dan vitamin C yang baik bagi kesehatan jantung. Kandungan Kalium yang tinggi dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskular. 
  • Mencegah diabetes. Tomat mengandung serat yang tinggi dapat mencegah diabetes karena fungsi serat dalam buah tomat dalam mengelola kadar insulin. 
  • Bagus untuk kesehatan kulit. Tomat mengandung vitamin C dibutuhkan untuk sintesisi kolagen, membantu menjaga kulit tetap kencang, meningkatkan elastisitas dan menyembuhkan luka bakar. 
  • Mencegah depresi. Kandungan folat dalam tomat dapat mencegah depresi dan stress. Mencegah penumpukan homosistein yaitu asam amino dalam plasma darah yang berlebihan. 
  • Meningkatkan penglihatan. Betakaroten dan vitamin A dalam buah tomat bermanfaat bagi kesehatan mata kita dan memperbaiki fungsi retina. 
  • Memperbaiki sistem pencernaan. Buah tomat berkhasiat bagi sistem pencernaan kita dan mencegah sembelit dan diare. Mengkonsumsi tomat membantu menghilangkan racun berbahaya dari tubuh.
  • Melawan peradangan. Minum jus tomat secara rutin dapat menyembuhkan peradangan.
  • Mencegah infeksi saluran kemih. Ini karena tomat memiliki kandungan air yang tinggi dan dapat mencegah infeksi saluran kemih.

JURAGAN TOMAT JUAL BIBIT TANAMAN DARI PANAH MERAH


JURAGAN TOMAT, BUDIDAYA TOMAT, MENANAM TOMAT, BUAH TOMAT, TOMAT SERVO, LMGA AGRO, JUAL BENIH TOMAT, HARGA MURAH
BENIH TOMAT ANTI VIRUS |
JURAGAN TOMAT
Juragan tomat dalam melakukan cara menanam tomat yang baik adalah menggunakan benih hibrida dan unggul yang bebas penyakit. Produk benih tomat cap Panah Merah selalu dipercaya para juragan tomat dalam budidaya tomat karena memiliki banyak keunggulan dan tidak mengecewakan dalam produksi buahnya.








Benih tomat dari Panah Merah yang menjadi favorit para juragan tomat antara lain :
  1. ULTIMA F1 kategori tomat indeterminate.
  2. OPTIMA F1 kategori tomat indeterminate.
  3. AGATHA F1 kategori tomat indeterminate, untuk dataran tinggi, tanaman vigor, buah besar dan seragam.
  4. REWAKO F1
  5. SERVO F1, tomat hibrida
  6. BETAVILA F1 tomat hibrida untuk dataran rendah - menengah
  7. TYMOTI F1 kategori tomat determinate, untuk dataran rendah - menengah dan tahan Geminivirus serta layu.
  8. PERMATA F1 tomat hibrida untuk dataran rendah 0 - 400 m dpl, tipe tomat determinate dan tahan genangan air.
  9. LENTANA F1 tipe tomat determinate yang cocok disemua jenis tanah, vigor baik dan tahan kekeringan.
  10. TYRANA F1 tomat hibrida untuk dataran rendah - menengah, tipe tomat determinate dan tanaman vigor.
  11. TANTYNA F1 tomat determinate, hibrida yang cocok di dataran rendah - menengah dan vigor.
  12. DESTYNE F1 tomat determinate, untuk dataran rendah - menengah dan tahan Geminivirus.
  13. MARTA 9 F1 tomat hibrida indeterminate, untuk dataran tinggi, buah lonjong dan keras.
  14. SAKURA F1 tomat indeterminate untuk dataran menengah - tinggi.
  15. WARANI F1 tomat indeterminate untuk dataran tinggi dan vigor bagus.
  16. MARTA F1 tipe indeterminate untuk dataran tinggi dan bentuk buah bulat telur memanjang.
  17. KARUNIA F1 tomat determinate untuk dataran menengah - tinggi dan tahan jamur.

BACA JUGA : CARA MENANAM TOMAT SERVO PANAH MERAH HASIL 5 KG

JURAGAN TOMAT BERBAGI CARA MEMBUAT BIBIT TANAMAN


Juragan tomat biasanya menanam tomat dengan memperhatikan kondisi lingkungan, jenis tanah dan iklim. Setelah melakukan riset tentang kondisi lingkungan dapat memilih varietas benih apa yang ingin kita tanam. Pastikan kita mengetahui tipe tomat yang akan kita tanam, tomat indeterminate atau tomat determinate.

Tomat ( Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum ) merupakan tanaman sayur keluarga Solanaceae. Tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan mulai dari Meksiko sampai Peru. Tomat merupakan tanaman dengan siklus hidup pendek dan tumbuh setinggi 1 - 3 meter tergantung dari tipe tumbuhannya.

