SELAMAT DATANG DI LMGA AGRO. UNTUK BERBELANJA SILAKAN HUB KAMI DI : HP 082 141 747 141 (TELP/SMS/WA). LMGA AGRO TOKO ONLINE TERPERCAYA PETANI INDONESIA. KAMI MENYEDIAKAN LAYANAN KONSULTASI GRATIS BUDIDAYA PERTANIAN
SELAMAT BERBELANJA DAN NIKMATI KONSULTASI GRATISNYA

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

Senin, 08 Februari 2016

HASIL LUAR BIASA MELON MADESTA DAN GRACIA PANAH MERAH

WWW.LMGAAGRO.WEB.ID - Tahun ini persaingan dalam usaha benih melon di Indonesia akan semakin ketat dan kompetitif karena banyak bermunculan benih di tahun monyet api. Di tahun monyet api ini hanya benih melon yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi petanilah yang akan bisa menguasai pasar dan merebut hati petani di Indonesia. Seperti yang pernah saya tulis dalam Web site LMGA AGRO bahwa permasalah utama pada tanaman melon sejak tahun 2001 adalah serangan Gemini Virus yang di bawa oleh  Bemisia tabaci atau lebih di kenal dengan nama White Fly (Kutu kebul ).


Permasalahan serangan Virus kuning dan keriting bukan hal yang baru di tanaman melon, karena itu perusahaan benih sudah bergerak melakukan penelitian untuk menemukan benih yang tahan terhadap Gemini Virus ( White Fly ). Hal ini bisa di lihat  bahwa di tahun 2016 ini keluar benih yang secara Genetik mempunyai ketahanan terhadap serangan daun kuning dan keriting yang di sebabkan oleh Gemini Virus. Perusahaan yang sudah mengeluarkan benih tahan dan kebal Virus itu antara lain adalah : Bisi International yang akan Launching ke pasaran secara resmi Melon Hibrida MELINDO 14 dan Melon MELINDO 15, Bintang Citra Asia ( BCA ) yang berpusat di kota Jember ini akan Launching melon Hibrida MELANI, melon Hibrida Dhona dan Melon orange Hibrida OKASA, Perusahaan benih Saudara Seed mengeluarkan benih melon tahan Virus STR 11 dan melon orange tahan virus HDO3 sedangkan Launching terakhir melon tahan Virus ini di lakukan oleh perusahaan benih PT. East West Seed Indonesia ( Cap Panah Merah ) yaitu Melon anti virus Hibrida GRACIA yang berdaging Hijau dan Melon anti virus Hibrida MADESTA dengan daging berwarna orange. 


AGEN MELON TAVI MADESTA DAN GRACIA


Dengan keluarnya berbagai tipe dan varietas tanaman melon yang tahan
terhadap Gemini Virus ini, tentunya kan membawa keuntungan bagi perusahaan produsennya apabila bisa menang dalam kompetisi pasar. Petani pun akan sangat di untungkan karena mendapatkan benih anti Virus yang tentunya akan memperkecil faktor kegagalan saat Budidaya tanaman melon. Seperti yang kita ketahui bahwa kegagalan panen akibat  serangan Gemini Virus di daerah setra Budidaya melon sangat tinggi yaitu hingga mencapai 70 %. Umur kegagalan pun dari hari ke hari semakin tinggi karena dalam umur 14 Hari setelah tanam, terkadang benih menjadi keriting dan kuning akibat serangan Virus hingga mencapai 70 % dan tidak bisa di kendalikan dengan obat - obat kimia.

Seperti yang kita ketahui daerah sentra produksi melon Nasional tertinggi saat ini berada di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sentra produksi melon propinsi Jawa Timur terletak di kabupaten : Banyuwangi, Situbondo, Jember, Lumajang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Nganjuk, Madiun, Ngawi dan Ponorogo sedangkan untuk sentra tanaman melon di propinsi Jawa Tengah ada di Yogjakarta, Kulon Progo, Sragen, Grobogan, Pati.

