TOKO PERTANIAN LMGA AGRO, TEMPAT BELANJA ONLINE PETANI MURAH, AMAN DAN PROMO. SEGERA BELANJA! HUBUNGI KAMI DI : SMS / WA : 081 252 22 117, LAYANAN KONSULTASI PERTANIAN GRATIS HP. 082 141 747 141.

KETIK JUDUL/LABEL ARTIKEL YANG DICARI PADA KOLOM DI BAWAH INI

28/09/22

Fungisida Untuk Cabe di Musim Hujan Lengkap dan Terbaik - LMGA Agro

jual produk pertanian, fungisida, cabai, tanaman cabe, cara menanam cabe, benih cabe, fungisida sistemik, toko pertanian, online, lmga agro
Tanaman Cabe Sehat 
Fungisida Untuk Cabe di Musim Hujan Lengkap dan Terbaik - LMGA Agro. HP 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko pertanian LMGA Agro jual produk pertanian fungisida terbaik. 

Jual fungisida untuk cabe di musim hujan terlengkap dan terbaik harga murah. Dapatkan promo menarik produk pertanian lengkap di Toko Pertanian LMGA Agro. 

Harga murah dan grosir kebutuhan bercocok tanam berkualitas. Menyediakan benih hibrida berkualitas beragam varietas tanaman. 

Toko pertanian LMGA Agro juga menyediakan lengkap pupuk berkualitas, pestisida, ZPT sampai alat pertanian untuk sarana prasarana bercocok tanam. 

Beli sekarang produk pertanian fungisida untuk cabe di musim hujan. Kami siap kirim pesanan Anda ke alamat tujuan, barang terjamin berkualitas. Kami menerima konsultasi gratis pertanian. 

Toko pertanian terdekat LMGA Agro online jual produk pertanian cepat dan praktis. Fungisida untuk cabe di musim hujan andalan petani dan telah lama terbukti keampuhannya. 

Fungisida untuk cabe di musim hujan sangat penting mengingat budidaya cabai musim hujan rentan serangan penyakit. Pemberian fungisida untuk cabe juga beserta pemeliharaan lainnya. 

Fungisida untuk cabe di musim hujan harus tetap bijak dalam pelaksanaannya. Berikan dosis takaran yang tepat dan cara penyemprotan yang efektif agar tidak sia-sia. Pencegah sejak dini lebih baik daripada mengobati. 

Serangan hama dan cuaca cabai musim hujan menjadi tantangan bagi Petani. Meski bayangan akan gagal panen namun dengan berbagai cara dapat menekan kerusakan tanaman. 

Tanaman cabai musim hujan dengan turunnya hujan setiap hari menyebabkan kelembaban udara sangat tinggi. Tanah juga akan selalu becek dan hal tersebut mengganggu perkembangan akar. 

Penyemprotan fungisida menjadi alternatif terakhir saat serangan organisme pengganggu tanaman telah mencapai ambang batas. Penyemprotan Fungisida juga harus berhati-hati dan cermat. 

Cara Menanam Cabe Saat Musim Hujan

jual produk pertanian, fungisida, cabai, tanaman cabe, cara menanam cabe, benih cabe, fungisida sistemik, toko pertanian, online, lmga agro
Jual Benih Cabe
Cara menanam cabe saat musim hujan menemui banyak tantangan antara lain serangan hama dan penyakit serta cuaca ekstrim. 

Tanaman cabai sangat sensitif terhadap kelembaban tinggi saat musim hujan. Karena itu budidaya cabe saat musim hujan rentan tanaman mengalami serangan penyakit. 

Antara lain penyakit patek atau busuk buah yang petani menyebutnya penyakit Antraknosa. Budidaya cabai saat musim hujan menghadapi kebimbangan bagi Petani. 

Karena satu sisi bahwa menanam cabai saat musim hujan, harga cabai pasti naik namun serangan penyakit juga cukup tinggi. Dan kemungkinan juga menurunkan hasil panen hingga gagal panen. 

Petani banyak belajar dari pengalaman setiap menghadapi musin hujan dan berkonsultasi dengan ahli dan belajar dari keberhasilan Petani lain. 

Maka bayangan kegagalan panen menanam cabe saat musim hujan dapat berkurang dan tanaman tetap menghasilkan secara optimal. 

