TOKO PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. SEGERA BELANJA! HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

12/08/21

Herbisida Pratumbuh Prowl 330 EC Membasmi Gulma Bawang Merah

herbisida pratumbuh, prowl, gulma, rumput, tanaman bawang merah, jual pestisida, toko pertanian, toko online, lmga agro
Prowl 330 EC
Herbisida Pratumbuh

Herbisida Pratumbuh Prowl 330 EC Membasmi Gulma Bawang Merah. HP 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko pertanian online LMGA Agro jual herbisida pratumbuh Prowl 330 EC untuk mengendalikan gulma rumput tanaman bawang merah. 

Toko pertanian online LMGA Agro menyediakan kebutuhan untuk bercocok tanam mulai benih hibrida, pupuk, pestisida, ZPT dan alat pertanian. Kami menerima konsultasi gratis pertanian. 

Toko pertanian LMGA Agro siap kirim pesanan Anda ke tujuan alamat Anda seluruh wilayah Indonesia. Bersama jasa pengiriman barang terpercaya JNE, KI8 dan Pos Indonesia. Kami mengajak kerjasama sebagai dropship dan reseller pertanian. 

Herbisida pratumbuh diaplikasikan pada tanah sebelum gulma tumbuh. Gulma adalah rumput liar yang tumbuh diantara tanaman pokok dan merugikan tanaman bila dibiarkan tumbuh begitu saja. Kerugian akibat pertumbuhan rumput liar hingga menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen. 

Herbisida Prowl 330 EC merupakan jenis herbisida pratumbuh dan efektif mengendalikanrumput liar bawang merah. Keberadaan rumput tumbuh tak terkendali merugikan petani dan menurunkan hasil panen. 

Prowl 330 EC herbisida pratumbuh andalan dan dipercaya mengendalikan rumput liar atau gulma tanaman bawang merah. Prowl 330 EC juga dapat diaplikasikan untuk gulma tanaman lainnya. 

Prowl 330 EC herbisida pratumbuh mengendalikan gulma berdaun lebar dan berdaun sempit. Pemberian herbisida pratumbuh harus sesuai dosis, cara dan waktu penggunaan sesuai anjuran pada kemasan. Pemberian berlebihan akan berdampak tidak baik bagi tanaman dan lingkungan. 


Herbisida Obat Rumput Prowl 330 EC 


Herbisida Prowl 330 EC merupakan obat rumput untuk mengendalikan pertumbuhan rumput yang tumbuh liar di sekitar tanaman budidaya. Prowl 330 EC adalah jenis herbisida pratumbuh yang diaplikasikan ke tanah ( soil acting herbicide ). 

Herbisida pratumbuh bersifat sistemik yaitu herbisida mampu mematikan gulma melalui translokasi racun ke seluruh bagian-bagian gulma. Herbisida pratumbuh bekerja secara sistemik dapat diaplikasikan lewat tajuk atau melalui tanah. 

Herbisida pratumbuh diberikan sebelum gulma tumbuh. Herbisida pratumbuh berbahan aktif diuron, bromacil, oksifluorfen, ametrin dan oksadiazon. 

Herbisida pratumbuh Prowl 330 EC membasmi gulma berdaun lebar. Yaitu Ageratum conyzoides, Alternanthera philoxeroides dan Amaranthus spinosus. 

Serta dapat mengendalikan gulma berdaun sempit seperti : Cynodon dactylon, Digitaria sp., Echinochloa colona dan Eleusine indica. Pemberian dosis Prowl 330 EC sesuai anjuran adalah sebesar 1,5 - 3 liter per hektar. 

Cara pemberian yaitu penyemprotan volume tinggi saat pengolahan tanah pada budidaya bawang merah atau kedelai. Bibit benih tanaman ditanam pada kedalaman 3 - 4 cm lalu ditutup tanah. Anda dapat konsultasi ke Toko Pertanian Online LMGA Agro tentang cara aplikasi herbisida Prowl 330 EC yang baik dan benar. 

Herbisida pratumbuh membasmi rumput liar atau disebut dengan gulma dimana biasa tumbuh diantara tanaman pokok/utama. Keberadaan gulma menjadi pesaing dalam mendapatkan nutrisi/unsur hara, air dan sinar matahari. Gulma mengganggu pertumbuhan tanaman utama. 


