TOKO PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. SEGERA BELANJA! HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

23/09/22

Jual Produk Bahan Aktif Insektisida untuk Ulat Grayak - LMGA Agro

jual produk pertanian, bahan aktif insektisida, pestisida, ulat grayak, cara mengendalikan hama, alat sprayer, toko pertanian, toko online, lmga agro
Sprayer Semprot
Insektisida
 
Jual Produk Bahan Aktif Insektisida untuk Ulat Grayak - LMGA Agro. HP 0821417417141 ( telepon ) dan 08125222117 ( WA/SMS ). Toko pertanian LMGA Agro jual produk pertanian untuk bercocok tanam harga murah berkulitas. 

Jual produk pertanian termurah dan terlengkap di kios pertanian terdekat LMGA Agro. Belanja online praktis menyediakan lengkap benih, pupuk, pestisida, ZPT sampai alat pertanian sarana prasarana. 

Toko pertanian online LMGA Agro terdekat jual produk pertanian bahan aktif insektisida untuk ulat grayak terbaik. Produk terbaik dan murah beli sekarang secara online

Kebutuhan untuk bercocok tanam dan andalan Petani dengan produk terpercaya. Bahan aktif insektisida untuk ulat grayak mengatasi gangguan hama untuk budidaya tanaman. 

Ulat grayak menjadi musuh utama petani. Serangannya sangat merugikan hingga dapat menurunkan kuantitas dan kualitas tanaman budidaya. 

Ulat grayak hama utama banyak tanaman mulai tanaman pangan seperti jagung hingga sayuran yaitu tomat. Bahan aktif insektisida untuk ulat grayak cukup banyak.

Pemakaian pestisida harus menerapkan panduan pengendalian hama terpadu yang aman bagi lingkungan dan produk hasil pertanian. 

Bahan aktif insektisida untuk ulat grayak terlengkap di Toko Pertanian LMGA Agro. Pemakaian insektisida harus bijak sesuai prosedur pengendalian hama terpadu. Pemakaian dosis takaran yang tepat serta cara penyemprotannya. 

Bagaimana pun pestisida mengandung bahan aktif bersifat racun dan pemakaiannya harus tepat dan mengikuti panduan dan prosedur yang tepat. 

Tingkat kerusakan akibat serangan hama ulat grayak tergolong berat karena menimbulkan kerusakan hasil panen cukup tinggi dan pasti merugikan Petani. 

Karenanya Petani perlu mengetahui dan mempelajari cara mengendalikan hama ulat grayak dan cara pemeliharaan tanaman yang tepat guna mencegah serangan hama. 

Ulat Grayak Hama Penting Tanaman Budidaya

jual produk pertanian, bahan aktif insektisida, pestisida, ulat grayak, cara mengendalikan hama, alat sprayer, toko pertanian, toko online, lmga agro
Pengolahan Tanah
Ulat grayak bernama ilmiah Spodoptera litura, F. memang musuh utama Petani. Menurut laporan BPK 2013 mengatakan bahwa keberadaan hama ulat grayak sangat merugikan untuk budidaya tanaman. 

Ulat grayak dapat menurunkan komoditas tanaman tomat di Indonesia. Upaya guna meminimalkan kerugian akibat serangan ulat grayak adalah menggunakan insektisida. 

Namun pemakaian bahan aktif insektisida untuk ulat grayak bersifat sistemik dan ternyata berdampak buruk bagi lingkungan. Bahan aktif insektisida untuk ulat grayak menyebabkan resistensi. 

Resistensi pada tubuh hama jelas akan berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan pengendalian ulat grayak. Banyak kemungkinan ulat grayak tidak akan mati karena telah kebal. 

Selama ini telah banyak jenis bahan aktif insektisida untuk ulat grayak menjadi pilihan petani. Salah satunya bahan aktif sipermetrin. 

Pemakaian bahan aktif insektisida untuk ulat grayak ini bila berlebihan kemudian sering kontak antar hama satu dengan yang lain menyebabkan banyak hama menjadi resisten. 

Akhirnya mempengaruhi keberhasilan pengendalian hama. Penambahan takaran dosis insektisida tidak dibenarkan. Karenanya pemakaian harus sesuai anjuran tertulis dari kemasan produk. 

