TOKO PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. SEGERA BELANJA! HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

01/01/15

Resep Pupuk Tanaman Cabai, Hasil Tinggi, Bebas Virus Dan Layu

Resep Pupuk Tanaman Cabai, Hasil Tinggi, Bebas Virus Dan Layu. Tulisan ini sebenarnya adalah rahasia saya untuk bisa sukses menanam cabe selama ini. Namun karena adanya permintaan banyak pembaca serta petani Lmga Agro, maka kami berusaha untuk menuangkan pemupukan cabe ini dalam artikel. 

Artikel cara aplikasi pupuk ini saya tulis sebagai kado peralihan tahun baru 2015, tulisan ini sengaja saya tulis di waktu pergantian tahun 2014 - 2015 jam 00.00 WIB.  

Saat banyak orang lain merayakan malam pergantian tahun baru di luar dengan melihat pesta kembang api dan konser musik. Kami asik dan serius untuk membuat artikel lengkap tentang cara menanam cabe dengan harapan bisa menjadi sumber inspirasi bagi petani hingga pembaca semua.

Semoga tulisan yang selama ini merupakan rahasia pemupukan saya dalam budidaya tanaman baik itu Cabai, Tomat, Melon, Semangka dll. Tentu dengan hasil tanaman terbebas dari serangan VIRUS, LAYU JAMUR & BAKTERI dengan hasil yang tinggi.

Setelah saya unggah melalui web site Lmga Agro ini bisa membawa kesuksesan dalam menjalankan peluang usaha mandiri bisnis  petani Indonesia.. 

Sebenarnya saya menulis artikel ini adalah atas permintaan salah satu pelanggan saya yang berasal dari Sragen Jawa Tengah yang bernama Bapak Edi ( maaf bapak yang baru bisa menuangkan permintaan bapak malam ini ).

Beliau selama ini sudah sudah Budidaya Tanaman Cabai namun belum bisa mendapat hasil yang optimal dari cabai yang ditanam. 

Karena itu saya berusaha menuangkan tulisan ini dan semoga bisa bermanfaat bagi semua masyarakat yang ingin memperbaiki hasil tanaman cabai dengan memperbaiki sistem pemupukan yang efektif dan efisien.

Tulisan ini akan saya tuangkan ini adalah resep pupuk cabe yang selama ini saya simpan. Formula yang selama ini saya RAHASIAKAN sehingga dalam budidaya tanaman cabai, saya selalu bisa terhindar dari serangan VIRUS dan LAYU bakteri dan jamur yang parah. 

Walau dalam bentuk sederhana dan singkat, semoga para pembaca dan petani semua bisa mencoba langsung ke tanaman cabe yang sedang sedang anda budidayakan.

Pupuk Cabe Formula Rahasia Lmga Agro


Toko pertanian terdekat Lmga Agro kini sudah menjadi bagian besar dari petani Indonesia. Maka kami juga punya kewajiban dan tanggung jawab untuk terus bisa update serta sharing informasi yang sifatnya bisa meningkatkan petani sukses.

Salah satunya adalah tentang bagaimana aplikasi hingga penggunaan pupuk cabe yang tepat bisa meningkatkan petani sukses dalam usaha agribisnis tanaman cabe anda saat berkebun.

Melihat perkembangan banyak pelanggan toko pertanian kami yang sering bertanya : Pupuk apa yang bagus untuk cabe?, Berapa hari pemupukan cabe setelah tanam?, Bagaimana agar cabe cepat berbuah?. Pupuk cabe saat berbunga? Pupuk untuk cabe rawit agar berbuah lebat? Pemupukan cabe rawit terbaik?.

Sebenarnya formula rahasia pupuk cabe yang saya berikan ini mampu menjawab semua pertanyaan petani yang ada di atas. Tinggal bagaimana petani serta pembaca semua mau tidak membuat formula pupuk untuk cabe seperti yang saya lakukan.

Pada pokok budidaya tanaman cabe ini saya akan membagi menjadi beberapa tahapan pemupukan serta Dosis aplikasi   dan Cara membuat Formula Khusus sesuai pengalaman yang sudah saya lakukan selama ini :


1. Pupuk Dasar Tanaman Cabai


Pupuk ini berfungsi untuk menyediakan kebutuhan Nutrisi tanaman cabai selama hidupnya, karena namanya pupuk dasar maka aplikasi pupuk ini dilakukan pada tahap awal sebelum penutupan mulsa plastik

Pupuk yang saya berikan biasanya  adalah Za, SP 36, KCl serta Dolomit dan Pupuk Kandang. Petani jangan sampai salah : dosis, jenis, waktu serta cara dalam aplikasi pupuk tanaman cabe ini.

