TOKO PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. SEGERA BELANJA! HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

18/11/13

Teknik Budidaya Cabe Untuk Mencegah Serangan Cacar Buah (Antraknosa )

Budidaya cabe, Tanaman Cabe, Cacar Buah, Patek, Cabai, Penyakit, Serangan, Rusak, Gagal Panen, Harga Murah, Musim penghujan, Lmga Agro
Cacar Buah di Cabe

Teknik Budidaya Cabe  Untuk Mencegah Serangan Cacar Buah (Antraknosa). HP 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko pertanian online LMGA Agro jual benih, pupuk, pestisida, ZPT hingga alat-alat pertanian harga murah. 

Kami menerima layanan konsultasi pertanian gratis cara menanam cabe hingga bagaimana cara dan trik mencegah hingga mengatasi serangan antraknosa pada cabai

Gunakan kontak telepon kami yang ada sehingga anda bisa konsultasi dengan kami lebih cepat. 

Berikut ini adalah langkah jika mau konsultasi pertanian dengan team ahli dari toko pertanian terdekat Lmga Agro.

Toko pertanian kami siap kirim pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia. Bersama jasa pengiriman barang JNE, KI8 dan Pos Indonesia. Kami memberi jaminan belanja online produk pertanian anda pasti datang.

Musim penghujan sebentar lagi datang. Semua petani sudah mengolah lahan untuk Budidaya Tanaman Hortikultura terutama yang berada pada daerah ladang ( tadah hujan ). 

Jika anda mau jalankan peluang usaha dari mandiri bisnis tanaman cabe, maka hati hati dengan penyakit antraknosa. Penyakit antraknosa pada cabai sering kita sebut dengan cacar buah atau patek.

Kendala kesulitan sumber air untuk tanaman menjadi alasan bagaimana daerah seperti ini hanya produktif saat musim hujan. 

Untuk mendapatkan hasil panen cabe optimal saat musim penghujan petani membutuhkan trik dan cara budidaya secara khusus. 

Intinya adalah usaha memberikan lingkungan yang sesuai dengan kondisi curah hujan yang ada. Hanya dengan cara seperti ini usaha mandiri bisnis pertanian tanaman cabe kita akan sukses.

Oleh karena modifikasi lahan, pengolahan lahan hingga penggunaan pupuk serta varietas tanaman yang cocok perlu petani usahakan seawal mungkin. 

Serangan cacar buah cabe bersifat merusak bahkan bisa menyebabkan kegagalan sampai 80%. Cacar buah cabe atau patek ini disebabkan oleh jamur. 

Serangan antraknosa pada cabai mengganas serangannya kalau terjadi hujan terus menerus. Lalu secara tiba - tiba cuaca panas. 

Pada kejadian seperti ini petani perlu waspada dan hati - hati agar bisa melakukan tindakan pencegahan. Hati - hati karena serangan penyakit antraknosa mengancam tanaman anda !!!!

Pada kondisi tersebut spora jamur akan pecah lalu jamur tumbuh hingga cepat berkembang karena mendapat dukungan oleh suhu yang hangat. 

Penyakit antraknosa pada cabai ini bisa jadi penyebab utama petani gagal panen. Hal ini sudah terjadi bertahun - tahun hingga bisa menjadi pengalaman buruk bagi semua petani.

Serangan cacar buah atau petani sering menyebut nama patek ini semua menyerang saat kita budidaya cabe. Mulai saat kita budidaya cabe rawit, cabe keriting hingga budidaya cabe merah.

Teknik yang benar tentang cara menanam harus petani kuasai dari pemilihan, pengolahan, perawatan, pengendalian hama penyakit hingga saat panen cabe. 

Ini adalah salah satu cara bagaimana petani bisa terhindar dari serangan penyakit cacar. Ikuti ulasan dari team toko pertanian Lmga Agro yang akan ungkap rasia tanaman cabe anda bebas busuk buah.