Herbisida Pratumbuh Racun Rumput Liar 


herbisida pratumbuh, prowl, gulma, rumput, jual pestisida, toko pertanian, toko online, lmga agro
Mulsa Plastik Hitam Perak
Rumput di permukaan tanah biasanya dibersihkan dengan cara penyiangan menggunakan tanagan atau matun. Rumput liar dicabut lalu dikumpulkan dan dibakar atau dijauhkan dari lahan. Selain membersihkan rumput, di lahan juga harus bersih dari sampah dan daun-daun kering atau rontok. 

Pengendalian manual menggunakan tangan tersebut dirasa kurang efektif. Terutama dilakukan pada daerah dimana jumlah tenaga kerjanya terbatas. Sehingga solusi efektif dan efisien yaitu membersihkan rumput dengan menyemprotkan herbisida. 

Herbisida bagian dari pestisida berisi bahan kimia yang digunakan untuk membasni gulma atau rumput liar tanaman pengganggu. Gulma merupakan tanaman liar berupa rumput, alang-alang dan semak. Aplikasi herbisida pratumbuh disesuaikan pertumbuhan tanaman utama dan gulmanya. 

Herbisida pratumbuh merupakan pengelompokan herbisida berdasarkan pertumbuhan gulmanya. Herbisida pratumbuh diaplikasikan pada tanah sebelum gulma tumbuh. Jenis herbisida pratumbuh diaplikasikan ke tanah dan bersifat sistemik. 

Herbisida merupakan racun rumput dimana bila diberikan secara terus menerus ke tanah akan membuat tanah menjadi gersang. Racun rumput mengakibatkan sumber penyubur alami tanah juga ikut mati sehingga tanaman menjadi rusak. 

Pemakaian herbisida dapat merugikan Petani bila dilakukan terus menerus dan jangka panjang. Herbisida pratumbuh dapat memberikan dampak buruk bagi kesuburan tanah dan tanaman. Pemakaian herbisida jangka panjang juga berakibat buruk pada manusia. 

Pemakain herbisida lama kelamaan membuat unsur hara dalam tanah rusak sehingga tanaman tidak dapat tumbuh degan baik. Tanpa disadari, membuat tanaman menjadi tumbuh kerdil dan kualitas produksi tanaman menurun. 

Karena itu bila kondisi rumput sangat banyak dan lebih efisien dikendalikan denga herbisida, maka pemakaiannya harus bijak. Sebagai racun rumput, herbisida membuat tanah menjadi gersang yang tidak baik bagi pertumbuhan tanaman. 


Baca Juga : Produk Benih Oriental Seed Mutu Terjamin


Pengendalian Gulma Kegiatan Pemeliharaan Tanaman


Kegiatan pengendalian gulma menyerap tenaga dan biaya cukup tinggi. Keberadaan gulma menyebabkan terjadinya persaingan dalam mendapatkan satu atau lebih faktor tumbuh. Faktor tersebut adalah unsur hara, air dan cahaya matahari. 

Gulma berdaun lebar menyebabkan penurunan hasil panen samapai 10% lebih kecil dibandingkan gulma rumput sekitar 5%. Penyiangan gulma membutuhkan adanya tenaga kerja. 

Tenaga untuk membersihkan rumput liar atau gulma tergantung dari populasi dan waktu pengendalian gulma. Untuk luasan lahan 1 hektar membutuhkan tenaga kerja membersihkan gulma sekitar 50 orang sehari.  

Karenanya kebutuhan tenaga kerja cukup banyak tadi dapat ditekan dengan menggunakan herbisida. Meskipun penggunaan herbisida ada dampak buruknya namun terbukti efektif dan efisien. 

Dampak positif pemakaian herbisida pratumbuh yaitu pengendalian gulma berjalan relatif singkat dan cepat meski di lahan luas sekalipun. Rumput yang mati karena obat rumput dapat berfungsi sebagai mulsa untuk menghambat kehilangan air melalui evaporasi sekaligus untuk mencegah erosi. 

Dampak negatif menggunakan herbisida pratumbuh membuat kerusakan pada tanaman dan tanah, bila dilakukan tidak bijak. Pemakaian herbisida pratumbuh jenis yang sama terus menerus menimbulkan efek resisten gulma terhadap bahan aktif herbisida pratumbuh.  

Pengendalian gulma termasuk dalam kegiatan pemeliharaan tanaman yaitu menekan laju pertumbuhan rumput liar sehingga tidak mengganggu tanaman pokok yang dibudidayakan. Pengendalian gulma ini tidak selalu dilakukan sejak awal sampai panen. Pengendalian gulma dilakukan tepat waktu dapat menghemat biaya, waktu dan tenaga. 