Tanaman tomat salah satu tanaman budidaya favorit selain tanaman cabe. Rata-rata juragan tomat menghasilkan produktivitas tomat yang tinggi, harga tomat relatif stabil dan mudah dalam pemasarannya. Jenis tanaman tomat yang banyak dibudidayakan juragan tomat di Indonesia bermacam-macam tergantung tempat dan permintaan pasar.

Tanaman tomat yang sering dibudidayakan juragan tomat dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan tipe pertumbuhan dan ketinggian pohon.
  1. Tomat determinate pertumbuhannya diakhiri dengan tumbuhnya bunga dan buah sehingga tanaman tidak bisa tumbuh tinggi. Tinggi pohon hanya 50 - 80 cm. Umur tanaman relatif pendek dan pertumbuhan batangnya cepat. Agar tanaman dapat tumbuh tinggi, disarankan tidak memotong tunas yang tumbuh di ketiak daun terlalu dini.
  2. Tomat semi indeterminate atau intermediate adalah persilangan tomat determinate dan tomat indeterminate sehingga hasil persilangannya memiliki sifat kedua tomat tersebut. Umur tanaman sedang, tidak terlalu cepat.
  3. Tomat indeterminate pertumbuhannya tidak diakhiri dengan tumbuhnya bunga dan buah. Umur tanaman relatif panjang dan pertumbuhan batang relatif lambat. Tinggi pohon mencapai 160 - 200 cm. Umur tanaman sekitar 4 bulan saja meskipun bisa tumbuh tinggi.

CARA JURAGAN TOMAT MEMBUAT BIBIT TOMAT


JURAGAN TOMAT, BIBIT TOMAT, BENIH TOMAT, PEMBIBITAN TOMAT, JUAL BENIH TOMAT, HARGA MURAH, LMGA AGRO
BIBIT TOMAT |
JURAGAN TOMAT
Cara pertama, menentukan terlebih dahulu benih apa yang mau kita budidayakan. Benih yang baik berasal dari toko pertanian yang terpercaya seperti kami Toko Pertanian Online LMGA Agro. Menjual benih-benih hibrida dari pabrik terkemuka di wilayah Indonesia.

Benih tomat ditaburkan merata pada permukaan bedeng kemudian ditutupi tanah tipis-tipis. Bedengan dibuat larikan sedalam 1 cm dengan jarak antar larik adalah 5 cm. Kemudian benih ditabukan merata dan tidak saling menumpuk. Selanjutnya benih ditutup dengan tanah tipis-tipis.

Cara kedua, cara membuat bibit dengan membenamkan benih pada lubang-lubang tanam. Lubang tanam dibuat berjarak 5 cm dan dalamnya 1 cm. Dalam satu lubang tanam diisikan 1 - 2 benih kemudian benih dalam lubang ditutup tanah secukupnya.

Cara ketiga, penyemaian benih pada kantong-kantong polybag ukuran kecil. Polybag diisi media tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Satu wadah polybag dibenamkan 1 benih saja sedalam 1 cm. Setelah benih ditanam, siram dengan air secukupnya.

Tempat pembibitan benih tomat juga dapat dilakukan pada tray semai ( bentuk baki ) dan dapat Anda beli di Toko pertanian Online LMGA Agro. Ketersediaan bibit harus dilebihkan sebanyak 10% sebagai persediaan untuk penyulaman, mengganti bibit yang mati saat dipindahkan nanti.

Tempat persemaian bibit tomat dilakukan pada tempat yang terlindungi, teduh dan dipasang naungan. Naungan dapat berupa plastik atau jaring tergantung dari modal atau dana yang ada. Naungan ini harus dapat dibuka tutup pada jam-jam tertentu sebagai tukar menukar udara dalam naungan dan udara luar. Naungan melindungi bibit tomat dari sinar matahari langsung dan turunnya hujan serta serangan hama, terutama hama pembawa penyakit.

PERAWATAN BIBIT TOMAT OLEH JURAGAN TOMAT


Perawatan bibit tomat pada awal pertumbuhan harus dilakukan secara intensif dan pengawasan yang kontinue. Juragan tomat melakukan perawatan bibit tomat meliputi kegiatan sebagai berikut :
  1. Penyiraman dilakukan mulai benih dibenamkan pada tempat semai baik di polybag atau pada petakan semai. Penyiraman dilakukan setiap hari terutama di musim kemarau dan udara terasa panas. Air yang disiramkan pada pagi hari jumlahnya lebih sedikit daripada waktu menyiram di sore hari. Menyiram air menggunakan alat kocor/gembor yang berlubang halus/kecil agar tidak merusak bibit tomat yang masih kecil.
  2. Penyiangan dengan cara mencabut rumput yang ada menggunakan tangan langsung. Mencabut rumput dilakukan seperlu saja sesuai kondisi tanah.
  3. Pemupukan diberikan pupuk kandang sebanyak satu genggam, selain itu diberi pupuk NPK secukupnya sebagai pupuk tambahan setelah benih berkecambah menjadi bibit.
  4. Pengendalian hama dan penyakit yang menyerang bibit umumnya berasal dari jenis serangga seperti semut atau golongan nematoda seperti cacing tanah. Sedangkan penyakit berasal dari golongan cendawan. Untuk mencegah bibit terserang hama dan penyakit, yaitu dengan cara melakukan sterilisasi tanah yang akan dipakai sebagai media. Bila hama dan penyakit meluas semprot dengan insektisida atau fungisida.

