TOKO PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. SEGERA BELANJA! HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

31/07/14

Bangkitkan Kejayaan Petani Melon Dengan Melindo 14 Dan Melindo 15

Tanaman melon selama ini sudah menjadi sumber pendapatan bagi petani di daerah sentra produksi  Propinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bahkan kalau kita Data dan Surve lagi lebih detail maka akan kita dapatkan petani yang jumlahnya ribuan yang tergantung dari Budidaya Tanaman Melon ini.

Buah melon kini sudah menjadi favorit masyarakat Indonesia. Permintaan buah melon ini seiring dengan kesadaran masyarakat akan penting kesehatan.  

Manfaat buah melon dengan kandungan buah melon yang kaya vitamin hingga meneral yang jadi kebutuhan tubuh manusia menyebabkan buah ini jadi kesukaan masyarakat Indonesia.

Buah melon yang dulu hanya bisa kita dapatkan pada supermarket, kini sudah bisa kita beli lewat toko dan bedak buah yang ada pada pasar tradisional hingga pinggir jalan. Variasi hingga jenis melon yang ada juga sangat banyak.

Hingga saat ini melon dengan buah warna hijau dan orange masih jadi favorit konsumen. Hal ini tidak lepas karena harga lebih murah dengan rasa yang manis dan enak. Sedangkan jenis melon Golden ( kuning ) peminatnya masih rendah.

Berita ini tidak hanya menimbulkan rasa senang pada petani karena bisa meraih peluang usaha dari berbisnis dan berkebun tanaman melon. Namun perkembangan jumlah penanam melon yang ada di daerah pusat ini ternyata dari tahun ke tahun membawa perkembangan baru berupa dari hama penyakit. 

Serangan hama penyakit pada tanaman melon semakin komplek dan sulit untuk petani kendalikan. Biaya operasional untuk pembelian pestisida terus meningkat karena ledakan hama penyakit.

Bahkan hama dan penyakit itu semakin lama sanggup menyebabkan petani melon pusing tujuh keliling. Hal ini karena tidak ada satupun material hingga bahan dari pabrikan pestisida yang mampu mengendalikan hingga tuntas.


melon,tahan,virus,gemini,melindo 14,melindo 15, bisi international
Melon Sehat Bebas Virus
Rasanya tidak ada yang akan memungkiri kalau yang terjadi akhirnya banyak petani melon yang gagal produksi mulai dari tanaman melon berumur 20 Hari hingga tanaman melon berumur 45 Hari karena adanya seranga Hama dan Penyakit. 

Hal tersebut selama ini berusaha diatasi oleh petani mulai dari menggunakan pestisida dari kelas bawah sampai pestisida kelas wahid. 

Bahkan sampai dengan cara petani berpindah-pindah lahan di lokasi baru yang masih steril dan jauh dari sentra tanaman berpenyakit. 

Petani melon saat ini berharap bahwa perusahaan benih nasional kita bisa dengan cepat menemukan benih antivirus terbaik yang bisa merangsang petani bangkit lagi. 

Benih melon yang melon yang memiliki sifat antivirus terbaik akan mampu bertahan dari serangan kutu yang membawa virus ke tanaman petani. Hal inilah yang akan menyebabkan petani bisa bergairah untuk menjalankan usaha mandiri bisnis tanaman melon kembali.

Serangan Penyakit Virus Ancaman Bagi Petani Melon


Penyakit tersebut adalah Virus keriting yang menyebabkan tanaman melon gagal tumbuh dan berkembang hingga akan berlanjut dengan tanaman melon gagal produksi. 

Virus keriting ini sebenarnya bisa disebabkan oleh kutu yang banyak menyerang tanaman seperti : Trips, Mite, Aphit dan terakhir paling bahaya adalah adanya serangan dari Bemisia tabaci ( Kutu kebul / White Fly ). 

Yang membedakan kutu kebul ( Bemisia tabaci ) dengan jenis kutu yang lain dalam menyebabkan serangan virus di tanaman melon adalah bawah kalau kutu di luar Kutu Kebul ( White Fly / Gimini virus) seperti Trips dan Mite dalam menyebabkan serangan Virus di tanaman harus menyerang tanaman yang sudah terserang Virus keriting terlebih dahulu. 