Jangan lupa gunakan selalu benih cabe yang sudah toleran serangan antraknosa dan lebih cocok kita tanam saat musim hujan. Rev. 07/09/22.

Mimpi Buruk, Serangan Antraknosa Pada Cabai


Serangan antraknosa pada cabai atau cacar buah hampir pernah dialami oleh petani cabe. Apalagi petani yang usaha mandiri bisnis ini di negara tropis. Serangan antraknosa pada cabai semakin parah.

Jangan sampai mimpi buruk serangan antraknosa pada cabai ini terus terulang dan menghantui petani. Jika ini terjadi terus akan menyebabkan petani tidak mempunyai motivasi kuat untuk budidaya cabe.

Pengalaman ini cukup terjadi pada penulis saja yang akhirnya bisa bangun hingga sukses jalankan usaha mandiri bisnis dari tanaman cabe.

Berbekal pengalaman ini maka kami akan sharing pengalaman kepada pembaca hingga petani. Harapan kami semua yang berkunjung ke website toko pertanian Lmga agro bisa sukses budidaya cabe.

Modal yang besar saat kita tanam cabe hingga buah cabe yang sudah didepan mata mau panen. Bisa saja dalam semalam habis akibat serangan penyakit antraknosa.

Pada akhirnya kita hanya bisa melihat buah cabe yang mau kita tanam penuh dengan busuk hitam dan  berjatuhan tidak bisa kita jual.

Jangan sampai penyakit antraknosa pada cabai menjadi mimpi buruk untuk bisa sukses hingga memiliki usaha mandiri bisnis dari berkebun tanaman cabe.

Ikuti terus hingga habis ulasan pengalaman kami bisa terbebas hingga bangkit hingga sukses menangkap peluang usaha dari panasnya rempah penghasil bumbu dapur ini.

Fungisida Obat Cacar Tanaman Cabe


Terlepas dari banyaknya parusahaan pertanian mengeluarkan fungisida baik yang bersifat sistemik maupun kontak. 

Jangan pernah mengandalkan obat kimia pertanian untuk mengendalikan Atraknosa pada cabai. Hal ini tidak akan membawa hasil yang memuaskan jika saat musim hujan ekstrim.

Penyakit Antraknosa pada cabai hanya akan bisa kita kurangi jika kita menerapkan paket cara menanam cabe secara terpadu dari awal hingga panen.

Namun demikian pengetahuan akan fungisida paling ampuh untuk Antraknosa petani harus paham cara kerjanya hingga penggunaannya.

Maka tidak ada salahnya kalau kita dari awal mengetahui tata cara sifatnya preventif. Sehingga kita juga bisa menekan biaya dari adanya serangan cacar buah cabe. 

Lebih penting lagi kita bisa mendapatkan dari peluang usaha menanam tanaman cabe ini. Jangan sampai harapan kita untuk sukses gagal gara - gara buah cabe kita habis terserang busuk buah.

Kita dapat mencegah sejak dini saat usaha tanaman cabe kita lakukan. Ini harus jadi kemauan petani agar kita tidak menyesal belakang hari.

Yakinlah bahwa penyakit antraknosa hanya akan bisa kita cegah serta sebuhkan jika kita sudah menerapkan kultur budidaya yang benar. 

Jangan pernah mengandalkan fungisida antraknosa baik sistemik maupun kontak petani saat jalankan mandiri bisnis berkebun kita. Karena keyakinan ini hanya menyebabkan kita gagal.

Adapun tindakan pencegahan yang sifatnya budidaya itu antara lain :

 Tindakan Pencegahan Serangan Cacar Buah :


1.  Pemilihan Varietas Cabe 


Varietas tanaman cabe yang mempunyai ketahanan terhadap serangan cacar buah ( antraknose ), buah berwana hijau terang ( bukan hijau gelap ), buah lentur. 

Kadar air cabe rendah ( biasanya kulit daging buah tipis ), tanaman mempunyai ruas yang agak panjang sehingga sirkulasi udara semakin lancar. 