Baca Juga : Strategi Mencegah Layu Bakteri dan Fusarium pada Cabai dan Tomat

Menaikkan Tinggi Bedengan

jual produk pertanian, fungisida, cabai, tanaman cabe, cara menanam cabe, benih cabe, fungisida sistemik, toko pertanian, online, lmga agro
bedengan Musim Penghujan

Cara menanam cabe saat musim hujan harus meninggikan bedengan dari biasanya bedengan saat musim kemarau. 

Bedengan tinggi akan aman bagi tanaman karena terhindar dari genangan air dan tanah tidak terlalu basah. 

Karena hujan terus menerus dan hampir setiap hari, maka genangan air akan lama dan tidak segera terserap tanah atau mengalir keluar. Akibatnya tanah akan selalu basah. 

Beberapa penyakit akan menyerang karena menyukai tanah yang becek dan kelembaban tinggi. Bedengan tinggi akan membuat air hujan cepat turun ke dalam tanah. 

Berikan Kapur Dolomit

Hal ini berhubungan dengan pengaturan pH tanah karena tanah asam dan basa sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman cabai. 

Bila pH tanah terlalu rendah atau terlalu tinggi, tanaman akan kerdil atau pertumbuhan terhambat. Tanah cara menanam cabe harus ideal yaitu antara 5,5 - 6,5. 

Lakukan pengecekan pH menggunakan alat pH meter saat pengolahan tanah. Alat pH meter tersedia di Toko pertanian LMGA Agro harga murah. 

Bila setelah pengecekan, pH tanah rendah yaitu kurang dari 5 maka segera lakukan pengapuran yaitu taburkan Dolomit merata. Lalu biarkan 1 minggu dan kena air hujan. 

Baca Juga : Mengenai Keunggulan Cabai Keriting Very Well

Kurangi Pupuk Nitrogen

jual produk pertanian, fungisida, cabai, tanaman cabe, cara menanam cabe, benih cabe, fungisida sistemik, toko pertanian, online, lmga agro
Pengendalian Penyakit
Sejak Pembibitan

Kurangi penggunaan pupuk Nitrogen terutama saat pemupukan dasar. Karena saat musim hujan, kandungan nitrogen bebas udara cukup tinggi. 

Unsur nitrogen sejatinya sangat penting untuk pertumbuhan daun dan pucuk batang cabai. 

Karena kandungan nitrogen bebas udara sudah tinggi dan pemberian pupuk Nitrogen akan merugikan tanaman. 

Nitrogen berlebihan dan belum terserap tanaman justru akan menyuburkan jamur patogen Antraknosa. 

Cara menanam cabe saat musim hujan sebaiknya tidak menggunakan pupuk Urea dan ZA yang kandungan utamanya Nitrogen. Namun gunakan pupuk majemuk NPK seimbang yaitu NPK 15-15-15. 

Gunakan sebagai pupuk dasar kemudian tambahkan pupuk SP-36 dan KCl. Sehingga kandungan N rendah dibandingkan kandungan P dan K. 

Manfaat Jamur Baik Sebagai Fungisida Alami

Yaitu menggunakan jamur Trichoderma, Gliocladium dan Mikoriza. Yaitu berperan sebagai jenis jamur antagonis bagi jamur dan bakteri patogen pengganggu tanaman. 

Jamur baik bermanfaat sebagai pelindung tanaman cabai saat musim hujan dari serangan berbagai jamur dan bakteri patogen. 

Jamur baik Trichoderma juga membantu proses pengomposan zat organik untuk pupuk dasar. Sehingga memudahkan penyerapan unsur hara oleh akar tanaman. 

Fungisida untuk cabe di musim hujan menjadi langkah tepat dan menguntungkan. Sifat organik dari Trichoderma mampu menyuburkan tanah dan tanaman. 

Baca Juga : Hot Beauty Cabe Besar Andalan Known You Seed 

Jarak Tanam Lebar

Gunakan jarak tanam lebar mengingat sinar matahari tidak akan lama bersinar dan dapat mengurangi kelembaban yang tinggi. Minimal jarak tanam cabe di musim hujan yaitu 50 sentimeter. 

Anda dapat menambah jarak tanam menjadi 60 - 75 cm. Sirkulasi akan lebih lancar dan sinar matahari lebih merata hingga bagian bawah tanaman dan sela-sela tanaman. 

Jarak tanam lebar akan meminimalisir serangan penyakit karena lingkungan akan berkurang kelembabannya. Jamur dan bakteri tidak menyukai sinar matahari. 