BACA JUGA : TOMAT FORTUNA 23 TAHAN VIRUS

PENANAMAN BIBIT TOMAT KE LAHAN


Bibit tomat yang dipindahkan seperti yang biasa dilakukan oleh juragan tomat adalah setelah bibit berumur 30 -45 di persemaian. Pastikan bahwa bibit tomat yang dipindahkan telah berumur 30 - 45 hari agar diperoleh tanaman yang baik pertumbuhannya dan bibit memiliki produktivitas tinggi.

Bibit yang dipilih adalah bibit yang berpenampilan segar, menarik dan daun-daunnya tidak rusak. Pilihlah bibit yang kuat, yang tegak tumbuhnya dan tidak terserang hama dan penyakit. Waktu yang dipilih juragan tomat untuk memindahkan bibit adalah pagi atau sore hari. Saat tersebut matahari tidak terik sehingga penguapan masih kecil dan tanaman tidak mudah layu.

Hendaknya saat memindahkan bibit tomat dengan hati-hati dan tidak kasar. Agar tidak sampai merusak akar tanaman saat tanaman masih muda dan belum cukup kuat.

Cara-cara memindahkan bibit tomat yang biasa dilakukan juragan tomat ada 2 cara dan ini adalah cara semai bibit tomat di petakan semai, yaitu :
  1. Sistem cabut dimana bibit yang telah cukup umur dan kuat dicabut dengan hati-hati. Sebelum bibit tomat dicabut, media diberi air dulu hingga lembab sehingga bibit akan mudah untuk dicabut. Hati-hati jangan sampai akar tanaman rusak atau putus.
  2. Sistem putar dimana bibit diambil beserta tanahnya dengan gerakan memutar. usahakan tanah sudah dibasahi sebelumnya agar mudah memindahkan bibit tomat. 

Untuk bibit tomat di polybag, juragan tomat biasanya  media tanah di polybag dibasahi dengan air hingga lembab kemudian bibit dikeluarkan dengan cara menyobek plastik polybag. Bibit dipindahkan beserta tanahnya dan usahakan agar tanah tidak rusak atau pecah.

PENGOLAHAN TANAH YANG DILAKUKAN JURAGAN TOMAT


Juragan tomat melakukan pengolahan tanah dengan cara membersihkan lahan dari rumput-rumput liar lebih dahulu. Setelah bersih selanjutnya tanah dibajak yaitu menghancurkan bongkahan tanah sehingga menjadi lebih halus dan gembur.

Juragan tomat biasanya membajak tanah dengan cara dicangkul atau menggunakan mesin traktor atau dengan bantuan hewan ternak ( sapi ). Tanah diolah dan dicangkul sampai kedalaman 15 cm, tanah dibolak balik sehingga tanah bagian dalam menjadi naik ke atas.

Setelah selesai mengolah tanah, selanjutnya adalah membuat bedengan. Dengan membuat bedengan, lebih mudah dalam perawatan dan pemeliharaan tanaman tomat. Apabila menanam tomat saat musim hujan, bedengan dibuat lebih tinggi sehingga tanaman terhindar dari genangan air hujan.

Bedengan tanaman tomat yang biasa dibuat oleh juragan tomat adalah lebar 100 cm, tinggi bedengan 30 cm dan jarak antar bedengan 100 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan luas lahan. Jarak antar bedengan dipakai sebagai saluran air/parit. Kedalamannya 30 cm.

PERSIAPAN TANAM BUDIDAYA TOMAT OLEH JURAGAN TOMAT


Sebelum melakukan penanaman bibit, juragan tomat melakukan pemupukan dasar pada bedengan tomat yang sudah dibuat sebelumnya. Pupuk dasar menggunakan pupuk organik, diberikan dengan cara diratakan di atas permukaan bedengan.

Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari bahan-bahan alami baik berasal dari kotoran ternak, sisa-sisa makanan, sampah dan lain-lain. Cara membuat pupuk organik dapat dilakukan secara manual maupun terjadi secara alami. Pemakaian pupuk organik sangat besar bagi ekosistem tanah dan lingkungan kita. Penggunaan pupuk organik merupakan salah satu cara kita untuk menjaga kelestarian alam ini.