Serangan ulat grayak untuk budidaya tanaman Indonesia sering terdapat pada tanaman jagung. Beberapa daerah melaporkan adanya gangguan hama ulat grayak sehingga menurunkan hasil panen. 

Ulat grayak dalam bahasa Inggris adalah fall armyworm merupakan serangga ngengat asli daerah tropis. 

Sebelumnya hama ini hanya ada pada pertanaman jagung di Amerika Serikat, Argentina dan Afrika. Kini mulai banyak terdapat pada lahan tanaman Indonesia. 

Baca Juga : Starategi Jitu Mencegah Rontok Bunga Tomat dan Cabai

Karakter Serangan Hama Ulat Grayak

jual produk pertanian, bahan aktif insektisida, pestisida, ulat grayak, cara mengendalikan hama, alat sprayer, toko pertanian, toko online, lmga agro
Insektisida Movento 

 Hama ulat grayak pertama kali muncul di Indonesia pada pertanaman padi tahun 2019 tepatnya Sumatra Barat dan Lampung. 

Ulat grayak kemudian juga ada pada budidaya jagung dan di Indonesia beradaptasi dengan baik dan langsung melakukan serangan merusak lahan jagung. 

Hal ini kemungkinan bahwa ulat grayak memiliki karakter biologi yang unik. Cepat menyebarnya hama ini juga atas dukungan karena tingginya volume pertukaran barang dari luar negeri ke Indonesia. 

Tingkat kerusakan oleh ulat grayak tergolong berat karena menyebabkan kerugian ekonomi besar pada komoditas tanaman seperti jagung. 

Sehingga perlunya mengetahui cara efektif dan efisien mengenai cara mengatasi serangan ulat grayak. Tentunya langkah penanggulangan ini harus aman terhadap lingkungan. 

Gejala kerusakan hama ulat grayak ini paling parah pada fase larva atau ulatnya. Hama ulat grayak ini menggerek daun tanaman jagung. 

Serangan berat yaitu saat kumpulan larva hama merusak daun hingga habis tersisa tulang daun dan batang saja. Kumpulan larva mencapai kepadatan 0,2 - 0,8 larva per tanaman. 

Kerusakan akibat serangan ulat grayak yaitu hasil produksi berkurang sebanyak 5 - 20%. Tanda serangan ulat grayak pada tanaman jagung yaitu ada bekas gesekan dari larva atau ulat. 

Yaitu pada permukaan atas daun atau sekitar pucuk tanaman. Tampak ada serbuk kasar seperti serbuk gergaji karena merusak bagian pucuk daun muda hingga tanaman mati. 

Bila populasi ulat semakin meningktat maka akan menyerang bagian tongkol jagung hingga habis.  

Baca Juga : Resep dan Formula Budidaya Jagung Manis Bebas Bulai    

Cara Pemeliharaan Mengendalikan Hama Ulat Grayak 

jual produk pertanian, bahan aktif insektisida, pestisida, ulat grayak, cara mengendalikan hama, alat sprayer, toko pertanian, toko online, lmga agro
Budidaya Cabai Bebas Hama

Tindakan pencegahan mengendalikan ulat grayak yaitu pertama gunakan benih dan varietas tahan hama penyakit. Benih berkualitas dan memiliki daya kecambah baik. 

Lakukan penanaman tepat waktu dan hindari cara menanam tidak bersamaan pada satu lahan. Hal tersebut guna mencegah ketersedianya inang selalu ada terus menerus. 

Usahakan kondisi tanah selalu baik, gembur dan subur. Gunakan pupuk dengan dosis seimbang guna mengurangi jumlah populasi dan intensitas serangan ulat grayak.  

Terapkan sistem tanam tumpang sari seperti tanaman jagung dengan tanaman bukan satu famili dan hama ulat grayak tidak menyukai tanaman tersebut. 

Amati tanaman minimal satu minggu sekali untuk mengetahui, mempelajari dan menentukan langkah tepat bila menemukan gejala tanaman sakit. 

Pengendalian mekanis dengan mencari hama lalu membunuh larva dan telur hama. Matikan menggunakan tangan. 