Jarak tanam lebar membuat antar tanaman tidak saling bersinggungan dan menumpuk. Sehingga kondisi lingkungan tidak lembab dan tidak mudah jamur tumbuh. 

Menggunakan Mulsa Plastik Hitam Perak

jual produk pertanian, fungisida, cabai, tanaman cabe, cara menanam cabe, benih cabe, fungisida sistemik, toko pertanian, online, lmga agro
Mulsa Plastik Hitam Perak

Cabe di musim hujan wajib menggunakan mulsa plastik hitam perak karena banyak sekali keuntungannya. Mulsa plastik akan melindungi bedengan dan mencegah serangan hama penyakit. 

Bedengan tertutup mulsa menyebabkan air hujan tidak langsung terpercik ke tanaman tetapi akan jatuh ke mulsa. Air hujan memercik ke tanaman juga membawa kotoran tanah dan jamur mudah tumbuh. 

Air hujan juga tidak langsung mengenai tanah dan meresap ke tanah. Bila tidak ada mulsa maka lama kelamaan saat hujan menyebabkan erosi pada tanah bedengan. 

Air hujan akan mengalir masuk saluran air sehingga tanah bedengan tidak terlalu basah dan menjadi padat. Pupuk untuk cabe juga tidak mudah tercuci karena air hujan tidak mengenai tanah. 

Baca Juga : Strategi Pengolahan Tanah Musim Penghujan

Tanaman Cabai di Musim Hujan

Tanaman cabai di musim hujan rentan penyakit yaitu antraknosa. Karenanya salah satu cara mencegah dan mengurangi terkena penyakit saat musim hujan yaitu menggunakan benih tahan antraknosa. 

Jenis cabe di Indonesia untuk cabe keriting lebih tahan dari antraknosa darpada menanam cabe rawit. Kecuali untuk cabe rawit kecil Cakra lebih tahan antraknosa. 

Cabai merah paling rentan terkena antraknosa. Jadi semakin kecil dan padat buahnya maka semakin kecil kemungkinan terkena serangan antraknosa. 

Selama ini patek atau antraknosa dapat berkurang dengan menyemprotkan fungisida untuk cabe di musim hujan. Gunakan fungisida yang tepat baik dosis, cara pemberian dan waktu penyemprotan. 

Saat terjadi serangan patek maka tambahkan intensitas penyemprotan untuk cabe di musim hujan. Fungisida untuk cabe di musim hujan menggunakan jenis fungisida kontak. 

Fungisida untuk cabe di musim hujan jenis kontak yaitu bahan aktifnya hanya bekerja pada bagian terkena semprotan atau terkena langsung fungisida tersebut. 

Biasanya petani menggunakan fungisida untuk cabe di musim hujan berbahan aktif propineb atau tembaga hidroksida. Bahan aktif tersebut juga berperan sebagai bakterisida. 

Fungisida untuk cabe di musim hujan penting untuk menyemprotkan tanaman saat kena serangan jamur antraknosa. Fungisida berperan mengendalikan serangan jamur dan mencegah jamur datang. 

Musim hujan menjadi lingkungan ideal untuk jamur berkembang biak dan menyerang tanaman. Karena saat musim hujan, tanaman akan lemah dan mudah sakit. 

Tanaman cabai di musim hujan mudah terkena serangan jamur karena jamur menyukai tempat yang lembab dan bersuhu rendah. 

Baca Juga : Bahaya Serangan Jamur Phyopthora Musim Penghujan

Fungisida Untuk Tanaman

jual produk pertanian, fungisida, cabai, tanaman cabe, cara menanam cabe, benih cabe, fungisida sistemik, toko pertanian, online, lmga agro
Antracol Fungisida Tanaman

Fungisida adalah jenis pestisida berfungsi untuk mengendalikan jamur patogen. Jenis fungisida ada beberapa berdasarkan bahan baku, bentuk, sifat, cara kerja dan fungsinya. 

Berdasarkan bahan baku yaitu fungisida kimia dari bahan kimia dan fungisida organik dari bahan-bahan alami. Fungisida kimia terbuat dari bahan kimia sintesis. 

Fungisida organik terbuat dari bahan alami yang dapat mengendalikan jamur patogen. Contohnya yang biasa petani gunakan yaitu bawang merah, bawang putih, cengkeh, lengkuas, kunyit dan lain-lain. 