Beberapa varietas tanaman cabe hibrida yang kini ada serta bisa anda beli lewat  toko pertanian Lmga Agro adalah : Cabe Red Kris, Red Lava, Horison, Gada F1, Pilar, Elegance

2. Jarak Tanam Lebih Lebar


Jarak tanam ideal tanam cabe musim penghujan adalah 70 x 70 cm. Jarak tanam model zig - zag ( gigi walang ). 

Sebagai petani yang sudah lama terjun dalam usaha budidaya cabe. Maka kita harus bisa sesuaikan jarak tanam sesuai kondisi lingkungan waktu kita tanam.

Pemangkasan mengurangi cabang - cabang lateral pada bawah cabang utama ( Cabang Y ). Bila kita perlukan daun yang ada pada bawah cabang Y segara kita lakukan perompesan. 

Perompesan jadi salah satu cara kita yang bertujuan untuk menciptakan sirkulasi udara yang lancar sehingga kelembaban berkurang. Kelembaban tinggi pada sekitar tanaman cabe membuat jamur berkembang hingga menjadi cacar buah cabe. 

3. Pemberian Kapur Dolomit dan Pupuk Dasar


Pemberian kapur pertanian ( Dolomit ) dan pupuk Nitrogen secara nyata juga mengurangi serangan cacar buah. Selalu hati - hati saat kita menggunakan pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi.

Sebab pemakaian dolomit membuat pH tanah normal dan sesuai dengan kebutuhan tanaman cabe.  Ciptakan agar kondisi pH tanah berkisar 6,5 - 7. 

Kondisi tanah dengan pH normal juga akan membuat akar tanaman cabe bisa menyerap unsur hara secara normal. Jaga agar pupuk yang kita aplikasikan selalu selalu cukup dengan kandungan unsur hara makro dan mikro.

Aplikasi pupuk Nitrogen yang tinggi saat curah hujan tinggi dapat merangsang tumbuhnya jamur. Sehingga buah cabe mengalami mudah terkena cacar buah. 

Nitrogen berlebihan akan memacu cabe mempunyai kadar air yang tinggi sehingga kadar serat menjadi rendah. Apalagi secara terori air hujan mengandung unsur Nitrogen lebih tinggi. 

4. Jika Ada Tanaman Terserang Cacar


Jika terlanjur ada tanaman yang terserang cacar maka segara lakukan pemetikan pada buah sakit. Tujuannya mencegah penularan ke buah lain yang masih sehat. 

Setelah petik buah yang terserang cacar hingga bersih. Selanjutnya kumpulkan jadisatu kemudian bakar dan pendam. Jangan biarkan buah terserang patek berjatuhan pada sekitar tanaman. Ini akan menyebabkan kita sudah untuk mengobati cacar buah cabe.

5. Penggunaan Fungisida Sistemik dan Kontak


Penggunaan fungisida seringkali jadi andalan utama petani. Aplikasi fungisida untuk mengendalikan hingga mengobati buah cabe yang terserang cacar buah harus mengikuti aturan yang ada.

Tata cara penggunaan fungisida ini sudah ada dalam kemasan yang tercantum dalam kemasan produk. Kanyataanya penggunaan fungisida antraknosa yang terbaik adalah hasi gabungan beberapa bahan aktif.

Aplikasi fungisida harus menggunakan kombinasi antara fungisida sistemik dengan fungisida kontak. Pahami efek dari pencampuran fungisida dengan masing - masing bahan aktif.

Jika perlu guna meningkatkan daya kerja dari fungisida tambahkan perekat dengan kualitas terbaik. Perekat Apsa, Latron, Xylate hingga Besmore Ultra bisa jadi pilihan anda saat musim hujan.

Jika anda masih ragu dengan kualitas perekat yang kami rekomendasikan tadi silakan anda uji coba pada daun talas. Bila anda masih ragu anda bisa bandingkan kualitas perekat tadi dengan produk yang anda gunakan.