Pengendalian secara biologis yaitu memanfaatkan musuh alami hama dan berperan sebagai agen pengendali hayati untuk mengurani populasi ulat grayak. 

Musuh alami ulat grayak yaitu jenis parasitoid Trichogramma spp. dan jenis predator cocopet, kumbang kepik, dan semut.

Toko pertanian LMGA Agro jual benih hibrida dan unggulan tanaman sayur, buah dan jagung bebas hama penyakit. Benih berkualitas andalan petani produk pabrik benih terpercaya. 

Pencegahan serangan hama dengan menerapkan kultur teknis yang benar yaitu gembur lahan dengan cara membajak atau mencangkulnya. Gemburkan sampai kedalaman 30 cm dan balikkan tanah. 

Lakukan tanam serempak sejak mulai saat persemaian. Lakukan tumpang sari dan Anda dapat berkonsultasi dengan Toko Pertanian LMGA Agro gratis tentang tumpang sari. 

Baca Juga : Tanki Sprayer Elektrik CBA Kuat Tahan Lama

Insektisida Obat Pembasmi Serangga 

jual produk pertanian, bahan aktif insektisida, pestisida, ulat grayak, cara mengendalikan hama, alat sprayer, toko pertanian, toko online, lmga agro
Tanaman Tomat Sehat

Insektisida merupakan produk bahan senayawa kimia untuk mematikan semua jenis serangga. Insektisida merupakan salah satu dari banyak jenis pestisida. 

Pestisida dari asal kata bahasa Inggris yaitu pest berarti hama dan cida berarti pembunuh. Hama untuk dunia Pertanian sangat luas. 

Antara lain : tungau, tumbuhan pengganggu, penyakit tanaman karena jamur( fungi ), bakteri dan virus. Sebutan hama juga untuk nematoda ( cacing perusak akar tanaman ), siput, tikus, burung dan lainnya. 

Menurut peraturan Pemerintah No.7 ( 1973 ) Pestisida adalah zat kimia atau bahan lain serta jasad renik dan virus berguna untuk : 

- Memberantas dan mencegah hama - penyakit perusak tanaman atau hasil panen pertanian. 

- Untuk memberantas rerumputan. 

- Mematikan daun dan mencegah pertumbuhan tanam/bagian tanaman, bukan termasuk pupuk. 

- Memberantas dan mencegah hama-hama bukan hewan peliharaan dan ternak. 

- Memberantas/mencegah hama-hama pada air. 

Pestisida juga mampu mengatasi adanya binatang sejenis jasad renik dalam rumah tangga, bangunan dan alat pengangkutan. 

Mampu memberantas atau mencegah binatang membawa penyakit ke dalam tubuh manusia atau hewan. Penggunaannya perlu mendapat perlindungan pengawasan ke tanaman dan lingkungan. 

Produk pestisida sering mendapat sebutan sebagai produk pelindung tanaman ( crop protection product ). Hal ini untuk membedakan dengan produk untuk bidang yang berbeda. 

Pengelolaan pestisida meliputi kegiatan pembuatan, pengangkutan, penyimpanan, peragaan, penggunaan hingga pembuangan/pemusnahan. 

Pestisida memang memiliki efektivitas tinggi namun juga banyak menimbulkan efek negatif merugikan. Terutama bila pemakaian tidak sesuai dosis anjuran dan cara yang kurang tepat. 

Sehingga pemakaian pestisida harus berkonsultasi dahulu agar mengetahui sifat fisik dan kimia bahan aktif insektisida untuk ulat grayak. 

Pestisida Untuk Membasmi Hama 

Berikut beberapa cara mekanisme kerja pestisida juga bahan aktif insektisida untuk ulat grayak bekerja. 

Pestisida Racun Sistemik

Pestisida jenis racun sistemik bekerja dengan cara tidak langsung mematikan hama. Racun pada bahan aktif insektisida untuk ulat grayak jenis racun sistemik akan menempel pada tanaman. 

Racun dalam insektisida akan masuk jaringan tanaman lewat akar atau daun tanaman. Kemudian hama akan memakan bagian tanaman otomatis racun masuk ke tubuh hama lalu hama mati. 

Jenis racun sistemik juga ada pada bahan aktif insektisida untuk ulat grayak yaitu dimehipo, imidakloprid, fipronil, asefat dan masih banyak lagi. 