Baca Juga : Tanaman Melon Buah Sehat Sejuta Manfaat


Macam Teknik Pengendalian Gulma 


herbisida pratumbuh, gulma, rumput, prowl, jual pestisida, toko pertanian, toko online, lmga agro
Sprayer Elektrik
Teknik pengendalian gulma sebaiknya dilakukan pada waktu yang tepat. Waktu tepat tersebut adalah waktu periode kritis dari tanaman dimana tanaman sangat peka terhadap faktor lingkungan. Periode waktu kritis tanaman biasanya umur 1/2 - 1/4 dari umur tanaman. 

Macam pegendalian gulma yang biasa dilakukan petani yaitu ada usaha preventif atau pencegahan, pengendalian cara fisik/mekanis, cara kimia atau cara biologi. 

Pengendalian cara pencegahan/preventif contohnya yaitu membersihkan lahan dari rumput-rumput liar sebelum penanaman. Ada juga dengan memisahkan atau mengambil biji gulma yang tercampur benih atau melekat di alat pertanian. Menggunakan pupuk kandang matang untuk mencegah kontaminasi dari biji gulma. 

Pengendalian Cara Fisik/Mekanis yaitu membersihkan rumput menggunakan alat pertanian seperti dalam proses pengolahan tanah, pemangkasan/pembabatan, penggenangan, pembakaran atau pemakaian mulsa plasik hitam perak. 

Pengendalian Cara Kimiawi yaitu menggunakan bahan kimia pembasmi gulma yaitu herbisida. Pemberian herbisida pratumbuh dapat menghemat waktu dan tenaga. Namun pengendalian gulma menggunakan herbisida pratumbuhtidak dilakukan terus menerus dan jangka panjang. 

Aplikasi herbisida pratumbuh harus secara bijak dan dianjurkan pada pagi hari sekitar pukul 7 pagi tergantung kondisi angin dan hujan. Agar tidak merusak lingkungan dan tanaman, pemakaian herbisida pratumbuh sesuai dosis anjuran pada kemasan. 

Pengendalian Cara Biologi dengan memanfaatkan musuh alami tiap tumbuhan gulma. Musuh alami gulma yaitu insekta, fungi, ternak. ikan dan masih banyak lagi. 

Pertumbuhan gulma dapat berasosiasi dengan jenis gulma lainnya untuk menurunkan hasil panen jika gulma dibiarkan tumbuh. Gulma berpengaruh besar saat tanaman memasuki masa pertumbuhan. 

Biasanya gulma akan muncul dan berkecambahlebih cepat sehingga pertumbuhan dan hasil panen menurun. Petani biasanya melakukan penyiangan, aplikasi herbisida dan pemasangan mulsa untuk menekan pertumbuhan gulma. 


Pengendalian Gulma Bawang Merah dengan Herbisida Pratumbuh


Aplikasi pelaksanaan pengendalian gulma dilakukan saat tanaman umur 1/3 atau 1/4 dari daur hidupnya. Masa waktu umur tersebut merupakan periode kritis tanaman. 

Metode penyiangan gulma tanaman merupakan paling mudah dan sederhana. Penyiangan manual yaitu dengan merusak bagian fisik gulma sehingga pertumbuhan gulma terganggu lalu mati. Penyiangan menggunakan alat sederhana seperti sabit, bajak, cangkul kecil/besar dan menggunakan tangan langsung. 

Aplikasi pemasangan mulsa dengan tujuan menekan gulma masuk dalam kategori pengendalian secara mekanik atau fisik. Mulsa menurut bahannya dibagi menjadi 2 yaitu bahan dasar organik dari sisa tanaman dan bahan dasar an-organik yaitu dari plastik. 

Pemakaian mulsa untuk menekan gulma bekerja dengan cara mengurangi asupan cahaya matahari ke dalam tanah. Cahaya akan dihambat sehingga biji gulma lemah dan tidak berkecambah. Gulma akan segera mati karena kebutuhan cahaya matahari untuk proses fotosintesisnya terhalangi mulsa. 

Pengendalian gulma bawang merah secara kimia salah satunya menggunakan herbisida pratumbuh. Macam herbisida untuk gulma bawang merah adalah Oksifluorfen, Pendimethalim dan Ametrin. 

Oksifluorfen terdapat pada herbisida pratumbuh mengendalikan gulma rerumputan dan sanggup menjangkau spektrum yang luas. Herbisida pratumbuh memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan hingga perpanjangan sel gulma. 