Manfaat pupuk organik pada pertanian adalah sebagai berikut :
  1. Dapat meningkatkan hasil produksi cara bercocok tanam kita. Pupuk organik ini bersifat hayati sehingga dapat meningkatkan mutu dan hasil produksi tanaman yang kita budidayakan dan jauh meningkat.
  2. Dapat menghemat biaya produksi bila juragan tomat menggunakan pupuk organik dalam pemupukan tanaman. Tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli pupuk karena cukup memanfaatkan bahan-bahan alami disekitar lingkungan.
  3. Bahan-bahan alami pupuk organik jelas ramah lingkungan. Pupuk organik tidak menggunakan bahan-bahan sintetis yang meninggalkan residu yang membahayakan bagi tanah dan kesimbangan hayati tanah. Penggunaan pupuk organik aman bagi kesehatan kita juga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman menjadi tampak lebih segar dan lingkungan menjadi sejuk.
  4. Dapat menyuburkan tanah dalam jangka waktu lama dan panjang. Menggunakan pupuk organik menyebabkan kesuburan tanah terjaga terus. Organisme pengurai dan zat-zat dalam tanah juga dapat bekerja semakin baik sehingga tanah semakin subur.

Pemberian pupuk organik walaupun dalam jumlah banyak tidak menimbulkan dampak negatif bagi tanah. Karena pupuk organik mengandung bahan-bahan alami yang tidak membahayakan bagi tanah, berbeda dengan pemberian pupuk kimia yang bila diberikan dalam jumlah banyak.

Bedengan yang sudah siap dan sudah diberi pupuk dasar, selanjutnya ditutup dengan mulsa plastik hitam perak. Pemasangan mulsa bertujuan menjaga kelembaban tanah dan untuk mencegah tumbuhnya rumput-rumput liar pengganggu tanaman pokok. Setelah mulsa dipasangkan, tanah dibiarkan selama 5 - 10  hari sebelum bibit ditanam di bedengan tersebut.

PEMINDAHAN BIBIT YANG DILAKUKAN JURAGAN TOMAT


Setelah pemasangan mulsa plastik hitam perak pada bedengan, juragan tomat membuat lubang tanam pada mulsa. Mulsa harus dilubangi dahulu untuk tempat menanam bibit tomat dan sebaiknya menggunakan alat pelubang khusus membuat lubang di mulsa. Bagian ujung berbentuk gerigi tajam yang dapat membuat lubang dengan sangat rapi. Alat ini dapat dibeli di toko online pertanian LMGA Agro.

Pembuatan lubang tanam menggunakan alat pelubang dilakukan 1 minggu sebelum pemindahan bibit.  Dalam satu bedengan dibuat 2 lajur lubang tanam, jarak antar lajur 70 - 80 cm dan jarak antar lubang dalam 1 lajur adalah 40 - 50 cm. Kedalaman lubang tanam adalah ± 5 - 7 cm. Agar lebih mudah membuat lubang, tandai terlebih dahulu lubang yang akan dibuat.

Selanjutnya setelah dibiarkan selama 1 minggu, tiba saatnya bibit dapat dipindahkan ke lahan tetap. Juga bila bibit tomat sudah cukup kuat dan telah siap, bibit dapat dipindahkan. Untuk bibit yang yang disemai dalam polybag atau pot, sobek dahulu wadahnya lalu masukkan semua media tanam tanpa mencabut akar tanaman.

Bibit ditanam pada lubang tanam yang sudah disiapkan beserta media tanahnya. Lalu ratakan dan tambah dengan tanah sekitarnya agar lebih padat. Sirami semua bibit yang baru ditanam dengan air yang baik hingga lembab. Terus amati perkembangannya untuk mengetahui lebih dini adanya serangan hama dan penyakit.

BACA JUGA : DIMANA JUAL PRODUK PANAH MERAH LENGKAP

PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN YANG DILAKUKAN JURAGAN TOMAT


Selama melakukan budidaya tomat, menurut juragan tomat, tanaman ini cukup sensitif dan perlu perawatan yang intensif. Tanaman tomat merupakan tanaman sayur yang sangat rentan serangan hama dan penyakit terutama bila juragan tomat menanamnya di dataran rendah.

Setelah juragan tomat melakukan panen, resiko terjadinya kerusakan pada buah tomat masih tinggi, yaitu sekitar 20 - 50%. Sehingga untuk tanaman indeterminate yang panen berulang-ulang, juragan tomat tetap melakukan serangkaian perawatan agar tanaman tomat tetap dapat berproduksi tinggi.

Cara merawat pada budidaya tomat yang dilakukan juragan tomat antara lain :

a. Penyulaman


Penyulaman adalah mengganti tanaman yang mati atau tampak sakit atau layu, biasanya tanaman yang baru saja dipindahkan sampai berumur 10 hari setelah pemindahan. Pada umumnya setelah juragan tomat menanam bibit tomat, tidak semua bibit tomat dapat tumbuh baik dan segar, pasti ada saja yang mati atau layu.