Dalam rangka untuk mendapatkan benih tahan virus dan variasi melon pemerintah daerah di  Banyuwangi lewat Dinas Pertanian sempat mengadakan Jambore Tanaman Melon pada tanggal 7 hingga 9 Juni 2015 yang di dalamnya di tanam tanaman melon berjumlah 12.000 batang, dengan berbagai macam varietas dan keunggulan Hama dan Penyakit dari hasil penelitian 12 perusahaan benih Nasional


JUAL BENIH MELON MADESTA DAN GRACIA MURAH


Acara seperti ini  seharusnya sering dilakukan sehingga selain mendapatkan benih tahan virus, yang bisa diterima pasar serta yang tidak kalah penting adalah bisa mempertemukan petani selaku produsen dengan pedagang selaku pelaku ditribusi ke pasar.

Pada kesempatan ini saya akan membahas sedikit tentang melon tahan dan anti virus terbaru yang di produksi oleh perusahaan benih PT. East West Seed yang di pasaran kita mengenal dengan merk Cap Panah Merah. Benih melon tahan Virus tersebut adalah melon dengan dengan tipe berdaging hijau Hibrida ( F1 ) Gracia dan Melon Hibrida ( F1 ) kebal Virus berdaging Orange Madesta. Benih melon tahan virus Gracia dan Madesta Cap Panah Merah  ini di bulan September 2015 sudah ditanam petani dalam skala kecil dalam bentuk Sample benih.
benih melon, benih tahan virus, madesta f1, benih panah merah

Penulis sempat melihat dan mengamati  hasil Budidaya benih Sample yang ditanam oleh petani. Tanaman melon Gracia dilihat di Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kediri, sedangkan untuk melon tahan Virus Madesta dilihat di Kabupaten Tulungagung. Walaupun dalam skala jumlah tanaman  sedikit namun penulis sudah bisa menyimpulkan karena ditanam berdampingan dengan Varietas tanaman lain yang selama ini sudah lebih dahulu ditanam oleh petani, sebelum Madesta dan Gracia keluar. 

MELON MADESTA  DAN MELON GRACIA DI BURU PETANI


Pengamatan terhadap melon tahan virus Cap Panah Merah Gracia dan Madesta dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Melon Madesta dan Melon Gracia Cap Panah Merah lebih tahan dan utuh tanaman dan daunnya walaupun ditanam di daerah serangan endemik Virus di  bulan September ( Puncak seranga Virus )
  2. Melon anti virus Gracia dan melon orange Madesta bisa di buahkan lebih dari satu dengan hasil rata - rata mencapai 2 - 2,5 Kg / buah
  3. Melon tahan virus Madesta dan Melon Gracia tahan simpan sampai 9 hari setelah petik
  4. Pada melon tahan virus Gracia dan Melon Madesta bisa dilakukan penyemprotan Ethrel saat panen dengan hasil buah tetap keras
  5. Buah hasil panen Melon kebal Virus Gracia dan melon Madesta sudah bisa diterima pasar dengan harga yang sama dengan melon yang ada saat ini
  6. Melon Orange Madesta dan Melon hijau Gracia cukup toleran terhadap serangan layu bakteri dan jamur
  7. Daging buah tebal dangan tektur yang krispi dengan kadar gula Gracia mencapai 13 % ( Brix ) sedangkan Madesta 15 % ( Brix )
  8. Net buah di melon Gracia dan Madesta rapat dan rata sampai tangkai buah  dan pantat buah dan terbentuk lebih awal meskipun net sedikit tipis daripada melon varietas lain yang sudah ada
  9. Melon tahan virus Gracia kemasan komersil tersedia dalam kemasan 500 butir , sedangkan melon tahan virus kutu kebul hibrida Madesta tersedia dalam kemasan 200 butir
Demikian sekilas info tentang melon tahan virus gemini yang di produksi oleh perusahaan benih Cap Panah Merah ( PT. East West Seed Indonesia ) yaitu Melon Hibrida Gracia dan melon orange Madesta. Apabila ada yang kurang jelas bisa di tanyakan di Toko Pertanian LMGA AGRO selaku agen, distributor, dealer dari benih, obat, pupuk serta sarana produksi pertanian yang siap mengirim ke seluruh Indonesia. Toko pertanian on line LMGA AGRO juga menyediakan Layanan Konsultasi Gratis Budidaya tanaman dengan menghubungi CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

4 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...