Berdasarkan bentuknya, yaitu fungisida berbentuk tepung, cair dan gas. Berdasarkan sifat, jenis fungisida selektif yaitu jenis fungisida hanya membunuh jenis jamur patogen tertentu. 

Fungisida selektif cara bekerjanya tidak mengganggu jamur lainnya. Lawannya yaitu fungisida non selektif artinya fungisida ini dapat membunuh semua jenis jamur patogen. 

Fungisida non selektif dapat membunuh baik jamur tersebut merugikan maupun menguntungkan.

Fungisida berdasarkan cara kerjanya yaitu fungisida kontak yaitu bahan aktif fungisida hanya bekerja pada bagian terkena semprotan atau tersentuh langsung larutan fungisida. 

Cara kerja fungisida jenis translaminar yaitu dapat menembus jaringan tanaman namun tidak dapat terdistribusi ke dalam jaringan tanaman. 

Fungisida cara kerja secara sistemik yaitu jenis fungisida ini dapat terserap dan berdistribusi ke semua bagian tanaman lewat jaringan tanaman. 

Ada juga cara kerja ganda yaitu secara kontak dan sistemik pada bagian selruh tanaman. Berdasarkan fungsi, yaitu ada fungisida jenis fungsional yaitu dapat mematikan dan menghambat jamur. 

Jenis fungisida fungistatik yaitu dapat menghambat pertumbuhan jamur. Fungisida genestatis adalah jenis fungisida untuk mencegah sporulasi. 

Baca Juga : Jual benih Cabe Keriting Jinawi F1 Hasil Tinggi

Fungisida Untuk Cabe Mengatasi Serangan Jamur

jual produk pertanian, fungisida, cabai, tanaman cabe, cara menanam cabe, benih cabe, fungisida sistemik, toko pertanian, online, lmga agro
Penyakit Tanaman Cabai

Budidaya tanaman cabai musim penghujan rentan serangan jamur. Terdapat empat jenis penyakit tanaman cabe akibat serangan jamur saat musim hujan. 

Yaitu penyakit layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum ), layu fusarium ( Fusarium Oxisporum ), antraknosa dan busuk buah Phytopthora. 

Serangan jamur pada tanaman cabe paling ampuh dengan menyemprotkan fungisida untuk cabe di musim hujan. Penyakit layu bakteri penyebabnya adalah bakteri parasit. 

Bakteri menyerang perakaran cabe, pangkal batang, tunas dan seluruh bagian tanaman. Gejala awal yaitu tanaman saat pagi hari tampak segar namun tiba-tiba layu saat siang hari. 

Dan gejala bila berlangsung terus menerus dalam beberapa hari maka tanaman akan mengering dan mati. Bakteri parasit menginfeksi akar dan pangkal batang. Hingga akhirnya busuk lalu mati. 

Fungisida untuk cabe di musim hujan karena serangan bakteri parasit yaitu fungisida berbahan aktif dazomet. Fungisida untuk cabe di musim hujan dari jenis racun pernapasan berbentuk butiran. 

Fungisida untuk cabe di musim hujan dapat mengatasi layu fusarium yang disebabkan oleh cendawan Fusarium. Gejala serangan jamur Fusarium sekilas mirip dengan serangan layu bakteri. 

Gejala awal yaitu daun-daun tua layu hingga lalu menyebar ke atas yaitu daun muda hingga pucuk tanaman ikut layu. Setelah layu berlanjut sampai daun menguning dan sampai seluruh daun. 

Hingga akhirnya tanaman cabe mati. Akar tanaman tampak membusuk dan berwarna kecoklatan. Fungisida untuk cabe di musim hujan mengatasi layu fusarium dari bahan aktif tembaga oksiklorida. 

Jenis fungisida kontak berbentuk tepung dan dapat disuspensikan. Atau fungisida bahan aktif benomil jenis fungisida sistemik bersifat protektif dan kuratif dan berbentuk tepung. 

Fungisida untuk Cabe Mengatasi Antraknosa dan Busuk Buah

jual produk pertanian, fungisida, cabai, tanaman cabe, cara menanam cabe, benih cabe, fungisida sistemik, toko pertanian, online, lmga agro
Bercak pada Buah Cabai

Penyakit antraknosa pada cabai karena serangan jamur Colletrotichum capsici menyerang tanaman dengan menginfeksi jaringan buah. 