Sedangkan untuk  Kutu Kebul ( White Fly / Bemisia tabaci / Gimini virus ) begitu menggigit dan menghisap tanaman langsung membawa hingga menyebabkan penyakit virus tanpa perlu perantara tanaman sakit. 

Maka dari itu  akibat dari serangan Kutu Kebul ( White Fly / Bemisia tabaci / Gimini virus ) ini begitu cepat dan parah pada tanaman melon. 

Akibat serangan virus di tanaman melon ini jumlah petani yang budidaya tanaman melon dalam 5 tahun terkhir ini banyak yang berkurang dan tumbang karena rugi akibat dari serangan virus yang semakin ganas.

Bidang produksi benih tidak akan tinggal diam dengan adanya perilaku dan pola penyebaran penyakit yang ada di masyarakat petani  melon ini. 

Tentunya pabrikan tersebut akan terus berusaha untuk berpacu dan berinovasi dengan cara menggerakkan tenaga ahli dan para Breeder nya yang ada untuk segera menghasilkan benih melon varietas baru yang tahan terhadap serangan Gemini Virus ini. 

Karena untuk mendapatkan tanaman melon yang tahan virus ini setidaknya dibutuhkan 5 hingga 6 tahun untuk dapat memilih dan kombinasi sifat - sifat yang ada di tanaman melon yang cocok, tahan virus dan buahnya sesuai dengan permintaan pasar.
melon,tahan,virus,gemini,melindo 14,melindo 15, bisi international
Akibat Serangan Virus Di Melon

Team mandiri bisnis Lmga Agro berpendapat bahwa hanya dengan kita menggunakan benih melon antivirus terbaik. Maka petani bisa akan semangat untuk menjalankan usaha agribisnis tanaman melon.

Solusi benih melon mempunyai sifat unggul antivirus terbaik akan banyak membantu petani mencegah sejak dini serangan virus keriting.

Namun demikian pabrikan besar yang banyak bergerak di pertanian saat ini perusahaan benih yang sudah mau mengeluarkan benih tahan virus kuning dan keriting adalah PT. Bisi International TBK.  

Perusahaan dengan merk dagang Cap Kapal Terbang ini adalah sebagai supplier tunggal pasar benih melon yang menguasai pasar benih melon ( Hampir 75 % ) di Indonesia dengan melon yang sudah jadi legenda sampai sekarang yaitu Melon ACTION 434.

Melon AntiVirus Terbaik Harapan Petani Bangkit Dan Sukses

      
Melon tahan Virus ini akan keluar di tahun 2014 dan bahkan dalam ajang gelar pameran di PENAS XIV di Stadion Kanjuruan, Kepanjen, Malang tanggal 7 hingga 12 Juni 2014 tanaman dan benihnya sudah di pamerkan dalam bentuk tanaman display dan benih kemasan sementara. 

Namun demikian benih melon tahan virus ini sudah ada nama dan varietas yaitu melon tahan virus Hibrida ( F1 ) MELINDO 14 dan MELINDO 15.
        
Karena itu dengan keluarnya benih tahan Virus Melindo 14 dan Melindo 15 ini diharapkan kejayaan petani melon dapat bangkit lagi seperti dahulu. Terutama petani yang tinggal pada daerah yang sangat endemik dengan serangan virus. 

Karena itu penulis berharap dengan adanya tulisan ini petani melon ( Terutama di daerah pusat serangan virus ) dapat membaca informasi ini. Sehingga dapat memacu dan merangsang kembali petani untuk tanam dan meraih kejayaannya lagi seperti sedia kala, dengan tanaman yang bebas virus. 

Harapan penulis juga agar perusahaan benih PT. Bisi International  ini segera mewujudkan harapan petani untuk bisa mengeluarkan benih melon tahan virus  hibrida Melindo 14 dan Melindo 15 pada tahun 2014 ini.

Pada lain kesempatan saya akan coba menulis tentang melon tahan virus yang lain, seperti Melon Madesta hingga melon Alina hasi produksi oleh PT. East West Seed Indonesia ( Cap Panah Merah )

Apabila ada yang kurang jelas dengan tulisan ini dan membutuhkan informasi benih dari Melindo 14 dan Melindo 15 lebih lengkap bisa menghubungi Toko Online LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117. Kami juga melayani kebutuhan Benih, Pestisida, Pupuk dan Sarana peralatan Pertanian lain dan siap mengirim ke seluruh Indonesia.

RELATED POSTS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.