Herbisida pratumbuh mampu bekerja secara sistemik dan selektif tidak meracuni tanaman bawang merah. Herbisida pratumbuh Prowl 330 EC ampuh mengendalikan gulma berdaun lebar dan daun sempit. 

Gulma akan tumbuh subur bila kondisi lingkungan mendukungnya. Gulma biasanya tumbuh optimal pada tanah yang jenuh atau mendekati jenuh air.   


Baca Juga : Jual Benih Tomat Lumina Cap Panah Merah Tahan Virus


Budidaya Tanaman Bawang Merah


herbisida pratumbuh, prowl, gulma, rumput, budidaya bawang merah, benih panah merah, jual benih panah merah, toko pertanian, toko online, lmga agro
Bawang Merah Tuk Tuk 

Pengendalian gulma salah satu pemeliharaan pada budidaya bawang merah. Gulma budidaya bawang merah dikendalikan saat tanaman memasuki periode kritis. Periode kritis tanaman bawang merah pada umur 15 - 45 hst. 

Pengendalian gulma tidak boleh diabaikan mengingat keberadaan gulma adalah masalah serius. Pertumbuhan gulma bila dibiarkan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman bawang merah dan menurunkan hasil panen. 

Gulma berbahaya bila dibiarkan. Gulma berbahaya yaitu keberadaannya memiliki daya ganggu tinggi dan sampai menjadi penyebab gagalnya panen. 

Tanaman bawang merah termasuk tanaman sayuran dimana pertumbuhan gulmanya menggunakan cara pengendalian yang sedikit berbeda. Hal tersebut karena kondisi fisiologis dari tanaman bawang merah mempengaruhi cara pengendalian gulmanya. 

Tanaman bawang merah tidak terlalu tinggi dan daunnya sulit dibedakan dengan gulma. Selain itu pengendalian gulma bawang merah juga dipengaruhi iklim sekitar lahan budidaya, sifat fisik dan kimia tanah budidayanya. 

Herbisida pratumbuh pengendalian gulma bawang merah merupakan metode yang kini banyak dipakai. Karena penggunaan herbisida pratumbuh lebih efektif dan efisien dari segi waktu, biaya dan tenaga. Pemberian herbisida pratumbuh juga harus tepat dosis dan cara aplikasinya. 

Bawang merah ( Allium cepa var. agregatum ) merupakan salah satu komoditas sayuran di Indonesia yang bernilai penting. Bawang merah bernilai komersial dari sisi ekonomi karena sebagai pemenuhan konsumsi nasional, sumber penghasilan petani dan penghasil devisa negara.  

Setiap tahun semakin bertambahnya jumlah penduduk Indonesia, kebutuhan bawang merah juga meningkat. Namun peningkatan kebutuhan bawang merah tersebut tidak diikuti peningkatan produksi bawang merah dalam negeri. 


Peluang Usaha Menanam Bawang Merah


Peluang usaha menanam bawang merah cukup menggiurkan dan menjanjikan karena merupakan komoditas penting di Indonesia. Namun produksi bawang merah mengalami penurunan dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri. 

Penurunan hasil produksi salah satunya karena adanya gulma. Gulma disamping tanaman bawang merah merupakan kompetitor dan kehilangan hasil akibat gulma mencapai 40 - 80%. Kompetisi dengan gulma yaitu dalam memperoleh cahaya, nutrisi, kelembaban dan ruang tumbuh. 

Karena itu, perlunya pemeliharaan dan pengelolaan yang tepat untuk mengurangi kerugian akibat gulma. Petani meyakini bahwa pengendalian gulma menggunakan cara kimia seperti menggunakan herbisida pratumbuh cukup efektif. 

Bahkan pemakaian herbisida pratumbuh mendapatkan keuntungan lebih dalam pelaksanannya. Aplikasi herbisida pratumbuh awal sebelum tanam dianjurkan karena pilihan yang tepat. Pemberian herbisida pratumbuh setelah tanam berakibat merusakkan jaringan tanaman sehingga menurunkan hasil.  

Pemberian herbisida pratumbuh harus dilakukan waktu yang tepat yaitu saat periode kritis tanaman. Yaitu dimana tanaman sangat peka terhadap faktor lingkungan. Periode kritis tanaman biasanya terjadi di umur 1/4 atau 1/3 hingga 1/2 umur tanaman. 