Pemakaian fungisida yang bagus untuk cabe bisa kita lakukan dengan interval 3 - 4 hari sekali. Namun bila curah hujan tinggi serta tiba - tiba panas maka interval penyemprotan fungisida dirapatkan menjadi 2 hari sekali.

Jika saat tanaman anda buah cabe mau panen. Tiba - tiba sering terjadi hujan pada malam hari dan terjadi tidak hanya sekali disertai dengan siang yang panas terik maka segera lakukan penyemprotan fungisida.

Penundaan penyemprotan fungisida antraknosa yang anda lakukan hanya akan memberi peluang patek menyerang buah cabe anda. 

Oleh karena itu kenali sejak dini bagaimana proses cacar buah menyerang cabe kita sangat penting. Jika anda belum jelas segera konsultasi pertanian gratis dengan team toko pertanian terdekat Lmga Agro.

6. Saluran Drainase


Saluran drainase adalah menjadi salah satu kunci sukses bagaimana petani bisa mencegah serangan cacar sejak awal. Petani harus hati - hati dalam membuat saluran air ini, salah satunya kemiringan saluran drainase.

Desain saluran drainase saat kita tanam cabe sangat penting. Gunakan standar kemiringan saluran drainase yang benar sehingga air bisa mengalir dan terbuang terutama saat hujan deras.

Pembuatan saluran drainase di musim hujan. Perlu perlakuan khusus terutama kedalaman salurannya. Drainase ideal untuk tanaman cabe adalah mempunyai lebar 50 cm dan kedalaman saluran 40 cm pada bagian tengah. 

Kedalaman salauran keliling lahan tanaman cabe harus lebih dalam kurang lebih 50 Cm. Pastikan air bisa cepat mengalir dengan mengatur kemiringan saluran drainase hingga kering saat hujan deras. 

Apabila perlu kita siapkan juga bak kontrol saluran yang akan sangat bermanfaat saat hujan tiba. Petani akan sangat diuntungkan dengan sistem drainase seperti ini.

Cek secara rutin saluran drainase jangan sampai ada yang tersumbat. Jika ada saluran air yang longsor hingga menyebabkan kedalaman tidak standar segera lakukan pembenahan dengan menggali tanah kembali.

Cara Mengatasi Cacar Daun pada Tanaman Cabe


1. Segera kurangi !! aplikasi pupuk yang mengandung Nitrogen tinggi baik yang lewat tanah maupun lewat daun. 

Segera ubah kombinasi pupuk dengan aplikasi pupuk Phosphat dan Kalium yang tinggi sehingga kadar air tanaman hingga buah cabe menjadi rendah. 

2. Aplikasi fungisida obat cacar daun pada cabe gabungan antara fungisida sistemik dan kontak perlu kita lakukan. Pilihlah bahan aktif yang berbeda - beda sehingga efek resistensi tidak tinggi.

3. Sanitasi lingkungan kita kerjakan secara rutin. Yaitu lahan kita bersihkan dari gulma rumput liar. Terutama gulma pada sekitar atau dekat tanaman. Sehingga kondisi lingkungan yang lembab bisa berkurang.

Demikian sekilas catatan pengalaman penulis tentang cara mencegah, mengobati serangan cacar buah cabe selama ini. Jika materi teknik budidaya cabe ini ada yang kurang paham anda bisa konsultasi gratis lewat team ahli kami.

Gunakan media dan tata cara konsultasi pertanian gratis sesuai yang sudah kami tulis sehingga hasil akan lebih optimal. Ikuti semua langkah - langkah solusi dari kami jangan dipotong - potong.

Apabila ada yang kurang jelas bisa menghubungi di LMGA AGRO, website : www.lmgaagro.web.id, CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117. Terima kasih.


RELATED POSTS

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika anda ingin komentar Gunakan alamat email yang jelas ( Jangan Anonymous ). Mohon komentar secara bijak dan sesuai bahasan.