TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

16/01/14

BUDIDAYA GAMBAS HIBRIDA ESENZA CAP KAPAL TERBANG


       Gambas Esenza adalah produk dari Cap Kapal Terbang. Gambas Hibrida Esenza ini cocok untuk dataran rendah sampai menengah. Saat ini banyak petani yang tertarik untuk menam gambas, karena nilai ekonomisnya yang tinggi serta mudahnya perawatan tanaman gambas.


Cara budidaya gambas Esenza adalah sebagai berikut :
1. Pengolahan tanah
Pengolahan tanah pada budidaya gambas Esenza dapt dilakukan dengan cara :
A. Sistem lubang tanam; yaitu dengan membuat lubang tanam dengan ukuran 200 cm x 60 cm atau 200 x 100 cm
B. Sistem guludan; yaitu dengan mencangkul tanah sampai gembur, lalu digulud dengan ukuran lebar 60 cm, tinggi 30 cm, panjang sesuai panjang lahan dan dengan jarak antar gulud 140 cm
C.Sistem bedengan; yaitu tanah dicangkul hingga gembur kemudian bedengan dibuat dengan ukuran lebar 260 cm, panjang sesuai lahan dengan jarak lubang tanam 200 x 60 cm atau 200 x 100 cm

2. Penanaman
Benih gambas Hibrida Esenza dapat ditanam langsung atau melalui persemaian. Persemaian menggunakan kantung plastik diameter 5 cm yang diisi 1-2 benih/kantung. Media untuk persemaian adalah pupuk kandang campur tanah dengan perbandingan 1:1. Bibit dapat dipindah ke lapang pada umur 15-21 haru atau setelah berdaun 2-3 helai. Jika benih ditanam secara langsung, benih dimasukkan ke lubang tanam 2-3 benih/lubang tanam kemudian tutup dengan tanah setebal 1-2 cm

3. Pemupukan
Pupuk yang digunakan selain pupuk kandang 1-2kg/lubang tanam adalah NPK 300 kg/ha dan Urea 100kg/ha untuk satu musim tanam. Pemupukan dilakukan pada saat tanam dan pada umur 2,4,6 dan 8 minggu setelah tanam dengan dosis seperlima takaran dari dosis yang dianjurkan

4. Pemeliharaan
Tanaman gambas Hibrida  Esenza membutuhkan para-para untuk rambatan. Para-para dipasang saat tanaman berumur 10-15 hari setelah tanam. Pemeliharaan dilakukan dengan pemangkasan, penyiangan dan penyiraman

5. Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
OPT yang banyak menyerang gambas diantaranya lalat buah, antraknose, layu bakteri dan virus. Untuk mencegah serangan lalat buah bisa menggunakan petrogenol atau dengan membungkus buah gambas dengan plastik. Sedangkan untuk OPT yang lain, bila diperlukan penggunaan pestisida hendaknya tepat dalam pemilihan jenis, dosis dan volume semprotnya

6. Panen
Gambas Hibrida Esenza dapat dipanen mulai umur 40 hari setelah pindah tanam. Warna buahnya hijau dengan rasa agak manis, Gambas Ezensa memiliki potensi hasil 40 ton/ha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...