Dosis saya berikan untuk pupuk dasar untuk luas 1 Ha lahan ini apabila di musim penghujan ( Tanam di bulan September - April ) maka dosisnya sebagai berikut : Za 150 Kg : SP36 400 Kg : KCl 400 Kg : Dolomit 3 Ton : Pupuk Kandang 6 Ton

Apabila budidaya tanaman cabai  di bulan Mei - September ( musim kemarau ) maka kami biasa memberikan dosis pupuk dasar dalam luasan 1 Ha sebagai berikut : Za 200 Kg : SP36 350 Kg : KCl 350 Kg : Dolomit 2 Ton : Pupuk Kandang 5 Ton

Perbedaan pemberian pupuk dasar ini saya lakukan karena adanya perbedaan respon tanaman di kedua musim tersebut serta Hama dan Penyakit yang menyerang di musim tersebut masing - masing berbeda. 

Berdasarkan pengalaman penulis pupuk kandang terbaik untuk tanaman cabai adalah dari kotoran kambing yang sudah dihaluskan ( di giling ) dan di proses Fermentasi dengan menggunakan EM4 Pertanian ( Cara membuat pupuk Fermentasi nanti akan saya tulis tersendiri ).

Cara aplikasi dari pupuk dasar tersebut adalah dengan cara menyebarkan rata pada permukaan bedengan selanjutnya pupuk kita aduk dan letakkan pada kedalaman tanam 15 hingga 20 Cm, dimana pada kedalaman itu biasanya akar cabai berada dan tanah dalam kondisi masam.
Pupuk, Pemupukan, Cara membuat pupuk, Cara Fermentasi pupuk, Resep pupuk tanaman Cabai, Formula pupuk rahasia, Lmga Agro
Ilustrasi Drum

Setelah pupuk dasar kita sebar rata dalam bedengan maka biarkan bedengan kurang lebih 2 hingga 3 minggu sehingga tanah sedikit di jemur ( kelantang panas matahari ) dan pupuk dasar tersebut campur dan larut terdegradasi oleh tanah. 

Kemudian bedengan baru ditutup  dengan plastik mulsa hitam perak

Penutupan plastik Mulsa hitam perak harus di lakukan siang hari ketika matahari terik sehingga di peroleh pemasangan plastik yang kencang dan kuat.


2. Pupuk Susulan Tanaman Cabai


Pemupukan cabe susulan dilakukan setelah tanaman cabai mulai berumur 10 HST, atau saat tanaman sudah mulai bangun ( istilah jawa Nglilir ) sehingga pada saat kondisi tersebut perakaran tanaman cabai sudah mulai adaptasi dan tumbuh pada lahan yang baru. 

Pemupukan cabe pertama yang dilakukan sebelum 10 HST terkadang menyebabkan akar tanaman terbakar dan luka karena pupuk. Hal ini akan menyebabkan tanaman menjadi stagnan dan bahkan bisa menjadi kerdil pertumbuhannya. 

Perlu saya jelaskan bahwa dalam pengenceran pupuk saya menggunakan DRUM Volume 200 Liter dan gelas penyiram gelas AQUA 200 Cc untuk 1 ( pokok ) tanaman  cabai, sehingga dalam 1 Drum larutan pupuk bisa di gunakan untuk 1.000 pokok tanaman cabai

Adapun pupuk dan dosis susulan ( 1 DRUM ) yang saya berikan pada tanaman cabe adalah sebagai berikut :

- Pemupukan Cabe I ( Umur 10 HST ) aplikasi pada pangkal pohon


Dosis pemberian pupuk untuk pemupukan pertama adalah : Za 250 Gram : NPK  2 Kg : KNO3 Merah 500 Gram : SP 36 500 Gram 

- Pemupukan Cabe 2 ( Umur 17 HST ) aplikasi pada lubang pupuk 15 Cm dari lubang tanam


Dosis pemberian pupuk untuk pemupukan ke 2 adalah : Za 500 Gram : NPK 3 Kg : KNO3 Merah 750 Gram : SP36 500 Gram: KCl 500 Gram 

-Pemupukan Cabe 3 ( Umur 25 HST ) aplikasi pada lubang pupuk 15 Cm dari lubang tanam

Dosis pemberian pupuk untuk pemupukan ke 3 adalah : Za 500 Gram : NPK 4 Kg : KNO3 Putih 1 Kg : SP36 1 Kg: KCl 500 Gram : MKP 500 Gram : Calsium Fertilizer 500 Gram

-Pemupukan Cabe 4 ( Umur 35 HST ) aplikasi pada lubang pupuk 15 Cm dari lubang tanam


Dosis pemberian pupuk untuk pemupukan ke 4 adalah : Za 500 Gram : NPK 4 Kg : KNO3 Putih 1 Kg : SP36 1.5 Kg: KCl 500 Gram : MKP 1 Kg : Calsium Fertilizer 750 Gram

-Pemupukan Cabe 5 ( Umur 43 HST ) aplikasi pada lubang pupuk 15 Cm dari lubang tanam


Dosis pemberian pupuk untuk pemupukan ke 5 adalah : NPK 5 Kg : KNO3 Putih 500 Gram : SP36 2 Kg: ZK 2 Kg : MKP 2 Kg : Calsium Fertilizer 1 Kg : Magnesium Sulfat 500 Gram

- Pemupukan cabe selanjutnya ( 50 HST dan ke atas ) dilakukan setiap Interval 7 hari sekali, walaupun tanaman cabai sudah memasuki fase panen ( Petik ) pemupukan terus tetap di lakukan dengan sehingga daun dan ruas baru bisa muncul dan tidak rontok bunganya serta tanaman tidak mudah terserang virus kuning dan keriting. 
Catatan HST = Hari Setelah Tanam

Adapun untuk dosis pemupukan, menggunakan acuan dosis pupuk 43 HST akan tetapi nanti ditambahkan larutan Formula Khusus 3 Liter untuk setiap DRUM 200 liter.

