SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT BERBELANJA DAN NIKMATI KONSULTASI GRATISNYA

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Selasa, 11 Februari 2014

PELUANG DAN CARA BUDIDAYA BAWANG DAUN DARI BIJI

     
Bawang Daun, Tanaman, Budidaya, Hasil, Petani,Bawang Daun Biji
Tanaman Bawang Daun

      Daun Bumbu yang satu ini sering di jumpai di masakan Indonesia mulai dari Soto, Cap Jai, Mie Ayam, Martabak, Bakso, Sop DLL, itulah bumbu bawang daun. Bahkan saat ini trend pemakaian dan penyerapan bawang daun semakin banyak. Bawang daun dahulu banyak di Budidayakan oleh petani di dataran tinggi sebagai tanaman sela. Seiring dengan tingginya minat dan konsumsi Masyarakat di Indonesia tanaman bawang daun sekarang sudah di Budidayakan secara produktif.
      Walaupun tanaman bawang daun yang di Budidayakan di Petani / masyarakat saat ini banyak yang masih menggunakan bahan benih dari Umbi. Namun seiring dengan pengetahuan, kesadaran dan hasil petani akan keunggulan Benih Bawang Daun yang dari Biji lebih tinggi, tahan penyakit dan mudah dalam perawatannya maka sudah mulai terjadi pergeseran yang semula menggunakan Benih dengan bahan dari Umbi sekarang bergeser ke benih dari Biji
      Kebutuhan akan sayur Bawang Daun dari tahun ke tahun semakin meningkat tajam dan ini akan memacu petani untuk menanam Bawang Daun dan berusaha agar produksi yang di hasilkan berkualitas dan Hasil persatuan luas tinggi. Dengan dasar seperti itu maka penulis berkeyakinan kalau  permintaan akan Benih Bawang Daun dari Biji akan meningkat tajam karena kedepannya Bawang Daun akan menjadi komoditi andalan petani  di tahun-tahun berikutnya. 
     Sebagai Contoh   apabila saya  melakukan survei   di pasar Induk Sayur di  Kabupaten  Kediri ( Pasar Induk Sayur Ngronggo ) sayur bawang daun yang ada dalam sehari bisa 5- 6 Truk Mistsubisi itu belum termasuk yang di bawa oleh mobil kecil seperti L 300 yang jumlahnnya lebih banyak lagi.
     Sebelum saya tulis tentang cara Budidaya Daun dari Biji maka kita harus terlebih dahulu mengetahui tanam Bawang Daun itu sendiri, sehingga dengan mengenalnya kita akan bisa menjiwai dalam Budidaya Tanaman Bawang Daun. Bawang Daun atau sering secara umum di masyarakat di sebut Daun Bawang. Jenis Bawang Daun yang banyak di jumpai di Indonesia adalah jenis Allium fistulosum, sedangkan jenis lain yang adalah Allium ascalonicum yang masih satu jenis dengan Bawang Merah.
Budidaya Bawang Daun dari biji sebenarnya adalah gampang - gampang susah, namun apabila sudah merasakan hasilnya, susah akan terobati dengan hasil tanaman yang lebih tinggi di banding dari Bawang Daun yang berasal dari Umbi. Sebagai bandingan saja Bawang Daun yang berasal dari Biji per tanaman dalam satu siklus penamanan bisa menghasilkan 300 - 450 Gram / Tanaman, sedangkan Bawang Daun yang berasal dari Umbi cuma bisa menghasilkan 100 - 150 Gram / Tanaman. Kalau di lihat dari itu saja seharusnya sudah bisa memacu petani untuk tanam Bawang Daun dari Biji yang sifatnya unggul. Dimana dalam satu rumpun tanaman perbandingan hasilnya Umbi   dibandingkan Biji adalah 1 : 3 ( Bawang Daun dari Biji 300 % lebih banyak hasil ). Belum lagi dengan cara pemeliharaannya yang lebih mudah karena tanaman lebih seragam dan tanaman lebih tahan terhadap penyakit. Penulis dalam hal ini merekomendasikan Benih Bawang Daun Varietas FREDA untuk dataran menengah sampai tinggi, sedangkan untuk dataran rendah penulis menganjurkan agar menanam Bawang Daun Varietas FRAGRANT ( Apabila berminat benih bisa di dapatkan di Toko Online LMGA AGRO ). Kedua produk benih Bawang Daun dari Biji tersebut adalah Produk dari Known You Seed Taiwan. Keduanya tersedia dalam kemasan 10 Gram atau berisi sekitar 4.500 Biji / Sachet sedangkan kebutuhan benih per Ha adalah 1.200 Gram. 
     Nanti akan kita bahas lagi lebih dalam tentang perbedaan antara Bawang Daun dari Biji dengan Bawang Daun dari Umbi.
Selanjutnya kita akan menginjak ke permasalahan utama Cara Budidaya Bawang Daun dari Biji, Langkah pertama yang harus kita siapkan adalah :