Penyulaman dimaksudkan mengganti tanaman yang layu/mati tersebut namun hanya tanaman berumur sekitar 7 - 14 hari. Bibit tomat yang mati pada kisaran umur 2 minggu harus segera diganti dengan bibit tomat yang baru. Jika penyulaman dilakukan saat berumur lebih dari 3 minggu, panen buah tomat tidak akan dapat seragam, sehingga penyulaman tidak perlu dilakukan.

Cara penyulaman cukup dengan mencabut tanaman yang mati/layu kekuningan dan dijauhkan lalu dibakar. Jangan dibakar karena penyakit pada tanaman yang mati dapat tinggal di tanah dan siklus hidupnya akan berlanjut. Lubang tanam bekas tanaman selanjutnya, oleh juragan tomat dibersihkan dan diberi furadan secukupnya lalu bibit yang baru ditanamkan disiram air secukupnya.

b. Penyiangan dan Pembumbunan


Penyiangan yang dilakukan juragan tomat secara sederhana dapat diartikan menjaga tanaman dari gulma dan parasit lain. Pembumbunan adalah usaha juragan tomat dengan tujuan memperkuat akar tanaman. Penyiangan dan pembumbunan dilakukan bersamaan saat tanaman tomat berumur 15 - 30 hst.

Penyiangan dilakukan juragan tomat dengan cara mencabut rumput liar, menggunakan cangkul atau alat lainnya disekitar tanaman. Pembumbunan dengan membalik-balik tanah dan tanah hasil cangkulan tersebut diletakkan sekitar tanaman tomat untuk memperkuat batangnya.

Penyiangan budidaya tomat dilakukan 3 - 4 kali selama musim tanam. Untuk bedengan yang tertutup mulsa, penyiangan lebih jarang lagi dilakukan juragan tomat. Gulma yang tumbuh dapat mengganggu tanaman dan menimbulkan persaingan mendapatkan nutrisi. Gulma yang tumbuh juga menjadi tanaman inang hama dan penyakit tanaman.

BACA JUGA : BENIH TOMAT SERVO ANDALAN PETANI DAN PEDAGANG SAYUR

c. Pengairan Tomat yang Dilakukan Juragan Tomat


Budidaya tanaman tomat tidak banyak membutuhkan air namun usahakan jangan sampai kekurangan. Pengairan yang berlebihan meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman tomat namun menghambat fase generatifnya. Sebaliknya, kekurangan air yang berkepanjangan menyebabkan cracking buah ( pecah-pecah ).

Kekeringan juga menyebabkan kerontokan bunga. Pengairan tanaman tomat harus disesuaikan dengan cuaca, yaitu bila curah hujan cukup tinggi, tidak perlu penyiraman. Perhatikan saluran drainase terutama saat curah hujan tinggi, jangan sampai air menggenang dan tidak bisa mengalir lancar.

Bila musim kemarau, penyiraman dilakukan pada pagi hari dan hindari tanah menjadi retak-retak kekeringan. Juragan tomat melakukan pengairan budidaya tomat 2 kali dalam sehari pagi dan sore hari. Namun juga harus memperhatikan daya tahan tanaman tomat yang tidak tahan genangan dan rentan kekurangan oksigen. Pengairan dilakukan secukupnya, tidak sampai basah berlebihan hingga menggenang di sekitar akar.

d. Pemasangan Ajir yang dilakukan Juragan Tomat


Ajir, juga biasa disebut lanjaran dipasangkan dengan tujuan mencegah tanaman tomat roboh. Juragan tomat membuat ajir dari batang bambu/kayu yang panjangnya 100 - 175 cm tergantung dari varietas tomat yang ditanam.

Juragan tomat memasang ajir saat tanaman masih muda sekitar 3 - 4 hst dan akar tanaman masih pendek sehingga saat ajir ditancapkan tidak mengenai dan melukai akar tanaman. Karena bila akar tanaman tomat luka akan mudah penyakit masuk lewat luka tersebut.

Cara pemasangan ajir yang dilakukan juragan tomat berjarak ± 10 - 20 cm dari batang tanaman tomat. Ajir ditancapkan tegak lurus atau ujung 2 ajir yang diikat membentuk segitiga. Olesi ajir dengan ter atau minyak tanah agar tidak dimakan rayap.

Bila tanaman tomat sudah mencapai tinggi 10 - 15 cm, segera ikat pada ajir menggunakan tali yang lembut seperti tali salaran ( dijual di Toko pertanian Online LMGA Agro ). Pengikatan jangan terlalu erat yang penting tanaman dapat berdiri.

