TOKO PERTANIAN ONLINE LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA PETANI MURAH, AMAN SERTA NYAMAN. BELANJA SILAKAN HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

31/07/14

BANGKITKAN KEJAYAAN PETANI MELON DENGAN MELINDO 14 DAN MELINDO 15

      LMGAAGRO.WEB.ID - Tanaman melon selama ini sudah menjadi sumber pendapatan bagi petani di daerah sentra produksi di Propinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bahkan kalau kita Data dan Surve lagi dengan detail lagi maka akan kita dapatkan petani yang jumlahnya ribuan yang tergantung dari Budidaya Tanaman Melon ini. Namun perkembangan jumlah penanam melon yang ada di daerah sentra ini ternyata dari tahun ke tahun membawa konsekwensi perkembangan dari Hama dan Penyakit yang semakin komplek dan sulit untuk di sebuhkan. Bahkan Hama dan Penyakit itu semakin lama sanggup menyebabkan petani melon pusing tujuh keliling karena tidak ada satupun material dan bahan dari pabrikan pestisida yang mampu mengendalikan hingga tuntas.

melon,tahan,virus,gemini,melindo 14,melindo 15, bisi international
MELON SEHAT BEBAS VIRUS
Rasanya tidak ada yang akan memungkiri kalau yang terjadi akhirnya banyak petani Melon yang gagal produksi mulai dari tanaman melon berumur 20 Hari hingga tanaman melon berumur 45 Hari karena adanya seranga Hama dan Penyakit. Hal tersebut selama ini berusaha di atasi oleh petani mulai dari menggunakan pestisida dari kelas bawah sampai pestisida kelas wahid bahkan sampai dengan cara petani berpindah-pindah lahan di lokasi baru yang masih steril dan jauh dari sentra tanaman berpenyakit. Penyakit tersebut adalah Virus keriting yang menyebabkan tanaman melon gagal tumbuh dan berkembang dan akan berlanjut dengan gagalnya berproduksi. Virus keriting ini sebenarnya bisa disebabkan oleh kutu yang banyak menyerang tanaman seperti : Trips, Mite, Aphit dan terakhir paling bahaya adalah adanya serangan dari Bemisia tabaci ( Kutu kebul / White Fly ). Yang membedakan kutu kebul ( Bemisia tabaci ) dengan jenis kutu yang lain dalam menyebabkan serangan Virus di tanaman melon adalah bawah kalau kutu di luar Kutu Kebul ( White Fly / Gimini virus) seperti Trips dan Mite dalam menyebabkan serangan Virus di tanaman harus menyerang tanaman yang sudah terserang Virus keriting terlebih dahulu, sedangkan untuk  Kutu Kebul ( White Fly / Bemisia tabaci / Gimini virus ) begitu menggigit dan menghisap tanaman langsung membawa dan menyebabkan penyakit virus tanpa perlu perantara tanaman sakit. Maka dari itu  akibat dari serangan Kutu Kebul ( White Fly / Bemisia tabaci / Gimini virus ) ini begitu cepat dan parah di tanaman melon. Akibat serangan Virus di tanaman melon ini jumlah petani yang Budidaya tanaman melon dalam 5 tahun terkhir ini banyak yang berkurang dan tumbang karena rugi akibat dari ganasnya serangan Virus ini.
      Bidang produksi benih tidak akan tinggal diam dengan adanya perilaku dan pola penyebaran penyakit yang ada di Masyarakat petani ini. Tentunya pabrikan tersebut akan terus berusaha untuk berpacu dan ber Inovasi dengan cara menggerakan tenaga ahli dan para Breedernya yang ada untuk segera menelorkan benih melon varietas  baru yang tahan terhadap serangan Gemini Virus ini. Karena untuk mendapatkan tanaman melon yang tahan virus ini setidaknya di butuhkan 5 - 6 tahun untuk dapat memilih dan mengkombinasikan sifat - sifat yang ada di tanaman melon yang cocok, tahan virus dan buahnya sesuai dengan permintaan pasar.
melon,tahan,virus,gemini,melindo 14,melindo 15, bisi international
AKIBAT SERANGAN VIRUS DI MELON
Namun demikian pabrikan besar yang banyak bergerak di
    Saat ini perusahaan benih yang sudah mau mengeluarkan benih tahan Virus kuning dan keriting adalah PT. Bisi International TBK.  Perusahaan dengan merk dagang Cap Kapal Terbang ini adalah sebagai penyuplai tunggal pasar benih melon yang menguasai pasar benih melon ( Hampir 75 % ) di Indonesia dengan melon yang melegenda sampai sekarang yaitu Melon ACTION 434.
      Melon tahan Virus ini akan keluar di tahun 2014 dan bahkan dalam ajang gelar pameran di PENAS XIV di Stadion Kanjuruan, Kepanjen, Malang tanggal 7 - 12 Juni 2014 tanaman dan benihnya sudah di pamerkan dalam bentuk tanaman display dan benih kemasan sementara. Namun demikian benih melon tahan Virus ini sudah ada nama dan Varietasnya yaitu Melon tahan Virus Hibrida ( F1 ) MELINDO 14 dan MELINDO 15.
        Karena itu dengan keluarnya benih tahan Virus Melindo 14 dan Melindo 15 ini di harapkan kejayaan petani melon dapat bangkit lagi seperti dahulu. Terutama petani yang tinggal di daerah yang sangat endemik dengan serangan virus. Karena itu penulis berharap dengan adanya tulisan ini petani melon ( Terutama di daerah Sentra serangan Virus ) dapat membaca informasi ini sehingga dapat memacu dan merangsang kembali petani untuk tanam dan meraih kejayaannya lagi seperti sedia kala, dengan tanaman yang bebas virus. Harapan penulis juga agar perusaahn Benih PT. Bisi International  ini segera mewujudkan harapan petani untuk bisa mengeluarkan benih melon tahan virus  hibrida Melindo 14 dan Melindo 15 di tahun 2014 ini.

      Di lain kesempatan saya akan coba menulis tentang melon tahan virus yang lain, seperti melon F1 Gracia dan Melon tahan virus F1 Madesta yang di produksi oleh PT. East West Seed Indonesia ( Cap Panah Merah )
       Apabila ada yang kurang jelas dengan tulisan ini dan membutuhkan informasi benih dari Melindo 14 dan Melindo 15 lebih lengkap bisa menghubungi Toko Online LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117. Kami juga melayani kebutuhan Benih, Pestisida, Pupuk dan Sarana peralatan Pertanian lain dan siap mengirim ke seluruh Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...