Banyak cara dalam mengendalikan pertumbuhan gulma mulai dari pencegahan hingga cara membasmi secara kimia. Tujuan gulma dibasmi karena merugikan tanaman mulai pertumbuhan hingga jumlah panen bisa menurun. Bahkan untuk gulma berbahaya dapat membuat tanaman mati.  


Baca Juga : Benih Melon Stella Produk Premium Tahan Virus


Jenis Usaha Pengendalian Gulma


Usaha Preventif/Pencegahan. Yaitu dengan cara sanitasi gulma atau gulma dicabut sebelum memulai penanaman. Membersihkan alat pertanian sebelum digunakan untuk mencangkul tanaman karena biji gulma ikut melekat pada alat pertanian. 

Pengendalian Mekanik. Yaitu kegiatan pemeliharaan berkala yang bertujuan membersihkan lahan dari gulma yaitu penggemburan, pemakaian mulsa plastik hitam perak dan penyiraman atau penggenangan. 

Pengendalian Secara Kimiawi yaitu menggunakan herbisida. Herbisda pratumbuh Prowl 330 EC membasmi gulma dan rumpit liar terutama gulma bawang merah dan kedelai. Penggunaan herbisida pratumbuh dapat menghemat waktu dan tenaga bila dilakukan secara tepat.  

Herbisida pratumbuh harus tepat sasaran yaitu Anda harus mengenali jenis gulma yang ada. Herbisida pratumbuh Prowl 330 EC dapat digunakan untuk gulma berdaun lebar dan daun sempit. 

Herbisida tepat jenis yaitu herbisida Prowl herbisida pratumbuh yaitu diaplikasikan sebelum ada tanaman. Sedangkan jenis lain yaitu herbisida purna tumbuh awal diaplikasikan pada gulma langsung. Yaitu saat tanaman masih muda atau umur sebelum 7 hst. 

Ada juga herbisida purna tumbuh ( post-emergent ) diaplikasikan pada gulma langsung sebelum pemupukan susulan pertama. Berdasarkan cara kerjanya, herbisida pratumbuh Prowl 330 EC bersifat sistemik yaitu bahan aktif didalamnya ditrasmisikan ke seluruh bagian gulma. 

Selain itu ada herbisida dengan cara kerja secara kontak, yaitu cara kerjanya lebih cepat namun hanya pada bagia yang terkena saja. Sebelum pemakaian herbisida pratumbuh disarankan membaca petunjuk pemakaian secara seksama. 


Pemakaian Herbisida Pratumbuh Secara Bijak

Karena pemberian pestisida bisa berdampak buruk, maka perlu kiranya Anda menggunakan pestisida secara bijak termasuk menggunakan herbisida pratumbuh. Pemberian sesuai petunjuk pada kemasan dan bila belum memahami bertanyalah pada ahli pertanian. 

Toko pertanian online LMGA Agro menerima layanan konsultasi gratis tentang seputar pemakaian herbisida pratumbuh Prowl 330 EC. Juga mengenai dosis atau konsentrasi yang dianjurkan. 

Pemberian herbisida pratumbuh harus tepat waktu yaitu di pagi atau sore hari. Waktu yang baik yaitu saat sebelum matahari bersinar terik dan sore hari cuaca cerah dan tidak mendung. Pagi hari dan cuaca cerah dimana saat tersebut stomata tanaman terbuka. 

Agar tepat cara aplikasi dan dosisnya maka bacalah petunjuk pemakaian herbisida pratumbuh Prowl 330 EC pada brosur atau kemasan. Pemberian herbisida pratumbuh diberikan dengan cara ditabur atau disemprotkan menggunakan sprayer. Dalam kemasan petunjuk pemakaian juga tertulis boleh tidaknya dicampur dengan pupuk atau pestisida lain. 

Demikian artikel Kami judul : Herbisida Pratumbuh Prowl 330 EC Membasmi Gulma Bawang Merah. Hubungi nomer kontak Kami di 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko pertanian online LMGA Agro jual herbisida pratumbuh Prowl 330 EC.

Toko pertanian online LMGA Agro menerima konsultasi pertanian gratis dan kami siap kirim pesanan Anda bersama JNE, KI8 dan Pos Indonesia. Kami menyediakan kebutuhan bercocok tanam mulai benih hibrida dan unggul, pupuk, pestisida, ZPT hingga alat pertanian lengkap dan berkualitas. 

Semoga artikel Kami ini bermanfaat dan menambah wawasan tentang herbisida pratumbuh dan seluk beluk pengendalian gulma menggunakan herbisida. Salam sukses....


RELATED POSTS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.