Pengikatan memakai model angka 8 sehingga tidak ada gesekan antara batang tanaman dengan ajir yang dapat menimbulkan luka. Setiap tanaman bertambah tinggi 20 cm harus diikat lagi agar batang tomat selalu berdiri tegak. Tanaman yang diikat ke atas, pertumbuhan tanaman cenderung ke arah atas.

e. Pemupukan Susulan Tanaman Tomat


JURAGAN TOMAT, PUPUK MUTIARA, PUPUK NPK, LMGA AGRO, TOKO PERTANIAN
PUPUK NPK
Pemupukan tomat dapat diberikan menggunakan pupuk NPK atau pupuk tunggal yang dicampur. Atau menggunakan pupuk organik atau pupuk langsung pakai ( PLP ). Pemberian pupuk NPK lewat daun saat tanaman berumur 1 minggu dan selanjutnya setelah berumur 30 hst pemberian setiap 30 hari sekali. Pupuk kompos diberikan sebanyak 1 genggam tangan. Pupuk NPK sebanyak 2 gram per tanaman.

Budidaya tomat organik, juragan tomat melakukan pemupukan susulan dengan cara menyemprotkan pupuk organik cair ( POC ) yang mengandung Kalium tinggi pada fase Generatif. Juragan tomat menyemprotkan POC seminggu sekali. POC harus dicairkan dulu yaitu 1 liter POC dengan 100 liter air.

Juragan tomat menambahkan Pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang saat tanaman berumur 2 - 3 minggu sebanyak 1 genggam tangan per tanaman.

Untuk cara menanam tomat secara an-organik, juragan tomat memberikan pupuk susulan dengan cara mencampurkan Urea dan KCl perbandingan 1 : 1 sebanyak 1 - 2 gram per tanaman pada umur 7 hst. Setelah berumur 14 hst - 21 hst, Juragan tomat menggunakan kembali Urea dan KCl ( 1 : 1 ) sebanyak 5 gram per tanaman.  Bila sampai umur lebih dari 28 hst tanaman tomat tampak kurang gizi, juragan tomat memberikan Urea dan KCl ( 1 : 1 ) sebanyak 7 gr per tanaman. Pemberian Urea dan KCl dengan cara ditabur dengan jarak 5 - 7 cm dari tanaman, tidak langsung mengenai tanaman.

f. Pemangkasan Tanaman Tomat Juragan Tomat


Pemangkasan dilakukan dengan tujuan mempercepat pembuahan, peremajaan tanaman, membentuk pohon dan mengurangi daun agar aliran nutrisi berjalan baik dan terfokus pada pembentukan hasil tanaman. Sehingga diperoleh hasil produksi buah dengan kualitas yang baik.

Saat tanaman tomat sudah tumbuh besar, juragan tomat memangkas setiap cabang atau ranting yang tidak produktif atau yang kena penyakit. Juragan tomat juga setiap mingg sekali memotong tunas air selama fase vegetatif.

Agar pertumbuhan dapat optimal, juragan tomat hanya menyisakan 1 cabang dan setiap cabangnya terdapat 3 tandan buah. Setiap tandan buah, juragan tomat menyisakan 5 buah tomat agar buah yang dihasilkan dapat besar dan berkualitas baik.

BACA JUGA : FORMULA RAHASIA PETANI MENGATASI RONTOK BUAH

Juragan tomat melakukan pemangkasan setiap minggu. Tunas yang tumbuh di ketiak daun dipangkas segera agar tunas tersebut tidak berkembang menjadi batang. Pemangkasan dilakukan juragan tomat menggunakan tangan namun bila sudah kuat menjadi batang, pemangkasan menggunakan gunting/pisau.

Untuk mengatur ketinggian tanaman, juragan tomat melakukan pemangkasan pada ujungnya. Pemangkasan ujung tanaman dilakukan juragan tomat setelah tumbuh dompolan buah berjumlah 5 - 7 buah.

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN TOMAT


Juragan tomat seringkali mengamati hama dan penyakit pada tanaman tomat dan yang sering menyerang antara lain : ulat kutu, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk pada daun dan buah.

Pengendalian yang baik adalah melakukan pencegahan dan pengendalian secara alami dan mekanik. Penyemprotan pestisida baru dilakukan juragan tomat bila serangan hama dan penyakit sudah melewati ambang batas.

Pemakaian pestisida haruslah bijaksana, sesuaikan dengan lingkungan sekitar penanaman dan pengaruhnya terhadap petani lain disekitarnya, riwayat penyemprotan dan harus mengikuti petunjuk dari kemasan produk pestisida. Untuk budidaya tomat organik, juragan tomat menggunakan pestisida alami/organik.

Pemberantasan hama dan penyakit budidaya tomat tidak bisa mengandalkan penyemprotan pestisida saja. Dari pengalaman petani tomat dan juragan tomat, daya serang pestisida bersifat sementara dan jangka pendek. Setelah pengaruh bahan kimia pada pestisida berkurang, hama dan penyakit tetap datang dan terkadang lebih resisten atau kebal jika disemprot dengan bahan aktif pestisida yang sama.

Meningkatkan dosis penyemprotan pestisida bisa saja efektif namun dapat meninggalkan efek lingkungan yang buruk juga dapat menaikkan biaya produksi. Sebaiknya pemakaian pestisida berganti-ganti merk dan memilih bahan aktif yang tingkat rendah dulu kemudian naik sesuai kondisi serangan hama dan penyakit.