Racun sistemik ini juga terdapat pada fungisida berbahan aktif karbendazim dan jenis herbisida berbahan aktif  glifosat, 2,4-D dan lain-lain. 

Pestisida Racun Kontak

Cara bekerja racun kontak ini sesuai namanya menjadi racun bagi hama saat kontak langsung dengan hama sasaran. 

Sama dengan racun sistemik, racun kontak juga masuk dalam jaringan tubuh hama langsung tetapi tidak masuk jaringan tanaman. 

Selanjutnya dalam tubuh hama terjadi gangguan fungsi fisiologis organisme target hingga berujung pada kematian hama target. 

Racun kontak juga terdapat pada bahan aktif insektisida untuk ulat grayak. Jenis racun kontak sangat efektif mengendalikan serangga yang menetap dan tidak tersembunyi letaknya. 

Yaitu seperti ulat, kutu daun dan semut. Bahan aktif insektisida untuk ulat grayak jenis racun kontak ini kurang bekerja baik untuk serangga mobilitas tinggi dan tersembunyi. 

Yaitu hama lalat, kutu kebul dan belalang. Bahan aktif insektisida untuk ulat grayak jenis racun kontak yaitu golongan piretroid ( sipermetrin, deltametrin ), klorpirifos, bpmc dan masih banyak lagi. 

Pestisida Racun Lambung

Cara kerja jenis racun lambung yaitu bahan aktif didalamnya baru bekerja bila bagian tersemprot tersebut termakan hama. Kemudian racun masuk ke lambung hama dan kerja racun mulai bereaksi. 

Jenis racun lambung berkaitan dengan racun pestisida sistemik. Cara kerjanya hampir sama yaitu tidak langsung kena hama. 

Pestisida Racun Pernapasan

jual produk pertanian, bahan aktif insektisida, pestisida, ulat grayak, cara mengendalikan hama, alat sprayer, toko pertanian, toko online, lmga agro
Perangkap Yellow Trap

Bahan aktif insektisida untuk ulat grayak jenis racun pernapasan akan membunuh bila racun terhisap lewat organ pernapasan hama. Jenis racun pernapasan untuk mengendalikan hama gudang. 

Jenis pestisida racun pernapasan disebut juga racun fumigan. Hama masuk dalam jaringan tanaman seperti larva menggunakan bahan insektisida untuk ulat grayak. 

Juga untuk tipe serangan hama menghisap atau menusuk tanaman. Contoh hamanya adalah hama penggerek daun, penggerek buah, thrips dan kutu. 

Sedangkan racun kontak, sistemik dan racun lambung akan efektif mengendalikan hama dengan mobilitas tinggi. Yaitu seperti belalang, kutu dan lalat buah. 

Hal tersebut karena saat penyemprotan kemungkinan hama tidak ada pada tempat tersebut atau sedang terbang. Dan beberapa waktu kemudian hama kembali memakan bagian tanaman. 

Dimana bagian tersebut sudah kena semprot. Otomatis hama mati karena memakan bagian tanaman mengandung racun. 

Pestisida racun pernapasan akan efektif untuk hama mobilitas tinggi juga meski tidak kena langsung. Namun hama nanti akan mati saat menghirup partikel mikro yang sangat kecil dari pestisida.

Toko pertanian LMGA Agro menerima layanan konsultasi tentang cara pengendalian hama dan penyakit serta lagkah-langkahnya lengkap. Jual juga pestisida terlengkap harga murah. 

Baca Juga : Mengenal Manfaat dan Jenis Pupuk 

Mengenal Bahan Aktif Insektisida 

Arti bahan aktif insektisida yaitu suatu bahan kimia yang ada dalam cairan dan mampu mengendalikan atau membunuh hama dan penyakit tanaman. 

Banyak jenis bahan aktif insektisida menjadi banyak macam merk dagang insektisida. Beberapa merk juga sudah familiar bagi petani. 

Tiga bahan aktif insektisida berikut paling sering digunakan petani untuk membasmi hama perusak tanaman budidaya petani. 

Abamektin

Bahan aktif insektisida ini paling banyak dikenal petani dan petani menggunakan untuk mengendalikan hama kutu, ulat penghisap dan penggerek batang. 