Timbul bercak coklat kehitaman pada cabe kemudian meluas dan buah menjadi busuk lunak. Serangan dengan stadium tinggi menyebabkan buah mengering dan keriput seperti jerami. 

Bagian tengah bercak mengering dan tampak kumpulan titik hitam. Petani biasa menyebut dengan nama penyakit antraknosa atau patek.  

Penyakit busuk buah cabai penyebabnya adalah jamur Phytopthora dan menyerang seluruh bagian tanaman akar, batang, daun hingga buah.

Akar mengalami pembusukan, lembek dan berwarna kecoklatan. Batang cabai membusuk, berwarna kehitaman dan kulit batang mudah mengelupas.  

Daun terserang Phytopthora akan membusuk, kehitaman dan mengeriting. Buah membusuk juga pada tangkai buahnya berwarna coklat kehitaman hingga buah berguguran. 

Fungisida untuk cabe di musim hujan mengendalikan penyakit penyebabnya adalah jamur. Bakterisida untuk mengendalikan penyakit karena serangan bakteri. 

Penyemprotan fungisida dan bakterisida ini sebaiknya sudah sejak dini yaitu sebelum tanaman terinfeksi. Fungisida untuk mengendalikan jamur pada benih, bibit, akar, daun, bunga dan buah. 

Cara pengendalian penyakit musim hujan dengan identifikasi gejala penyakit dan pengamatan sering tidak berhasil. Dan ujungnya tanaman menjadi rusak dan mati. 

Serangan penyakit di musim hujan sangat cepat karena kondisi lingkungan sangat mendukung tumbuhnya jamur dan bakteri. 

Aplikasi Fungisida Untuk Cabe di Musim Hujan

Usaha mengatasinya yaitu dengan melakukan pencegahan sejak dini ( usaha preventif ). Pertama yaitu mengetahui dan identifikasi potensi penyakit. 

Ketahui latar belakang lahan tempat menanam dan potensi penyakit yang kemungkinan akan muncul. Fungisida untuk cabe di musim hujan paling efektif menggunakan jenis racun sistemik. 

Lakukan penyemprotan fungisida untuk cabe di musim hujan sejak tanaman berumur 1 minggu sampai 1 bulan. 

Jenis fungisida sistemik bekerja dengan cara masuk ke dalam jaringan sel tanaman sehingga tanaman yang rentan terserang penyakit sudah terlindungi dari jamur patogen. 

Aplikasikan juga fungisida berbahan aktif ganda. Semprotkan pada umur satu bulan jika masih menemukan ada penyakit. 

Interval penyemprotan fungisida saat cuaca hujan tiap 2 - 3 hari sekali. Dan penyemprotan fungisida saat kemarau yaitu tiap 5 - 7 hari sekali. 

Aplikasi fungisida bahan aktif ganda mulai sejak dini yaitu umur tanaman 1 minggu. Karena biasanya serangan penyakit utama tanaman cabai ini dapat muncul kapan pun. 

Tetap bijak menggunakan fungisida terutama bahan aktif ganda karena harga yang mahal. Konsultasi kepada ahli dan toko pertanian tempat Anda membeli fungisida untuk cabe di musim hujan

Serta kemungkinan juga tentang mencampur fungisida sendiri. Sebaiknya lakukan penyemprotan pada pagi hari dan semprotkan secara merata keseluruh bagian tanaman.

Guna mencegah atau mengendalikan penyakit yang menyerang akar tanaman, gunakan fungisida/bakterisida. Aplikasi yaitu dengan cara kocor ke pangkal batang dan area perakaran.

Agar hasilnya maksimal, gunakan 2 atau 3 jenis fungisida dengan bahan aktif yang berbeda secara bergantian. Penyemprotan mulai pukul 6 pagi dan harus selesai pukul 10 pagi. 

Demikian artikel tentang Fungisida untuk Cabe di Musim Hujan. Produk pertanian fungisida lengkap di Toko Pertanian LMGA Agro telp 082141747141 dan no WA 08125222117

Harga murah produk pertanian berkualitas dan terlengkap. Beli sekarang benih, pupuk, pestisida, ZPT dan alat pertanian di Toko Pertanian LMGA Agro. Salam sukses...

RELATED POSTS

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika anda ingin komentar Gunakan alamat email yang jelas ( Jangan Anonymous ). Mohon komentar secara bijak dan sesuai bahasan.