Penanggulangan hama dan penyakit, juragan tomat memakai prinsip Pengendalian Hama Terpadu ( PHT ) yang dilakukan secara berkesinambunagn. PHT terdiri dari langkah-langkah yaitu : pemilihan bibit unggul/varietas yang cocok, menggunakan benih tahan penyakit, pemupukan yang berimbang, melakukan rotasi tanaman, memanfaatkan predator alami, dan langkah yang terakhir penyemprotan pestisida baik kimia maupun organik.

Hama-Hama yang Sering Menyerang Tanaman Tomat

1. Kutu Kebul ( Bemisicia tabacci )

Memiliki sayap dan berwarna putih, merupakan salah satu hama berbahaya pada budidaya tomat. Hama ini biasa bergerombol di bawah daun dan biasanya tertutup tepung putih. Bila hama tertiup angin atau tersentuh , tepung akan beterbangan ke udara.

Kutu kebul menghisap cairan daun, sehingga pertumbuhan menjadi terhambat dan kerdil, daun mengeriting dan kekuningan.  Kutu kebul juga menjadi vektor utama penyebaran virus gemini.

Pengendalian mekanik dengan selalu menjaga kebersihan areal budidaya, pemasangan mulsa plastik dan mengganti tanaman yang layu. Pengendalian kimia menyemprotkan akarisida berbahan aktif abamectin.

2. Lalat buah ( Bactrocera sp. )


Berwarna hitam kekuningan, bentuk seperti tawon kecil. Menyerang buah tomat dengan cara menyuntikkan telurnya ke dalam buah, telur akan menetas menjadi larva. Larva-larva inilah yang menggerogoti buah tomat hingga buah menjadi busuk lalu rontok.

Pengendalian mekanik memasang perangkap lalat dan selalu membersihkan kebun. Pengendalian kimia penyemprotan insektisida beraroma tajam seperti curacron.

3. Kutu Daun ( Aphids )


Berwarna hijau dan menjadi vektor penyebar virus Gemini. Menghisap cairan daun dan bagian tanaman lain hingga daun mengeriting dan pertumbuhan terhambat. Keberadaan kutu daun ditandai dengan banyaknya semut pada tanaman karena kutu daun mengeluarkan cairan yang manis dan disukai semut.

Pengendalian mekanik dengan selalu menjaga kebersihan kebun dari gulma yang menjadi tanaman inang. Pengendalian kimia dengan menyemprotkan akarisida berbahan aktif abamectin.

4. Ulat Buah ( Helicoverpa armigera atau Heliothis armigera )


Menyerang buah, daun dan batang tanaman tomat. Pada buah ditandai adanya lubang hingga buah membusuk. Pengendalian mekanik dengan membersihkan kebun dari gulma, membuang dan membunuh ulat secara manual. Pengendalian kimia penyemprotan insektisida abamectin, regent.

5. Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon )


Menyerang pangkal batang hingga tanaman mudah roboh lalu mati. Ulat tanah berwarna kecoklatan dan tubuh lebih besar dari ulat daun. Ulat tanah aktif dimalam hari, siang hari ulat tanah bersembunyi dalam tanah, balik mulsa atau di bawah rumput.

Pengendalian mekanik dengan selalu membersihkan kebun dari gulma agar tidak dijadikan tempat bersembunyi ulat tanah. Pengendalian kimia  menyemprotkan insektisida curacron dan regent dimalam hari saat ulat berkeliaran.

Penyakit-Penyakit yang Menyerang Tanaman Tomat

1. Layu Fusarium


Ditandai dengan tanaman yang tiba-tiba layu di siang hari dan kembali segar pada sore hari begitu terus hingga berhari-hari dan akhirnya tanaman mati. Disebabkan oleh cendawan patogen Fusarium oxysporum.

Awalnya cendawan menyerang akar, lalu lama lama seluruh bagian tanaman diserang. Pencegahan menggunakan benih tahan layu dan pemasangan mulsa plastik.  Atau pencegahan dengan cara menggunakan agen hayati Trichoderma sp. serta mencabut, membuang dan memusnahkan tanaman yang layu.

2. Bercak Daun


Disebabkan oleh cendawan Cercospora capsici, daun yang terserang terdapat bintik-bintik  bulat dan berwarna hitam kecoklatan kemudian daun menguning lalu rontok. Pengendalian mekanik dengan selalu menjaga kebersihan kebun. Budidaya di musim hujan, gunakan mulsa plastik dan jarak tanam tidak terlalu rapat agar sirkulasi udara lancar. Pengendalian kimia dengan menyemprotkan fungisida berbahan aktif mankozeb dan antracol.

3. Layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum )


Gejalanya  pucuk tanaman layu dan daun tua menguning. Batang tanaman bila dipotong akan tampak cairan seperti lendir berwarna putih. Pengendalian mekanik dengan melakukan pergiliran tanam tidak satu famili dan pemakaian benih tahan layu. Pengendalian kimia menyemprotkan bakterisida.

4. Busuk Buah


Ada 2 cendawan penyebab busuk buah, yaitu Thanatephorus cucumeris. Gejalanya bercak kecil berwarna coklat pada buah tomat lalu membesar, cekung, buah menjadi busuk lalu rontok.

Cendawan satunya adalah Colletotrichum coccodes. Gejalanya bercak kecil, bulat dan berair yang lama-lama akan cekung. Terdapat bercak ungu pada pangkal buah dekat tangkai buah.

Pengendalian mekanik dengan melakukan pergantian tanaman, menjaga kebersihan, membuang dan memusnahkan buah yang terserang. Pengendalian kimia dengan menyemprotkan fungisida berbahan aktif mankozeb dan kaptafol bila serangan sudah parah.

5. Busuk Daun


Disebabkan oleh cendawan Phytophthora infestans. Gejala awal tampak bercak basah berwarna hitam pada ujung daun lalu meluas keseluruh bagian daun sampai tangkai daun. Penyakit busuk daun cepat menyebar saat musim hujan dan kelembaban yang tinggi.

Pengendalian mekanik dengan membuang bagian tanaman yang terserang agar tidak menularkan ke tanaman lain. Pencegahan menggunakan benih tahan penyakit. Pengendalian kimia menyemprotkan fungisida berbahan aktif mankozeb atau antracol.

6. Tomato Yellow Leaf Curl Virus ( TYLCV )


Tanaman yang terinfeksi virus dari suku Geminiviridae ini daun muda akan mengkerut/keriting dan berwarna kuning. Virus dibawa oleh hama kutu kebul. Pengendalian dengan menyemprotkan akarisida untuk mematikan hama vektornya.

PANEN BUDIDAYA TOMAT OLEH JURAGAN TOMAT


JURAGAN TOMAT, TANAMAN TOMAT, BUDIDAYA TOMAT, JUAL BENIH TOMAT, HARGA MURAH, LMGA AGRO
PANEN BUAH TOMAT SEHAT
Juragan tomat melakukan panen tanaman tomat saat umur 60 - 100 hst tergantung dari varietasnya. Penentuan waktu panen berdasarkan umur tanaman kurang efektif sehingga sebaiknya panen tanaman tomat berdasarkan pengamatan fisik tanaman. Buah tomat siap panen apabila kulit buah berubah dari warna hijau menjadi kekuning-kuningan, daun bagian tepi menguning dan batang mengering.

Juragan tomat melakukan panen di pagi atau sore hari dengan interval 3 - 4 hari sekali. Di siang hari tanaman masih melakukan proses fotosintesis, selain itu disiang hari proses penguapan juga sedang sangat tinggi sehingga buah tomat yang dipetik akan mudah layu.

Buah tomat yang matang tidak selalu berwarna merah, namun bisa berwarna oranye kemerahan tergantung dari varietasnya. Buah tomat yang masih berwarna hijau dan kecil ditinggalkan di tanaman untuk dipanen beberapa hari kemudian ketika sudah memenuhi kriteria panen.

Buah tomat yang sudah dipetik, diletakkan pada bawah pohon tepatnya di bayang-bayang pohon. Hindarkan buah tomat terkena sinar matahari langsung. Bila sejak dipanen hingga penyimpanan, kondisi buah bagus maka buah dapat bertahan selama 7 - 8 hari dipasarkan.

Bila panen buah tomat kurang baik maka dalam beberapa hari saja buah tomat akan tampak mengkerut, berair dan membusuk. Hindari menutup buah tomat menggunakan plastik saat dikumpulkan di wadah, karena respirasi tomat cukup tinggi sehingga jamur cepat tumbuh dan buah membusuk.

BACA JUGA : CARA MENANAM TOMAT BERBUAH LEBAT BEBAS VIRUS

Demikian artikel tentang Juragan Tomat Berbagi Cara Menanam Bibit Panah Merah. Selamat mencoba dan semoga  bermanfaat... Toko Pertanian Online LMGA Agro menjual bibit benih tomat segala varietas, seperti Panah Merah, cap Kapal Terbang, Known-You Seed, Tani Murni dan lain-lain. Hubungi Pak Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).

Juragan tomat juga meberikan layanan gratis konsultasi pertanian cara menanam tomat dan tanaman budidaya sayur dan buah, cara merawat dan mengatasi problema yang Anda temui di lapangan. Bersama jasa ekspedisi Toko Pertanian Online LMGA Agro siap mengirim pesanan Anda mulai benih, pupuk, pestisida, alat-alat pertanian dan masih banyak lagi dengan cepat dan barang sampai di tempat Anda di seluruh wilayah Indonesia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...