Jenis kutu-kutuan ini mati dengan bahan aktif abamektin yaitu hama thrips, aphids dan kutu kebul. Banyak merk dagang insektisida berbahan aktif abamektin. 

Abamektin terbukti ampuh karena memilki efek translaminar yaitu menembus masuk ke jaringan daun dan batang. 

Imidakloprid

Bahan aktif imidakloprid mampu mengendalikan hama tanaman yaitu lalat buah, ulat, wereng, walang sangit dan jenis kutu-kutuan. 

Imidakloprid bekerja secara translaminar dan cepat terserap ke jaringan tumbuhan. sehingga tidak mudah tercuci oleh air hujan. 

Bahan aktif imidakloprid bekerja secara sistemik dan dapat mengganggu sistem kerja saraf pusat hama serangga. Efek pada hama yaitu kerusakan saraf akut, kelumpuhan hingga kematian pada hama.

Profenofos

Profenofos merupakan salah satu bahan aktif insektisida andalan petani dan selalu ada pada toko pertanian. Profenofos efektif untuk memberantas serangan hama pada tumbuhan. 

Yaitu hama serangga, kutu-kutuan dan juga hama ulat. Namun perlu htai-hati karena bahan aktif profenofos berlebihan dapat merusak lingkungan. 

Profenofos andalan petani karena tidak menyebabkan resistensi pada serangga pengganggu tanaman.

Baca Juga : Fungsi Hormon Giberelin bagi Tanaman

Cara Penyemprotan Bahan aktif Insektisida Untuk Ulat Grayak

Ada dua jenis ulat grayak di Indonesia menyerang tanaman jagung dan tanaman lain yaitu Spodoptera frugiperda dan S. litura

Kedua jenis ulat grayak tersebut sama sangat berbahaya karena cara menyerangnya merata. Yaitu menyerang mulai daun hingga pangkalnya. 

Tips menanggulangi serangan ulat grayak yaitu : 

- Rotasi tanaman guna memutus daur hidup hama.

- Pengolahan tanah yang baik dan benar selama satu bulan bertujuan mengangkat kepompong hama dalam tanah agar naik ke atas kemudian mati terpapar sinar matahari. 

- Pasang perangkap berferomon dan pemasangan lampu perangkap sebanyak 30 buah per hektar. 

Lakukan penyemprotan menggunakan bahan aktif insektisida untuk ulat grayak jika kerusakan daun sudah sampai 5%.

Lakukan penyemprotan insektisida bila populasi kelompok telur sudah mencapai satu kelompok atau 10 tanaman. 

Rekomendasi dari Petani bahwa sebelum melakukan penyemprotan menggunakan pestisida sebaiknya taburkan abu pada tongkol jagung. 

Atau pada tanaman, semprotkan air gula guna memancing semut memakan ulat. Cara menyemprot ke tanaman jagung tidak sama saat menyemprot ke tanaman padi. 

Yaitu posisi nozzle miring untuk ulat grayak jagung. Hal tersebut agar racun dapat masuk hingga tongkol atau pupusnya. 

Jenis bahan aktif insektisida untuk ulat grayak yaitu emamektin benzoat gunakan pada tanaman jagung. 

Gunakan takaran konsentrasi tang tepat yaitu dosis 400 - 600 liter/hektar. Penyemprotan harus tepat waktu, tepat cara dan sasaran penyemprotan.  

Demikian artikel Kami tentang bahan aktif insektisida untuk ulat grayak dan dapat Anda beli di Toko Pertanian LMGA Agro. Produk pertanian lengkap dan harga murah. 

Hubungi kontak Kami 082141747141 ( telp ) dan 08125222117 ( WA/SMS ). Jual produk pertanian lengkap mulai benih hibrida berkualitas, pupuk, pestisida, ZPT sampai alat sarana dan prasarana. 

Kami menerima konsultasi gratis pertanian. Semoga artikel Kami bermanfaat dan menambah wawasan. Salam sukses...

RELATED POSTS

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika anda ingin komentar Gunakan alamat email yang jelas ( Jangan Anonymous ). Mohon komentar secara bijak dan sesuai bahasan.