  1. PEMBIBITAN BIJI BAWANG DAUN
LMGA AGRO, Bibit, Biji, Bawang Daun, Freda, Frgagrant
Pembibitan Bawang Daun dari Biji
( Foto Waras Farm )

Pembibitan Biji Bawang Daun ini yang selama ini menjadi permasalahan dan kendala dalam proses adopsi ke petani  dari Bawang Daun Umbi ke pemakaian Bawang Daun Biji. Proses Adopsi ini terasa sulit karena untuk proses persemaian sendiri membutuhkan waktu yang lumayan lama yaitu sekitar 2 bulan baru bisa di pindah tanam. Mari kita bahas bersama-sama cara persemaian  Bawang Daun yang berasal dari Biji, Sebagi Contoh kita ambil benih Bawang Daun Varietas FREDA dan Varietas FRAGRANT masing-masing 1 Sachet 10 Gram. Adapun tahap - tahap dalam pebibitan Bawang Daun Varietas FREDA / FRAGRANT adalah sebagai berikut :
  • Siapkan lokasi persemaian ( Bedengan dengan Lebar 100 - 120 Cm ) dengan panjang sekitar 10 Meter, sebaiknya jangan terlalu panjang agar kita mudah dalam pengontrolan dan perawatan
  • Tanah Bedengan di gemburkan terlebih dahulu dengan kedalaman lapisan olah 30 Cm,  masukkan pupuk kandang yang sudah masak ( Dalam setiap Bedengan )  sebanyak 10 Kg, Kapur Pertanian ( Dolomit ) 3 Kg dan pupuk NPK 16 : 16 :16 sebanyak 0.5 KG. Ketiganya sebar dan aduk secara merata. Setelah itu bendengan di bentuk dan di ratakan serta di jemur sekitar 7 Hari.
  • Bedengan yang sudah rata kemudian di tutup dengan Plastik Tranparan ( Bisa juga plastik UV kalau ada ) dengan ketinggian 100 - 150 Cm di sebelah Timur sedangkan sisi sebelah barat dengan ketinggian 80 Cm. Atap Plastik ini juga berfungsi untuk mencegah agar nantinya Bibit tanaman tidak terkena Hujan langsung ( yang bikin biji Bawang Daun Hilang ) dan juga melindungi Bibit Bawang Daun terkena serangan Embun Tepung
  • Terlebih dahulu kita membuat larikan - larikan untuk Benih dengan jarak  10 Cm dengan kedalaman 1 Cm ( Jangan terlalu dalam agar benihnya tumbuh Normal ), setelah itu benih bisa di taburkan secara merata. Apabila susah karena benih yang terlalu kecil sebelum sebar Benih bisa dicampur dengan Pasir atau Abu, sehingga akan rata dalam penyebarannya.
  • Sambil menunggu benih berkecambah bedengan bisa di tutup sementara dengan Karung Goni yang sudah di basahi air atau dengan menggunakan Daun Pisang. Apabila sudah kelihatan benihnya pecah dan berkecambah karung ( Daun Pisang ) segera diangkat agar tidak mengganggu proses kecambah benih
  • Dalam perawatannya di anjurkan untuk melakukan penyiraman setiap hari, setelah tanaman berumur 1 Bulan di sarankan agar di semprot dengan pupuk daun 0.5 Gram/ Liter dan pemberian obat Fungisida Arashi 0.5 Gram/ Liter air dengan cara di semprotkan
  • Jika Tanaman sudah berumur 2 Bulan atau di tandai dengan ketinggian bibit tanaman 10 - 15 Cm, bibit Bawang Daun dari Biji tadi siap di pindah tanam di lahan yang sudah di siapkan.
      2. PERSIAPAN LAHAN TANAM BAWANG DAUN
      
      BERSAMBUNG........

3 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...