Cara membuat pupuk Larutan Formula Khusus untuk 1 DRUM nya adalah sebagai berikut :

  1. Sediakan 2 buah Drum dengan Volume 200 Liter yang di bawahnya sudah beri pipa atau kran  untuk mengeluarkan air dan lubang di atas yang sudah dihubungkan dengan selang dan botol Aqua yang sudah diberi air.
  2. Siapkan 1 buah Drum Volume 200 Liter air yang berfungsi untuk untuk menampung hasil larutan dari ke 2 buah Drum tersebut
  3. Timba dengan Volume 10 Liter.
  4. Adapun bahan yang perlu untuk setiap Drum adalah : Kecambah Kacang Hijau berbentuk mata ( pendek baru pecah ) 3 Kg, Pupuk Kandang Kambing 30 Kg, Tepung Jagung 3 Kg, Dedak 3 Kg, Gula Merah 500 Gram, Dolomit 5 Kg, Larutan EM4 sebanyak 1 Botol, Ragi Tape 10 buah, KNO3 Putih  2 Kg, MKP 2 Kg, Magnesium Sulfat 1 Kg,  Calcium Fertilizer 500 Gram. 
  5. Rebus gula merah 500 Gram dengan air 3 liter sampai larut dan dingingkan, kemudian campur  dalam timba dengan EM4 sebanyak 1 Liter ( 1 Botol ) serta tambahkan Ragi Tape 10 buah yang sudah dihancurkan halus dan biarkan sampai 5 hari.
  6. Kecambah kacang hijau 3 Kg dihancurkan ( di blender ) dan diberi air sampai 5 liter air.
  7. Ambil bahan yang berupa kotoran kambing, tepung jagung, dedak, dolomit campur dan aduk sampai merata dan masukkan dalam Drum yang sudah ada lubang bawah ( lubang kran di tutup ) dan selang atasnya.
  8. Beri Air sampai mencapai ukuran 100 hingga 125 liter per drum kemudian aduk sampai rata, masukkan larutan Gula dan EM4 ( yang sudah di biarkan 5 hari ) tadi ke dalam Drum dan aduk ulang sampai bahan tercampur, tambahkan air kecambah 5 liter ke dalam Drum dan aduk kembali sampai rata.
  9. Tutup rapat Drum dengan kuat dan jangan sampai ada udara yang keluar, Udara hanya boleh keluar lewat ( lubang Drum bagian  atas ) yang sudah terhubung dengan selang, 
  10. Jangan lupa ujung selang di masukkan dalam Botol AQUA 1.5 Liter yang sudah di isi air.
  11. Biarkan proses Fermentasi itu berlangsung 20 Hari.
  12. Pada Hari ke 21 Drum dibuka. 
  13. Siapkan timba dan isi dengan air 5 liter dan tambahkan  KNO3 2 Kg, MKP 2 Kg, Magnesium Sulfat 1 Kg dan Calcium Fertilizer 500 Gram dan aduk sampai larut dan pupuk hancur.
  14. Isikan larutan pupuk tersebut ke dalam Drum  Fermentasi dan aduk  terus ( Awas jangan sampai tumpah ) biarkan 2 malam.
  15. Larutan Formula Khusus sudah siap digunakan dengan membuka KRAN bawah dan tampung dalam Drum, campurkan dengan dosis pupuk pada umur ke 43 HST untuk aplikasi pupuk ke 6 ( 50 HST ) dan seterusnya. 
  16. Buat Larutan seperti tersebut sebanyak 2 Drum dan tampung hasil larutan dalam 1 drum yang kosong. 
  17. Larutan Formula Khusus tadi juga bisa aplikasi seperti pupuk daun dengan cara mengambil larutan tadi 500 CC  / Tanki. Selamat mencoba dan sukses selalu.

Catatatan khusus : 
Proses 1 drum biasanya akan kita dapat pupuk kurang lebih 90 - 100 liter pupuk siap pakai.


Demikian sukses story pemupukan cabe ini kami tulis, apabila mempraktekan cara tersebut dengan cara benar dan takaran yang tepat semoga tanaman cabai anda bisa bebas sari penyakit virus, layu dan hasil bisa maksimal. 

Semoga tulisan tentang resep pupuk tanaman cabai ini bermanfaat bagi para petani dan pembaca semua. Apabila dan yang kurang jelas dan ingin ditanyakan bisa menghubungi Toko Pertanian Online harga murah LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.  Rev. 14 / 03 / 21.  

RELATED POSTS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar secara bijak dan sesuai bahasan.